Tradisi Duel Maut Anjing & Babi Hutan Indonesia Disorot Dunia

MTC/net Kamis, 19 Oktober 2017 09:48 WIB
snd/net
MATATELINGA, Jabar: Sejumlah media asing menyoroti turnamen adu anjing dengan babi hutan sampai mati di Majalaya, Jawa Barat. Kontes duel maut yang dikenal dengan sebutan "adu bagong" ini diklaim untuk melestarikan tradisi berburu. Kontes mematikan hewan ini jadi tontonan ratusan penduduk desa yang memadati tribun. Anjing-anjing yang diadu dengan babi hutan merupakan anjing peliharaan.



Tradisi dimulai pada tahun 1960-an ketika populasi babi hutan melonjak dan mengancam akan menghancurkan hasil panen. Petani kemudian memburu dan membunuh kawanan babi hutan sebelum akhirnya muncul tradisi "adu bagong" dengan hadiah yang memikat.

Para peserta atau pemilik anjing yang diadu mengatakan kepada Reuters bahwa duel maut itu merupakan cara untuk melestarikan tradisi berburu. Selain media Amerika Serikat tersebut, beberapa media Asia dan Inggris juga mengulasnya. Beberapa di antaranya, Daily Mirror, Daily Mail dan The Independent, kemarin.  

"Dulu sangat sederhana, tidak seperti sekarang saat anjing dilatih, dari sana sudah turun-temuruan dan bahkan menjadi bagian dari tradisi dan budaya," kata Nur Hadi, kepala kelompok perburuan lokal. Peternak bisa mendapatkan hadiah hingga Rp27 juta jika anjing mereka keluar sebagai juara. Para warga setempat mengatakan bahwa babi hutan digunakan untuk menguji ketangkasan dan keterampilan berburu dari anjing yang galak.

Jika seekor babi hutan cukup beruntung bisa bertahan dalam duel, maka hewan itu akan kembali diadu dalam kontes di lain hari. Namun, jika mati, hewan itu akan disembelih dan dijual dagingnya. Aktivis pembela hak-hak satwa telah mengkritisi kontes maut ini. "Ini adalah tindakan kriminal terhadap hewan," kata aktivis Indonesia, Marison Guciano.



"Pemerintah dan LSM harus turun ke lapangan untuk menghentikan acara ini dan mendidik orang-orang bahwa pertarungan anjing tidak dibenarkan," ujarnya. Peternak anjing Agus Badud membela praktik tersebut. Menurutnya, ajang itu menghasilkan uang bagi masyarakat. (MTC/net) 
Editor: dongan

Sumber: snc/net

T#g:duel maut anjing dan babiindonesiainternasionalJawa Baratmatatelinga.commatatelinga comtradisi
Komentar
Rabu, 22 Nov 2017 13:20Opini

Nilai-Nilai Kejuangan Pahlawan Tidak Boleh Pudar

Negara-negara didunia pastinya pernah mengalami suatu perjuangan dalam mencapai tujuan bersama untuk membangun bangsanya kearah yang lebih baik, baik berjuang melawan penjajah yang dilakukan oleh Negara lain maupun melawan pemberontakan bersenjata di dal

Rabu, 22 Nov 2017 08:15Berita Sumut

Chairuman Harahap : Presiden Jokowi Juga Harus Diberi Marga Siregar

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi yang bergelar Patuan Raja Parlindungan Siregar memberi nasehat kepada putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang yang diberi marga Siregar.

Rabu, 22 Nov 2017 07:58Berita Sumut

Poldasu Imbau Pengendara Jangan Melintas di Jalan Ringroad Saat “Ngunduh Mantu Presiden”

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut mengimbau kepada para pengendara maupun pengemudi agar tidak melintas di Jalan Ringroad/Gagak Hitam, pada puncak acara ngunduh mantu putri Presiden RI, Joko Widodo tanggal 26 November.

Rabu, 22 Nov 2017 07:42Internasional

Ledakan Bom, 23 Tewas dan 60 Luka luka

Lebih kurang 23 orang tewas dan sedikitnya 60 orang luka-luka, akibat ledakan bom di sebuah pasar buah dan sayur di kawasan Utara Irak

Rabu, 22 Nov 2017 07:27Nasional

Dua Belas Desa Terendam Banjir

Akibat meluapnya air Sungai Kedunglarangan dan Sungai Welang, sebanyak 12 desa dan kelurahan di Pasuruan, Jawa Timur dilanda banjir. Air di dua sungai ini meluap akibat hujan deras yang berlangsung lebih dari dua jam di wilayah Kecamatan Tosari, Tutur,

Rabu, 22 Nov 2017 07:12Bola

Liverpool Sempat Unggul, Silva Kejar Ketinggal

Liverpool mengawali pertandingan matchday 5 Liga Champions di Ramon Sanchez Pizjuan

Rabu, 22 Nov 2017 07:05Berita Sumut

Praktisi Hukum Ini Sebut Tidak Ada Indikasi Pelanggaran Pidana Dilakukan RSUD HAMS Kisaran

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Polres Asahan di RSUD HAMS, Kisaran beberapa waktu lalu dipersoalkan.

Rabu, 22 Nov 2017 06:52Bola

Napoli Sempat Kerepotan Tebus Pertahanan Shakhtar

Bermain di San Paolo, Rabu (22/11/2017) dinihari WIB, Napoli sempat kerepotan menembus pertahanan Shakhtar. Upaya tim besutan Maurizio Sarri itu kerap kandas lantaran para pemainnya terperangkap offside. Babak pertama ditutup dengan skor 0-0

Rabu, 22 Nov 2017 06:37Internasional

Sejak Donald Trump Melonggarkan Aturan Militer Menindak Teroris

Pada 13 November lalu, Pentagon mengumumkan pasukan AS telah menewaskan 40 militan Shabaab dan ISIS dalam rangkaian serangan yang terjadi selama beberapa hari. Peningkatan operasi itu mencuat pada Maret, sejak Presiden AS Donald Trump

Rabu, 22 Nov 2017 06:22Berita Sumut

KPU Sumut Membuka Pendaftaran Perorangan Pilgubsu 22-26 November 2017

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut mulai hari ini 22 Novenber 2017, sudah membuka dan menerima penyerahan berkas pasangan calon (Paslon) perseorangan Pilgubsu 2018 di Jl Printis Kemerdekaan Medan

Selasa, 21 Nov 2017 23:32Berita Sumut

Pemkab.Asahan Apresiasi Tindakan Polri Atas Kejadian Di RSUD HAMS

Pemerintah Daerah Kabupaten Asahan melalui Kepala Inspektorat Kabupaten Asahan selaku Badan Pengawas Internal memberikan apresiasi atas tindakan yang telah diambil oleh pihak Kepolisian Resor Asahan atas adanya penyimpangan penggunaan Peraturan Daerah (P

Selasa, 21 Nov 2017 21:32Berita Sumut

Prioritaskan Pemanggilan Pengelola MSDC Syarat Urus SIM

Penetapan dilakukan hasil musyawarah anggota komisi melalui rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan Burhanuddin diruang komisi, Selasa (21/11/2017).

Selasa, 21 Nov 2017 21:27Berita Sumut

Bimtek Implementasi Peraturan Perundang-Undangan di Lingkungan Inspektorat Sergai Tahun 2017

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman, Selasa (21/11/2017) membuka Bimtek Implementasi Peraturan Perundang-Undangan (UU) di Lingkungan Inspektorat Kabupaten Sergai Tahun 2017 bertempat di Grand Mutiara Hotel Berastagi Kabupaten Karo

Selasa, 21 Nov 2017 21:24Berita Sumut

Hendra DS Jabat Ketua Komisi C DPRD Medan

Drs H Hendra DS dari Partai Hanura terpilih menjadi Ketua Komisi C DPRD Medan untuk satu tahun ke depan periode 2017-2018

Selasa, 21 Nov 2017 21:19Nasional

Panglima TNI : Keberhasilan Tugas Milik Anak Buah, Kegagalan Tanggung Jawab Komandan

Dalam melaksanakan tugas negara, seorang pemimpin atau komandan harus mempunyai strategi yang matang agar tugas tersebut bisa berhasil dengan baik. Perlu diketahui bahwa keberhasilan tugas dalam setiap operasi adalah milik prajurit atau anak buah, sedangk

Selasa, 21 Nov 2017 21:16Berita Sumut

Rajudin Sagala Pimpin Ketua Komisi B DPRD Medan.

Rajudin Sagala dari Fraksi PKS DPRD Medan ditetapkan menabat Ketua Komisi B DPRD Medan periode 2017-2018.