• Home
  • Lifestyle
  • Haru nan Pilu, Cuitan Aprilia Nur Azizah, 20 Hidup dengan Satu Mata di Medsos Sontak Viral

Haru nan Pilu, Cuitan Aprilia Nur Azizah, 20 Hidup dengan Satu Mata di Medsos Sontak Viral

Mtc Selasa, 19 Maret 2019 06:15 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA: Nama saya Aprilia Nur Azizah, 20tahun, dari Pangandaran, Jawa Barat.

Saya membutuhkan pekerjaan, apapun. Saya cacat fisik dari lahir, ekonomi keluarga kekurangan. Bekerja untuk diri sendiri, ingin mata palsu, dan membantu melunasi hutang orang tua.



Itulah postingan gadis yang kerap disapa Aya ini di Twitter. Dalam postingan tersebut, dia berusaha mencari pekerjaan bermodal ijazah SMK Negeri 1 Pangandaran jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) 2016.

Melengkapi CV tersebut, Aya pun menyebut pernah bekerja sebagai operator buruh pabrik, kasir barbershop, home industry, ART, dan banyak lainnya. Postingannya pun viral, dan kini sudah di retweet sebanyak 45ribu kali dan disukai 23,9 ribu netizen.



Tapi, bukan hanya pekerjaan yang dia dapatkan, Aya juga mendapatkan hadiah sebuah mata palsu dari salah seorang dermawan yang ingin dirahasiakan identitasnya. Bahkan, dermawan itu pun enggan mengungkapkan dirinya kepada Aya.

Wartawan pun mencoba menemui Aya langsung untuk mengetahui bagaimana kondisi yang sebenarnya dan melihat langsung proses pemasangan mata palsu Aya di daerah Jakarta Barat.

Rona bahagia mengisi wajahnya yang sayu. Perasaan senang tergambar dari wajahnya, suaranya yang ramah pun menjadi sambutan ketika tiba di Wijaya Protesa Klinik Mata Jakarta, Jakarta Barat. Aya datang bersama sanak saudaranya, termasuk ibu dan kakak kandungnya.



"Alhamdulillah, ternyata masih ada orang baik di dunia ini. Aya bahagia banget bisa mendapat bantuan ini dan bersyukur sekali banyak juga doa dan dukungan yang diberikan teman-teman netizen untuk Aya," ucapnya pada wartawan penuh haru.

Momen pemasangan mata palsu ini juga dianggap Aya sebagai momen yang cukup penting dalam hidupnya karena untuk pertama kalinya Aya melihat wajahnya lengkap dengan mata kanannya yang selama ini kosong".

Pemasangan mata palsu dilakukan secara profesional di Wijaya Protesa Klinik Mata Jakarta. Wartawan juga mendapat kesempatan langsung untuk melihat mata palsu yang akan dimasukan ke dalam rongga mata Aya.

"Tentunya ini steril dan bisa dilepas-pasang sama pemakainya. Sifatnya permanen, tapi tentu perlu adanya maintanence yang baik supaya kualitas mata palsunya tetap bagus," terang Abadi Wijaya, selaku owner Wijaya Protesa Klinik Mata Jakarta.

Proses pemasangan mata palsunya sangat sebentar. Tidak ada 30 detik, Aya sudah memiliki mata palsu di sisi kanan matanya. Wartawan pun berhasil melihat langsung proses penempelan mata palsu Aya.



Terlihat di sana, wajah Aya benar-benar bahagia. Senyumnya terbuka lebar dan ucapan 'Alhamdulillah' langsung keluar dari mulutnya. Dia pun coba beradaptasi dengan mata barunya tersebut dan kalimat ini yang keluar setelahnya, "Enggak terbiasa ada sesuatu di sisi kanan, sekarang ada. Alhamdulillah," katanya lantas semua tertawa. Aya pun dipersilahkan melihat wajahnya yang baru. Jalannya perlahan menuju kaca yang berada di sudut ruangan kecil di dalam klinik. Saat Aya bercermin, terlihat ekspresi bahagia yang tidak bisa ditutupi. Dia terus memegang bagian bawah matanya sambil melihat ke arah cermin. Apa yang dia impikan sekarang benar-benar ada di wajahnya. Mimpi Aya satu per satu terwujud.



"Ini saya dapat sumbangan dari hamba Allah. Saya sama sekali tidak tahu siapa donatur yang mau memberikan sedikit hartanya untuk saya. Yang jelas, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk orang tersebut. Semoga selalu sehat dan dilindungi selalu oleh Allah SWT," ucap Aya.

Kepada wartawan, Aya menyampaikan mimpi besarnya yang masih belum tercapai. "Mimpi aku, aku mau bikin lapangan pekerjaan baru di kampung aku di Pangandaran. Aku mau teman-teman di kampung sana bisa tetap di kampung tapi bisa sukses. Aku nggak mau ada orang yang punya nasib sama kayak aku. Aku mau berbuat sesuatu untuk mereka," terang Aya.



Selain itu, dia juga ingin mendirikan layanan pendidikan buat anak-anak di desanya. Sebab, menurut Aya masih banyak anak-anak di kampungnya yang berpendidikan rendah. Sekali lagi, alasannya adalah dia tak ingin ada Aya yang lain. Ada satu pesan yang ingin disampaikan Aya untuk orang-orang yang bernasib sama dengannya.



"Tunjukin ke diri kamu sendiri kalau kamu bisa dan mampu. Jangan pernah minder. Lalu, jangan pernah putus asa. Teman-teman, rezeki itu sudah ada yang ngatur dan bisa datang dari mana saja. Kerja keras juga penting untuk bisa gapai mimpi kalian," tutur Aya lantas tersenyum.

Terima kasih Aya sudah memberikan semangat dan mengajarkan rasa bersyukur. Semoga bisa terus menebarkan kebaikan dan kebahagiaan.

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:Aprilia Nur Azizahblibligaya hidupHidup Dengan Satu MataMatatelingaTerkini
Komentar
Minggu, 21 Apr 2019 23:30Bola

Hantam 4-0, Everton Permalukan Manchester United

Everton memetik kemenangan telak dengan skor 4-0 kala menjamu Manchester United di Goodison Park dalam laga lanjutan Liga Inggris 2018-2019

Minggu, 21 Apr 2019 23:15Nasional

Gelar Coblos Ulang, Prabowo-Sandi Tetap Menang

Memiliki jumlah suara terbanyak di Banten pada hitungan versi quick count, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Minggu, 21 Apr 2019 23:00Bola

Begini Pembelaan Valverde Usai Coutinho Kembali Dicemooh Penggemar Barcelona

Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho, kembali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari penggemar di Stadion Camp Nou di laga kontra Real Sociedad,

Minggu, 21 Apr 2019 22:45Nasional

Jokowi-Ma'ruf 54,03%, Prabowo-Sandi 45,97% di Hasil Akhir Quick Count Konsepindo

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Minggu, 21 Apr 2019 22:30Nasional

Polisi Bekuk Pelaku Pembakaran Surat Suara

im Gabungan Polda Jambi bersama Polres Kerinci akhirnya berhasil mengungkap kasus pembakaran kotak surat suara pemilihan umum di TPS 1, 2, dan 3 Desa Koto Padang

Minggu, 21 Apr 2019 22:15Bola

Tak Puas Juara Liga Italia 2018-2019, Massimiliano Allegri Bidik Scudetto

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, tak mau cepat berpuas diri usai mengantar Si Nyonya Tua merengkuh gelar juara Liga Italia 2018-2019

Minggu, 21 Apr 2019 22:00Nasional

Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban, Indonesia Kecam Serangan Bom di Sri Lanka

Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka. Serangan bom yang terjadi, Minggu (21/4/2019) sekira pukul 09.00 waktu setempat

Minggu, 21 Apr 2019 21:30Nasional

Di 2 TPS, KPU Tangsel Gelar Pemungutan Suara Ulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersiap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU)

Minggu, 21 Apr 2019 21:15Lifestyle

Belum Tentu Dimiliki Pria, Berikut 5 Kelebihan Ini Dimiliki oleh Wanita

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini turut pula didasari oleh jenis kelamin

Minggu, 21 Apr 2019 21:00Nasional

Tinggi Kolom Abu Vulkanis 3.000 Meter, Gunung Agung Terus Alami Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 18.56 Wita.

Minggu, 21 Apr 2019 20:45Nasional

Terus Bergeming, Kini Giliran Anggota KPPS di Sulut Meninggal Dunia

Pasca-Pemilu Serentak 2019, banyak anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa wilayah di Indonesia meninggal dunia karena kelelahan usai menjalankan tugas.

Minggu, 21 Apr 2019 20:35Nasional

Tim Relawan Jokowi - Ma'ruf Amin Gelar Sukuran

Menyambut kemenangan pasangan calon 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar acara syukuran. Acara syukuran dilakukan dengan potong tumpeng

Minggu, 21 Apr 2019 20:30Lifestyle

Buka Perban, Syahrini Ketiban Lemari Hingga Terluka

Syahrini memamerkan kondisi telapak kakinya yang diperban karena ketiban lemari parfum sang suami, Reino Barack

Minggu, 21 Apr 2019 19:34Nasional

Bawaslu Cabut Izin PT Prawedanet AliansiSelaku Pemantau Pemilu

Salah satu lembaga pemantau pemilu yakni PT Prawedanet Aliansi Teknologi lantaran melakukan hal yang melanggar prinsip sebagai lembaga pemantauan, dicabut izinnya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Minggu, 21 Apr 2019 18:21Berita Sumut

Wali Kota Harap UKM Kota Medan Manfaatkan Momentum Industri 4.0

Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin, S. M.Si, MH mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Gelar UKM dan Koperasi yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan sebagai bagian dari apresiasi dan promosi terhadap karya-karya penggiat UKM Kota

Minggu, 21 Apr 2019 18:06Nasional

Gunung Agung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Vulkanik 3.000 Meter

Gunung Agung di Kabupaten Karangasen Provinsi Bali kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul Tinggi 18.56 WITA. Pos Pengamatan Gunung Agung melaporkan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 3.000 meter di atas puncak kawah atau 6.142 meter di atas