Jangan Sepelekan Nyeri Akibat Menstruasi

Fidel W Jumat, 09 November 2018 11:41 WIB
Jangan Sepelekan Nyeri Akibat Menstruasi / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: KONDISI menstruasi pada setiap perempuan berbeda-beda. Ada yang harus mengalami kram perut begitu dahsyat. Ada pula yang mengalami pendarahan hebat. Menurut data, menjelang masa menopause, pendarahan pada saat menstruasi bisa menjadi lebih hebat.

Kondisi itu dapat berdampak besar pada perempuan karena dapat mengganggu aktivitas dan menghambat pekerjaan. Sebenarnya pendarahan hebat ketika menstruasi dapat diatasi. Namun sebuah survei menemukan jika 62% perempuan tidak menyadari jika hal itu dapat diobati. Alasannya karena mereka tidak berbicara dengan dokter.

Dalam survei tersebut diungkapkan jika kebanyakan perempuan menganggap hal itu biasa terjadi. Tetapi para ahli menekankan bahwa ada bantuan yang bisa didapatkan dan memeriksakan diri ke dokter menjadi ide yang bagus. Pendarahan berat ketika menstruasi dikenal dengan istilah menorrhagia.

Menurut konsultan ginekolog, Paul Bulmer menorrhagia terjadi saat seorang perempuan kehilangan darah lebih dari 80ml ketika menstruasi. Sebagian besar kasus pendarahan hebat ketika menstruasi disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Namun dalam beberapa kasus, mungkin ada kelainan yang memengaruhi rongga rahim seperti pendarahan hebat yang mungkin terjadi karena adanya polip atau fibroid yang berkembang di dalam atau di sekitar rahim.

Penyebab lainnya adalah peradangan karena endometriosis yaitu potongan-potongan kecil dari lapisan rahim berakhir di luar rahim. Sindrom ovarium polikistik (PCOS), penyakit radang panggul (PID), infeksi rahim, saluran telur atau indung telur, tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme), gangguan pembekuan darah, serta kanker rahim juga menjadi penyebabnya. Tapi itu jarang terjadi.

Perawatan untuk menorrhagia bergantung pada rencana kesuburan pasien. Biasanya dokter meresepjan asam traneksamat untuk memperlambat perdarahan dan harus diminum tiga kali sehari selama menstruasi. Ada pula asam mefenamat yang merupakan obat anti-inflamasi non-steroid dan bermanfaat untuk mengurangi kehilangan darah sekitar 20% serta mengurangi rasa sakit. Ada pula yang membutuhkan pil kontrasepsi.

Pengobatan juga bisa didapatkan dari diet sehari-hari. Makanan yang mengandung magnesium sangat baik untuk periode yang berat. Sebab makanan itu dapat melemaskan otot sehingga membantu menghilangkan kontraksi uterus yang sangat kuat dengan begitu mencegah terjadinya pendarahan hebat. Makanan yang bisa dikonsumsi antara lain sayuran berdaun gelap, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan gandum utuh.

Bila kondisi tidak kunjung membaik, biasanya dibutuhkan penanganan yang lebih serius. Untuk melakukan itu diperlukan pemeriksaan yang lebih lanjut. Demikian seperti yang dilansir Okezone dari Mirror, Jumat (9/11/2018).
Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:nyeri menstruasi
Komentar
Senin, 21 Jan 2019 23:31Lifestyle

Warga Net Bersedih, Usai Dengan Kabar Kematian Si "Dia"

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama Boo. Ya, Boo adalah seekor anjing Pomeranian laki-laki yang dinobatkan sebagai anjing terlucu di dunia. Tubuhnya yang kecil berwarna kekuningan serta potongan bulunya yang dicukur unik, menambah kesan lucu y

Senin, 21 Jan 2019 23:27Nasional

Gempa 4,3 SR Guncang Sulawesi Tenggara, Senin Malam

Gempa bumi berkekuatan 4,3 Magnitudo mengguncang di Timur Laut Kendari dan Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (21/1/2019) malam.

Senin, 21 Jan 2019 22:43Nasional

Kenapa Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Belum Berkenan Tanda Tangan Kesetian Pancasila...?

Ustaz Abu Bakar Ba’asyir untuk menandatangani kesetiaan pada Pancasila belum berkenan. Menurut Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo, Endro Sudarsono merupakan, hak pribadi.

Senin, 21 Jan 2019 22:29Internasional

Pria India Penyusup Kebun Bintang di "Cabik Cabik' Singa

Seekor singa menyerang dan menerkam pria di India,hingga tewas Pasalnya, dia memanjat tembok kebun binatang di Negara Bagian Punjab, utara India.

Senin, 21 Jan 2019 22:22Berita Sumut

Oknum Polri Doyan Narkoba Sama Dua temannya di tangkap Polres Belawan

Seorang pria, oknum petugas kepolisian, M ,40, bertugas di Pancurbatu, dan dua orang temannya D ,40, serta I ,49, dibekuk petugas Polsek Medan Labuhan saat 'pesta' sabu sabu disalah satu rumah.

Senin, 21 Jan 2019 22:10Berita Sumut

Ngaku Anggota Bawaslu Diamankan Polisi

Seorang pria berinisial SN ,31, warga desa pondok Bungur kecamatan rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, bikin geger dan gerah anggota Bawaslu kecamatan Rawang maupun komisioner Bawaslu kabupaten Asahan, pasalnya Sofyan Nasution mengaku ngaku anggota Bawasl

Senin, 21 Jan 2019 20:23Berita Sumut

Ketua Umum Partai Demokrat Kunjungi Kisaran Dalam "SBY Tour The Toba Seulawah"

Mantan Presiden Republik Indonesia ke VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga merupakan ketua umum Partai Demokrat bersama Ani Yudhoyono serta putra bungsunya Edhi Baskoro yang kerab disapa dengan panggilan Ibas dan sejumlah pimpinan Partai Demokrat

Senin, 21 Jan 2019 20:09Berita Sumut

Wakil Wali Kota Apresiasi Kodam I/BB Bantu Normalisasi Sungai Bedera

Pemko Medan jajaki kerjasama dengan Kodam I/BB dalam hal penanganan banjir di daerah aliran Sungai Bedera. Kerjasama ini dilakukan untuk membantu Pemko Medan dalam menormalisasi Sungai Bederah yang selama ini merupakan salah satu penyumbang banjir di Kota

Senin, 21 Jan 2019 20:05Berita Sumut

Pangdam I/BB : Prajurit Disiapkan Untuk Menjaga dan Melindungi Negaranya

Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah berkunjung kembali ke Satuan wilayah Medan dalam kunjungannya tersebut ada beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh Prajurit sebagai berikut

Senin, 21 Jan 2019 19:41Berita Sumut

Pangdam I/BB: Komando Satuan Agar Betul Betul Mengecek Setiap Prajurit di Lapangan

Komandan Satuan agar betul-betul mengecek setiap prajuritnya di lapangan yang disampaikan dalam pengarahannya Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah pada kegiatan Kunjungan Kerja ke Mahubdam I/BB pada Senin (21/1 2019) Jalan Karya Wisata Ujung No. 28,

Senin, 21 Jan 2019 19:38Berita Sumut

Niat Istirahat di Warung, Supir Angkot Ini Meninggal Mendadak

Niat hati ingin melepaskan lelah setelah membawa penumpang, supir angkot bernama Simson Kacaribu ,48, mendadak tewas di warung langganannya di Jalan Jamin Ginting Km 13,2 Lingkungan II, Kelurahan Laucih, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (21/1/2019).

Senin, 21 Jan 2019 19:18Berita Sumut

Pemprovsu Dukung Pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu yang akan dilaksanakan di Kampus USU Februari mendatang. Diharapkan, acara tersebut dapat mempersatukan masyarakat Melayu yang ada di daer

Senin, 21 Jan 2019 19:04Opini

Debat Capres, Mau Sepanas Apa?

Bagi mereka yang berpendapat bahwa proses debat sudah berkualitas, sepertinya tidak perlu diusik lagi. Biarlah, mereka sudah puas. Saya ingin sedikit mengusik mereka yang masih menganggap debat capres/cawapres kurang greget. Saya berpikir, memang mau segr

Senin, 21 Jan 2019 18:40Berita Sumut

Polisi Grebek Lokasi Pembuatan Uang Palsu di Belawan, Tersangka Berhasil Kabur

Personil polisi dari Polsek Medan Belawan menggerebek lokasi pembuatan uang palsu yang berada di kawasan Jalan Jawa Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan, Senin,(21/01/2019). Namun pelaku berisnil Zul berhasil melarikan diri.

Senin, 21 Jan 2019 18:23Berita Sumut

Bupati Sergai Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman lanto 3 pejabat administrator di Aula Sultan Serdang, Komplek kantor Bupati di Sei Rampah, Senin (21/1/2019). Hadir juga pada acara pelantikan Sekdakab Sergai Drs Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepa

Senin, 21 Jan 2019 18:10Berita Sumut

Masyarakat Sari Rejo Ancam Demo Saat Pelaksanaan Pemilu 2019

Seribuan masyarakat Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia untuk kesekian kalinya menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Senin (20/1). Kali ini, warga ingin mengadu kepada Gubsu Edy Rahmayadi terkait perm