MARHABAN YA RAMADHAN
  • Home
  • Lifestyle
  • Di Berbagai Negara & Budaya, Definisi Keperawanan Berbeda-Beda, Yuk Simak Ulasannya

Di Berbagai Negara & Budaya, Definisi Keperawanan Berbeda-Beda, Yuk Simak Ulasannya

Mtc Sabtu, 16 Maret 2019 06:15 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA: Biasanya seseorang yang dikatakan masih perawan adalah yang memiliki selaput dara utuh. Selaput dara adalah selaput tipis yang menutupi lubang vagina seorang gadis dan biasanya akan robek pada hubungan seksual pertama.



Jadi, jika seorang gadis mengalami pendarahan setelah hubungan seksual, diasumsikan bahwa dia masih perawan dan juga tidak adanya pendarahan ditafsirkan sebagai tanda bahwa dia memiliki pengalaman seksual sebelumnya.

Meskipun makna biologis dari keperawanan adalah seseorang yang tidak pernah melakukan hubungan seksual. Namun di beberapa belahan dunia lain, keperawanan memiliki konsepnya masing-masing, simak ulasannya dilansir dari berbagai sumber:

Seks pranikah dipengarugi budaya

Seks pranikah di negara tertentu adalah hal biasa karena dipengaruhi oleh aspek budaya dan sosial. Kedua jenis kelamin sama-sama percaya diri dengan interaksi seks lawan jenis. Pendidikan seks yang diberikan berbeda dari negara lain. Banyak anak-anak sekolah menengah yang sudah melakukan hubungan seksual. Bahkan banyak pasangan yang sudah hidup serumah sebelum terjadinya pernikahan yang resmi.

Masih perawan selama belum menikah

Di bagian negara lainnya juga menganggap perempuan masih tetap perawan apabila dia belum menikah, sekalipun wanita tersebut adalah seorang pekerja seks. Karena menurut mereka hanya lewat pernikahanlah keperawanan tersebut hilang.



Tetap perawan setelah menikah

Ada pula negara di mana seorang wanita yang sudah menikah pun masih akan tetap dianggap seorang perawan apabila belum dikaruniai seorang anak. Karena prinsip di sana, keperawanan bukan hilang melalui hubungan seks tetapi dengan memiliki seorang anak.

Berikut ini adalah makna dan implikasi keperawanan dalam berbagai budaya di seluruh dunia:

1. Keperawanan dalam budaya Oriental

Meskipun sangat berbeda dengan agama, etnis dan geografi, budaya di sebagian besar Asia Selatan dan Tenggara memiliki sikap yang sama terhadap keperawanan seorang gadis. Pengalaman seksual benar-benar dilarang sebelum menikah. Dalam beberapa masyarakat Asia, keperawanan penting sebagai bentuk kontrol seksual.

Untuk semua alasan ini wanita di negara-negara Asia menunggu untuk melakukan hubungan seks, yaitu setelah menikah yang pada zaman modern ditetapkan secara hukum setelah 18 tahun. Sebuah artikel di The Economic Times menunjukan orang-orang di negara Asia kehilangan keperawanan mereka pada usia yang jauh lebih tua daripada mereka yang di Barat. Warga Malaysia adalah yang tertua yang kehilangan keperawanan mereka pada usia 23 tahun, diikuti oleh India pada 22, Singapura pada 22, Cina pada 22, Thailand pada 20, Thailand pada 20, Hong Kong pada 20 dan Jepang pada 19 tahun yang sedikit lebih rendah. Itu menunjukan fakta bahwa keperawanan masih sangat dihargai dalam budaya Oriental.



2. Budaya Islam

Sekali lagi budaya Islam secara luas dibedakan berdasarkan bahasa, geografi, dan etnis. Tetapi karena hampir semua mengambil hukum sosial dan moral mereka dari kitab suci Al-Quran Islam. Maka pada masyarakat Islam, jika seorang gadis kehilangan keperawanannya sebelum menikah, keluarganya diizinkan oleh hukum negara untuk menghukumnya secara fisik dan bahkan membunuhnya. Ini karena gagasan tentang kehormatan dan rasa malu keluarga terkait dengan keperawanan seorang gadis. Hubungan seksual pranikah disebut sebagai Zina dalam Hukum Syariah yang ditafsirkan dari Al-Qur'an dan Hadits.

3. Budaya Afrika

Masyarakat tradisional Afrika juga sangat menekankan keperawanan wanita sebelum menikah. Dalam masyarakat Afrika, keperawanan adalah sesuatu yang bisa dibanggakan. Dampak dari hilangnya keperawanan sebelum menikah, anak perempuan harus menghadapi penolakan sosial, pengucilan dari keluarga jika bukan hukuman fisik. Dan menegakkan keperawanan sebelum menikah adalah salah satu cara untuk mencegah penyebaran AIDS dan kehamilan remaja.

4. Budaya Katolik

Budaya Amerika Selatan sebagian besar beragama Katolik tetapi negara-negara seperti Brasil jauh lebih menerima hubungan seksual pra-nikah; di sini tidak penting bagi anak perempuan untuk menjadi perawan sebelum menikah. Pemisahan yang sama antara jenis kelamin dan agama dapat dilihat dalam budaya Katolik lainnya seperti di Italia, Prancis, Belgia yang masih mendukung gadis menjadi perawan sampai menikah.



5. Budaya barat modern

Pemisahan agama dan seksualitas dalam budaya Barat modern, bahwa keperawanan tidak lagi diidolakan. Emansipasi wanita yang lebih besar telah menempatkan pilihan seksual di tangan wanita itu sendiri. Di negara-negara seperti AS, Kanada, Australia, Skandinavia dan kawasan Eropa Barat lainnya, perempuan memiliki kebebasan untuk melakukan hubungan seks kapan dan dengan siapa mereka inginkan. Memang dalam banyak masyarakat ini, seorang gadis atau pria yang masih perawan hingga menikah dianggap agak aneh.

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:blibliBudayaDefenisi KeperawananKeperawananMatatelingaTerkiniVirginwanita
Komentar
Minggu, 19 Mei 2019 13:46Berita Sumut

Rumah Tanpa Penghuni di Lalap Sijago Merah

Warga dikejutkan kobaran api dari salah satu rumah tanpa penghuninya yang berada di Jalan Sei Berantas, Lingkungan III, Kelurahan Babura Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (19/5/2019).

Minggu, 19 Mei 2019 13:30Internasional

Tumpukan Sandal Bekas Penuhi Pulau Cocos

Sebelah selatan Pulau Jawa di kawasan Samudra Hindia "pantai yang belum terjamah", tersapu jutaan sepatu plastik dan sandal-sandal bekas ditemukan di antara puing-puing sampah.

Minggu, 19 Mei 2019 12:19Nasional

BNN Amankan 50 Kg Sabu dan 23 Ribu Butir Ekstasi

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berhasil mengamankan barang bukti narkotika berupa 50 kg sabu dan 23 ribu butir pil ekstasi dalam tindakan pengejaran terhadap pelaku penyelundup narkotika asal Malaysia di wilayah Dumai, Riau.

Minggu, 19 Mei 2019 11:26Berita Sumut

Polrestabes Medan Gelar Patroli Skala Besar

Guna mengantisipasi adanya gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polrestabes Medan menggelar patroli skala besar, di sejumlah lokasi di wilayah Medan, Sabtu (19/5/2019).

Minggu, 19 Mei 2019 08:45Berita Sumut

Razia Pekat Pemkab. Asahan Jaring 12 Orang

Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Sat.Pol.PP dan Dinas Sosial melakukan razia penyakit masyarakat ( Pekat )

Minggu, 19 Mei 2019 08:15Internasional

Jalani Puasa di Amerika Serikat, Begini Suasananya

Menjalani ibadah puasa di Amerika Serikat tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Yang membedakan

Minggu, 19 Mei 2019 08:00Bola

Presiden Juventus: Pecat Allegri, Itu Keputusan Tersulit

Presiden Juventus, Andrea Agnelli, menyebut tindakan timnya untuk berpisah dengan Massimiliano Allegri

Minggu, 19 Mei 2019 07:45Aceh

Di Lanud Sultan Iskandar Muda, 7 Pesawat Tempur Prancis Mendarat Darurat, Ada Apa...

7 pesawat tempur Angkatan Laut Perancis jenis Rafale mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda

Minggu, 19 Mei 2019 07:30Ekonomi

Mendag: Produk Kertas, Potensi Ekspor yang Bakal Meningkat ke Chili

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menilai, kertas menjadi salah satu produk ekspor Indonesia

Minggu, 19 Mei 2019 07:15Nasional

Tinggal Sendirian, Seorang Kakek Renta Ditemukan Tewas Membusuk

Kasman, seorang kakek berusia 70-an yang hidup sendirian dan jarang dijenguk oleh keluarganya

Minggu, 19 Mei 2019 07:00Lifestyle

Mohon Keturunan, Ini Doa Khusus yang Dipanjatkan Para Nabi

Setiap pasangan yang sudah menikah pasti mengharapkan kehadiran seorang anak. Dengan kehadiran seorang anak

Minggu, 19 Mei 2019 06:45Lifestyle

Sulit Bangun Sahur, Yuk Intip Tips Jitunya

Selama bulan Ramadan umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa. Tentunya sebelum menjalankan ibadah puasa

Minggu, 19 Mei 2019 06:30Lifestyle

Viral Tren Make-up Mata Kucing, Selebriti Dunia Tak Mau Ketinggalan

Make-up adalah seni menuangkan kreativitas ke wajah. Selain untuk menambah kecantikan, make-up

Minggu, 19 Mei 2019 06:15Bola

Josep Guardiola: Musim Ini Luar Biasa

Manchester City resmi menjadi kampiun Piala FA 2018-2019 setelah menaklukkan Watford

Minggu, 19 Mei 2019 06:00Bola

Final Piala FA, Manchester City Sabet Treble Winners Musim Ini

Manchester City mengusung misi untuk meraih trofi domestik ketiganya pada musim 2018-2019

Sabtu, 18 Mei 2019 22:20Nasional

Bakamla Siapkan Personel Awak Kapal 80 Meter

Kepala Biro Sarana dan Prasarana Bakamla Laksma Bakamla Amrein, S.E. membuka kegiatan Pendidikan, Pelatihan, dan Familiarisasi Calon Awak Kapal Patroli Bakamla 80 Meter di Galangan PT Citra Shipyard, Tanjung Uncang, Batam, kemarin