• Home
  • Internasional
  • Trump Adakan Buka Puasa di Gedung Putih, Imam Yahya: Kami Tak Perlu Acara Buka Puasa Bersama, Kami Lebih Butuh Rasa Hormat

Trump Adakan Buka Puasa di Gedung Putih, Imam Yahya: Kami Tak Perlu Acara Buka Puasa Bersama, Kami Lebih Butuh Rasa Hormat

Fidel W Jumat, 08 Juni 2018 05:46 WIB
Untuk pertama kalinya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar buka puasa bersama di Gedung Putih / photo: ist
MATATELINGA, AS: Untuk pertama kalinya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar buka puasa bersama di Gedung Putih, Rabu (6/6). Namun, sejumlah tokoh dan komunitas besar Islam di AS dikabarkan tidak hadir dalam acara tersebut.

Sebagian pihak menganggap sentimen anti-Islam Trump selama ini membuat antusiasme menurun, serta relasi antara komunitas Muslim AS dan pemerintah merenggang.

Dewan Hubungan Islam-Amerika juga menggelar protes terkait acara buka puasa bersama itu di luar Gedung Putih.

"Tidak heran bagi saya jika tokoh serta organisasi besar Muslim AS tidak diundang atau setuju untuk hadir dalam acara tersebut, mengingat posisi dan kebijakan pemerintah saat ini yang sarat Islamofobia dan supermasi kulit putih," ucap Ibrahim Hooper, juru bicara Dewan Hubungan Islam-Amerika kepada The Guardian, Rabu (6/6).

Di tahun pertama menjabat, Trump tidak menggelar acara buka puasa bersama yang rutin digelar oleh para pendahulunya sejak Presiden Bill Clinton berkuasa.

Meski Trump akhirnya menggelar buka puasa bersama di tahun keduanya menjabat, sebagian tokoh dan komunitas yang biasa diundang Gedung Putih mengaku tidak diundang dalam acara itu.

Gedung Putih menolak merilis daftar tamu undangan, namun juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, menyebut ada sekitar 30-40 tamu yang datang dalam acara kemarin. Sebagian besar tamu yang diundang Trump merupakan pejabat pemerintahan dan duta besar negara Islam di AS.

"Tidak ada ikatan bahkan upaya nyata dari Gedung Putih atau pemerintah untuk mengundang perwakilan dari komunitas agama kami untuk beramah-tamah," kata Hoda Hawa, direkrut kebijakan dan advokasi Muslim Public Affairs Council (MPAC).

MPAC merupakan salah satu organisasi Islam besar yang berfokus mempromosikan kebijakan pro-Muslim di AS. MPAC tidak diundang Trump ke acara buka puasa bersama kemarin meski perwakilan kelompok itu selalu hadir di acara serupa di masa pemerintahan-pemerintahan sebelumnya.

Hawa menganggap tidak ada alasan juga bagi organisasinya untuk hadir dalam acara kenegaraan serupa di bawah kepemimpinan Trump.

"Politiknya [Trump] telah menunjukkan kepada kita, tidak hanya Muslim tapi seluruh orang Amerika, bahwa dia adalah presiden dan individu yang tak menghargai kontribusi Muslim kepada negara ini," ucap Hawa.

Selain MPAC, Islamic Relief USA, organisasi kemanusiaan terbesar di AS, juga tidak mendapat undangan acara Gedung Putih tersebut. Islamic Relief USA berfokus mengentaskan kemiskinan, kelaparan, dan tunawisma di lebih dari 40 negara.

Perwakilan organisasi tersebut setidaknya tiga kali diundang dan hadir dalam acara buka puasa bersama Gedung Putih di era Presiden Barack Obama.

"Kami tidak perlu acara buka puasa bersama. Kami lebih membutuhkan rasa hormat yang sepatutnya kami terima. Jangan beri makan kami dan tusuk kami di saat bersamaan," kata Imam Yahya Hendi, tokoh Islam dari Universitas Georgetown seperti dilansir CNN.

Hendi mengatakan dirinya tak diundang acara buka puasa bersama Gedung Putih tahun ini. Dia pernah menghadiri acara serupa tahun 2009 ketika Obama masih berkuasa.

Meski Trump mengundangnya, Hendi mengatakan dirinya kemungkinan besar tidak akan hadir dalam acara kemarin. Selain Hendi, tak sedikit tokoh Muslim yang berpikiran serupa.

Sebagian tokoh menganggap acara buka puasa tahun ini dilakukan Trump demi menenangkan sekutu-sekutu AS yang khawatir terhadap sikapnya terhadap Muslim, bukan untuk benar-benar mendekatkan diri dengan komunitas Islam di negara itu.

"Saya tidak diundang, tapi jika saya diundang pun saya tidak akan datang ke acara buka puasa itu. Menghadiri acara seperti itu di masa pemerintahaan saat ini menurut saya berarti memaklumi sikap pemerintah terkait Islam selama ini," tutur Dalia Mogahed, Direktur Institute for Social Policy and Understanding.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Donald Trumpgedung putihbuka puasa bersama
Komentar
Jumat, 19 Okt 2018 11:45Lifestyle

Ini Dia Manfaat Makan Ikan, Salah Satunya Bisa Tingkatkan Kecerdasan

Himbauan ini tentunya bukan tanpa alasan. Kita semua tahu bahwa dengan mengonsumsi ikan, banyak manfaat yang bisa didapat. Salah satunya adalah kecerdasan otak karena kandungan yang ada di daging ikan.

Jumat, 19 Okt 2018 11:39Lifestyle

Hai Sob! Jangan Lakukan Hal Ini Pada Anjing

ANJING adalah hewan yang sangat dekat dengan manusia. Hewan berkaki empat ini memiliki kemampuan untuk membaca isi hati serta memiliki keterikatan emosional dengan manusia.

Jumat, 19 Okt 2018 11:32Nasional

Diduga Teroris, Densus 88 Tembak Warga Tanjungbalai

Warga Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), mendadak geger setelah penangkapan dua terduga teroris oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Gang Jumpul, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Tanjungbalai. Warga sekitar mendadak geger se

Jumat, 19 Okt 2018 11:28Nasional

Jokowi Himbau Korban Gempa Manfaatkan Dana Bantuan untuk Bangun Rumah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memangkas prosedur pencairan dana bagi masyarakat yang menjadi korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tidak tanggung-tanggung dari 17 prosedur disederhanakan hanya menjadi 1 prosedur yang harus dipenuhi.

Jumat, 19 Okt 2018 11:26Nasional

Polisi Lakukan Reka Ulang Peluru Nyasar di Lapangan Tembak

Pejabat kepolisian menyebut rekonstruksi di Lapangan Tembak untuk melihat jarak lapangan tembak hingga mengakibatkan peluru menyasar ke gedung DPR.

Jumat, 19 Okt 2018 11:17Nasional

KPK Bantu Polri Tangkap Dirut PT Aero Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Subsidi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu jajaran Polri menangkap Direktur Utama PT Aero Support International, M Rusli (MR), yang sudah diburu sejak 2014. Rusli sendiri merupakan tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dana subsidi penerbangan Pemerintah

Jumat, 19 Okt 2018 11:12Internasional

Terkait Kasus Jamal Khashoggi, Barat Tak Berani Sanksi Saudi. Ini Alasannya

PRESIDEN AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan "hukuman berat" bagi Arab Saudi jika terbukti membunuh wartawan veteran Jamal Khashoggi, yang hilang setelah berkunjung ke kantor Konsulat Saudi di Istanbul.

Jumat, 19 Okt 2018 11:04Internasional

Anjem Choudary Bebas, Inggris Perketat Pengawasan

PARA pejabat keamanan Australia merasa khawatir dengan dibebaskannya salah seorang ulama Inggris, Anjem Choudary (51), yang dituduh sering menyampaikan pesan kebencian. ABC mendapat laporan bahwa pihak berwenang Australia akan memantau dari dekat pembebas

Jumat, 19 Okt 2018 11:01Internasional

Putin Sebut Rusia Siap Gunakan Senjata Hipersonik Bulan Depan

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, bahwa senjata hipersonik Rusia, hulu ledak New Avangard hypersonic glider akan siap digunakan dalam beberapa bulan mendatang. Putin mengklaim bahwa Rusia adalah negara pertama di dunia yang mengembangkan teknolog

Jumat, 19 Okt 2018 07:04Nasional

Para Kepala Kantor Bakamla di Daerah Simak Kebijakan Pembangunan ASN dalam Rakor Monev

Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat, Tengah dan Timur, serta 14 Kepala SPKKL dan 2 Kepala Stasiun Bumi Bakamla berkumpul dalam rapat monev yang digelar Subdit Monitoring dan Evaluasi Direktorat Kebijakan Kamla. Rapat memasuki hari kedua dengan pembahas

Jumat, 19 Okt 2018 06:00Nasional

Satkes Kogasgabpad Bantu Imunisasi 112 Siswa SD di Sumbawa Barat

Satuan Kesehatan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Satkes Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nusa Tenggara Barat, Subsektor Sumbawa Barat, ikut membantu Puskesmas Poto Tano melaksanakan Imunisasi kepada 112 siswa siswi SDN Tuananga, Desa Tuananga, K

Jumat, 19 Okt 2018 05:52Nasional

Pesawat Negara Sahabat Angkut Bantuan Kemanusiaan ke Palu

Pesawat angkut militer negara sahabat bersama pesawat TNI AU melaksanakan pengangkutan bantuan kemanusian untuk korban gempa dan tsunami ke Palu di Posko Satgas TNI AU Dharmapalu Lanud Dhomber Balikpapan

Kamis, 18 Okt 2018 21:45Berita Sumut

Doorr...Doorr....Warga Kelurahan Kapias Berhamburan Keluar

Warga masyarakat yang bermukim di jalan Jumpul lingkungan VI kelurahan Kapias Pulau Buaya kecamatan Teluk Nibung Tanjung Balai

Kamis, 18 Okt 2018 20:02Berita Sumut

Gilang Mendrofa dan Janice Jeconiah Terpilih Sebagai Mr & Ms UNPRI 2018

Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Gilang Mendrofa dan mahasiswi dari Fakultas Psikologi (UNPRI) Janice Jeconiah terpilih sebagai Mr & Ms UNPRI 2018, dalam acara UNPRI Fiesta dan Dies Natalis UNPRI ke 17, di Medan In

Kamis, 18 Okt 2018 19:37Nasional

Kapolri dan Panglima Dampingi Presiden ke Lokasi Gempa NTB

Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., bersama Panglima TNI mendampingi Presiden RI dalam kunjungan kerja guna penyerahan buku tabungan bantuan stimulan pembangunan rumah Korban Gempa NTB dan meninjau Risha, Riko dan Rika di Kabup

Kamis, 18 Okt 2018 19:28Berita Sumut

Sesosok Mayat wanita, Gegerkan Warga Denai

Sesosok mayat wanita diperkirakan berusia 18-22 tahun, ditemukan hanyut di bantaran Sungai Denai, tepatnya di Jalan Menteng VII-Jalan Kenanga Ujung Kelurahan Menteng, Medan Denai