• Home
  • Lifestyle
  • Kenapa Mencari Jodoh Melalui Dunia Maya, Meski Serring Tertipu

Kenapa Mencari Jodoh Melalui Dunia Maya, Meski Serring Tertipu

Amr/Okz/Net Sabtu, 02 Desember 2017 07:34 WIB
Google
MATATELINGA, Jakarta: Dengan perkembangan teknologi, dan kecanggihannya  apapun bisa dilakukan manusia, dari 'keblinger' hingga mencari jodohpun bisa dilakukan melalui  dunia maya.

Meskipun,  setiap orang telah digariskan jodohnya masing-masing, tetapi belum diketahui kapan hadirnya. Namun, hal tersebut malah membuat beberapa orang frustrasi, dan mencoba mencari jodoh dengan cara yang tidak biasa.


Situs online atau aplikasi kencan online menjadi pilihan ketika harap tidak lagi setinggi bintang, dan pasangan tidak kunjung datang. Orang-orang yang tergabung dalam anggota aplikasi kencan online biasanya rawan terkena praktek penipuan, hingga terancam keselamatannya.

Seperti yang dirangkum oleh Okezone  dari berbagai sumber , Kamis (30/11/2017), berikut sederet bahaya dari kencan online yang kini tengah menjadi tren di masyarakat, dan penuh dengan kontroversi.

1. Tertipu Profil Pasangan

Orang yang ikut dalam aplikasi atau situs biro jodoh, tidak semuanya menggunakan profil atau biodata yang sesungguhnya. Mereka biasa berbohong mengenai umur, pekerjaan, hingga tempat tinggal. Bahkan, dalam beberapa kasus, ada pula pengguna yang menggunakan foto orang lain, dan nama. Jika profil saja sudah tidak jujur, masih maukah Anda menjalin hubungan dengan orang seperti ini?

2. Jadi Korban Pembunuhan

Ada sebuah situs biro jodoh yang salah satu anggotanya adalah bekas narapidana untuk kasus pembunuhan. Situs tersebut sama sekali tidak melakukan penyaringan anggotanya, hingga bisa-bisanya seorang mantan pembunuh turut mencari jodoh di dalamnya. Memang manusia bisa berubah, namun agaknya sedikit menyeramkan, sebab seorang yang pernah membunuh artinya sulit untuk mengontrol emosi dan egonya sendiri.

3. Dilabeli Penggila Seks

Mengikuti kencan daring artinya Anda harus bersiap-siap dengan risiko-risiko yang bisa saja terjadi. Salah satunya, sebagian pengguna aplikasi atau situs kencan online menganggap pria atau wanita tersebut hanyalah menginginkan seks dengan one night stand, atau saling memuaskan hanya untuk kesenangan. Maka, Anda harus berhati-hati.


4. Tertipu hingga Kehilangan Harta dan Tahta

Bagi wanita baiknya tidak perlu mengikuti aplikasi atau situs kencan online, sebab jika kopi darat bisa-bisa Anda terhipnotis dengan pria tersebut dan direnggut keperawanan Anda atau diperkosa. Bahkan yang lebih parah, bisa juga pria yang jadi pasangan Anda memereteli perhiasan yang digunakan.

Sementara, bagi pria baiknya jangan cepat terayu oleh wanita. Apalagi jika sudah menjurus pada iming-iming seks, namun Anda harus membelikan si wanita barang-barang yang ia inginkan, bisa dipastikan hal tersebut bisa saja awal dari praktek pemerasan harta.

5. Tidak Ada Cinta Tulus

Bertemu lewat dunia maya artinya Anda hanya melihat seseorang dari wajahnya lewat foto, latar belakangnya lewat biodata, hingga menilai sikapnya lewat chat yang dilakukan bersama Anda. Hal ini berarti orang tersebut tertarik pada Anda hanya dari yang ditampilkan saja lewat aplikasi atau situs kencan online tersebut, sehingga bisa dipastikan orang yang tertarik pada Anda mengharapkan hal selain cinta.


(Mtc/Okz)
Editor: Amrizal

T#g:dunia mayaMataMatatelingaMenacri jodohtehnologi
Komentar
Sabtu, 26 Mei 2018 18:10Berita Sumut

Saat Kapolres Pelabuhan Belawan Dan Ibu Bhayangkari Berbagi Takjil untuk Pengguna Jalan

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lbs SH, MH didampingi ketua cabang Bhayangkari belawan, para JPU dan pengurus Bhayangkari dalam bulan suci ramadhan 1439 H berbagi Takjil Jalan Poskota Medan Belawan. Kamis (24/5/2018) sore. Kapolres Pelabuhan Be

Sabtu, 26 Mei 2018 17:59Berita Sumut

Lagi Memanen Sawit,Jhoni Simamora Tewas Tersengat Listrik

Jhoni Simamora (23) Warga huta IV Nagori Sidotani Kecamatan Bandar,Simalungun ini meregang nyawa akibat tersengat Listrik Saat memanen sawit milik orang tuanya.

Sabtu, 26 Mei 2018 17:37Berita Sumut

Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan, 5 Tempat Hiburan Malam di Medan Kena Sanksi

Dalam aksi yang dipimpin Kadis Pariwisata, Drs. Agus Suryono itu, sebanyak lima tempat usaha pariwisata yang menampilkan live music ditemukan dan mendapat teguran keras. Kelima tempat usaha pariwisata itu adalah Cafe Distro di Jalan Halat, The Thirty di J

Sabtu, 26 Mei 2018 17:22Berita Sumut

Di Dairi, Pelaku Begal Dilumpuhkan, Penadahnya Diringkus

Tim Satreskrim Polres Dairi, meringkus pelaku begal yang diketahui bernama Iding Islahuddin (34) warga jalan Sidikalang, Kabupaten Dairi. Pria yang berprofesi sebagi pelaku spesialis pencurian sepeda motor mengakuisudah menjalankan aksinya di sejumlah tem

Sabtu, 26 Mei 2018 15:49Berita Sumut

Wakil Wali Kota Serap Aspirasi Warga Melalui Safari Subuh

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution melakukan Safari Subuh di Masjid Al Waqif Jalan Sempurna, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (26/5). Selain sahur bersama dengan ratusan warga sekitar, Safari Subuh juga diisi dengan Shalat Subuh berjamaa

Sabtu, 26 Mei 2018 14:32Berita Sumut

BPOM Medan Grebek Pabrik Lengkong Berformalin di Langkat

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makan (BBPOM) di Medan berhasil menggrebek pabrik atau produsen lengkong berformalin di Desa Blankahan, Kabupaten Langkat.

Sabtu, 26 Mei 2018 14:12Berita Sumut

Nyambi Jadi Bandar Judi Online, Honorer Pemkab Madina Ini Berurusan dengan Polisi

Seorang pegawai honorer di lingkungan Pemkab Madina berinisika DJS alias Justin (25) harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Pasalnya pria itu diringkus karena menyambi sebagai bandar judi Kim online.

Sabtu, 26 Mei 2018 13:37Berita Sumut

Gubsu Erry Safari Ramadhan Bersama Panglima TNI

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi menghadiri Safari Ramadhan bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, Jumat (25/5) di Kodam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto, Medan. Ini merupakan safari Ramadhan pertama Panglima TNI

Sabtu, 26 Mei 2018 12:05Nasional

Bertemu Rohan, Aman Mengaku Ditawari Tiga Hal

Aman Abdurrahman mengaku bertemu Head of the International Centre for Political Violence and Terrorism Research Singapura, Rohan Gunaratna pada Desember 2017 lalu.

Sabtu, 26 Mei 2018 12:00Nasional

Imparsial: Definisi Terorisme Ibarat Pedang Bermata Dua

Direktur Imparsial Al Araf menyebut pencantuman 'motif politik' dalam definisi terorisme dalam UU Antiterorisme yang baru disahkan DPR dapat menjadi pedang bermata dua.

Sabtu, 26 Mei 2018 11:54Nasional

Libatkan Anak Dalam Aksi Teorisme, Pelaku Akan Dipidana Lebih Berat

Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Antiterorisme) yang baru saja disahkan DPR mengatur sejumlah hukuman baru. Salah satunya pemberatan hukuman bagi pelaku aksi teror yang melibatkan anak.

Sabtu, 26 Mei 2018 11:52Berita Sumut

Membangun Jembatan Hati Melalui Safari Ramadhan

Selain menyemarakkan bulan suci Ramadan, program Safari Ramadan Pemko Medan ini juga menjadi ajang silaturrahmi sekaligus menyampaikan pesan pembangunan juga menyerap aspirasi warga. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Medan ketika membacakan

Sabtu, 26 Mei 2018 11:46Internasional

Raja Kamboja Terima Dubes RI Baru di Istana

Raja Kamboja Norodom Sihamoni mengharapkan peningkatan hubungan dengan Indonesia di berbagai bidang. Terutama perdagangan, investasi, pariwisata, kebudayaan, industri, ekonomi, teknologi dan kerja sama internasional. Hal tersebut disampaikan raja saat men

Sabtu, 26 Mei 2018 11:33Internasional

Dua Negara Sekutu Angkat Kaki, Menlu Taiwan Undur Diri

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengajukan pengunduran diri tak lama setelah Burkina Faso mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan negara yang dianggap provinsi pembelot oleh China itu, Kamis (24/5).

Sabtu, 26 Mei 2018 11:25Internasional

Makanan Napi Muslim Mengandung Babi, CAIR Gugat Penjara Alaska

Dewan Hubungan Islam Amerika (The Council on American-Islamic Relations/CAIR) melayangkan gugatan kepada penjara Alaska (The Alaska Departemen of Corrections/DOC) dengan tuduhan membiarkan narapidana (napi) muslim "kelaparan" dan memberikan ma

Sabtu, 26 Mei 2018 11:16Berita Sumut

Gelar Razia Pekat, Polsek Patumbak Amankan 4 Pasangan Mesum

Sebanyak 4 orang pasangan bukan suami istri terjaring dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar personil Polsek Patumbak, Jumat (25/5/2018) malam. Para pasangan bukan suami istri ini diamankan dari razia yang digekar di Hotel KUPJ depan RS M