Warning: Use of undefined constant kat - assumed 'kat' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 617

    Warning: Use of undefined constant title - assumed 'title' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 621

    Warning: Use of undefined constant alias - assumed 'alias' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 625

    Warning: Use of undefined constant Kategori - assumed 'Kategori' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 625

    Warning: Use of undefined constant Judul - assumed 'Judul' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 625
  • Home
  • Lifestyle
  • Kisah Pertanyaan Pendeta Yahudi, ini Jawaban Cerdas Sayidina Ali

Kisah Pertanyaan Pendeta Yahudi, ini Jawaban Cerdas Sayidina Ali

Mtc Selasa, 23 Juli 2019 07:15 WIB
Hand Over
Ilustrasi
MATATELINGA: Siapa yang tak kenal Sosok Sayidina Ali, terlebih umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai menjadi kalifah terakhir, dari kalangan Khilafaur Rasyidin. Sayidina Ali juga dikenal sebagai sahabat yang paling cerdas.



Bahkan Rasulullah SAW mengakuinya seperti sabda beliau, "Aku adalah pintunya ilmu, dan Ali adalah kuncinya."

Suatu ketika di Zaman ke Khalifahan Umar bin Khatab, datang seorang pendeta Yahudi yang ingin bertanya beberapa hal kepada Umar bin Khatab.

"Hai khalifah Umar, anda pemegang kekuasaan setelah Muhammad dan sahabatnya Abu Bakar. Kami hendak menanyakan beberapa masalah penting kepada anda. Jika anda dapat memberi jawaban kepada kami, barulah kami mengerti bahwa Islam adalah agama yang benar dan Muhammad adalah benar-benar seorang nabi," kata pendeta Yahudi tersebut.

Khalifah Umar pun menjawab, "Silakan bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan!"

Kemudian, pendeta Yahudi itupun mengatakan, "Jelaskan kepada kami tentang induk kunci, yang mengancing langit, apakah itu? Lalu terangkan kepada kami tentang adanya sebuah kuburan yang berjalan bersama penghuninya, kemudian tunjukan kepada kami tentang suatu makhluk yang dapat memberi peringatan kepada bangsanya, tetapi ia bukan golongan manusia atau jin, dan jelaskan tentang lima jenis makhluk yang dapat yang dapat berjalan dimuka bumi tapi makhluk itu tidak dilahirkan dari kandungan ibu atau induknya," tanya pendeta tersebut

Mendengar pertanyaan yang begitu rumit, Khalifah Umar bin Khatab pun menundukan kepalanya untuk berpikir sejenak, kemudian berkata, "Bagiku, jika menjawab tidak tahu atas pertanyaan-pertanyaan yang memang tidak diketahui jawabannya, maka itu bukan sesuatu yang memalukan."

Pendeta yang yang mendengar jawaban Khalifah Umar seperti itu lantas kegirangan, dan berkara "Sekarang kami bersaksi bahwa Muhammad memang bukan seorang Nabi, Islam itu agama yang bathil," kata pendeta itu.



Salman Al-Farisi yang saat itu bersama Sayidina Umar pun langsung mendatangi rumah Sayidina Ali. "Ya abal hasan, selamatkan-selamatkan agama Islam," seru Salman kepada Sayidina Ali.

Kemudian Sayidina Ali pun bertanya, "Mengapa?" Kemudian Salman menceritakan kejadian yang sedang terjadi pada sahabatnya Umar bin Khatab. Mendengar penjelasan Salman, Sayidina Ali pun bergegas untuk mendatangi Sayidina Umar.

Sampai di kediaman Sayidina Umar, Sayidina Ali pun langsung dipeluk olehnya dan berkata, "Ya abal Hasan setiap ada kesulitan besar, engkau selalu kupanggil," ujar Sayidina Umar.

"Sayidina Ali bin Abu Thalib memang anugrah Allah. Beberapa keterangan menyebutkan bahwa beliau merupakan setengah dari ilmu yang ada," terang Ustadz Syukri Wahid.

Ustadz Syukri wahid juga menjelaskan bahwa Sayidina Ali selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan bahkan dalam hal ujian ayat yang sering dilontarkan pihak lain.

Setelah berhadapan dengan para pendeta Yahudi itu, Sayidina Ali berkata, "Silahkan kalian bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan, Rasulullah telah mengajariku seribu macam ilmu, dan tiap jenis ilmu itu mempunyai seribu macam cabang ilmu."

Akhirnya pendeta itu menanyakan hal yang tadi ditanyakan kepada Sayidina Umar. Sebelum bertanya, Sayidina Ali memberikan tawaran. Jika dirinya berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, maka pendeta Yahudi itu harus bersyahadat.



Akhirnya para pendeta yahudi itu bertanya, "Anak kunci apakah yang dapat membuka pintu-pintu langit?"

Ali bin Abi Thalib pun menjawab dengan mudah, "Anak kunci itu kesaksian (syahadat) bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah."

Orang yahudi itu berdiam sejenak sambil bertatap-tatapan. Kemudian berkata, "Orang ini benar juga.

Kemudian orang Yahudi itu melanjutkan pertanyaannya, "Terangkanlah kepada kami tentang adanya sebuah kuburan yang dapat berjalan bersama penghuninya," tanya pendeta Yahudi lagi.

"Kuburan itu ialah ikan paus yang menelan Nabi Yunus putra Matta," jawab Sayidina Ali. Nabi Yunus merupakan Nabi yang ditelan oleh ikan paus dan dibawa oleh paus tersebut mengelilingi tujuh samudra.

Kemudian pendeta-pendeta itu meneruskan pertanyaannya kembali. "Jelaskan kepada kami tentang makhluk yang dapat memberi peringatan kepada bangsanya tetapi makhluk itu bukan manusia dan bukan jin."

Mendengar pertanyaan itu, Sayidina Ali menjawab, "Makhluk itu adalah semut Nabi Sulaiman, semut itu pernah berkata kepada kaumnya, 'hai para semut, masuklah ke dalam tempat kediaman kalian, agar tidak di injak-injak oleh Nabi Sulaiman dan pasukannya dalam keadaan mereka tidak sadar,'" Jawab Sayidina Ali.

Mendengar jawaban Sayidina Ali, para pendeta Yahudi itu tetap melanjutkan pertanyaannya. "Beritahu kepada kami tentang lima jenis mahluk yang berjalan di atas permukaan bumi tapi tidak satu pun diantara mahluk-mahluk itu dilahirkan dari kandungan ibunya atau induknya."



Sayidina Ali menjawab dengan mudah, "Lima mahluk itu adalah: 1. Adam, 2. Hawa, 3.Unta Nabi Shaleh, 4. Domba Nabi Ibrahim, 5. Tongkat Nabi musa (yang menjelma menjadi ular).

Mendengar jawaban-jawaban yang diberikan Sayidina Ali, pendeta Yahudi itu pun melunaskan perjanjiannya diawal, yang akan bersyahadat.

"Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah," ujar pendeta Yahudi itu

"Yahudi itu memiliki madras, studi agama di madinah, mereka sering menguji Nabi Muhammad SAW, karena itu sering kali Yahudi hanya mengetes atau menguji dengan tujuan merendahkan beliau," pungkas Ustadz Syukri Wahid.

(Mtc/Okz)
Editor: Fajar

Sumber: Okezone

T#g:Berita IslamiblibliMatatelingaTerkinimatatelinga.commatatelinga com
Komentar
Jumat, 13 Des 2019 08:15Internasional

Khabib Nurmagomedov Nampaknya Benar - Benar Serius Untuk Menatap Duel

Khabib Nurmagomedov nampaknya benar-benar serius untuk menatap duel yang bakal dilakoninya, yakni melawan Tony Ferguson. Bahkan Khabib mengklaim telah melakukan persiapan khusus demi bisa meraih kemenangan di duel kontra Ferguson.

Jumat, 13 Des 2019 08:01Berita Sumut

Ini Pemenang Ucok & Butet FDT 2019

Festival Danau Toba ke-7 tahun 2019 yang digelar di Parapat, Simalungun diisi dengan berbagai perlombaan termasuk pemilihan Ucok dan Butet Tahun 2019. Sebelum resmi ditutup Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut dr Ria Novida Telaumbanua didampingi

Jumat, 13 Des 2019 08:00Lifestyle

Perjalanan Zulqarnain hingga ke Siberia

Ilmu pengetahuan modern berupaya mencari tahu rute perjalanan Zulqarnain yang termasyhur.

Jumat, 13 Des 2019 07:45Bola

Arsenal Mampu Memetik Hasil Menjanjikan ke Grup F

Arsenal mampu memetik hasil cukup menjanjikan ketika melakoni matchday ke-6 Grup F Liga Eropa musim 2019-2020. Melawan Standard Liege, skuad The Gunners –julukan Arsenal– mampu menutup laga dengan hasil imbang 2-2.

Jumat, 13 Des 2019 07:30Bola

Roma Gagal Tetap Melaju, Meski di Imbangi Wolfsberger

Meski gagal menyudahi laga dengan kemenangan, Roma tetap dipastikan melaju ke babak 32 Besar Liga Eropa 2019-2020 dengan status runner-up Grup J. Roma hanya terpaut satu poin dari Istanbul Basaksehir yang di saat bersamaan mampu menumbangkan Borussia Monc

Jumat, 13 Des 2019 07:15Ekonomi

Harga Saham Mas Murni Merosot Dalam Lima Hari

Harga saham Mas Murni merosot dalam lima hari perdagangan berturut-turut setelah mencapai level tertinggi sejak 30 Juni 1999 atau dalam lebih dari 20 tahun terakhir. Dalam lima hari perdagangan, harga saham MAMI anjlok 80,25% dari posisi Rabu pekan lalu

Jumat, 13 Des 2019 07:00Ekonomi

Para Analis: Nilai Tukar Rupiah Terbatas,

Para analis melihat nilai tukar rupiah tidak akan banyak bergerak sampai akhir tahun nanti. "Hingga akhir tahun, rentang pergerakan rupiah sempit," kata Lukman Leong, analis Valbury Asia Futures, kemarin.

Jumat, 13 Des 2019 06:45Nasional

Kapolri Terima Audensi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi RI di Mabes Polri

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Asiz, M,Si menerima audiensi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Kamis (12/12/2019).

Jumat, 13 Des 2019 06:30

Panglima TNI : TNI Harus Dapat Menjadi Faktor Penguatan Pancasila

Saat ini isu radikalisme yang dapat berkembang menjadi tindakan terorisme telah menjadi ancaman nyata yang mengemuka di tengah-tengah masyarakat. Sejak dahulu keberadaan radikalisme, baik itu radikal kanan dan kiri maupun radikal lainnya harus selalu di w

Jumat, 13 Des 2019 06:15Berita Sumut

Pemprovsu Sambut Positif Natal DPC PERADI Medan-Sumut

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajeckshah (Ijeck) menyambut positif pelaksanaan Natal yang akan digelar Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokasi Indonesia (DPC Peradi Medan-Sumut) di Regale Internasional Center Jalan Adam Malik No 66 Medan

Jumat, 13 Des 2019 06:00Nasional

Pangdam I/BB Tinjau dan Motivasi Prajurit Satgas Pam Rahwan Yonif RK 136/TS di Ambon

Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, untuk meninjau dan memberi motivasi Prajurit Satgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti yang sedang melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Daerah

Kamis, 12 Des 2019 22:44Berita Sumut

Victor Silaen : Kita Akan Evaluasi Kegiatan Ini Untuk Menjadi Lebih Baik

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara dr Ria Novida Telaumbanua didampingi Ketua Komisi B DPRD Sumut Victor Silaen serta Anggota Komisi B lainnya seperti Parsaulian Tambunan, Tuani Lumban Tobing, Zerira Salim Ritonga, Sumihar Sagala serta

Kamis, 12 Des 2019 21:15Berita Sumut

Dukung Optimalisasi PAD, PT Bank Sumut Bantu Pemko Medan Pasang Tapping Box

Guna mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan, Pemko Medan melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi

Kamis, 12 Des 2019 21:00Berita Sumut

Akhyar : Keberagaman Budaya Harus Kita Jaga & Lestarikan

Keberagaman budaya Kota Medan adalah kekayaan yang kita miliki. Kekayanaan ini harus kita jaga dan lestarikan. Pasalnya kekayaaan ini tentunya membuat Kota Medan dijuluki sebagai miniaturnya Indonesia. Seluruh suku bangsa yang ada di Indonesia, juga dimil

Kamis, 12 Des 2019 20:57Berita Sumut

Jurnalis Apresiasi Kinerja Irjen Pol Agus Andrianto Selama Jabat Kapolda Sumut

Jurnalis Kota Medan memberikan apresiasi kinerja Irjen Pol Agus Andrianto selama menjabat Kapolda Sumut.

Kamis, 12 Des 2019 20:45Berita Sumut

Genjot Pariwisata Sumut, Rute Penerbangan Baru Dijajaki

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Berbagai upaya dan kerja sama ditempuh untuk menggenjot dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Apalagi, salah satu destinasi super prioritas