• Home
  • Lifestyle
  • Kenali Kebudayaan Daerah Yang Kamu Kunjungi Untuk Memudahkan Dapat Teman Kencan

Kenali Kebudayaan Daerah Yang Kamu Kunjungi Untuk Memudahkan Dapat Teman Kencan

Fidel W Minggu, 27 Mei 2018 13:19 WIB
Berwisata ke luar negeri berarti mempelajari kebudayaan baru. / photo: ist
MATATELINGA, Indonesia: Berwisata ke luar negeri berarti mempelajari kebudayaan baru. Yang
sedang mencari pasangan kemungkinan besar bisa bertemu dengan jodohnya,
asalkan mau mengikuti aturan berkencan di negara tersebut.


Aplikasi belajar bahasa, Babbel, belum lama ini merilis survei mengenai tata cara berkencan di tiap negara. Diharapkan, turis yang datang bisa mengerti adat istiadat di sana, sehingga bisa mendapat banyak teman.

Survei tersebut dibagi dalam beberapa kategori, mulai dari cara menyambut orang sampai membayar tagihan makan malam.

Untuk menyambut orang baru, penduduk di Perancis, Belanda, dan Brazil biasanya mencium pipi sisi kanan dan kiri.


Sementara di Spanyol, Italia, dan Australia hanya menciumnya di satu sisi.

Sedangkan berpelukan jadi cara menyambut orang baru di Jerman, Polandia, Amerika Serikat, dan Kanada.

Baik mencium pipi dan berpelukan tentu saja menjadi hal aneh bagi penduduk Asia, karena mereka biasanya menyambut orang baru dengan berjabat tangan.

Penduduk di Swedia, Norwegia, Denmark, Rusia, lebih senang berucap salam saat menyambut orang baru.

Dalam hal memesan wine, penduduk Perancis, Spanyol, Rusia, lebih senang memesannya dalam botol.

Berbeda dengan penduduk Swedia, Polandia, Brazil, dan Norwegia yang biasanya memesan dalam gelas.

Sementara itu, penduduk Amerika Serikat lebih senang memesan bir saat kencan pertama.

Mengenai topik pembicaraan, penduduk Perancis, Jerman, Spanyol, Kanada, dan Polandia enggan membicarakan mantan kekasih.

Penduduk Spanyol, Jerman, dan Italia, juga malas membicatakan uang, agama, dan politik.

Di akhir pertemuan, sebagian besar sepakat kalau tagihan makan bisa dibayar secara patungan.

Tapi, pria di Brazil lebih senang membayari teman kencannya. Sedangkan di Rusia, orang yang mengajak berkencan harus membayar tagihan makan.

Berbicara mengenai kesempatan bertemu orang baru saat melancong ke luar negeri, mungkin kota Berlin di Jerman bisa dijadikan destinasi wisata berikutnya.

Pasalnya, menurut survei yang dilakukan Expat Explorer Survey, Berlin menduduki peringkat teratas dalam daftar kota yang sarat seni budaya dan keberagaman.

Dalam daftar yang sama juga ada kota Buenos Aires (Argentina), London (Inggris), New York (Amerika Serikat), dan Paris (Perancis).

(ard)
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:BerwisataJodohKebudayaanluar negeri
Komentar
Rabu, 24 Okt 2018 00:19Berita Sumut

Puncak Peringatan Hari Koperasi ke 71

Pemerintah Kabupaten Karo laksanakan puncak peringatan Hari Koperasi ke 71 Kabupaten Karo Tahun 2018 , yang dilaksanakan di Sibayak Hotel Berastagi, Selasa (23/8/2018). Pucak peringatan hari koperasi ke 71 ini mengambil tema Penguatan Koperasi mendorong

Selasa, 23 Okt 2018 23:56Berita Sumut

Doorr!! Perampok Sadis Dua Gadis Ditembak

Peluru personel Tim Pagasus Polsek Patumbak menembus betis kaki satu dari tiga pelaku perampokan dua wanita di Jalan Sisingamangaraja Medan

Selasa, 23 Okt 2018 23:33Bola

Kenapa Keita Akui Terbebani Gunakan Nomor Gerrard

MATATELINGA, Liverpool: Sebagaimana diketahui, Keita resmi menjadi bagian dalam skuad Liverpool pada bursa transfer musim panas 2018. Manajemen The Reds - julukan Liverpool - berhasil mendaratkan Keita dari RB Leipzig dengan mahar mencapai 60 juta euro a

Selasa, 23 Okt 2018 23:03Berita Sumut

Berbaur, Kapoldasu Santap Makan Malam dan Hibur Seribuan Supir Angkot

Tidak sekedar tatap muka, silaturahmi seribuan supir angkot dengan Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto juga diselingi dengan makan malam bersama.

Selasa, 23 Okt 2018 22:40Berita Sumut

Langsung Tatap Muka, Para Supir Angkot Ini Tak Sungkan Rangkul Kapoldasu

Selamat datang pahlawan transportasi, selamat datang di rumah rakyat. Inilah ungkapan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto SH menyambut kedatangan sopir angkot, taxsi dan nahkoda Kapal se Sumatera Utara di Mapolda Sumut, Selasa (23/10/2018).

Selasa, 23 Okt 2018 20:19Berita Sumut

Buntut Pembakaran Bendera Tauhid, GNPF Sumut Dukung Pembubaran Banser

Lantaran anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafadz tauhid bertepatan di Hari Santri di Garut pada Minggu (21/10), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumate

Selasa, 23 Okt 2018 18:30Berita Sumut

Oknum Polisi Penista Agama Diserahkan Ke Kejari Asahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menerima pelimpahan tahap dua berupa tersangka dan barang bukti kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad melalui akun media sosial (medsos) Facebook dengan tersangka Aipda Saperio Sahputra Perangin-angin Pinem (4

Selasa, 23 Okt 2018 18:10Nasional

TNI Bersihkan Area Likuifaksi di Balaroa

Kegiatan clearing lokasi di Balaroa bertujuan untuk menghilangkan rasa trauma masyarakat, karena kalau kita biarkan rumah-rumah masih hancur, masyarakat yang datang untuk melihat akan merasa trauma berkepanjangan.

Selasa, 23 Okt 2018 17:55Berita Sumut

Walikota Medan Diharapkan Dukung Pedagang Pasar Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Deputi Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Umardin Lubis, minta dukungan penuh Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi agar seluruh tenaga kerja baik formal maupun informal yang ada di Kota Medan pes

Selasa, 23 Okt 2018 17:30Berita Sumut

Ijeck Minta Target 10.500 Hektar Peremajaan Perkebunan Sawit Rakyat Terwujud

Target peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018 seluas 10.500 hektar diharapkan segera terealisasi. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) dan stakeholder terkait diminta bersinergi dan berkolaborasi melakukan upaya per

Selasa, 23 Okt 2018 17:07Berita Sumut

Poldasu Secepatnya Limpahkan Sukran Tanjung ke Jaksa

Kasus Sukron J Tanjung yang ditangani oleh Penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut secepatnya dilimpahkan ke Kejaksaan. Sebab, berkas mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) itu telah dinyatakan lengkap (P-21).

Selasa, 23 Okt 2018 17:00Berita Sumut

Kendalikan Peredaran Narkoba, Napi Lapas Tanjung Gusta Dihukum Mati

Egah Halim, narapidan Lapas Tanjung Gusta Medan diganjar pidana mati dari majelis hakim PN Medan. Ia terbukti mengendalikan narkotika jenis pil ekstasi dari dalam Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan.

Selasa, 23 Okt 2018 16:59Nasional

TNI Gelar Lomba Menggambar Bagi Anak-Anak Pengungsi Sulteng

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Kodam XIV/Hasanuddin dipimpin Lettu Inf Sahang dan Batalyon Infanteri Para Raider 432/Waspada Setia Jaya (Yonif Para Raider 432/WSJ) Divisi 3/Kostrad dipimpin Kapten Inf Nur Cahyo, men

Selasa, 23 Okt 2018 16:54Nasional

TNI Bantu Bangun Rumah Warga di Desa Senayan Sumbawa Barat

Pasca bencana gempa berkekuatan 7.0 skala richter pada 5 Agustus 2018 lalu, tidak hanya menghancurkan bangunan maupun infrastruktur yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat, namun juga sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat ikut terkena da

Selasa, 23 Okt 2018 16:44Berita Sumut

PNS TNI Wilayah Medan Ikut Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat

Sebanyak 56 orang PNS TNI Wilayah Medan mengikuti seleksi Ujian Dinas Tk I dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat Tingkat Sarjana di Aula Transito Ajendam Jalan Abdul Manaf Lubis, Gaperta Medan

Selasa, 23 Okt 2018 16:36Berita Sumut

Istri Seharusnya Disayangi, Oknum PNS Dinas Kehutanan Sumut Malah Menganiaya

Unit Reskrim Polsek Patumbak melakukan penangkapan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kehutanan Sumut, berinisial ND ,54, warga Jalan Bajak V Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas.