• Home
  • Lifestyle
  • Garam Memang Bikin Enak Masakan, Tapi Jika Berlebihan Tentu Mengganggu Kesehatan. Faktanya Begini

Garam Memang Bikin Enak Masakan, Tapi Jika Berlebihan Tentu Mengganggu Kesehatan. Faktanya Begini

Fidel W Sabtu, 03 November 2018 09:30 WIB
Garam Memang Bikin Enak Masakan, Tapi Jika Berlebihan Tentu Mengganggu Kesehatan. Faktanya Begini / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: BAHAN yang satu ini sangatlah penting dan banyak digunakan untuk berbagai jenis makanan, agar memiliki cita rasa maksimal. Apalagi orang Indonesia, sepertinya hambar jika tidak menaruh garam dalam makanan keseharian mereka.

Jika Anda terbiasa dengan makanan kaleng dan olahan instan lainnya, pasti berisiko lebih besar karena telah mengonsumsi garam yang terlalu tinggi. Saat ini sebaiknya harus lebih mengurangi porsi garam dalam masakan Anda.

Karena asupan garam yang berlebihan dapat menyebabkan hipernatremia dan menjadi masalah kesehatan yang serius. Ada gejala-gejala yang harus Anda ketahui jika kandungan garam sudah berlebih di dalam tubuh, seperti yang dilansir dari The People Jumat (2/11/2018).

Sulit untuk berfikir jernih

Jika otak terasa berkabut, sering munculnya kebingungan, sulit untuk berkonsentrasi pada tugas sehari-hari, dan waktu reaksi sangat lambat, periksakan kadar natrium Anda dengan dokter. Garam yang berlebihan tidak hanya mempengaruhi otak Anda tetapi juga membuat kondisi tubuh mengalami lemah dalam jangka panjang.

Sering merasa haus

Sodium yang ditemukan dalam garam membantu menyeimbangkan cairan dalam tubuh kamu. Ketika makan terlalu banyak garam, tubuh akan membutuhkan lebih banyak cairan untuk membantu membersihkan sistem sehingga otot dan organ lain dapat berfungsi dengan baik.

Tubuh membengkak

Adanya pembengkakan ditubuh seperti bagian, pergelangan kaki, dan mata. Kondisi ketika tubuh Anda mulai mengandung air akibat asupan garam yang tinggi disebut edema dan harus diobati dengan diet yang teratur.

Batu ginjal

Menurut World Action on Salt and Health (WASH), "Terlalu banyak garam dapat meningkatkan jumlah protein yang ditemukan dalam urin Anda". Mengkonsumsi banyak garam membuat ginjal kamu bekerja lembur untuk mengeluarkannya dari tubuh. Ini dapat menyebabkan penyakit ginjal yang biasanya membuat buang air kecil lebih sering dengan kencing yang tampak transparan atau benar-benar bening.

Luka lambung

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Infection and Immunity, sakit maag hingga kanker pada hewan dan manusia ditemukan menjadi lebih umum ketika mengonsumsi garam lebih banyak.

Kram otot

Sodium potassium balance bertanggung jawab untuk kontraksi otot yang adekuat. Kekurangan kalsium kronis dapat menyebabkan tulang yang lemah, masalah dengan gigi, dan dapat menyebabkan perkembangan osteoporosisi.

Sering sakit kepala

Sakit kepala ringan persisten merupakan indikasi bahwa tubuh Anda mengalami dehidrasi, alasan yang tepat karena terlalu banyak mengandung garam. Kadang-kadang pembuluh darah yang diperluas karena tingkat tekanan darah tinggi juga memicu sakit kepala.

Merasa kembung

Retensi air adalah indikasi karena konsumsi garam yang terlalu tinggi. Edema merupakan istilah medis untuk akumulasi cairan ekstra di jaringan tubuh, maka cairan ekstra ini tidak hanya akan membuat Anda merasa kembung.
Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:garam
Komentar
Senin, 25 Mar 2019 18:54Berita Sumut

Bocah 9 Tahun Tewas Terpanggang di Langkat

Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah di Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (24/3) malam menyisakan luka yang sangat mendalam bagi korban. Tidak hanya kehilangan harta benda, mereka juga harus kehilangan salah satu anggota keluarganya.

Senin, 25 Mar 2019 17:14Berita Sumut

Korban Penyiraman Air Panas di Jalan S Parman Berharap Polisi Segara Tangkap Pelaku

Seorang korban penyiraman air panas bernama Sujito Suharjono alias A Huat (63) warga Jalan S Parman No 52 G Medan berharap agar pihak kepolisian menindak pelakunya. Mirisnya, pelaku merupakan tetangganya sendiri.

Senin, 25 Mar 2019 16:50Berita Sumut

Cabuli Tiga Anak Tetangga, Pria Uzur Ini Diboyong ke Kantor Polisi

Polsek Medan Kota mengamankan seorang pria uzur berusia 56 tahn berinisial PS warga Jalan Multatuli, Medan Maimun lantaran dilaporkan telah mencabuli tiga orang anak tetangganya. Pencabulan itu terungkap saat salah seorang korban mengadu ke orangtuanya.

Senin, 25 Mar 2019 16:35Berita Sumut

BMKG: Equinox Hanya Fenomena Biasa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantah kabar yang beredar yang menyebutkan fenomena Equinox dapat menyebabkan peningkatan suhu ekstrem, sehingga bisa berakibat sun stroke dan dehidrasi. BMKG menyebutkan fenomena Equinox ini merupak

Senin, 25 Mar 2019 16:20Berita Sumut

Pokja Bunda PAUD Sergai Dikukuhkan

Bupati Serdangbedagai mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se kecamatan di Sergai, di Aula Sultan Serdang, Senin (25/3). Kegiatan ini juga diselingi dengan Pendidikan dan Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi Gur

Senin, 25 Mar 2019 16:02Berita Sumut

Kunjungi Warkop Jurnalis, Parlindungan Purba Berbincang dengan Wartawan dan Sahuti Keluhan Pengemudi Taksi Online

Anggota DPD-RI asal Sumatra Utara, Parlindungan Purba mengunjungi warung jurnalis di Jalan Agus Salim Medan. Selain bersilaturrahmi dengan kalangan jurnalis, juga bertemu dengan sejumlah pengemudi taksi online, Senin (25/3/2019).

Senin, 25 Mar 2019 15:39Berita Sumut

Kapolres Asahan : Wartawan Harus Kompak dan Profesional

Dalam menjalin hubungan mitra kerja dengan insan jurnalis, Kapolres Asahan AKBP.Faisal Florentinus Napitupulu,SIK.MH senantiasa memberikan suasana baru dan mengayomi serta tidak membedakan satu sama lainnya. Hal tersebut dibuktikan AKBP.Faisal Florentinus

Senin, 25 Mar 2019 15:19Berita Sumut

Soekirman Motivasi Peserta UNBK SMK dan USBN SMP Kabupaten Serdang Bedagai

Bupati Serdangbedagai memantau pelaksanaan UNBK SMK dan USBN SMP di SMK Negeri 1 Perbaungan dan SMP Negeri 1 Perbaungan, Senin, 25 Maret 2019. Dalam kesempatan itu, Soekirman memotivasi para pelajar.

Senin, 25 Mar 2019 14:17Berita Sumut

Kajati Sumut Pimpin Acara Sertijab Aspidsus, Asdatun dan Kajari

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Fachruddin Siregar melalui Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Yudhi Sutoto memimpin acara serah terima jabatan Aspidsus, Asdatun dan Kajari di Wilayah Kerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (25/3/2019

Senin, 25 Mar 2019 14:00Berita Sumut

Tahun 2019, Hanya 25 SMK di Sumut yang Masih Gelar UNKP

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut, Arsyad Lubis mengatakan SMK di Sumatera Utara yang masih menjalani UNKP hanya sebanyak 25 sekolah. Dia mengatakan seluruhnya berada di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Senin, 25 Mar 2019 13:14Berita Sumut

Poldasu Bongkar Komplotan Perampok di Jalan Tol yang Nyaru Sebagai Polisi Narkoba

Personil Ditkrimum Polda Sumatera Utara meringkus 5 orang yang menjadi bagian dari komplotan perampok di jalan Tol. Dalam aksinya mereka menyaru sebagai polisi.

Senin, 25 Mar 2019 12:38Berita Sumut

Diresmikan Menteri BUMN, Tol Sei Rampah-Tebingtinggi Digratiskan Hingga 21 April 2019

Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan seksi 7 ruas jalan tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, Minggu (24/3/2019). Tol tersebut digratiskan hingga 21 April 2019 mendatang.

Senin, 25 Mar 2019 11:33Nasional

Akhyar Harap Porwil ke V Pemko Medan Hasilkan Atlet Berprestasi

Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan ke V Tahu 2019 resmi dibuka Wakil Wali Kota Ir.H Akhyar Nasution, M.Si di Sekolah Angkasa Medan, Sabtu (23/3). Digelarnya salah satu ajang bergengsi bagi atlet asal Kota Medan ini diharapkan menjadi bagian dari

Senin, 25 Mar 2019 11:16Berita Sumut

Binjai Selatan Juara Umum MTQ ke-50 Kota Binjai

Walikota Binjai, HM Idaham didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani Idaham, Sekda, M Mahfullah P Daulay, pimpin OPD, dan FKPD, menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 Tingkat Kota Binjai ,di Arena MTQ Jalan Bejomuna, Kelurahan Timban

Senin, 25 Mar 2019 10:58Nasional

Bakamla Kupang Bersama Tim SAR Gabungan Selamatkan Kapal Yacht Mati Mesin

Personel SPKKL Kupang Bakamla yang sedang tergabung dalam Tim SAR gabungan bersama Basarnas Kupang, Lantamal VII dan Bea Cukai, melakukan penyelamatan terhadap kapal Yacht Marakot yang sedang mengalami mati mesin di tengah gelombang laut tinggi.

Senin, 25 Mar 2019 10:39Berita Sumut

Kapal Pukat Trawl Masih Beroperasi, Nelayan Tradisional Kembali Resah

Sejak Pemerintah Republik Indonesia melalui Kepmen No.71 melarang kapal ikan pukat Trawl beroprasi maka nelayan tradisionil di Propinsi Sumatera Utara ini merasa gembira karena pendapatan mereka bertambah.