• Home
  • Lifestyle
  • Ingin Rumah Tangga Selalu Harmonis, Jangan Pernah Tuntut 5 Hal Ini dari Pasangan Kamu

Ingin Rumah Tangga Selalu Harmonis, Jangan Pernah Tuntut 5 Hal Ini dari Pasangan Kamu

Mtc Selasa, 12 Februari 2019 20:07 WIB
GOOGLE
Anda pasti menginginkan bertemu dan menikah dengan sesosok belahan jiwa tak bercela. Tidak ada salahnya memang untuk memiliki standar pribadi yang ingin dicapai. Dalam benak Anda, Anda mungkin memiliki gambaran mahasempurna tentang bagaimana pasangan seha
MATATELINGA: Anda pasti menginginkan bertemu dan menikah dengan sesosok belahan jiwa tak bercela. Tidak ada salahnya memang untuk memiliki standar pribadi yang ingin dicapai. Dalam benak Anda, Anda mungkin memiliki gambaran mahasempurna tentang bagaimana pasangan seharusnya berpenampilan atau bertindak sebagai suami atau istri serta ayah atau ibu dari anak-anak Anda kelak.



Namun, tak dapat disangkal juga bahwa banyak orang yang justru tanpa sadar memiliki ekspektasi berlebihan (bahkan menjurus tidak masuk akal) mengenai pasangannya yang mereka pikir perlu dijadikan kenyataan sehingga sedikit-sedikit suka menuntut.

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Termasuk pasangan Anda. Di satu sisi, Anda mungkin menyadari hal itu dan hanya menginginkan pasangan untuk menjadi sosok yang sesuai dengan keinginan Anda. Namun, meminta pasangan berubah juga tidak bisa tercapai semudah dengan suka menuntut ini-itu.

Susah dan senang seharusnya Anda lewati berdua agar tidak ada satu pihak yang merasa diuntungkan atau dirugikan secara sepihak. Lama kelamaan, kebiasaan suka menuntut hal-hal yang tidak masuk akal malah akan menjadi akar kerusakan rumah tangga impian Anda.

Tidak ada salahnya untuk memotivasi pasangan berubah menjadi sosok yang lebih baik lagi. Namun, beberapa tuntutan yang mungkin Anda miliki dalam benak saat ini justru dapat berbuah cekcok rumah tangga yang tidak akan ada habisnya.



1. Memintanya memilih Anda atau keluarganya

Pernikahan bukan hanya menyatukan Anda dengan pasangan, tapi juga dua keluarga besar. Sayangnya, menjalin hubungan dengan keluarga mertua tidak selalu berjalan mulus bagi setiap orang. Mungkin Anda salah satu orang yang termasuk tidak pernah akur dengan mertua atau saudara ipar.

Meski begitu, bukan berarti solusinya Anda jadi meminta pasangan untuk berpihak dengan memilih Anda atau keluarganya. Hal ini akan semakin memperkeruh masalah dan berakibat buruk tidak hanya pada hubungan Anda dan pasangan, tapi juga pada hubungan pasangan dengan keluarganya sendiri.

Alangkah lebih baik jika Anda bicarakan masalah ini pada pasangan dengan tenang untuk mendapatkan solusi bersama-sama.

2. Memintanya selalu mendengarkan Anda

Komunikasi memang perlu untuk mempererat hubungan. Namun, tidak berarti Anda jadi suka menuntut si pasangan untuk selalu mendengarkan semua keluh kesah Anda sementara mengharapkan dirinya untuk tetap diam, tidak memberikannya kesempatan untuk menawarkan solusi atau sedikit bantuan. Hal ini justru bisa membuatnya merasa frustrasi karena merasa seperti boneka yang tidak tidak berguna.

Mengutip Prevention, seorang psikolog dan terapis hubungan rumah tangga sekaligus penulis buku Eleven Dating Mistakes Guys Make (And How to Correct Them), David Bennet mengatakan bahwa sementara wanita cenderung mengekspresikan curahan hatinya sebagai cara menjalin hubungan batin, pria lebih suka "straight to the point" untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah.

Maka dari itu, carilah jalan tengahnya. Jika Anda meminta pasangan untuk mendengarkan keluh kesah Anda, ajak juga dirinya untuk terlibat untuk menyelesaikan masalah Anda. Mintalah saran dan pendapat darinya guna mencari sudut pandang baru dan solusi terbaiknya.



3. Meminta pasangan untuk tinggalkan hobinya

Setiap orang pasti memiliki minat dan ketertarikan pada hal yang berbeda-beda, termasuk pasangan Anda. Mungkin, Anda selama ini berpikir bahwa hobinya sangat menyita waktunya sehingga tidak ada lagi waktu luang untuk bercengkrama bersama. Namun, tidak berarti Anda bisa menuntut pasangan untuk meninggalkan hobinya tersebut.

Anda sendiri juga punya hobi, bukan? Nah, masih dari laman Prevention, David Bennett, berujar bahwa ketika pasangan menyibukkan dirinya dengan pekerjaan atau hobi, itu bukan berarti ia mengabaikan keluarga. "Hobi adalah caranya untuk mengusir stres dan membahagiakan dirinya," tutur Bennett.

Jika Anda belakangan ini merasa "diabaikan" pasangan karena hobinya, sebaiknya ajak pasangan bicara empat mata untuk berkompromi. Bicarakan baik-baik untuk membuat jadwal di hari-hari tertentu bagi Anda berdua untuk berkencan, dan di hari lainnya untuk membebaskan masing-masing melakukan hobinya.

4. Menuntut pasangan mengubah penampilan dan karakternya

Anda pasti sudah paham benar sisi baik dan buruknya si pasangan. Mungkin juga sudah kelewat "gerah" berulang kali menyaksikan ulah pasangan yang suka bikin jengkel dan mengingatkannya agar tidak mengulang kesalahan di kemudian hari.

Sebagai pasangan, Anda tentu berhak untuk meminta pasangan berubah. Namun, mengubah perilaku pasangan membutuhkan kerja keras dari kedua belah pihak dan tidak hanya bisa dilakukan dengan suka menuntut saja.

Sementara Anda harus menerima kekurangan pasangan, bantu juga untuk memperbaiki kekurangannya tersebut. Motivasi terus dirinya untuk menjadi individu yang lebih baik, tapi di saat yang bersamaan jangan mengubahnya menjadi sosok yang sama sekali bukan dirinya. Biarkan pasangan menjadi dirinya sendiri, namun tetap menghargai Anda.

5. Membatasi pertemanannya

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Anda tentu paham dengan kalimat ini, bukan? Sama seperti Anda, pasangan juga butuh teman untuk berbagi dan berinteraksi. Jadi, jangan suka menuntut pasangan untuk menjauhi teman-temannya.

Sikap Anda yang terlalu protektif ini lama-lama bisa membuatnya tidak nyaman dan malah berisiko meregangkan hubungan Anda berdua di masa depan.

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:blibligaya hidupHubungan HarmonisMatatelingaTerkiniTips Hubungan Harmois
Komentar
Selasa, 12 Nov 2019 19:45Berita Sumut

Jumlah "Desa Hantu" Tak Berpenghuni Bertambah Dapat Dana Desa

Ombudsman RI Perwakilan Sumut terus menerima informasi penambahan jumlah desa tidak berpenghuni yang menerima kucuran dana desa ratusan juta hingga miliaran rupiah di Kecamatan Sirombu, Nias Barat. Ini setelah Ombudsman Sumut sebelumnya membuka keberadaan

Selasa, 12 Nov 2019 19:30Berita Sumut

BNN RI Dapat Penghargaan Keberhasilan Pembrantasan Narkoba

Upaya BNN RI dalam menanggulangi narkotika di wilayah Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara, mendaptkan apresiasi positif dari walikota Tebing Tinggi Ir. H. UMAR ZUNAIDI HASIBUAN, MM dengan memberikan penghargaan kepada BNN RI

Selasa, 12 Nov 2019 19:15Berita Sumut

Sabrina Kagumi Hasil Inovasi Pertanian Kutagadung Berastagi

Dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Karo, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Sabrina menyempatkan untuk berkunjung dan meninjau UPTD Benih Induk Hortikultura, Jalan Djamin Ginting Km 67, Kutagadung, Berastagi, Kabupaten Karo, Senin

Selasa, 12 Nov 2019 19:00Berita Sumut

Pemkab Sergai Gelar Sosialisasi Pelatihan Kalangan/Kantor Sendiri

Untuk meningkatkan pemahaman penyusunan program kerja pengawasan tahunan (PKPT), Pemkab Sergai menggelar sosialisasi pelatihan kalangan/kantor sendiri, di Hotel Sibayak, Selasa (12/11/2019).

Selasa, 12 Nov 2019 18:53Berita Sumut

Dandim 0201/BS dan Kapolrestabes Patroli Pembuangan Bangkai Babi

Sebagai wujud atas kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem lingkungan sungai, Komandan Kodim 0201/BS Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga S.Sos bersama Kapoltabes Medan Kombes Pol Dr. H. Dadang Hartanto SH,. S.I.K M.Si, melaksanakan patroli pemb

Selasa, 12 Nov 2019 18:38Berita Sumut

Praktisi Hukum Dukung Polisi Tangkap Pelaku Pembuangan Bangkai Babi Ke Sungai

Terkait pembungan ratusan bangkai babi, disejumlah Sungai dan kawasan Danau Siombak Medan., Praktisi hukum, Dr Drs H. Mhd Syafi'i, SH, MH, M.Si mendukung penuh upaya pihak kepolisian menangkap pelaku dan kini sedang sedang dikejar polisi.

Selasa, 12 Nov 2019 18:23Internasional

WNI Dihimbau Waspada Dengan kebakaran di Australia

Warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Australia dihimbau Kementerian Luar Negeri, untuk meningkatkan kewaspadaan terkait kebakaran hutan yang melanda negara itu.

Selasa, 12 Nov 2019 18:08Berita Sumut

Pemko Medan Optimis SPAM Mebidang Segera Terealisasi

Pemko Medan mendukung dan optimistis operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebidang) dapat berjalan dengan lancar. Hal ini dilakukan guna menyediakan Air Minum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, agar masyar

Selasa, 12 Nov 2019 17:53Berita Sumut

Raja Belanda akan Kunjungi Sumut, Danau Toba Salah Satu Destinasi Tujuan

Raja Belanda Willem-Alexander rencananya akan mengunjungi Indonesia, 10-12 Maret 2020. Selain akan bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo, juga akan mengunjungi beberapa daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Danau Toba pun menjad

Selasa, 12 Nov 2019 17:38Berita Sumut

Bawa 28 Kg Sabu, Joni Iskandar Dihukum Mati

Joni Iskandar (39), terdakwa kasus 28 Kg sabu-sabu dan 13.500 butir pil ekstasi dijatuhi hukuman mati, Selasa (12/11/2019) di PN Medan. Warga Dusun IX Gg Bantan, Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut ini terbukti bersalah membawa puluh

Selasa, 12 Nov 2019 17:23Berita Sumut

Upaya Peningkatan Pembangunan Kota Lewat Sosialisasi dan Pelatihan JIGD

Guna merancang pembangunan kota yang lebih maju, modern dan efisien perlu adanya inovasi dan kompetensi terhadap unsur-unsur pembangunan daerah termasuk para aparatur sipil negara (ASN). Atas dasar itulah, Pemko Medan melalui Badan Perencanaan Pembangunan

Selasa, 12 Nov 2019 17:08Berita Sumut

Pemkab Sergai Sukseskan Program Peremajaan Kelapa Sawit Perkebunan Rakyat

Pemkab Sergai dinilai ikut mensukseskan Program Peremajaan Kelapa Sawit Perkebunan Rakyat. Hal ini disampaikan Perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara, Banua Pane SP, M.Si dalam Sosialisasi Pengawalan dan Evaluasi Program Peremajaan Kelapa Sa

Selasa, 12 Nov 2019 16:50Berita Sumut

Diangkut Gunakan Alat Berat, 351 Bangkai Babi Dikubur di Tepi Danau Siombak

Setelah tertunda sehari, akhirnya sebanyak 351 bangkai babi yang dibuang ke sungai dikubur di tepi Danau Siombak, Medan Marelan, Medan, Selasa (12/11/2019). Namun tim gabungan tetap masih mencari bangkai lainnya.

Selasa, 12 Nov 2019 16:35Berita Sumut

Pimpinan Defenitif DPRD Kabupaten Simalungun Dilantik

Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM diwakili oleh Wakil Bupati Ir. Amran Sinaga, M.Si menghadiri Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Simalungun Periode 2019 - 2024 yang dilaksanakan di Gedung DPRD Simalungun, Pamatang Raya. Selasa (12/11/2019).

Selasa, 12 Nov 2019 16:20Berita Sumut

Kodam I/BB Investigasi Kematian Serda Iman Berkat Gea

Guna menyelidiki kematian prajurit Kompi B Yonif 122 TS, Serda Iman Berkat Gea, Kodam I Bukit Barisan (Kodam I/BB) membentuk tim investigasi. Serda Iman Berkat Gea diduga mengalami kekerasan.

Selasa, 12 Nov 2019 16:05Berita Sumut

Bahrumsyah Klaim Seluruh Fraksi DPRD Medan Sepakati Sistem Proporsional Pembagian AKD

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Bahrumsyah SH memastikan kedelapan fraksi di DPRD Kota Medan sudah menyepakati akan menggunakan sistem proporsional dipembagian alat kelengkapan dewan (AKD) pada periode 2019 2024 ini.