• Home
  • Lifestyle
  • Kota Tua Jakarta Gagal Jadi Warisan Dunia. Begini Alasannya

Kota Tua Jakarta Gagal Jadi Warisan Dunia. Begini Alasannya

Fidel Wc Selasa, 10 Juli 2018 05:39 WIB
Kota Tua gagal memenuhi syarat sebagai salah satu peninggalan warisan dunia UNESCO / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: Kota Tua dinilai gagal memenuhi syarat sebagai salah satu peninggalan warisan dunia UNESCO. ICOMOS menyatakan bahwa Kota Tua dan tiga pulau pendukung di kepulauan seribu (Onrust, Kelor, Cipir, dan Bidadari) tak memenuhi syarat untuk memegang predikat sebagai warisan dunia.

ICOMOS sendiri adalah salah satu lembaga profesional yang melakukan penilaian dari peninggalan serjarah dan budaya. Hanya peninggalan yang masuk dalam kriteria memiliki nilai universal yang menakjubkanlah yang akan dianugerahi sebutan warisan dunia.

Lembaga ini ditunjuk oleh UNESCO bersama dengan dua lembaga lain yaitu IUCN (International Union for the Conservation of Nature) yang berpusat di Gland, Swiss dan ICCROM (International Centre for the Study of the Preservation and Restoration of Cultural Property) yang berpusat di Roma, Italia.

Berdasarkan analisa komparatif ICOSMOS, Kota Tua tidak memenuhi beberapa syarat kesatuan peninggalan bangunan yang ada dengan konteks kota secara keseluruhan. Secara rinci, berikut enam alasan Kota Tua tidak masuk kriteria.

1. Kota Tua dianggap tak sanggup menyaingi keunikan dan faktor luar biasa dari kota kolonial lain di wilayah Asia Tenggara dan dunia.

2. Kawasan ini juga dianggap tidak menjadi saksi keberagaman dan perpaduan multikultural Indonesia saat ini. Sebagai pusat perdagangan pun, Kota Tua masih kalah jika dibandingkan dengan kota sejenis di Asia Tenggara. Tradisi pembuatan perahu tradisional bisa bertahan di Kampung Luar Batang dinilai bukan bukti yang cukup kuat.

3. Kota Tua tidak menunjukkan perannya sebagai tempat pertukaran nilai kemanusiaan dari waktu ke waktu, baik terkait dengan pembangunan arsitektur atau teknologi. Tidak juga memengaruhi rencana pengembangan kota atau perancangan tata kota.

4. Daerah wisata itu juga tidak menunjukkan keunikannya menjadi saksi tradisi budaya atau peradaban yang telah hilang.

5. Kawasan ini tak menunjukkan contoh bangunan yang luar biasa baik secara arsitektural, teknologi, ataupun tata kota, yang menunjukkan tingkatan penting dalam sejarah manusia.

6. Bangunan yang tersisa diwilayah ini terancam berbagai faktor. Seperti tata kota yang tidak memperhitungkan kawasan bersejarah ini, resiko banjir, dan tidak adanya solusi manajemen bencana dari pemerintah.

Argumen lain yang diberikan adalah wilayah Kota Tua sangat terpengaruh dengan pembangunan kota Jakarta saat ini. Sebagai contoh pembangunan Tanggul Raksasa dan 17 pulau di utara Jakarta yang dinilai akan mengubah nilai historis dan keaslian wilayah Kota Tua ini.

ICOSMOS juga memberi catatan agar bangunan peninggalan abad 19 dan 20 itu perlu lebih banyak investasi dan revitlisasi untuk menjaga peninggalan itu dan menjadikannya bagian dari karakter kota.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:ICOMOSKota TuaKota Tua jakartaUNESCOpeninggalan warisan dunia
loading...
Loading...
Komentar
Senin, 16 Jul 2018 13:28Berita Sumut

Pemko Medan Harus Tegas Soal Revitalisasi Pasar Timah

Pemko Medan diminta tegas untuk menyikapi persoalan revitalisasi Pasar tradisional di kota Medan. Contohnya revitalisasi kasus Pasar Timah yang saat ini terbengkalai akibat ketidaktegasan Pemko Medan.

Senin, 16 Jul 2018 13:14Berita Sumut

Tim Surveyor Verifikasi KARS Kunjungi RSUD Djoelham Binjai

Tim surveyor verifikasi akreditasi rumah sakit versi 2012, yang diketuai oleh dr Tumpal Simatupang Sp.OG (K) mengunjungi RSUD Djoelham Binjai.

Senin, 16 Jul 2018 12:51Berita Sumut

Viral di Medsos, Ternyata Kabar Anak yang Jadi Korban Begal Adalah Hoax

Beberapa hari ini, warga Medan dihebohkan dengan beredarnya kabar di media sosial baik Facebook maupun broadcast di WhatsApp tentang terjadinya aksi begal di wilayah Sunggal, Medan, yang menelan korban meninggal dunia.

Senin, 16 Jul 2018 09:59Internasional

Aleppo Diterjang Rudal, Suriah Tuding Israel Sebagai Biang Keladi

Suriah menuding Israel menembakkan rudal ke salah satu situs militer di dekat bandara Nairab yang terletak di pinggiran kota Aleppo pada Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 09:53Internasional

Demo Ricuh Akibat Harga BBM Melonjak, PM Haiti Pilih Undur Diri

Perdana Menteri Haiti, Jack Guy Lafontant, mengundurkan diri pada Sabtu (15/7), di tengah protes terkait pengurangan subsidi bahan bakar.

Senin, 16 Jul 2018 07:58Internasional

7 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Seseorang meledakkan bom bunuh diri di depan kantor Kementerian Pembangunan Pedesaan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/7). Bom tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai belasan orang.

Senin, 16 Jul 2018 07:53Ekonomi

Ekspektasi Surplus Neraca Perdagangan Diperkirakan Dapat Perkuat IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (16/7) diperkirakan bakal kembali menguat ditopang ekspektasi surplusnya neraca perdagangan Juni 2018 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Senin, 16 Jul 2018 07:45Ekonomi

BEI Masih Berharap Freeport Lempar Saham Ke Publik

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap PT Freeport Indonesia (PTFI) menawarkan sahamnya ke publik usai mayoritas kepemilikannya resmi dikuasai pemerintah. Dengan menjadi perusahaan publik, tata kelola Freeport Indonesia diharapkan lebih baik.

Senin, 16 Jul 2018 07:26Ekonomi

Jokowi Minta Rest Area Jalan Tol Hanya Menjual Merek Lokal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest area) di jalan tol tak dipenuhi oleh merek-merek asing. Jokowi ingin rest area diisi oleh merek-merek lokal.Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest a

Senin, 16 Jul 2018 07:13Nasional

Dirikan Kantor Polisi Bersama Indonesia-China di Ketapang, Jabatan AKB Sunario Dicopot

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti fenomena Kantor Polisi Bersama yang dijalin dalam kerja sama Polres Ketapang, Kalimantan Barat dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (China) Provinsi Jiangzu Resor

Senin, 16 Jul 2018 07:04Nasional

Rumah Dirut PLN Sofyan Basir Digeledah KPK, Tiga Bundel Dokuman Dibawa Serta

Penyidik KPK menyita sejumlah berkas dan tumpukan dokumen dari rumah Dirut PLN Sofyan Basir, Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 07:03Bola

Skuat Relatif Muda, Rata Rata usia 26,03 tahun

Dengan skuat relatif muda, rata-rata usia 26,03 tahun, Prancis tampil sebagai juara Piala Dunia 2018. Les Bleus menang 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan final di Luzhniki Stadium

Senin, 16 Jul 2018 06:52Berita Sumut

Penyelundupan 5,297 KG Sabu-Sabu di Perairan Asahan Sumut di Gagalkan

Kali ini Tim First Fleet Quick Respons (FFQR) Lanal Tanjung Balai Asahan berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 5 bungkus atau seberat 5,297 kg dari sebuah kapal motor tanpa nama dan tanpa dokumen di Tanjung Ber

Senin, 16 Jul 2018 06:42Bola

Prancis Meluapkan Kegembiraannya, Selaku Juara Piala Dunia

Prancis unggul cepat di laga ini setelah Mario Mandzukic bikin gol bunuh diri di menit 18. Namun Kroasia bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Ivan Parisic. Penalti Antoine Griezmann membuat Prancis kembali unggul 2-1 saat turun minum

Senin, 16 Jul 2018 06:30Nasional

Karena Sugito, Massa Bantai 292 Buaya di Sorong

Sugito, pria asal Jawa yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pembuat tahu, meregang nyawa usai diterkam buaya di Jalan Bandara SP-1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Senin, 16 Jul 2018 06:17Lifestyle

Jangan Heran Bila Melihat Perempuan Lebih Sering Bersosialisasi. Karena...

Bila Anda, para pria, jangan heran bila mendapati kekasih dan perempuan lain terlihat lebih sering bersama teman atau sahabat hingga berjam-jam. Secara ilmiah, perempuan memang lebih butuh bersosialisasi dibanding pria.