• Home
  • Internasional
  • Thailand di Landa Hujan Badai, Para Wisatan Terjebak Kepulauan Koh Samui

Thailand di Landa Hujan Badai, Para Wisatan Terjebak Kepulauan Koh Samui

amr Sabtu, 05 Januari 2019 22:12 WIB
Google
MATATELINGA, Thailand:  Angin kecang disertai hujan badai tropis Pabuk melanda  Ibu Kota Thailand selatan, yang diperkirakan badai terburuk di kawasan itu dalam 30 tahun terakhir.



Badai itu melanda daratan,  menyebabkan pohon tumbang mengenai perumahan di provinsi Nakhon Si Thammarat, pada Jumat (4/1/2019) Pukul 12:45 waktu setempat. Badai kemudian bergerak ke Thailand selatan, mengenai daerah yang digemari para wisatawan.

Ribuan orang telah meninggalkan kepulauan Koh Samui, Koh Tao dan Koh Phangan. Paling tidak dua bandara terdekat di daratan utama telah ditutup dan layanan feri dihentikan sementara.

Para wisawatan yang terjebak di Koh Samui mengatakan kepada BBC bahwa pulau tersebut mengalami hujan deras, angin kencang dan ombak besar, serta mati listrik.



Penduduk juga mengatakan mereka diminta tetap di dalam rumah setelah pukul 16:00 sampai Sabtu pagi.

"Saya berbicara dengan warga asing semalam dan mereka tidak ketakutan, mereka memahami keadaaan," kata Krikkrai Songthanee, kepala daerah Koh Phangan, yang terkenal sebagai tempat diadakannya pesta meriah, lapor kantor berita AFP.

Dia mengatakan terdapat 10.000 turis yang masih berada di pulau itu.



Pusat badai tropis melewati Nakhon Si Thammarat, ke arah selatan dan diperkirakan akan melemah di atas provinsi Surat Thani.

"Tetapi semua kepulauan wisata di Teluk Thailand termasuk Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao akan terkena pengaruhnya karena badai Pabuk sangat kuat," kata pimpinan kantor metereologi Phuwieng Prakhammintara.

Seorang nelayan dilaporkan meninggal pada hari Jumat (4/1/2019) pagi di Provinsi Pattani, dekat perbatasan dengan Malaysia karena kapalnya ditelan ombak.

Kementerian Luar Negeri Inggris meminta warganya untuk hanya melakukan perjalanan jika memang diperlukan.

Daniel Moroz, dari Bristol, Inggris mengatakan keadaan di Koh Phangan "cukup tenang".

"Saat ini yang terjadi hanya hujan terus menerus tetapi saya diberitahu keadaan terburuk akan terjadi. Kami diberitahu tempat kami aman dan saya pikir besok sore keadaan sudah normal," katanya seperti dilansir okezone.

"Yang aneh adalah para penduduk setempat tidak terganggu sama sekali karena saya berpikir kepulauan lain mengalami keadaan yang lebih buruk dari pada di sini."

Meskipun badai hal yang biasa terjadi di Teluk Thailand pada saat ini, Pabuk dipandang yang terburuk dalam puluhan tahun.

Di masa lalu, badai tropis menewaskan ratusan orang tetapi pemerintah mengatakan mereka telah mempersiapkan diri dan dapat mengatasi badai.

Badai besar yang terakhir kali terjadi adalah Topan Gay pada tahun 1989 dan menewaskan ratusan orang.

Badan metereologi Thailand mengatakan badai akan terjadi di bagian selatan dalam beberapa hari ke depan dan "kemungkinan akan terjadi curah hujan lebat yang meluas di sebagian besar wilayah itu".

"Penduduk harus mengetahui bahwa keadaan ekstrem ini dapat menyebabkan banjir bandang dan kerusakan hutan," demikian peringatan pemerintah.

Badai akan melemah setelah melewati Teluk Thailand ke Laut Andaman, tetapi para wisatawan juga diperingatkan untuk bersiap-siap menghadapi hujan deras, laut bergolak dan longsor.

Di Thasala, Nakhon Si Thammarat, ribuan pengungsi harus dipindahkan ke aula universitas karena tempat perlindungan pemerintah dirusak badai.

Pada daerah di dekatnya, Kanom, seorang pengusaha mengatakan kepada BBC bahwa hotelnya yang berkapasitas 1.000 kamar ditutup untuk sementara. Tetapi dia optimistis wisatawan akan kembali begitu badai berakhir.
Editor: Amrizal

Sumber: Okezone

T#g:Hujan BadaiMatatelingaTerkiniThailand dilanda BadaiWisatawan terjebak di ThailandTerkini
Komentar
Selasa, 22 Jan 2019 23:05Bola

Terungkap, Ini Kisah Akhir Cristiano Ronaldo Dalam Kasus Hukum yang Menjerat Dirinya

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, baru saja menjalani persidangan di Kota Madrid, Selasa (22/1/2019) waktu setempat, terkait kasus pajak yang sempat melilitnya.

Selasa, 22 Jan 2019 22:41Ekonomi

Impor 30.000 Ton Jagung Bisa di Batalkan, Jika Petani Lakukan Hal ini

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, jatah impor jagung pakan sebanyak 30.000 ton pada tahun ini bisa saja tidak dilakukan. Hal ini bila produksi dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan.

Selasa, 22 Jan 2019 22:36Nasional

Gempa 6,2 SR Guncang NTT

Hingga malam ini, guncangan gempa susulan masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Sumba Barat, Provinis Nusa Tenggara Timur, (NTT).

Selasa, 22 Jan 2019 22:17Lifestyle

Pilu Nan Malang: Bayi Terkubur Hidup - Hidup Selam 3 Pekan, ini Kondisinya Sekarang

Seperti halnya nasib sial yang bisa menimpa siapa saja, di mana saja, dan dalam bentuk apapun, begitu juga dengan keberuntungan. Keberuntungan dari Tuhan ini yang baru saja dialami oleh seorang bayi di India, yang bahkan belum genap berusia satu bulan.

Selasa, 22 Jan 2019 21:59Berita Sumut

Persit KCK Cabang XXXIV Dim 0207 Koorcab Rem 022 PD I/BB Jalin Silaturahmi

Penrem 022/PT. Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 022 PD I/Bukit Barisan, kembali melakukan aktivitasnya melaksanakan tugas dan kegiatan Persit Kartika Chandra Kirana dengan kegiatan pertemuan rutin dalam rangka menjalin silaturahmi dan menin

Selasa, 22 Jan 2019 21:33Berita Sumut

Pekerja Bangunan Ditangkap Karena Sabu

Pekerja bangunan berinisial R ,54, tak berkutik ketika disergap petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak, Senin (21/1/2019) malam. Sebab, dari pekerja bangunan, warga Pasar XII, Gang Terusan, Desa Mariendal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang terse

Selasa, 22 Jan 2019 21:15Berita Sumut

Surat Laporan dan Keberatan Sukran Tanjung Hilang

Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sukran Jamilan Tanjung SE MM mengaku kecewa dengan keteledoran jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) atas hilangnya surat laporan dan keberatan yang diserahkannya pertama kali ke Bagian Humas Poldasu pa

Selasa, 22 Jan 2019 20:56Berita Sumut

Pangdam I/BB: Memupuk Jiwa Korsa dan Ajang Tali Asih Silaturahmi

Memupuk jiwa korsa dan ajang tali silaturahmi yang disampaikan Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah didampingi Kasdam I/BB Brigjen TNI Hassanudin, S.I.P, M.M beserta Pamen Kodam I/BB pada saat olahraga bersepeda santai di sejumlah lokasi Kota Medan,

Selasa, 22 Jan 2019 20:46Berita Sumut

IRT Sembunyikan Narkoba Dalam Bra

RA alias Tuti ,26, warga dusun VII gang Selamat desa Suka maju kecamatan tanjung Tiram seorang ibu rumah tangga digelandang opsnal Reskrim Polsek Simpang Empat, pasalnya RK alias Tuti kedapatan menyimpan narkotika jenis sabhu di dalam “BRA” yang dikenakan

Selasa, 22 Jan 2019 20:41Berita Sumut

Hina Jokowi Dengan Kata-kata Ini di Medsos, Juara Duduk di Kursi Pesakitan

Juara Seherman alias Kembar (29) diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (22/1). Warga Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai) ini diadili karena menghina Pesiden Jokowi di laman Facebooknya.

Selasa, 22 Jan 2019 20:40Berita Sumut

Pelaku Perampokan Nyaris Tewas di Hajar Massa

Pelaku berimnisial RMM ,25, warga Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan ini terpaksa digotong beramai ramai dan dinaikkan keatas mobil patroli Polsek Medan Belawan akibat dihakimi warga karena merampok penumpang Bus di Simpang Si

Selasa, 22 Jan 2019 20:26Berita Sumut

Kapolrestabes Medan dan Kapolsek Patumbak Blusukan ke Rumah Warga

Dalam rangka Program 1092 Menyatu bersama dengan Masyarakat,Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi blusukan kerumah warga,Warung dan Komplek perumahan diwilayah hukum Polsek patumbak dengan gowes bersepeda.Kapolrestabes Medan disambu

Selasa, 22 Jan 2019 20:20Berita Sumut

Lelang Jabatan Eselon II Pemko Medan Belum Juga Dibuka

Sejak Oktober 2018 lalu terdapat beberapa posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) kosong lantaran ditinggal pensiun.

Selasa, 22 Jan 2019 20:16Berita Sumut

Kompipak Demo Poldasu, Usut Dugaan Korupsi di Dinas PU Asahan

uluhan mahasiswa dan LSM yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pemuda Islam Pejuang Anti Korupsi (KOMPIPAK) melakukan unjukrasa di Mapoldasu, Selasa (22/1/2019)

Selasa, 22 Jan 2019 20:10Nasional

Soal Baasyir, Presiden Tegaskan akan Tetap Taat Hukum

Presiden Joko Widodo memberikan penjelasan tentang pertimbangan aspek kemanusiaan untuk Ustaz Abu Bakar Baasyir. Kepala Negara menegaskan bahwa dirinya tidak akan bertindak dengan menyalahi prosedur hukum dalam proses yang dilakukan soal Ustaz Abu Bakar B

Selasa, 22 Jan 2019 20:06Berita Sumut

Tim Gabungan Tertibkan 22 Unit Papan Reklame Bermasalah

Pembongkaran papan reklame bermasalah kembali dilakukan oleh Tim Gabungan Pemko Medan. Tim Gabungan terus melakukan penertiban terhadap papan reklame bermasalah di sejumlah ruas titik yang ada di Kota Medan