Hari Thalassemia Sedunia

Antisipasi Perkembangan Thalassemia

Fidel W Selasa, 08 Mei 2018 12:20 WIB
thalassemia by p2ptm.kemkes.go.id
MATATELINGA, Jakarta: Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah yang dijumpai di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Penyakit ini menarik perhatian dunia lantaran tak bisa disembuhkan, namun sebenarnya dapat dicegah.

Dokter ahli hematologi onkologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Pustika Amalia menjelaskan thalassemia merupakan kelainan bawaan sel darah merah yang tidak memiliki protein. Thalassemia bukan penyakit menular, namun diturunkan oleh orang tua kepada anak.

"Pada penderita thalassemia, dua protein utama yakni alfa dan beta tidak terbentuk sehingga sel darah merah yang bulat jadi mudah pecah," kata Pustika saat temu media memperingati 'Hari Thalassemia Sedunia' di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (7/5). Hari Thalassemia Sedunia diperingati setiap 8 Mei.


Secara klinis, thalassemia dibagi menjadi tiga yakni minor, intermedia dan mayor.

Thalassemia minor dikenal juga sebagai pembawa sifat. Secara klinis, pembawa gen minor ini hidup sehat seperi orang normal secara fisik dan mental, tidak bergejala dan tidak membutuhkan transfusi darah. Pengidap thalassemia minor hanya membawa gen yang mengandung thalassemia saja.

Sementara pada thalassemia intermedia, pasien memperlihatkan gejala dan membutuhkan transfusi darah, tetapi tidak rutin. Sedangkan pada thalassemia mayor, pasien memerlukan transfusi darah secara rutin serta obat pendamping lainnya seumur hidup.

Menurut Pustika, gen pembawa thalassemia ini sudah dapat dideteksi sejak janin. Sedangkan gejala penyakit thalassemia intermedia dan mayor muncul pada usia yang beragam saat anak-anak.

Gejala yang timbul pertama kali biasanya anak tampak pucat, lesu, kuning, dan gizi kurang. Hal ini disebabkan oleh sel darah merah yang mudah pecah membuat kesehatan melemah.

Agar kondisi tubuh tetap fit, penderita thalassemia mayor harus transfusi darah secara rutin yang disesuaikan dengan berat badan dan kandungan hemoglobin dalam tubuh. Rata-rata transfusi darah dibutuhkan sekali dalam dua minggu.

Namun, transfusi darah tak lantas membuat persoalan selesai. Pustika menyatakan transfusi darah justru menimbulkan beberapamasalah lain akibat terjadi penumpulan zat besi.

"Di sel darah merah ada zat besi, kalau pecah zat besi itu akan keluar dan menumpuk pada organ lain di dalam tubuh. Itulah salah satu alasan yang membuat warna kulit warna penderita thalassemia lebih hitam," tutur Pustika.

Putika menyebut zat besi dapat menumpuk pada seluruh organ tubuh dan yang paling banyak ditemui pada kulit, hati, jantung dan kelenjar endorgen.

Akibatnya, kulit menghitam, perut membuncit atau membesar, gangguan pertumbuhan, tulang keropos, masalah seksual, dan perubahan bentuk wajah seperti gigi yang maju, hidung pesek, dan dahi yang lebar.

Untuk memperlambat perubahan itu, penderita thalassemia mesti meminum obat atau suntik untuk mengeluarkan zat besi atau dikenal dengan obat kelasi besi.

"Obat ini mesti diminum setiap hari seumur hidup," ujar Pustika.

Thalassemia juga dapat menimbulkan komplikasi penyakit jantung, liver, infeksi, diabetes, tuberkulosis, dan sebagainya.


Mencegah Thalassemia


Meski tak bisa disembuhkan, Pustika memastikan thalassemia dapat dicegah. Salah satu caranya adalah dengan melakukan skrining darah di pusat kesehatan.

"Skrining oleh setiap orang terutama pasangan yang akan menikah dan ibu hamil," ujar Pustika.

Apabila, hasil skrining menyatakan terdapat gen thalassemia sebaiknya memikir ulang untuk melanjutkan pernikahan.

"Kami berikan konseling dan dijelaskan semuanya, keputusan ada di mereka. Semua orang berhak menikah apalagi kalau sudah cinta," kata Pustika.

Pustika menjelaskan skema penurunan thalassemia pada anak jika salah satu dari orang tua membawa sifat thalassemia maka kemungkinan anak 50 persen normal dan 50 persen pembawa sifat. Sementara jika kedua orang tua membawa sifat thalassemia kemungkinan anak 25 persen normal, 59 persen pembawa sifat dan 25 persen thalassemia mayor.

Sedangkan jika salah seorang orang tua thalassemia mayor maka 100 persen anak akan membawa sifat.

Penyebaran penyakit ini yang semakin meluas, membuat organisasi Thalassemia internasional memperingati Hari Thalassemia Sedunia setiap 8 Mei. Hari Thalassemia Sedunia bertujuan tuntuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit thalassemia. (rah)
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:hari thalasemia seduniakesehatanpenyakit bawaanthalasthalasemiathalassemia
Komentar
Sabtu, 26 Mei 2018 15:49Berita Sumut

Wakil Wali Kota Serap Aspirasi Warga Melalui Safari Subuh

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution melakukan Safari Subuh di Masjid Al Waqif Jalan Sempurna, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (26/5). Selain sahur bersama dengan ratusan warga sekitar, Safari Subuh juga diisi dengan Shalat Subuh berjamaa

Sabtu, 26 Mei 2018 14:32Berita Sumut

BPOM Medan Grebek Pabrik Lengkong Berformalin di Langkat

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makan (BBPOM) di Medan berhasil menggrebek pabrik atau produsen lengkong berformalin di Desa Blankahan, Kabupaten Langkat.

Sabtu, 26 Mei 2018 14:12Berita Sumut

Nyambi Jadi Bandar Judi Online, Honorer Pemkab Madina Ini Berurusan dengan Polisi

Seorang pegawai honorer di lingkungan Pemkab Madina berinisika DJS alias Justin (25) harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Pasalnya pria itu diringkus karena menyambi sebagai bandar judi Kim online.

Sabtu, 26 Mei 2018 13:37Berita Sumut

Gubsu Erry Safari Ramadhan Bersama Panglima TNI

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi menghadiri Safari Ramadhan bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, Jumat (25/5) di Kodam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto, Medan. Ini merupakan safari Ramadhan pertama Panglima TNI

Sabtu, 26 Mei 2018 12:05Nasional

Bertemu Rohan, Aman Mengaku Ditawari Tiga Hal

Aman Abdurrahman mengaku bertemu Head of the International Centre for Political Violence and Terrorism Research Singapura, Rohan Gunaratna pada Desember 2017 lalu.

Sabtu, 26 Mei 2018 12:00Nasional

Imparsial: Definisi Terorisme Ibarat Pedang Bermata Dua

Direktur Imparsial Al Araf menyebut pencantuman 'motif politik' dalam definisi terorisme dalam UU Antiterorisme yang baru disahkan DPR dapat menjadi pedang bermata dua.

Sabtu, 26 Mei 2018 11:54Nasional

Libatkan Anak Dalam Aksi Teorisme, Pelaku Akan Dipidana Lebih Berat

Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Antiterorisme) yang baru saja disahkan DPR mengatur sejumlah hukuman baru. Salah satunya pemberatan hukuman bagi pelaku aksi teror yang melibatkan anak.

Sabtu, 26 Mei 2018 11:52Berita Sumut

Membangun Jembatan Hati Melalui Safari Ramadhan

Selain menyemarakkan bulan suci Ramadan, program Safari Ramadan Pemko Medan ini juga menjadi ajang silaturrahmi sekaligus menyampaikan pesan pembangunan juga menyerap aspirasi warga. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Medan ketika membacakan

Sabtu, 26 Mei 2018 11:46Internasional

Raja Kamboja Terima Dubes RI Baru di Istana

Raja Kamboja Norodom Sihamoni mengharapkan peningkatan hubungan dengan Indonesia di berbagai bidang. Terutama perdagangan, investasi, pariwisata, kebudayaan, industri, ekonomi, teknologi dan kerja sama internasional. Hal tersebut disampaikan raja saat men

Sabtu, 26 Mei 2018 11:33Internasional

Dua Negara Sekutu Angkat Kaki, Menlu Taiwan Undur Diri

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengajukan pengunduran diri tak lama setelah Burkina Faso mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan negara yang dianggap provinsi pembelot oleh China itu, Kamis (24/5).

Sabtu, 26 Mei 2018 11:25Internasional

Makanan Napi Muslim Mengandung Babi, CAIR Gugat Penjara Alaska

Dewan Hubungan Islam Amerika (The Council on American-Islamic Relations/CAIR) melayangkan gugatan kepada penjara Alaska (The Alaska Departemen of Corrections/DOC) dengan tuduhan membiarkan narapidana (napi) muslim "kelaparan" dan memberikan ma

Sabtu, 26 Mei 2018 11:16Berita Sumut

Gelar Razia Pekat, Polsek Patumbak Amankan 4 Pasangan Mesum

Sebanyak 4 orang pasangan bukan suami istri terjaring dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar personil Polsek Patumbak, Jumat (25/5/2018) malam. Para pasangan bukan suami istri ini diamankan dari razia yang digekar di Hotel KUPJ depan RS M

Sabtu, 26 Mei 2018 11:07Internasional

Tak Ingin Rugi, Trump Wacanakan Kembali KTT dengan Kim Jong Un

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih membuka pintu untuk pertemuan dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, meski sebelumnya sudah dibatalkan.

Sabtu, 26 Mei 2018 11:01Ekonomi

Replanting Sawit 2,5 Juta Ha, Luhut Pakai Dana China

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan akan segera merealisasikan tawaran China Development Bank (CDB) yang berminat membiayai program penanaman kembali (replanting) sawit.

Sabtu, 26 Mei 2018 10:58Berita Sumut

AMPI Sumut Siap Sukseskan Program Millennials Nationalism

Dewan Pimpinan Daerah Angkutan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Sumatera Utara (Sumut) siap mensukseskan program DPP AMPI yakni Millennials Nationalism menuju generasi muda menyambut Indonesia 4.0. Terkait hal itu, AMPI Sumut berikrar siap berkontrib

Sabtu, 26 Mei 2018 10:52Ekonomi

Bank BUMN Tahan Bunga KPR Meski Suku Bunga Acuan BI Naik

Bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agaknya masih menahan diri menaikkan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR), meski suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7DRRR) mekar 25 basis poin menjadi 4,5 persen.