HUT ke 8 Matatelinga.com - Hanura

Tumpukan Sandal Bekas Penuhi Pulau Cocos

Mtc Minggu, 19 Mei 2019 13:30 WIB
Hand Over
MATATELINGA, Samudra:   Sebelah selatan Pulau Jawa di kawasan Samudra Hindia  "pantai yang belum terjamah",  tersapu jutaan sepatu plastik dan sandal-sandal bekas ditemukan di antara puing-puing sampah.



Mereka khawatir jumlah puing-puing plastik yang tidak terlihat ini diabaikan oleh negara-negara di dunia.

Hampir setengah dari plastik diproduksi sejak produk itu dikembangkan enam dekade lalu telah dibuat dalam 13 tahun terakhir, kata para ilmuwan.

Para peneliti memperkirakan pantai-pantai di kawasan Kepulauan Cocos (Keeling) Australia dipenuhi oleh sekitar 414 juta jenis sampah plastik.

Mereka meyakini masih ada sekitar 93% dari sampah itu terkubur di bawah pasir, ujar para peneliti.



Setelah gagal dalam pengelolaan limbah, banyak dari plastik-plastik itu dibuang ke lautan, bahkan diperkirakan jumlah plastik yang mengapung di lautan lebih banyak dibanding jumlah bintang di Bima Sakti.

Penemuan terbaru ini akan menambah perhatian bahwa dunia belum sepenuhnya menghargai tingkat masalah.

Tim peneliti meninjau Kepulauan Cocos (Keeling), sebuah pulau menyerupai rantai tapal kuda yang terdiri dari 26 daratan kecil sejauh 2.100 km di barat laut Australia.



Sekitar 600 orang menempati pulau-pulau terpencil di kawasan yang terkadang digambarkan sebagai "surga terakhir yang dimiliki Australia".

Para peneliti mendapati kawasan pantai di kepulauan tersebut baru-baru ini dipenuhi banyak sampah plastik.

Mereka memperkirakan pulau-pulau itu dipenuhi dengan 238 ton plastik, termasuk 977.000 sepatu dan 373.000 sikat gigi. Benda-benda ini adalah unsur-unsur yang dapat diidentifikasi dari sekitar 414 juta jenis puing sampah.

Para ilmuwan yakin temuan mereka secara keseluruhan itu konservatif, karena mereka tidak dapat mengakses beberapa pantai yang diketahui sebagai titik-titik pencemaran.

Yang menjadi perhatian khusus bagi penulis laporan adalah jumlah material yang mereka yakini terkubur hingga 10 cm di bawah permukaan. Jumlahnya ada sekitar 93% dari volume yang diperkirakan.



Penulis laporan, Jennifer Lavers mengatakan kepada BBC News bahwa, berdasarkan apa yang ia lihat di Kepulauan Cocos dan apa yang ia temukan sebelumnya di pulau terpencil lainnya yaitu Henderson di Pasifik, dunia "secara drastis mengabaikan" masalah ini.

Temuan ini juga bisa membantu menjelaskan kesenjangan yang signifikan dalam pemahaman kita tentang pencemaran plastik.

"Selama bertahun-tahun, selama beberapa dasawarsa, kami tahu berapa banyak plastik yang kami keluarkan ke laut. Tetapi ketika kami telah melakukan beberapa pengambilan sampel untuk mencoba dan mencari tahu berapa banyak yang mengambang di lapisan permukaan dan hal-hal seperti itu, sebenarnya ada menjadi sedikit ketidakcocokan antara apa yang kami pikir telah kami masukkan di sana, dan apa yang kami temukan, "kata Dr Lavers, dari Institute for Marine and Antartic Studies di University of Tasmania.
Editor: Amrizal

Sumber: Okezone

T#g:Matatelingamatatelinga.commatatelinga comPulau Cocos dipenuhipulau penuh sampahterabaikanTerkinitumpukan smapah
Komentar
Senin, 14 Okt 2019 23:03Nasional

Imam Masjid Tewas Ditebas Tetangga

Pembunuhan terhadap Daeng Gimba yang merupakan imam masjid gegerkan warga Dusun Bontosunggu, Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polangbangkeng Utara

Senin, 14 Okt 2019 22:30Bola

Pochettino Takkan Tangani Manchester United

Nama Manjer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, cukup santer dikabarkan bakal menangani Manchester United guna menggantikan Ole Gunnar Solskjaer

Senin, 14 Okt 2019 22:15Nasional

Kini Giliran Cak Imin Disambangi Prabowo Subianto

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, mengizinkan Gerindra bergabung dengan partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin

Senin, 14 Okt 2019 22:00Ekonomi

Sengitnya Perang Dagang AS-China, Wall Street Jatuh

Dipicu sengitnya kesepakatan perdagangan AS-China yang belum mencapai titik temu hingga saat ini

Senin, 14 Okt 2019 21:45Lifestyle

Sulli eks FX Tewas di Seutas Tali

Akhiri hidupnya dengan cara gantung diri di apartemen. Keputusan ini menurut kepolisian Seongnam Sujeong terjadi lantaran Sulli perempuan 25 tahun itu mengalami depresi

Senin, 14 Okt 2019 21:30Ekonomi

Kemenkue Tegur Ratusan Importir Bermasalah

Dianggap melanggar ketentuan baik peraturan pajak, ketentuan bea cukai, maupun peraturan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag)

Senin, 14 Okt 2019 21:15Internasional

MotoGP 2020, Yamaha Percaya Rossi Bakal Kembali Kompetitif

Berikan prediksi soal kiprah salah satu pembalapnya, yakni Valentino Rossi, di MotoGP musim 2020

Senin, 14 Okt 2019 21:00Nasional

Bea Cukai Hancurkan Ribuan Smartphone

Ribuan unit smartphone ilegal berbagai merek yang statusnya telah menjadi barang milik negara (BMN) kembali dimusnakan Bea Cukai Soekarno-Hatta

Senin, 14 Okt 2019 19:00Berita Sumut

Pekerja Hotel Soechi Kritis Terjatuh Dari Ketinggian 8 Meter

Seorang pekerja Hotel Soechi di Jalan Cirebon, Kecamatan Medan Kota harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Bunda, Senin (14/10/2019) sore. Pekerja yang diketahui bernama Irwansyah (21) warga Medan Johor itu dikabarkan kritis usai terjatuh dari

Senin, 14 Okt 2019 18:40Berita Sumut

Pelaku Curanmor Bonyok Diamuk Warga Medan Area

Seorang pemuda babak belur dihajar warga setelah gagal mencuri sepeda motor milik di Jalan AR. Hakim, Gang Langgar, Kecamatan Medan Area pada Minggu (13/10/2019) malam. Pelaku yang diamankan berinisial YS alias Yudi (20) warga Jalan Halat, Gang Bidan.

Senin, 14 Okt 2019 18:10Berita Sumut

Raker Sekda Diharapkan Sebagai Wadah Silaturahmi dan Penguatan Program Daerah

Rapat kerja Sekretaris Daerah (Raker Sekda) se- Sumatera Utara Tahun 2019 diharapkan dapat menjadi forum untuk saling berbagi informasi dan meningkatkan koordinasi serta sinergi guna mendukung tupoksi Sekda di seluruh kabupaten/kota dalam mewujudkan progr

Senin, 14 Okt 2019 17:55Berita Sumut

Kejati Sumut Eksekusi Ramadhan Pohan ke Lapas Tanjung Gusta

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akhirnya menjebloskan mantan calon Wali Kota Medan yang menjadi terpidana kasus penipuan, Ramadhan Pohan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan. Eksekusi dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang men

Senin, 14 Okt 2019 17:30Berita Sumut

Dibentuk Dinas P3APM, Kepengurusan FK PUSPA Dukung Kesejahteraan Perempuan & Anak

Pemko Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Medan membentuk Kepengurusan Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (FK-PUSPA) Kota Medan Masa Bakti 2019 - 202

Senin, 14 Okt 2019 17:15Berita Sumut

Lewat Tabuhan Gondang, Tiga Menteri Resmikan Kawasan Wisata Kelas Dunia di Danau Toba

Pemukulan gondang (gendang) oleh tiga menteri dilakukan hari ini, Senin (14/10/19) di lokasi wisata Pardamean Sibisa Kabupaten Tobasa sebagai pertanda akan dimulainya pembangunan wisata kelas dunia.

Senin, 14 Okt 2019 16:56Berita Sumut

Polsek Serbelawan Ledakan Granat Nenas Temuan Warga

Polsek Serbelawan memusnahkan satu buah granat nenas yang ditemukan warga di areal perladangan di Huta III (Dekat TPU) Nagori Bandar Selamat Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, Minggu, (13/10/2019). Pemusnahan itu dilakukan oleh Sub Den Jib

Senin, 14 Okt 2019 16:41Berita Sumut

Deklarasi Parsibona Indonesia Raya Sempat Diwarnai Insiden Berbau Politik

Acara Deklarasi Parsibona Indonesia Raya (PIR) yang dilaksanakan di Sibisa Tobasa pada Sabtu, 12/10/19 sedikit dibumbui politik. Pernyataan politik terucap oleh artis kondang Rita Butarbutar dan Herti Sitorus menyanyikan lagu hiburan saat penggalangan d