• Home
  • Lifestyle
  • Kamu Pernah Ditanya 'Kapan Kawin?' Tenang, Jangan Keburu Emosi. Kamu Bisa Coba Tips Ini

Kamu Pernah Ditanya 'Kapan Kawin?' Tenang, Jangan Keburu Emosi. Kamu Bisa Coba Tips Ini

Fidel W Minggu, 08 Juli 2018 07:04 WIB
Hand Over
pertanyaan kapan kawin
MATATELINGA, Jakarta: Urusan pribadi Anda tak seharusnya dicampuri orang lain. Hal ini salah satunya mengacu pada adanya pertanyaan 'kapan kawin' yang selalu diajukan setiap kali ada acara kumpul keluarga.


Bukan cuma pertanyaan kapan kawin, tapi juga beberapa pertanyaan lain, misalnya, 'kapan punya anak?' atau 'sudah punya pacar belum?' Risih rasanya ketika harus mendengar pertanyaan-pertanyaan seperti itu.

Barangkali Anda mungkin saja asal jawab, atau menjawabnya dengan senyuman. Tapi usai acara keluarga, bisa jadi hal ini justru membuat Anda jadi terus berpikir macam-macam. Anda merasa jadi dihakimi oleh banyak orang tentang status kehidupan Anda. Bisa-bisa Anda jadi tertekan dan depresi.

Jangan menyerah pada tekanan ini. Anda bukan satu-satunya orang yang menghadapi teror ini setiap tahunnya. Mengutip Your Tango, berikut trik berdamai dengan tekanan kapan kawin?

1. Yang paling penting, Anda tahu dengan apa yang diinginkan
Pikirkan tentang hal ini dan tentukan sendiri apa yang terbaik untuk Anda. Jangan pernah ambil keputusan untuk menikah hanya karena Anda memang harus menikah. Menikahlah karena Anda memang ingin bersama dengan orang yang Anda cintai dan juga sudah siap, bukan karena hanya karena terpaksa atau tuntutan.

2. Beritahu orang terdekat Anda
Tak jarang, orang terdekat Anda memberikan waktu yang berat dan sulit untuk Anda. Setelah Anda tahu apa keinginan Anda, beritahu pemikiran dan juga rencana Anda kepada orang tersebut. Komunikasikan kepada mereka, sehingga mereka bisa paham posisi dan keinginan Anda.

3. Jangan goyah di bawah tekanan teman sebaya
Seringkali perempuan merasa lebih tertekan untuk segera menikah hanya karena teman sebaya sudah menikah. Beberapa orang akan terus berdebat dengan Anda dan tetap pada pendiriannya tentang urusan pernikahan.

Inilah saatnya untuk menujukkan bahwa Anda juga punya pendirian serta pemikiran sendiri yang tak kalah seirus. Lakukanlah apa yang terbaik untuk Anda dan tetaplah teguh dengan keputusan Anda. Hanya saja ini tak berarti kalau Anda benar-benar keras kepala dan tak mau mendengar orang lain. Anda harus punya alasan yang tepat tentang keputusan ini.

4. 'Jauhkan diri' dari orang yang tak bisa terima dengan keputusan Anda
Seorang kerabat dan teman yang baik adalah orang yang mau menerima dan menghargai keputusan Anda.

5. Ingat, menikah bukan perlombaan
Pernikahan bukalah sebuah hal yang bisa buru-buru dilakukan. Menikah bukanlah sebuah perlombaan, siapa yang bisa lebih dulu menikah. Menikahi orang yang salah, atau menikah karena terpaksa akan memiliki dampak mental dan kesehatan yang sangat panjang untuk diri Anda dan pasangan.

Anda harus sadar bahwa orang lain tak bisa membuat keputusan untuk hidup Anda. Ini adalah soal sisa hidup Anda di kemudian hari. Teman dan keluarga mungkin punya niat dan tujuan yang baik, tapi lagi-lagi, Anda adalah pengambil keputusan untuk hidup Anda. Untuk itu, lakukanlah apa yang terbaik untuk hidup Anda dalam jangka panjang.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Terkinikapan kawinKawinpertanyaan kapan kawin
Komentar
Selasa, 11 Des 2018 09:15Bola

Liga Champions 2018-2019: Inter Milan di Hantui Nasib Buruk Jelang Laga Krusial Mereka Rabu Dini Hari

Inter Milan berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan jelang laga krusial mereka di ajang Liga Champions 2018-2019. Pelatih Inter, Luciano Spalletti, mengatakan Il Nerazzurri dilanda badai cedera setelah beberapa pemain bintang dipastikan absen, teru

Selasa, 11 Des 2018 09:00Ekonomi

Dolar AS Kembali Menguat di Tengah Penundaan Kesepakatan Denagn Perdana Menteri Inggris

Kurs dolar AS naik terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin, karena sterling mengambil pelemahan setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May menunda pemungutan suara parlemen atas kesepakatan Brexit yang direncanakan.

Selasa, 11 Des 2018 08:00Lifestyle

Orang Tua Berselingkuh, ini Dampak Buruknya Diterima Anak

Salah satu faktor yang memperkuat keretakan rumah tangga ialah masalah perselingkuhan. Setiap pasangan tidak mau mengalami nasib ini, mendengarnya saja sudah sangat menyeramkan.

Selasa, 11 Des 2018 07:45Nasional

Komet Paling Terang Bakal Menyambangi Bumi Desember ini

Fenomena alam tampaknya akan kembali menyambangi bumi. Kali ini komet paling terang tahun ini, komet 46P/Wirtanen akan mendekati bumi pada 16 Desember 2018.

Selasa, 11 Des 2018 07:30Berita Sumut

Sergai Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan 2018 Dari Ombudsman

Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) merupakan 1 dari 60 Kabupaten se-Indonesia yang meraih “Zona Hijau” dari Ombudsman RI terkait dengan Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik di T

Selasa, 11 Des 2018 07:15Bola

Christiano Ronaldo Bandingkan Situasi di Real Madrid dan Juventus

Christiano Ronaldo merasakan kesan berbeda setelah berseragam Juventus, ia menilai tim asal Kota Turin itu bukan sekedar tim, melainkan seperti sebuah keluarga. Pemain berdarah Portugal menilai situasi dalam skuad Juve lebih bersahabat bahkan jika dibandi

Selasa, 11 Des 2018 07:00Berita Sumut

Gubsu : Asrama dan Wisma Hanya untuk Mahasiswa Pemula

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengatakan bahwa Asrama Mahasiswa dan Wisma Tamu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) di Yogyakarta diperuntukan bagi mahasiswa pemula asal Sumut yang kuliah di Yogyakarta. Mahasiswa pemula hanya bol

Selasa, 11 Des 2018 06:45Nasional

Gegerkan Warga, Penemuan Bayi di Depan Teras Rumah

Temuan bayi baru lahir yang dibuang di teras rumah salah seorang warga, yakni di kediaman Siti Juhro (47), gegerkan warga Perum Duta Garden Blok A7, Jurumudi Baru, Benda, Kota Tangerang, Senin (10/12/2018).

Selasa, 11 Des 2018 06:30Nasional

Prajurit TNI Gagalkan Penyeludupan BBM di Perbatasan NKRI

Penyeludunpan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke daerah Timor Leste berhasil digagalkan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgaspamtas) RI-RDTL Yonif Raider 408/SBH melalui Pos Damar yang dikomandoi oleh Lettu Inf Andi Milzam.

Selasa, 11 Des 2018 06:15Berita Sumut

Peringati Hari HAM, PWI Sumut, Pusham Unimed Dan UMA Gelar Seminar Jurnalisme Berbasis HAM

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Pusham Unimed, Asian Agri dan Universitas Medan Area (UMA) menggelar kegiatan Seminar bertema "Jurnalisme Berbasis HAM dalam media Massa" yang diselenggarakan diRuang Serbaguna Fisipol kampus UMA, Senin

Selasa, 11 Des 2018 06:00Berita Sumut

RDP Kisruh Pengelolaan Pasar Peringgan Batal

Rapat Dengar Pendapat (RDP) kisruh pengelolaan Pasar Peringgan yang digelar di ruang Komisi C DPRD Medan batal digelar

Senin, 10 Des 2018 22:51Berita Sumut

Tirta Investama Bantu Masyarakat Sei Bingai Peroleh Air Bersih

Sulitnya masyarakat mendapatkan air bersih telah dijawab oleh PT Tirta Investama Langkat sebagai pabrik air dalam kemasan bernama Aqua. CSR yang dilakukan adalah di Kecamatan Sei Bingai.

Senin, 10 Des 2018 20:02Berita Sumut

OSO: Menangkan Pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019

Ketua Umum DPP Paratai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta Odang memastikan bahwa partainya akan memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Senin, 10 Des 2018 19:52Berita Sumut

Partai Hanura Gelar Training of Trainer

Partai Hanura menggelar Training of Trainer (ToT) kepada jajaran kader yang menjadi pengurus partai di tingkat Nasional di Tiara Concension Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (10/12/2018). Kegiatan ini menjadi rangakaian agenda yang digelar oleh Partai Hanura

Senin, 10 Des 2018 19:36Berita Sumut

"Lalat" Serbu Rumah Warga Camat Kisaran Timur Datangi Kandang Ayam Milik "Is".

Warga masyarakat lingkungan VII kelurahan Sentang kecamatan Kota Kisaran Timur Asahan sudah sejak beberapa minggu lalu resah dan terganggu akibat adanya serangan "Lalat" yang di hasilkan dari kandang ternak ayam milik "IS" yang berada

Senin, 10 Des 2018 19:29Berita Sumut

"Politik Identitas Hanya Kepentingan Pemilu"

Politik identitas selama ini hanya dimanfaatkan untuk kepentingan kepemiluan. Hal ini terlihat dari berbagai fenomena aktivitas yang selama ini muncul. Hal itu dikatakan pengamat politik dari UIN Sumatera Utara, Faisal Riza dalam diskusi di Kantor PC NU M