• Home
  • Lifestyle
  • Asal Muasal Kata Insya Allah Hingga 3 Kisah Pertanyaan Rabi Yahudi ke Nabi

Asal Muasal Kata Insya Allah Hingga 3 Kisah Pertanyaan Rabi Yahudi ke Nabi

Mtc Senin, 20 Mei 2019 08:00 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA: Banyak tuduhan dan sangkalan terhadap keaslian Al Qur'an sebagai wahyu dari langit. Riwayat pengingkaran Alquran sebagai wahyu telah ada sejak Alquran pertama kali diturunkan hingga kemudian dikodifikasi menjadi mushaf seperti sekarang. Kaum pengingkar menuduh Alquran sebagai karya Muhammad, produk kecerdasan Muhammad dalam menguntai kata-kata prosais.



Allah, sesuai dengan rencana yang dia tulis, tidak menjadikan Muhammad sebagai orang yang berbakat dalam kepenyairan. Muhammad bahkan ditakdirkan sebagai seorang ummi, kurang cakap membaca dan menulis. Pesannya jelas, Muhammad dipersiapkan sebagai pribadi penerima wahyu Al Qur'an.

Ibarat gelas, ia harus kosong. Allah sendiri yang akan mengisinya dengan wahyu dan kabar-kabar dari langit. Muhammad mengetahui sesuatu sejauh diberitahu Allah. Ia tidak membaca sejarah dan menggali cerita-cerita dari masa silam (asathirul awwalin). Ia tahu bahwa dirinya Nabi terakhir dan bahwa sebelum dirinya telah diutus para Nabi, itu karena diberitahu Allah.

Perihal sifat Nabi terakhir ini, Yesus (Nabi Isa AS) dalam Injil Yohannes (16: 13) menggambarkan, "ia (Nabi yang akan datang ini – maksudnya Nabi Muhammad) tidak akan berkata tentang dirinya, namun segala yang dapat ia dengar, itulah yang akan ia katakana." Muhammad tidak mengatakan sesuatu yang berasal dari dirinya sendiri. Ia hanya mengatakan apa-apa yang didengar/dikabarkan kepadanya dari langit.

Beliau tidak'sakti' atau memiliki daya linuwih. Mukjizat yang sempat diperlihatkan Nabi, seperti membelah rembulan dan memancarannya air dari jari-jari beliau, bersifat insidental dan terjadi atas perkenan Allah.



Suatu hari, ketika unta Nabi terlepas dan hilang, orang-orang Yahudi berolok-olok: "Muhammad mengaku berita-berita yang diterimanya berasal dari langit padahal dia tidak tahu dimana untanya berada."

Nabi menjawab "Aku hanya tahu apa yang diberitahukan Allah kepadaku dan Dia menunjukkan kepadaku bahwa unta itu berada di lembah sempit yang ikatannya tersangkut di sebuah pohon." Beberapa orang Anshar pergi dan menemukan unta itu persis di tempat yang dikatakan Nabi.

Ada suatu hikayat dalam Alquran yang menegaskan betapa Nabi Muhammad tidak bisa mengontrol wahyu. Wahyu turun atas kehendak Allah dan Nabi tidak bisa mendikte kapan wahyu turun. Suatu ketika, atas saran para rabi Yahudi, para pemuka Quraisy mengajukan tiga pertanyaan sebagai ujian terhadap kebenaran klaim kenabian Muhammad.

Jika Muhammad dapat menceritakan tiga hal itu, kata rabi Yahudi, maka ia memang Nabi yang diutus Tuhan. Jika tidak, maka ia pendusta. Tanyakan kepadanya kisah kelompok pemuda yang meninggalkan kaum mereka pada zaman dahulu dan bagaimana kejadian yang menimpa mereka. Kisah mereka sungguh mengagumkan. Tanyakan pula cerita tentang petualang yang menjelajah hingga ujung bumi di timur dan barat. Lalu tanyakan juga apa itu roh?

Ketika tiga pertanyaan itu diajukan kepada Nabi, beliau menjawab, "Esok akan kujelaskan kepada kalian," tanpa mengucapkan Insya Allah. Ketika esok hari mereka menuntut jawaban, Nabi tidak dapat menjawabnya. Jibril tidak datang membawa wahyu hingga 15 malam.



Beliau gelisah dan segera tersebar ejekan dari para penentangnya. Para pengikut Nabi juga dalam pertaruhan iman, bagaimana seandainya Nabi tidak mampu menjawabnya, apakah ia memang seorang pendusta? Akhirnya Jibril datang membawa wahyu yang dibuka dengan teguran Tuhan kepada Nabi: "Dan jangan kamu sekali-kali mengatakan terhadap sesuatu, aku akan melakukannya esok, kecuali mengucapkan Insya Allah' (QS. 18: 23-24). Wahyu kemudian menjawab pertanyaan lebih daripada yang diharapkan.

Jawaban terhadap pertanyaan pertama adalah kisah dalam surat al-Kahfi tentang para pemuda yang bersembunyi di dalam gua dan tertidur selama 300 tahun demi menghindari kaum mereka dijaga oleh anjing yang setia menjulurkan lidahnya di depan pintu gua (QS. 18: 9-25).

Jawaban terhadap pertanyaan kedua termuat dalam QS 18: 93-99 tentang petualang yang bernama Dzul Qarnayn (pemilik dua tanduk) yang diberi kekuasaan oleh Tuhan untuk mengusir Ya'juj dan M'juj serta memenjarakan roh-roh jahat yang menggangu penduduk negeri.



Jawaban terhadap pertanyaan ketiga termuat dalam QS 17: 85, "Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah roh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kalian diberi pengetahuan kecuali sedikit."

Cerita ini mengukuhkan kebenaran pernyataan bahwa wahyu turun dari langit dan sama sekali tidak bisa diintervensi Nabi. Bukanlah tidak masuk akal jika Muhammad mengarang wahyu kemudian menangguhkan wahyu lain ketika iman begitu banyak orang dalam pertaruhan? Bagi kaum beriman, kejadian ini menebalkan keyakinan bahwa Alquran adalah wahyu otentik.

Inspirasi Ramadhan 1440 H

Oleh Ali Masykur Musa

(Ketua Umum PP ISNU-Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama)

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:3 Kisah Pertanyaan Rabi Yahudi ke NabiAsal Muasal Kata Insya AllahblibliMatatelingaTerkini
Komentar
Selasa, 17 Sep 2019 18:00Berita Sumut

Soal Kasus Benny Sihotang, Polisi Tidak Akan Terapkan UU MD3

Polda Sumut tidak akan menerapkan undang-undang MPR, DPR DPRD (MD3) dalam penanganan kasus penipuan & penggelapan yang menjadikan anggota DPRD Sumut terpilih, Benny Harianto Sihotang sebagai tersangka. Penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit)

Selasa, 17 Sep 2019 17:45Berita Sumut

Berkas Dua Tersangka Kasus Korupsi di Disporasu Masih Dilengkapi

Penyidik Subdit III/Tipidkor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut masih merampungkan berkas perkara dugaan korupsi Dispora Sumut. Polda Sumut menegaskan dalam waktu dekat berkas ini akan dilimpahkan ke kejaksaan.

Selasa, 17 Sep 2019 17:30Berita Sumut

Peringatan Hari Olahraga Nasional, Pemko Binjai Beri Penghargaan 64 Atlet

ASN Pemko Binjai melaksanakan Upacara dalam rangka hari Kesadaran Nasional sekaligus Peringatan Hari Olahraga Nasional ke-36 di Lapangan Kantor Walikota Binjai. Selasa, (17/09/19).

Selasa, 17 Sep 2019 17:15Lifestyle

Dex 'Bikin' Mesin Hino Lebih Bertenaga

Pertamina Dex diakui dapat meningkatkan performa bis Hino. Hal ini dibuktikan dalam ajang road test PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) menjajal fitur baru Retarder Transmission di jajaran produk bis tipe RN 285, R 260 & 110 SDBL, melewati jalur Meda

Selasa, 17 Sep 2019 15:02Berita Sumut

Kepergok Curi Motor, Pria Ini Babak Belur Diamuk Warga

Seorang pria babak belur bahkan nyaris tewas diamuk warga kawasan Jalan Sei Mencirim Desa Medan Krio, Sunggal karena kepergok mencuri sepeda motor, Sabtu (14/9/2019) sore. Untungnya, ada patroli Polsek Sunggal yang melintas di lokasi dan mengamankan pelak

Selasa, 17 Sep 2019 14:48Berita Sumut

Hadir Lebih Cepat, Dua Kader PSI di DPRD Medan Komitmen Manfaatkan Waktu Rakyat

Dua anggota DPRD Medan periode 2019-2024 asal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Renvelli Pandapotan Napitupulu dan Erwin Siahaan sepakat memanfaatkan waktu untuk kepentingan rakyat. Ke dua anggota dewan ini pun berharap pimpinan DPRD Medan sementara dapa

Selasa, 17 Sep 2019 14:32Nasional

Panglima TNI Bersama Presiden RI Sholat Istighosah Atasi Karhutla Riau

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan sejumlah pejabat negara melaksanakan Sholat Istiqhosah, di Masjid Amrullah Kompleks Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa

Selasa, 17 Sep 2019 14:17Berita Sumut

Irup Hari Kesadaran Nasional, Soekirman Ingatkan Jajaran Kuasai Teknologi

Bupati Serdangbedagai Soekirman memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Tahun 2019 di Sei Rampah, Selasa (17/9). Dalam upacara yang dilaksanakantanggal 17 setiap bulannya ini, Soekirman mengingatkan jajarannya untuk selalu menguasai perkembangan t

Selasa, 17 Sep 2019 14:02Aceh

Disangka Harimau, Kucing Hutan Ini Resahkan Warga Trumon Tengah

Keberadaan seekor kucing hutan langka berwarna emas, selama sepekan ini meresahkan warga ampong Le Jeureuneh, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Pasalnya warga mengira satwa yang berkeliaran di perkebunan sawit di kawasan penduduk itu seeko

Selasa, 17 Sep 2019 13:47Berita Sumut

BMKG : Kabut di Medan Bukan Kabut Karhutla

Balai Besar Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah l Medan menegaskan kabut yang menyelimuti Kota Medan beberapa hari belakangan ini bukan merupakan kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Selasa, 17 Sep 2019 13:32Nasional

Satgas Yonif RK 136/TS Tanam 1500 Bibit Pohon

Guna menjaga kelestarian alam serta ikut berpartisipasi dalam mendukung dan mensukseskan program penghijauan di Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang Ke-74, Satgas Yonif RK 136/TS tanam 1500 bibit pohon di Kota Ambon, Propinsi Maluku.

Selasa, 17 Sep 2019 13:17Berita Sumut

Berjasa Majukan Pramuka, 59 Pejabat Pemko Medan Peroleh Penghargaan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menyematkan pin Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa kepada 59 anggota dewas baik yang berada di dalam maupun di luar Gerakan Pramuka ketika memimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Kesadaran Na

Selasa, 17 Sep 2019 13:01Berita Sumut

Cari Masukan, Bobby Nasution Makan Malam Dengan Pengurus Sejumlah Partai di Medan

Bobby Nasution terus melakukan komunikasi politiknya dengan sejumlah pengurus partai di Sumut maupun Medan, untuk mendukungnya maju sebagai calon Wali Kota Medan pada tahun 2020.

Selasa, 17 Sep 2019 12:46Nasional

Mobil Pintar Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Datangi Kampung Rawabiru Papua

Dalam rangka memperingati ‘Hari Kunjung Perpustakaan’, Mobil Pintar Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad beberapa waktu lalu menghadirkan perpustakaan keliling yang bertajuk budayakan gemar membaca untuk meraih cita-cita dimasa depan, bertempat di

Selasa, 17 Sep 2019 12:31Berita Sumut

Soal Demo Emak-emak, Tanpa Busana Ini Tanggapan Tokoh Masyarakat Toba

Viralnya demo ibu-ibu tanpa busana di areal Silang leang di Desa Pardamean Sibisa terkait penolakan pembukaan jalan di lokasi BPODT menuai pro-kontra. Banyak masyarakat menyayangkan aksi tanpa busana tersebut. Aksi tersebut membuat para tokoh adat an

Selasa, 17 Sep 2019 08:31Berita Sumut

Polres Tobasa Netral Diantara Dua Kubu

Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo mengatakan bahwa kehadiran BPODT, banyak masyarakat juga yang mendukung. Apabila ada yg menganggu dan berhenti maka banyak masyarakat sekitar Sibisa