• Home
  • Lifestyle
  • Hewan-hewan Ini Memiliki Kemampuan Memprediksi Datangnya Bencana

Hewan-hewan Ini Memiliki Kemampuan Memprediksi Datangnya Bencana

Fidel W Senin, 08 Oktober 2018 09:08 WIB
Hewan-hewan Ini Memiliki Kemampuan Memprediksi Datangnya Bencana / photo: dok pri
MATATELINGA, Jakarta:  BENCANA alam merupakan salah satu hal yang tak diduga dan sulit diprediksi oleh sebagia besar manusia. Meski demikian manusia bisa menggunakan beberapa kemampuan hewan untuk mengetahui bencana alam yang akan datang di kemudian hari.

Beberapa hewan memang telah diberikan anugerah lebih oleh sang pencipta untuk merasakan keanehan yang ditimbulkan dari berbagai bencana alam yang ada di bumi ini. beberapa bencana tersebut bisa meliputi gempa bumi, gunung meletus, tsunami, angin topan dan masih banyak lainnya.

Melansir dari Seeker, media ini akan membagikan beberapa hewan peka dan memiliki talenta untuk memprediksi bencana alam. Hewan apa sajakah itu, yuk disimak.

1.Kucing

Setelah gempa bumi berkekuatan 9 skala richter (SR) pada 2011 di Jepang, Hiroyuki Yamauchi dari National Tsing Hua University bersama rekannya melakukan survei tentang bagaimana kucing bereaksi sebelum gempa. Survei menemukan bahwa enam hari atau lebih sebelum gempa dahsyat, beberapa kucing menunjukkan perilaku yang tidak biasa dan menjadi lebih tertekan.

Seekor kucing akan mulai gemetar, gelisah dan melarikan diri. Para peneliti percaya bahwa kucing dapat merasakan gempa sebelum waktunya karena mereka memiliki jangkauan pendengaran yang lebih luas dari manusia. Mereka juga mampu mendeteksi perubahan dalam tekanan atmosfer, gravitasi dan deformasi tanah.

2.Sapi

Yamauchi dan rekan juga menemukan bahwa sapi akan berperilaku berbeda beberapa hari sebelum gempa bumi berkekuatan 9 SR melanda Jepang. "Secara khusus, sapi menunjukkan produksi susu rendah pada enam hari sebelum gempa," dalam penelitiannya. Penurunan hasil susu terus berlanjut selama empat hari. Pemilik juga melaporkan bahwa anjing mereka gelisah di hari-hari sebelum gempa. Anjing akan melolong dan menggonggong dengan cara yang berbeda dari perilaku normal mereka.

3.Ikan Hiu

Sejauh ini, hewan-hewan yang merasakan keanehan alam menunjukkan stres atau keinginan untuk melarikan diri menjelang bencana alam. Hiu justru sebaliknya. Mereka tampaknya menjadi pemburu utama saat badai. Neil Hammerschlag dari The R.J. Program Konservasi Laut Dunlap di Universitas Miami menemukan ini setelah menandai seekor hiu, seperti hiu macan. Spesies hiu lainnya tertarik pada perubahan suhu yang cepat, yang persis di mana badai biasanya terjadi. Memantau gerakan hiu dapat membantu memprediksi di mana badai akan muncul dan berkembang.

4.Beruang grizzly/ Beruang cokelat

Beruang grizzly memiliki penciuman yang luar biasa, sehingga mereka dapat mengendus manusia yang berjarak 18 mil. Kecakapan penciuman yang sama, dikombinasikan dengan kemampuan indra lainnya, memungkinkan mereka untuk mendeteksi badai yang datang dan mungkin bencana alam lainnya. Mereka dipercaya juga bisa mencium kanker, namun melakukan penelitian mendalam terhadap karnivora yang tangguh ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi para ahli.

5.Warbler bersayap emas

Henry Streby dari University of California, Berkeley, dan rekan-rekannya menemukan bahwa warble bersayap emas pergi meninggalkan sebuah tempat lebih dari 24 jam sebelum badai menghantam. Dalam hal ini, badai yang disebutkan menghasilkan tornado yang menewaskan sedikitnya 35 orang.

"Penemuan yang paling aneh adalah burung-burung itu pergi jauh sebelum badai datang. Pada saat yang sama, ahli meteorologi di The Weather Channel mengatakan kepada kami bahwa badai ini menuju ke arah kami, burung-burung itu rupanya sudah mengepak tas mereka dan mengevakuasi daerah itu," kata Streby.
Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:bencanaGempagempa dan bencanahewan memberikan tanda
Komentar
Rabu, 24 Okt 2018 00:19Berita Sumut

Puncak Peringatan Hari Koperasi ke 71

Pemerintah Kabupaten Karo laksanakan puncak peringatan Hari Koperasi ke 71 Kabupaten Karo Tahun 2018 , yang dilaksanakan di Sibayak Hotel Berastagi, Selasa (23/8/2018). Pucak peringatan hari koperasi ke 71 ini mengambil tema Penguatan Koperasi mendorong

Selasa, 23 Okt 2018 23:56Berita Sumut

Doorr!! Perampok Sadis Dua Gadis Ditembak

Peluru personel Tim Pagasus Polsek Patumbak menembus betis kaki satu dari tiga pelaku perampokan dua wanita di Jalan Sisingamangaraja Medan

Selasa, 23 Okt 2018 23:33Bola

Kenapa Keita Akui Terbebani Gunakan Nomor Gerrard

MATATELINGA, Liverpool: Sebagaimana diketahui, Keita resmi menjadi bagian dalam skuad Liverpool pada bursa transfer musim panas 2018. Manajemen The Reds - julukan Liverpool - berhasil mendaratkan Keita dari RB Leipzig dengan mahar mencapai 60 juta euro a

Selasa, 23 Okt 2018 23:03Berita Sumut

Berbaur, Kapoldasu Santap Makan Malam dan Hibur Seribuan Supir Angkot

Tidak sekedar tatap muka, silaturahmi seribuan supir angkot dengan Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto juga diselingi dengan makan malam bersama.

Selasa, 23 Okt 2018 22:40Berita Sumut

Langsung Tatap Muka, Para Supir Angkot Ini Tak Sungkan Rangkul Kapoldasu

Selamat datang pahlawan transportasi, selamat datang di rumah rakyat. Inilah ungkapan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto SH menyambut kedatangan sopir angkot, taxsi dan nahkoda Kapal se Sumatera Utara di Mapolda Sumut, Selasa (23/10/2018).

Selasa, 23 Okt 2018 20:19Berita Sumut

Buntut Pembakaran Bendera Tauhid, GNPF Sumut Dukung Pembubaran Banser

Lantaran anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafadz tauhid bertepatan di Hari Santri di Garut pada Minggu (21/10), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumate

Selasa, 23 Okt 2018 18:30Berita Sumut

Oknum Polisi Penista Agama Diserahkan Ke Kejari Asahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menerima pelimpahan tahap dua berupa tersangka dan barang bukti kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad melalui akun media sosial (medsos) Facebook dengan tersangka Aipda Saperio Sahputra Perangin-angin Pinem (4

Selasa, 23 Okt 2018 18:10Nasional

TNI Bersihkan Area Likuifaksi di Balaroa

Kegiatan clearing lokasi di Balaroa bertujuan untuk menghilangkan rasa trauma masyarakat, karena kalau kita biarkan rumah-rumah masih hancur, masyarakat yang datang untuk melihat akan merasa trauma berkepanjangan.

Selasa, 23 Okt 2018 17:55Berita Sumut

Walikota Medan Diharapkan Dukung Pedagang Pasar Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Deputi Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Umardin Lubis, minta dukungan penuh Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi agar seluruh tenaga kerja baik formal maupun informal yang ada di Kota Medan pes

Selasa, 23 Okt 2018 17:30Berita Sumut

Ijeck Minta Target 10.500 Hektar Peremajaan Perkebunan Sawit Rakyat Terwujud

Target peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018 seluas 10.500 hektar diharapkan segera terealisasi. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) dan stakeholder terkait diminta bersinergi dan berkolaborasi melakukan upaya per

Selasa, 23 Okt 2018 17:07Berita Sumut

Poldasu Secepatnya Limpahkan Sukran Tanjung ke Jaksa

Kasus Sukron J Tanjung yang ditangani oleh Penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut secepatnya dilimpahkan ke Kejaksaan. Sebab, berkas mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) itu telah dinyatakan lengkap (P-21).

Selasa, 23 Okt 2018 17:00Berita Sumut

Kendalikan Peredaran Narkoba, Napi Lapas Tanjung Gusta Dihukum Mati

Egah Halim, narapidan Lapas Tanjung Gusta Medan diganjar pidana mati dari majelis hakim PN Medan. Ia terbukti mengendalikan narkotika jenis pil ekstasi dari dalam Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan.

Selasa, 23 Okt 2018 16:59Nasional

TNI Gelar Lomba Menggambar Bagi Anak-Anak Pengungsi Sulteng

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Kodam XIV/Hasanuddin dipimpin Lettu Inf Sahang dan Batalyon Infanteri Para Raider 432/Waspada Setia Jaya (Yonif Para Raider 432/WSJ) Divisi 3/Kostrad dipimpin Kapten Inf Nur Cahyo, men

Selasa, 23 Okt 2018 16:54Nasional

TNI Bantu Bangun Rumah Warga di Desa Senayan Sumbawa Barat

Pasca bencana gempa berkekuatan 7.0 skala richter pada 5 Agustus 2018 lalu, tidak hanya menghancurkan bangunan maupun infrastruktur yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat, namun juga sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat ikut terkena da

Selasa, 23 Okt 2018 16:44Berita Sumut

PNS TNI Wilayah Medan Ikut Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat

Sebanyak 56 orang PNS TNI Wilayah Medan mengikuti seleksi Ujian Dinas Tk I dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat Tingkat Sarjana di Aula Transito Ajendam Jalan Abdul Manaf Lubis, Gaperta Medan

Selasa, 23 Okt 2018 16:36Berita Sumut

Istri Seharusnya Disayangi, Oknum PNS Dinas Kehutanan Sumut Malah Menganiaya

Unit Reskrim Polsek Patumbak melakukan penangkapan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kehutanan Sumut, berinisial ND ,54, warga Jalan Bajak V Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas.