Berguru dari Kisah Nabi Musa dan Khidir

Mtc Rabu, 10 Juli 2019 06:15 WIB
Hand Over
Ilustrasi Nabi Khidir melubangi kapal
MATATELINGA: Ilmu memiliki peran penting dalam menjalankan kehidupan. Apapun kegiatannya jika didasari dengan ilmu pasti akan bermanfaat. Terutama dalam melaksanakan sebuah ibadah, kita harus belajar dari ilmu para nabi.


Suatu ketika Nabi Musa AS bertemu dengan Nabi Khidir AS. Pertemuan tersebut merupakan teguran dari Allah SWT atas kelalaian Nabi Musa. Ketika itu Nabi Musa sedang bebicara di hadapan kaumnya dan mengatakan "Siapakah orang yang paling banyak ilmunya? Nabi Musa pun menjawab sendiri, 'Akulah orang yang paling banyak ilmunya'."

Maka dari itu Allah mempertemukan Nabi Musa kepada orang yang mempunyai ilmu yang lebih lebih tinggi darinya, yaitu Nabi Khidir AS. Nabi Khidir pun memberikan syarat jika ingin belajar kepadanya.

Syaratnya hanya satu, selama berguru dengan Nabi Khidir, Nabi Musa harus bisa bersabar ketika melihat keanehan-keanehan yang akan terjadi. Melihat persyaratan yang tidak begitu sulit, akhirnya Nabi Musa pun mengikuti perkataan Nabi Khidir.

Ilmu yang diberikan Nabi Khidir kepada Nabi Musa merupakan contoh dari Ilmu Ma'rifat. Ketika sedang bersama, Nabi Musa melihat Nabi Khidir sedang melubangi kapal yang yang sebelumnya mereka tumpangi dengan gratis. Hasilnya kapal milik seorang nelayan itu bocor dan tidak bisa ditumpangi lagi.

Nabi Musa pun bertanya, "Kapal ini telah mengangkut kita tanpa meminta imbalan, tetapi kenapa engkau sengaja melubangi kapal mereka?"

Nabi Khidir pun menjawab, seperti yang terdapat pada Alquran Surat Al-Kahfi Ayat 72-73. "Bukankah aku telah berkata, sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sabar bersamaku. Musa berkata janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku."


Nabi Khidir pun memaafkan kelalaian Nabi Musa atas perjanjiannya di awal. Kemudian keduanya melanjutkan perjalanan dan bertemu dengan seorang anak yang sedang bermain dengan teman-temanya. Kemudian Nabi Khidir menghampiri salah satu anak dan membunuhnya.

Melihat kejadian aneh ini, Nabi Musa pun bertanya, "Mengapa kamu membunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang mungkar." (QS. Al - Kahfi : 74)

Kemudian Nabi Khidir menjawab seperti pada ayat selanjutnya. "Bukankah sudah aku katakan kepadamu bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat sabar bersamaku." (QS Al-Kahfi : 75)

Maka keduanya kembali melanjutkan perjalanannya hingga Sampailah pada suatu desa. pada desa tersebut terdapat rumah warga yang hampir roboh temboknya. Dengan inisiatif, Khidir pun membetulkan tembok yang hampir rubuh tadi.

Setelah kejadian yang membuat banyak Nabi Musa bertanya-tanya. Kemudia Nabi Khidir pun menjelaskan maksud dan tujuannya. Ketika Nabi Khidir melubangi perahu yang menjadi tumpangannya secara gratis, sebenarnya Nabi Khidir mengetahui akan ada perompak yang menjarah kapalnya di perjalanan nanti.

Kemudian khidir pun menjelaskan alasan dirinya membunuh anak yang sedang bermain bersama temannya. Menurutnya anak kecil itu merupakan anak nakal dan jahat ketika besar kelak. Mungkin membunuh anak itu merupakan hal terbaik untuk mencegah kemungkaran. Dan hal yang perlu dipahami adalah ketika Nabi Khidir melakukan semua tindakan di atas, semata-mata itu adalah perintah Allah SWT.


Selanjutnya ketika Nabi Khidir membangun tembok yang ingin roboh sebenarnya itu adalah harta warisan untuk anak yatim yang harus dijaga. Namun ketika sedang membangun, Khidir pun berkata dalam QS Al Kahfi 77- 78, Khidir berkata bahwa, melalui tangannya, dia menegakkan dinding itu. Musa berkata, jika kamu mau, niscaya kamu mengambil upah untuk itu. Khidir berkata, inilah perpisahan antara aku dengan kamu.

"Ada pelajaran berharga yang bisa diambil dari kisahnya Nabi Musa yang belajar dengan Nabi Khidir yakni tentang akhlak dan tentang ilmu hakikat. Kita harus bersikap sopan dan santun pada ulama dan orang yang lebih tua," ujar Ustadz Ahmad Firdaus, Pengajar Pondok Pesantren Nurul Hijrah, saat kami hubungi.

(Mtc/Okz)
Editor: Fajar

Sumber: Okezone

T#g:Berita IslamiblibliMatatelingaTerkinimatatelinga.commatatelinga com
Komentar
Sabtu, 20 Jul 2019 05:10Berita Sumut

Ketua IAD Wilayah Sumut : Kita Harus Mengurangi Penggunaan Plastik

Keprihatinan atas pemanasan global dan predIkat Indonesia sebagai salah satu negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejari Medan, Kejari Belawan dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumut menggelar ac

Jumat, 19 Jul 2019 23:00Nasional

Kombes Argo Yuwono: Hasil Tes Urine Nunung Positif Narkoba

Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Jul 2019 22:45Nasional

Berlangsung Dramatis, Pengamanan Jama'ah Haji Asal Indonesia yang Diduga Tersesat, Viral

eorang jama'ah haji asal Indonesia diduga tersesat di Tanah Suci, Makkah

Jumat, 19 Jul 2019 22:30Nasional

lagi, Kini Giliran Papua di Guncang Gempa 3,4 SR

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,4 mengguncang Kabupaten Teluk Bintuni

Jumat, 19 Jul 2019 22:15Nasional

Kembali Terjaring, Kini Giliran Komedian Nunung Diciduk Polisi

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Jul 2019 22:00Internasional

Telan Ekstasi, Bocah 3 Tahun Kritis

Seorang gadis berusia tiga tahun yang sedang berlibur di Ibiza harus berjuang hidup setelah dilaporkan mengonsumsi narkoba jenis pil ekstasi

Jumat, 19 Jul 2019 21:45Bola

Bayern Munich Bidik Leroy Sane

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, berharap Leroy Sane tak pergi pada bursa transfer musim panas ini

Jumat, 19 Jul 2019 20:46Nasional

Aster Panglima TNI : Aksi Bela Negara Tingkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat

Kegiatan aksi bela negara yang dilaksanakan saat ini adalah salah satu program yang bertujuan untuk membantu pemerintah guna meningkatkan ketahanan pangan di masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat Kabupaten Cianjur.

Jumat, 19 Jul 2019 20:31Berita Sumut

Putri Indonesia Pariwisata Kagumi Batik dan Songket Medan

Putri Indonesia Pariwisata 2018, Wilda Octaviana Situngkir mengunjungi Maharani Galeri di Jalan Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Medan Baru

Jumat, 19 Jul 2019 20:16Berita Sumut

Pekerja Kecebur Kedalam Kuali Besar, Badannya Melepuh Seluruhnya

Seorang pekerja perebusan Ikan Teri di pergudangan perikanan Gabion Belawan masuk ke dalam wajan /Kualu besar yang dipergunakan perebusan Ikan Teri

Jumat, 19 Jul 2019 20:01Berita Sumut

Wali Kota Apresiasi Penghijauan Yang Diinisiasi Kejari Medan & Belawan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan H M Husni menanam 25 bibit pohon trembesi dan mahoni di Taman Cadika Pramukia, Jalan Karya Wisata

Jumat, 19 Jul 2019 19:46Berita Sumut

Temui Gubsu, Idaham Tawarkan Air Bersih Untuk Warga Medan

Wali Kota Binjai HM Idaham menawarkan penjualan air curah yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtasari Binjai untuk memenuhi kebutuhan air bagi pelanggan PDAM Tirtanadi Medan. Tawaran

Jumat, 19 Jul 2019 19:31Berita Sumut

Lagi, 27 Pejabat Struktural Eselon III & IV Pemko Medan Dilantik

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekda Kota Medan Ir Wiriya Al Rahman MM melantik 27 pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemko Medan

Jumat, 19 Jul 2019 19:16Berita Sumut

Pembinaan Keluarga Sejahtera Pertama di Indonesia

Ketua TP PKK Kota Binjai, Hj Lisa Andriani Idaham, saat mengunjungi Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) didamping Ketua GOPTKI, Nani Timbas, jajaran SKPD, yang turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara

Jumat, 19 Jul 2019 19:01Berita Sumut

Harap Hubungan Medan & Bosnia Herzegovina Dipererat Melalui Sister City

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi berharap hubungan Indonesia, khususnya Kota Medan dengan Bosnia-Herzegovina dapat terus berjalan baik dalam berbagai hal. Dengan demikian sinergitas yang t

Jumat, 19 Jul 2019 18:38Berita Sumut

Pengendara Sepeda Motor Nyaris Tewas di Timpa Pohon Besar

Hujan deras dan angin kencang melanda kota Medan, salah seorang pengendara sepeda motor tertimpa pohon ukuran besar di Jalan Persimpangan Jalan Imam Bonjol - Sudirman, saat hujan deras ditambah petir yang melanda Kota Medan