• Home
  • Lifestyle
  • Kedatangan Hari Kiamat Diprediksi 6,5 Miliar Tahun Lagi

Kedatangan Hari Kiamat Diprediksi 6,5 Miliar Tahun Lagi

Fidel W Jumat, 12 Oktober 2018 09:53 WIB
Kedatangan Hari Kiamat Diprediksi 6,5 Miliar Tahun Lagi / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: SUATU hari nanti, manusia mungkin akan bisa menanggulangi dampak pertambahan penduduk, seperti kelaparan, perang dan wabah penyakit; tapi satu hal yang pasti, bumi akhirnya akan musnah terbakar dengan segala isinya.

Hari Kiamat? Pasti. Tapi masih lama, kira-kira 6,5 milyar tahun lagi; lama setelah manusia yang hidup sekarang sudah tiada.

Sebuah laporan tentang masa depan matahari kita menunjukkan, walaupun bumi mungkin tidak akan hancur sama sekali setelah matahari meledak, sisa yang tinggal hanya akan berupa sebuah batu karang besar yang kering dan beku tanpa kehidupan apapun.

Kata para ahli, dengan memperhitungkan komposisi matahari yang sekarang, serta tingkat evolusinya, diperkirakan matahari akan mati, atau habis terbakar dalam serentetan ledakan gas helium yang akan menghancurkan kira-kira 40 persen bobotnya.

Kata perhitungan itu, bumi masih punya waktu kira-kira 6,5 miliar tahun lagi sebelum kehidupan di planiet ini tidak bisa lagi dipertahankan. Sebab pada waktu itu, matahari akan mulai membengkak, sampai akhirnya menjadi benda angkasa yang besarnya 200 kali dari sekarang, dan memancarkan panas yang sangat tinggi.

Suhu yang tinggi itu akan menguapkan semua air di laut, sungai dan danau, dan membunuh segala bentuk kehidupan di bumi. Sistem tata surya kita yang sekarang, kata para ahli, dengan satu matahari dan sembilan planit yang beredar di sekelilingnya, termasuk bumi, tercipta kira-kira 4,5 miliar tahun yang lalu.

Hasil penelitian terhadap matahari atau bintang yang terdapat dalam sistem tatasurya lain menunjukkan, matahari yang kita lihat tiap hari itu, umurnya sudah hampir mencapai separuh masa hidupnya, yang diperkirakan 12 milyar tahun.

Para pakar menggolongkan matahari ke dalam bintang kelas G, diukur dari tingkat cahaya, serta warna radiasinya yang tampak dari bumi. Suhu di permukaannya sekarang diperkirakan sekitar 5.700 derajat Celsius.

Saat ini matahari masih berada dalam fase utama yang stabil, dimana ia terus membakar persediaan gas hidrogen yang terkandung di dalamnya. Sebagai bintang dari kelas G, matahari diperkirakan akan terus berada dalam fase itu selama 6,5 milyar tahun lagi.

Sebuah laporan yang dimuat dalam majalah Astrophysical Journal mengatakan, setelah matahari mencapai umur 11 milyar tahun, benda angkasa itu akan memasuki fase perkembangan berikutnya, dan menjadi apa yang digambarkan sebagai bintang raksasa yang berwarna merah.

Bintang raksasa itu terbentuk karena gas helium yang terdapat di bagian intinya meledak, sehingga matahari menggelembung 200 kali lebih besar dari ukurannya yang sekarang, dan cahayanya-pun 2.000 kali lebih terang.

Kemudian, untuk masa 150 juta tahun berikutnya, suhu matahari akan turun lagi, karena helium yang terdapat di bagian intinya sudah habis. Tapi gas helium yang terdapat di lapisan-lapisan lebih luar akan meledak secara beruntun, serta melemparkan bagian-bagian yang hancur itu ke angkasa, sehingga bobot atau massa matahari akan terus berkurang.

Dan satu juta tahun kemudian, matahari terus menyusut ukurannya, sampai cahayanya redup dan akhirnya hilang sama sekali.

Manusia mungkin sudah pindah ke planit lain, lama sebelum semua itu terjadi, dan bisa menyaksikan sistem tatasurya yang mati itu; sebagai sebuah bintang gelap atau bintang hitam yang dikelilingi planit-planit yang hangus terbakar.
Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:hari kiamat
Komentar
Senin, 18 Feb 2019 22:37Berita Sumut

Centra Kerajinan Batok Kelapa Desa Tinggi Raja Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Kerajinan tangan dari limbah kelapa berupa batok kelapa ternyata dapat meningkatkan pendapatkan ekonomi keluarga, hal ini di buktikan oleh Khairul pengerajin batok kelapa yang berada di dusun V desa Tinggi Raja Kecamatan Tinggi Raja Asahan, olah karya yan

Senin, 18 Feb 2019 22:18Berita Sumut

Massa HMI Sempat Memanas di Depan Kampus UMSU

Sejumlah mahasiswa berbagai elemen diantaranya himpunan mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa kembali di kampus kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Senin (18/2/2019). Dimana, mereka mengecam tindakan kriminalisasi dan arogansi ya

Senin, 18 Feb 2019 22:10Berita Sumut

Kenapa Paripurna DPRD Medan di Batalkan

Rencana rapat paripurna DPRD Kota Medan dilaksanakan,tentang tanggapan/Jawaban Kepala Daerah Kota Medan terhadap pendapatan Nota Pengantar DPRD Kota Medan, atas Inisiatif DPRD Medan dengan Ranperda Kota Medan tentang Sistem Pengendalian dan Pengawasan P

Senin, 18 Feb 2019 22:02Lifestyle

Terkait Mimpi, Masyarakat Tionghoa Miliki Tafsir Khusus Terhadap Maknanya, Berikut Faktanya

SEMUA orang pasti pernah bermimpi, terkadang mimpi datang dengan gambaran yang indah, namun tak menutup kemungkinan bisa berubah menjadi menakutkan. Seseorang tidak bisa mengatur mimpinya, mereka hanya mampu menafsirkan apa arti dalam mimpinya.

Senin, 18 Feb 2019 21:53Berita Sumut

Pangdam I/BB Hadiri Acara NgeGas Bareng Poldasu 2019

Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah menghadiri acara NgeGas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut 2019 di Mapolda Sumut Sabtu (16/2/2019)

Senin, 18 Feb 2019 21:47Lifestyle

Haru Nan Pilu, Seorang Ibu Viral Usai Tega Tinggalkan Anaknya di Dalam Mobil

Baru - Baru ini netizen dikejutkan dengan viral seorang ibu di Bandung, Jawa Barat yang meninggalkan buah hatinya tidur di dalam mobil. Dia sendiri, sibuk berbelanja di pusat perbelanjaan ke 23 Paskal.

Senin, 18 Feb 2019 21:32Lifestyle

Ingin Minum - Minuman yang Menyehatkan Bagi Tubuh, Berikut Minumannya

Anda pasti sering dengar ungkapan 'Kamu harus banyak minum air'. Seberapa banyaknya tergantung setiap orang, namun secara umum, tetap terhidrasi menghasilkan banyak manfaat kesehatan. Termasuk tingkat energi yang lebih tinggi dan fungsi otak yan

Senin, 18 Feb 2019 21:17Nasional

Presiden Jokowi Percepat Kenaikan Harga Gula

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pihaknya akan mempercepat kenaikan harga pembelian gula di tingkat petani oleh Bulog. Di mana saat ini masih sedang dibahas pada rapat terbatas (ratas).

Senin, 18 Feb 2019 20:49Ekonomi

Konten Hoax Sekarang Bisa di Diteksi Pakai Google Loh, Berikut Caranya

Dengan maraknya internet saat ini, berita hoaks semakin menyebar di berbagai platform baik website ataupun media sosial. Menurut trainer dari Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Nurfahmi Budiarto hoaks atau berita bohong untuk diketahui terdapat dua hal yak

Senin, 18 Feb 2019 20:39Berita Sumut

Edy Rahmayadi : Hasil Assessment Eselon II di Sumut Masih Jauh dari Harapan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa hasil assessment eselon II di lingkungan kerja Pemprovsu masih sangat rendah. Bahkan ada yang nilainya sangat jauh dari harapan.

Senin, 18 Feb 2019 19:50Berita Sumut

Kasus Karamnya KM Sinar Bangun, Berkas Kadishub Samosir P21

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) akhirnya menyatakan berkas milik Kadishub Samosir Nurdin Siahaan lengkap (P21). Nurdin merupakan salah seorang tersangka dalam kasus karamnya KM Sinar Bangun pada tahun 2018 lalu.

Senin, 18 Feb 2019 18:47Berita Sumut

Langgar Aturan, 243 PTS di Indonesia Ditutup Pemerintah

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ‎menutup 243 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. PTS yang ditutup umumnya melakukan pelanggaran dan mengeluarkan ijazah palsu.

Senin, 18 Feb 2019 18:38Berita Sumut

Pemko Medan Siap Dukung KPU Sukseskan Pemilu 2019

Ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik didampingi sejumlah komisioner mendatangi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH di rumah dinas Jalan Sudirman Medan, Senin (18/2). Selain bersilaturahmi, kedatangan mereka untuk menyampaikan persiapan yang tela

Senin, 18 Feb 2019 18:18Berita Sumut

Eldin Ultimatum OPD Laksanakan Program Kerja APBD di 2019

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengingatkan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan untuk segera melaksanakan seluruh program kerja. Sebab, saat ini sudah memasuki pertengahan bulan Pebruari, sehingga seluruh pr

Senin, 18 Feb 2019 18:02Bola

PS Polres Taput Kurang 'Sportif' Piala Poldasu Cup

Laga memperebutkan Piala Kapoldasu di zona dua, sedikit mengecewakan. PS Polres Taput yang seharusnya bertanding melawan PS Polres Tapasel di Stadion Naposo Kota Sidimpuan sore ini Senin (18/2), gagal dilaksanakan karena ketidakhadiran PS Polres Taput.

Senin, 18 Feb 2019 17:59Berita Sumut

Dua Maling Motor Nyaris Tewas Dipukuli Warga

Dua orang maling motor yang beraksi di kawasan Jalan Ringroad menjadi bulan-bulanan warga, Senin (18/2) dinihari. Bahkan keduanya bisa saja tewas jika tidak diamankan oleh tim Patroli Polsek Sunggal.