• Home
  • Lifestyle
  • Cemburu Nabi Ayub Dipuji Malaikat, Begini Jahatnya Iblis

Cemburu Nabi Ayub Dipuji Malaikat, Begini Jahatnya Iblis

Mtc Selasa, 09 Juli 2019 08:15 WIB
Hand Over
Ilustrasi
MATATELINGA: Nabi Ayyub adalah cucu dari Nabi Ishaq bin Ibrahim AS. Seluruh umat manusia mengenal beliau sebagai sosok seorang Nabi Allah yang memiliki tingkat kesabaran yang paling tinggi dalam menghadapi cobaan dari Allah SWT.


Kekurangan harta benda, menderita sakit yang berkepanjangan, bahkan kehilangan nyawa anak-anak beliau. Namun itu tidak dapat meruntuhkan benteng keimanan Nabi Ayub AS. Justru sebaliknya, semua itu semakin menambahkan cinta dan ketaatannya kepada Allah SWT.

Beliau senantiasa beribadah kepada Allah dalam keadaan suka maupun duka, sehat maupun sakit, dan kaya maupun miskin. Lalu bagaimana kisah selanjutnya? Beriku telah kami rangkum dari berbagai sumber, Senin (8/7/2019).

Di negeri tempatnya berpijak beliau dan keluarganya dikenal sebagai orang yang kaya-raya lagi dermawan. Harta yang melimpah ruah, rumah, dan gedung-gedung indah yang dimilikinya, perhiasan emas dan perak, serta tanaman dan hasil bumi yang dihasilkannya, tidak menjadikan beliau sombong dan angkuh.

Justru beliau dan keluarga (istri dan anak-anaknya) selalu membantu orang-orang fakir yang miskin, anak-anak yatim, dan janda-janda tua yang hidupnya serba kekurangan.

Oleh karena itu, tidak ada satu orang pun dari penduduk setempat yang meminta bantuan kepada keluarga Nabi Ayub pulang dengan tangan hampa. Tidak heran, apabila seluruh orang memuji atas kebaikkan dan kedermawanan beliau.

Sanjungan tersebut tidak hanya datang dari golongan manusia, bahkan para malaikat pun turut memuji amal saleh yang dilakukan oleh Nabi Ayub AS.


Nabi Ayub dikenal sebagai nabi yang sangat kuat keimananya. Iblis merasa cemburu dan sakit hati mendengar pujian malaikat terhadap kekuatan iman Nabi Ayub.

Iblis berusaha merayu Nabi Ayub agar meninggalkan perintah Allah. Namun, hal itu tidak berhasil.

Iblis menemui Allah dan berkata, "Ya Allah, Ayub itu sebenarnya tidak ikhlas sujud kepada-Mu. Dia hanya menginginkan nikmat kekayaan dan anak sebagai pewarisnya."

Allah ingin membuktikan bahwa Nabi Ayyub memang seorang yang beriman, sabar, dan tabah dalam menghadapi segala ujian. Kemudian, Allah memberikan izin kepada iblis untuk menghasut Ayub agar lalai beribadah.

Iblis memusnahkan seluruh harta benda Nabi Ayub. Nabi Ayub pun menjadi bangkrut. Kemudian iblis merobohkan rumah Nabi Ayub. Seluruh anak-anak Nabi Ayub yang berada di dalam rumah meninggal. Kemudian, iblis menyamar sebagai seorang lelaki.

Iblis itu berkata kepada Nabi Ayub. "Tiada berguna engkau rajin beribadah karena Allah Yang Maha Kuasa itu pun tidak mau menyelamatkanmu." Nabi Ayyub menjawab, "Wahai iblis, semua yang aku miliki selama ini adalah pinjaman dari Allah saja. Kini sudah tiba saatnya Allah mengambilnya. Hanya Allah yang berkuasa atas segalanya."

Iblis sangat marah, dia menemui Allah lagi dan menyatakan kekecewaannya. Untuk ketiga kalinya, Allah memberikan izin kepada iblis untuk mengganggu kesehatan Nabi Ayub. Iblis memasukkan sesuatu penyakit yang tidak ada obatnya ke dalam tubuh Nabi Ayub

Nabi Ayub menahan rasa sakit selama bertahun-tahun. Namun, segala rasa sakit tidak menghalangi ibadah Nabi Ayub. Penyakit Nabi Ayyub semakin lama semakin parah. Sekalipun demikian, ia tetap tabah dan menerimanya sebagai cobaan dari Allah SWT.


Keimanannya kepada Allah tidak berkurang sedikitpun, justru beliau semakin rajin beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Iblis sangat kecewa dan tidak puas dengan ketabahan Nabi Ayub. Dengan demikin usaha iblis menjadi sia-sia.

Penyakit Nabi Ayub sangat parah sehingga ia hanya dapat berbaring. Semakin lama kondisinya semakin memburuk. Penyakit ini ia derita sudah 18 tahun.

Masyarakat di sekitarnya melupakan kedermawanan Nabi Ayub. Selama beliau sakit, seluruh penduduk disekitarnya mengasingkan dirinya. Hanya istrinya yang mengurus segala keperluan Nabi Ayub.

Namun, iblis selalu menghasut istri Nabi Ayub yang bernama Rahmah. Iblis membisikkan kebencian ke dalam hati istri Nabi Ayub. Pada suatu hari, istri Nabi Ayub mengatakan hal-hal yang menyakiti Nabi Ayub. Hingga beliau pun sangat sedih.

Ia bersumpah apabila ia sembuh kelak, ia akan memukul istrinya sebanyak 100 kali. Pada saat kondisi Nabi Ayub semakin lemah, Allah menurunkan wahyu kepadanya, "Hentakanlah kakimu sehingga muncul air yang sejuk untuk mandi dan minum."

Nabi Ayub menghentakan kakinya ke tanah sehingga air keluar. Air tersebut digunakan untuk mandi dan minum Nabi Ayyub. Tidak lama kemudian, tubuh Nabi Ayub kembali sehat. Bahkan. Ia lebih sehat dan kuat dibanding sebelumnya.

Setelah sembuh, istri Nabi Ayub kembali kepada suaminya. Nabi Ayub teringat dengan sumpahnya. Namun, ia tidak sampai hati memukul istrinya. Oleh karena itu, ia tidak dapat memenuhi sumpahnya. Setelah itu, turunlah perintah Allah agar Nabi Ayub melaksanakan sumpahnya. Ia diperintah memukul istrinya menggunakan 100 helai rumput yang diikat.


Kisah Nabi Ayub ini telah diceritakan dalam Alquran Surat Shaad ayat 41-44 yang artinya, "Dan ingatlah akan hamba Kami Ayub ketika ia menyeru Tuhannya, "Sesungguhnya aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan."

"Hantamkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum." Dan Kami anugrahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran.

Kesabaran Nabi Ayub dapat dijadikan contoh bagi kita. Sebaiknya kita tidak cepat mengeluh pada saat menghadapi kesusahan dan hidup. Meskipun berbagai musibah terus menimpa, Nabi Ayub tetap tabah dalam menghadapinya.

(Mtc/Okz)
Editor: Fajar

Sumber: Okezone

T#g:blibliKajian IslamiMatatelingaSifat IblisTerkinimatatelinga.commatatelinga com
Komentar
Sabtu, 20 Jul 2019 05:10Berita Sumut

Ketua IAD Wilayah Sumut : Kita Harus Mengurangi Penggunaan Plastik

Keprihatinan atas pemanasan global dan predIkat Indonesia sebagai salah satu negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejari Medan, Kejari Belawan dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumut menggelar ac

Jumat, 19 Jul 2019 23:00Nasional

Kombes Argo Yuwono: Hasil Tes Urine Nunung Positif Narkoba

Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Jul 2019 22:45Nasional

Berlangsung Dramatis, Pengamanan Jama'ah Haji Asal Indonesia yang Diduga Tersesat, Viral

eorang jama'ah haji asal Indonesia diduga tersesat di Tanah Suci, Makkah

Jumat, 19 Jul 2019 22:30Nasional

lagi, Kini Giliran Papua di Guncang Gempa 3,4 SR

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,4 mengguncang Kabupaten Teluk Bintuni

Jumat, 19 Jul 2019 22:15Nasional

Kembali Terjaring, Kini Giliran Komedian Nunung Diciduk Polisi

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Jul 2019 22:00Internasional

Telan Ekstasi, Bocah 3 Tahun Kritis

Seorang gadis berusia tiga tahun yang sedang berlibur di Ibiza harus berjuang hidup setelah dilaporkan mengonsumsi narkoba jenis pil ekstasi

Jumat, 19 Jul 2019 21:45Bola

Bayern Munich Bidik Leroy Sane

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, berharap Leroy Sane tak pergi pada bursa transfer musim panas ini

Jumat, 19 Jul 2019 20:46Nasional

Aster Panglima TNI : Aksi Bela Negara Tingkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat

Kegiatan aksi bela negara yang dilaksanakan saat ini adalah salah satu program yang bertujuan untuk membantu pemerintah guna meningkatkan ketahanan pangan di masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat Kabupaten Cianjur.

Jumat, 19 Jul 2019 20:31Berita Sumut

Putri Indonesia Pariwisata Kagumi Batik dan Songket Medan

Putri Indonesia Pariwisata 2018, Wilda Octaviana Situngkir mengunjungi Maharani Galeri di Jalan Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Medan Baru

Jumat, 19 Jul 2019 20:16Berita Sumut

Pekerja Kecebur Kedalam Kuali Besar, Badannya Melepuh Seluruhnya

Seorang pekerja perebusan Ikan Teri di pergudangan perikanan Gabion Belawan masuk ke dalam wajan /Kualu besar yang dipergunakan perebusan Ikan Teri

Jumat, 19 Jul 2019 20:01Berita Sumut

Wali Kota Apresiasi Penghijauan Yang Diinisiasi Kejari Medan & Belawan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan H M Husni menanam 25 bibit pohon trembesi dan mahoni di Taman Cadika Pramukia, Jalan Karya Wisata

Jumat, 19 Jul 2019 19:46Berita Sumut

Temui Gubsu, Idaham Tawarkan Air Bersih Untuk Warga Medan

Wali Kota Binjai HM Idaham menawarkan penjualan air curah yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtasari Binjai untuk memenuhi kebutuhan air bagi pelanggan PDAM Tirtanadi Medan. Tawaran

Jumat, 19 Jul 2019 19:31Berita Sumut

Lagi, 27 Pejabat Struktural Eselon III & IV Pemko Medan Dilantik

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekda Kota Medan Ir Wiriya Al Rahman MM melantik 27 pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemko Medan

Jumat, 19 Jul 2019 19:16Berita Sumut

Pembinaan Keluarga Sejahtera Pertama di Indonesia

Ketua TP PKK Kota Binjai, Hj Lisa Andriani Idaham, saat mengunjungi Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) didamping Ketua GOPTKI, Nani Timbas, jajaran SKPD, yang turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara

Jumat, 19 Jul 2019 19:01Berita Sumut

Harap Hubungan Medan & Bosnia Herzegovina Dipererat Melalui Sister City

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi berharap hubungan Indonesia, khususnya Kota Medan dengan Bosnia-Herzegovina dapat terus berjalan baik dalam berbagai hal. Dengan demikian sinergitas yang t

Jumat, 19 Jul 2019 18:38Berita Sumut

Pengendara Sepeda Motor Nyaris Tewas di Timpa Pohon Besar

Hujan deras dan angin kencang melanda kota Medan, salah seorang pengendara sepeda motor tertimpa pohon ukuran besar di Jalan Persimpangan Jalan Imam Bonjol - Sudirman, saat hujan deras ditambah petir yang melanda Kota Medan