HUT ke 8 Matatelinga.com - Hanura
  • Home
  • Lifestyle
  • Hati Hati Terhadap Tikus, Dapat Menyebarkan 4 Penyakit

Hati Hati Terhadap Tikus, Dapat Menyebarkan 4 Penyakit

Mtc Minggu, 21 Juli 2019 19:23 WIB
Hand Over
Tikur Penyebar Penyakit
MATATELINGA, Jakarta:  Tikus memiliki kemampuan untuk memanjat dan kecepatan dalam berlari. Sebagian orang berpikir tikus merupakan binatang yang lucu dan menggemaskan. Biasanya tikus sengaja dibudidayakan sebagai pakan untuk hewan karnivora seperti ular.







Perlu Anda ketahui bahwa binatang pengerat lucu itu ternyata bisa membawa aneka penyakit mematikan pada manusia. Potensi penyakit tersebut akan semakin meningkat jika tikus itu hidup di lingkungan yang kotor seperti got, sungai, atau selokan.

Tentunya Anda harus selalu waspada jangan sampai diri Anda terserang penyakit yang ditularkan oleh hewan pengerat tersebut.








Dirangkum  dari berbagai sumber, tikus akan membagikan beberapa penyakit mematikan yang bisa ditularkan melalui tikus.

1.Cacar Monyet

Belum lama ini Indonesia sempat digemparkan dengan adanya virus cacar monyet yang tengah mewabah di Singapura. Penyakit ini awalnya terdapat di Kongo dan Nigeria, gejalanya sangat mirip dengan cacar air yakni berbentuk bintil kecil yang mengeluarkan air.

Jika didiamkan bintil air tersebut berubah menjadi bernanah dan menyebabkan benjolan di bagian leher, ketiak maupun selangkangan. Hal tersebut bisa terjadi karena adanya pembengkakan kelenjar getah bening. Cacar monyet ini bersumber dari hewan pengerat dan primata seperti tikus, tupai dan monyet yang terinfeksi.

2.Hantavirus

Penyakit ini ditemukan pada 1993 yang disebarkan oleh tikus.
Penyebaran penyakit ini melalui partikel urin, kotoran atau air liur
tikus. Seseorang juga bisa terinfeksi apabila menyetuh dan memakan
sesuatu yang pernah terkena tikus.


Gejala penyakit ini mirip dengan flu termasuk dengan demam, sakit
kepala, muntah, diare dan sakit perut. Jika didiamkan 4-10 hari kemudian
penderitanya akan merasa sesak karena mengalami penumpukan cairan dalam
paru-paru.


3.Pes

Penyakit Pes memang sangat erat dikaitkan dengan tikus. Penyakit
pes ini disebabkan oleh bakteri Yersina Pestisia yang dibawa oleh kutu
dan ditularkan oleh hewan pengerat. Penyakit ini tersebar di wilayah
yang padat penduduk dan ditandai dengan munculnya pembengkakkan kelenjar
getah bening di selangkangan, ketika atau leher.


Dalam beberapa kasus pes bisa menyerang paru-paru dan dengan mudah
menular kepada orang lain. Penyakit pes ini bisa menyebabkan komplikasi
serius yang berujung pada meningitis dan kematian.


4.Rat Bite Fever (RBF)


Sesuai dengan namanya, penyakit ini disebabkan karena digigit tikus.
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Spirillum Minus atau
Streptobacillus Moniliformis yang ditandai dengan gejala-gejala yang
tidak biasa.

Ciri utama RBF adalah demam, muntah, sakit kepala, nyeri otot,
nyeri sendi bahkan bisa sampai menimbulkan warna kemerahan pada kulit.
Selain gigitan, penyakit ini bisa juga ditularkan melalui makanan yang
terkontaminasi liur tikus.

Editor: Amrizal

Sumber: Okezone

T#g:Matatelingamatatelinga.commatatelinga comTerkinikesehatantikur sebarkan 4 penyakittikus berbahaya
Komentar
Senin, 14 Okt 2019 22:15Nasional

Kini Giliran Cak Imin Disambangi Prabowo Subianto

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, mengizinkan Gerindra bergabung dengan partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin

Senin, 14 Okt 2019 22:00Ekonomi

Sengitnya Perang Dagang AS-China, Wall Street Jatuh

Dipicu sengitnya kesepakatan perdagangan AS-China yang belum mencapai titik temu hingga saat ini

Senin, 14 Okt 2019 21:45Lifestyle

Sulli eks FX Tewas di Seutas Tali

Akhiri hidupnya dengan cara gantung diri di apartemen. Keputusan ini menurut kepolisian Seongnam Sujeong terjadi lantaran Sulli perempuan 25 tahun itu mengalami depresi

Senin, 14 Okt 2019 21:30Ekonomi

Kemenkue Tegur Ratusan Importir Bermasalah

Dianggap melanggar ketentuan baik peraturan pajak, ketentuan bea cukai, maupun peraturan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag)

Senin, 14 Okt 2019 21:15Internasional

MotoGP 2020, Yamaha Percaya Rossi Bakal Kembali Kompetitif

Berikan prediksi soal kiprah salah satu pembalapnya, yakni Valentino Rossi, di MotoGP musim 2020

Senin, 14 Okt 2019 21:00Nasional

Bea Cukai Hancurkan Ribuan Smartphone

Ribuan unit smartphone ilegal berbagai merek yang statusnya telah menjadi barang milik negara (BMN) kembali dimusnakan Bea Cukai Soekarno-Hatta

Senin, 14 Okt 2019 19:00Berita Sumut

Pekerja Hotel Soechi Kritis Terjatuh Dari Ketinggian 8 Meter

Seorang pekerja Hotel Soechi di Jalan Cirebon, Kecamatan Medan Kota harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Bunda, Senin (14/10/2019) sore. Pekerja yang diketahui bernama Irwansyah (21) warga Medan Johor itu dikabarkan kritis usai terjatuh dari

Senin, 14 Okt 2019 18:40Berita Sumut

Pelaku Curanmor Bonyok Diamuk Warga Medan Area

Seorang pemuda babak belur dihajar warga setelah gagal mencuri sepeda motor milik di Jalan AR. Hakim, Gang Langgar, Kecamatan Medan Area pada Minggu (13/10/2019) malam. Pelaku yang diamankan berinisial YS alias Yudi (20) warga Jalan Halat, Gang Bidan.

Senin, 14 Okt 2019 18:10Berita Sumut

Raker Sekda Diharapkan Sebagai Wadah Silaturahmi dan Penguatan Program Daerah

Rapat kerja Sekretaris Daerah (Raker Sekda) se- Sumatera Utara Tahun 2019 diharapkan dapat menjadi forum untuk saling berbagi informasi dan meningkatkan koordinasi serta sinergi guna mendukung tupoksi Sekda di seluruh kabupaten/kota dalam mewujudkan progr

Senin, 14 Okt 2019 17:55Berita Sumut

Kejati Sumut Eksekusi Ramadhan Pohan ke Lapas Tanjung Gusta

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akhirnya menjebloskan mantan calon Wali Kota Medan yang menjadi terpidana kasus penipuan, Ramadhan Pohan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan. Eksekusi dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang men

Senin, 14 Okt 2019 17:30Berita Sumut

Dibentuk Dinas P3APM, Kepengurusan FK PUSPA Dukung Kesejahteraan Perempuan & Anak

Pemko Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Medan membentuk Kepengurusan Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (FK-PUSPA) Kota Medan Masa Bakti 2019 - 202

Senin, 14 Okt 2019 17:15Berita Sumut

Lewat Tabuhan Gondang, Tiga Menteri Resmikan Kawasan Wisata Kelas Dunia di Danau Toba

Pemukulan gondang (gendang) oleh tiga menteri dilakukan hari ini, Senin (14/10/19) di lokasi wisata Pardamean Sibisa Kabupaten Tobasa sebagai pertanda akan dimulainya pembangunan wisata kelas dunia.

Senin, 14 Okt 2019 16:56Berita Sumut

Polsek Serbelawan Ledakan Granat Nenas Temuan Warga

Polsek Serbelawan memusnahkan satu buah granat nenas yang ditemukan warga di areal perladangan di Huta III (Dekat TPU) Nagori Bandar Selamat Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, Minggu, (13/10/2019). Pemusnahan itu dilakukan oleh Sub Den Jib

Senin, 14 Okt 2019 16:41Berita Sumut

Deklarasi Parsibona Indonesia Raya Sempat Diwarnai Insiden Berbau Politik

Acara Deklarasi Parsibona Indonesia Raya (PIR) yang dilaksanakan di Sibisa Tobasa pada Sabtu, 12/10/19 sedikit dibumbui politik. Pernyataan politik terucap oleh artis kondang Rita Butarbutar dan Herti Sitorus menyanyikan lagu hiburan saat penggalangan d

Senin, 14 Okt 2019 16:17Berita Sumut

Soal Korupsi RTH, Kejati Sumut Periksa Bupati Madina

Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution akhirnya hadir untuk diperiksa sebagai saksi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, hari ini, Senin (14/9/2019). Kehadiran Dahlan untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara korupsi pembangun

Senin, 14 Okt 2019 16:00Nasional

Esemka Resmikan Diler Perdana di Boyolali

Penjualan produk mobil Esemka secara umum sudah dimulai pada pekan ini, dengan pembukaan showroom resmi perdananya. Fasilitas penjualan tersebut berada dalam kawasan pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali, Jawa Tengah.