Ingin Bayar Zakat ke Sanak Keluarga, ini Hukumnya

Mtc Senin, 20 Mei 2019 23:00 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA: Zakat sebagai salah satu dari rukun Islam, adalah salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap umat Muslim yang mampu.



Dalam tata pelaksanaannya, terkadang tidak disangkal kita sebagai pihak yang mampu menunaikan zakat terkadang berpikiran untuk langsung memberi zakat kepada anggota sanak-keluarga yang berstatus sebagai orang tidak mampu.

Namun jika ditelisik dari ilmu agama, sebetulnya bagaimana hukumnya memberikan zakat langsung kepada anggota keluarga yang miskin? Untuk jawaban jelasnya, maka wartawan pun bertanya kepada Ustadz Cecep Maulana.

Dalam penjelasannya, Ustadz Cecep Maulana menjelaskan bahwa soal hukum boleh atau tidaknya memberi zakat pada saudara yang miskin ini harus dilihat dulu soal tanggungan atau tidaknya.

"Jadi gini yang tidak boleh dikasih zakat, adalah orang yang menjadi tanggungan. Misalnya saya punya istri dan anak, itu kan tanggungan saya. Tapi kalau misaknya, adik istri saya nih yang mau diberi, dia itu kan sehari-hari enggak saya tanggung makannya, tapi kasarnya dia miskin ya bisa. Intinya boleh, asal yang diberi itu yang sehari-harinya bukan tanggungan kita. Itu ukurannya boleh tidaknya, ukurannya keluarga yang masih tanggungan kita enggak boleh dikasih zakat," papar Ustadz Cecep Maulana, saat ditemui belum lama ini di bilangan Blok M, Jakarta Selatan.

Lalu bagaimana dengan bentuknya? Ternyata dari zaman Nabi pun, dikisahkan Nabi membiasakan memberikan berbentuk pekerjaan, bukan langsung berbentuk uang. Dengan mencontohkan memberi tali, kepada sahabatnya yang miskin kemudian Nabi menganjurkan sang sahabat untuk mengumpulkan kayu, sampai akhirnya sang sahabat tersebut bisa memiliki penghasilan sendiri dengan menjadi pengusaha kayu bakar.



Senada dengan kisah Nabi Muhammad SAW di atas, lebih lanjut Ustadz Cecep Maulana menerangkan, zakat yang diberikan pada dasarnya idealnya berbentuk makanan.

"Sebaiknya zakat beras atau uang? Jadi begini, aturan dasarya adalah harus berbentuk makanan, makanya ada beda pendapat. Ulama pertama mahzab syafii, membolehkan uang. Tapi ada mahzab lain yang berpendapat engggak boleh bentuk uang,. Harus berbentuk makanan, tp terserah mau pilih yang mana saja. Boleh saja mau uang atau berbentuk makanan. Namun sebaiknya memang berbentuk makanan," pungkasnya.

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:blibliBulan ramadhagaya hidupHikmah RamadhanHukum ZakatMatatelingaramadhanTerkinizakat
Komentar
Rabu, 18 Sep 2019 10:15Ekonomi

Rupiah Pagi Ini Perkasa di Rp14.077/USD

Pada perdagangan pagi ini, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat

Rabu, 18 Sep 2019 10:00Ekonomi

Imbas Serangan Drone, Saham Perusahaan Energi Ini Meroket

Pasca serangan drone terhadap dua fasilitas utama minyak milik Saudi Aramco, Arab Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 09:45Nasional

Sebelum dan Sesudah Kunjungi Lokasi Kebakaran Hutan, Sepatu Jokowi Viral

Beserta rombongan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya sambangi lokasi kebakaran hutan di kawasan Pelalawan, Riau, belum lama ini

Rabu, 18 Sep 2019 09:30Internasional

Bocah Merokok di Stadion Hebohkan Warganet, Ternyata

Selama pertandingan yang disiarkan televisi antara Bursaspor dan Fenerbahce, dua klub sepak bola asal Turki, pemirsa disuguhi beberapa pemandangan yang mengganggu

Rabu, 18 Sep 2019 09:15Bola

Meski Tanpa Neymar dan Mbappe, Varane Tetap Anggap PSG sebagai Lawan Berat

Laga pertama Grup A Liga Champions 2019-2020. Bek Real Madrid, Raphael Varane, menganggap Paris Saint Germain (PSG)

Rabu, 18 Sep 2019 09:00Internasional

Kevin Hart Dituntut Rp844 Miliar

Minta ganti rugi dari sang aktor sebesar USD60 juta atau setara Rp844,5 miliar. Montia Sabbag menuntut aktor dan komedian Kevin Hart

Rabu, 18 Sep 2019 08:45Lifestyle

Mengenal Dibbler, Salah Satu Mamalia Terlangka di Dunia

Kali ini ada yang tak kalah uniknya yang biasanya Australia identik dengan hewan koala. Belum banyak orang yang mengetahui tentang bagaimana rupa hewan ini

Rabu, 18 Sep 2019 08:30Bola

Liga Champions 2019-2020, Rabu 18 September 2019, ini Hasil Laganya

Sejumlah pertandingan menarik pun telah berlangsung di ajang Liga Champions 2019-2020 resmi dimulai

Rabu, 18 Sep 2019 08:15Lifestyle

Ingin Bercinta Tanpa Miss V Harus Mengalami Sakit, Ini 5 Posisi Paling Tepat

Ada beberapa penyebab yang memicu terjadinya dyspareunia. Menurut studi yang dipublikasikan oleh jurnal BJOG

Rabu, 18 Sep 2019 08:00Bola

Napoli Bekuk Liverpool 2-0

Laga perdana Grup E Liga Champions 2019-2020. Napoli sukses menaklukkan Liverpool. Bermain di Stadio San Paolo

Rabu, 18 Sep 2019 07:05Bola

Marco Verratti, Mengaku Tak Sabar Melakoni laga Perdana Liga Champions

Pada pertandingan pembuka Liga Champions musim ini, PSG akan tampil di hadapan publik sendiri, Parc des Princes

Rabu, 18 Sep 2019 06:15Nasional

Kontra Bus Dengan Mobil Tangki, di Kabarkan Delapan Tewas dan Puluhan Luka Luka

Delapan orang dikabarkan tewas dalam kecelakaan lalu lintas antara bus Rosalia Indah bernomor polisi AD-1666-CE dan truk tangki dengan nomor polisi BE-9291-YJ di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM 229, Kampung Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung

Rabu, 18 Sep 2019 06:00Berita Sumut

Kadispora Buka Kejuaraan Biliar Junior U 20 Piala Gubsu

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provsu (Kadisporasu) H Baharuddin Siagian SH MSi membuka Kejuaraan Biliar Junior U 20 Piala Gubsu, Selasa (17/9/2019) di Puslat POBSI Sumut Jl Kapt. Pattimura Medan

Selasa, 17 Sep 2019 20:45Nasional

Kapolri Dampingi Presiden RI Meninjau Lokasi Karhutla di Riau

Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D mendampingi langsung Presiden RI dalam meninjau lokasi karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kota Pekanbaru Riau.

Selasa, 17 Sep 2019 20:30Berita Sumut

Anggota DPRD Sumut : " Saya Minta Lokasi Penggerebekan Galian C di Tutup Secara Permanen"

Terkait dengan penggerebekan Galian C ilegal oleh Sat reskrim Polres Binjai,Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba yang kini sudah menjabat sebagai anggota DPRD Sumut, sangat apresiasi dan mendukung.

Selasa, 17 Sep 2019 20:15Berita Sumut

Kedua Kalinya Sat Reskrim Polres Binjai Grebek Lokasi Galian C

Untuk yang kedua kalinya dimasa kepemimpinan Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto, melakukan penggerbekan Galian C ilegal yang disebut juga sebagai Pantai Acong , Selasa (17/9/2019), sekira pukul 14:30 Wib.