Mengharapkan Wafat di Tanah Suci, ini Hukumnya

Mtc Jumat, 09 Agustus 2019 07:45 WIB
Hand Over
Makam di Tanah Suci
MATATELINGA: Tugas manusia di dunia hanyalah mempersiapkan amalan sebagai bekal kematian. Kita harus banyak beramal saleh untuk mempersiapkan bekal di akhirat.



[adx]

Bukan berputus asa dengan mengharapkan kematian. Sebab kematian itu pasti datang meski tak diharapkan sekalipun.

Baca Juga: Kisah Tak Terduga di Khalifah Umar bin Khattab

Nabi Muhammad SAW melarang umatnya mengharapkan kematian karena musibah yang menimpa. Nabi mengajarkan untuk berdoa agar diberikan hal yang terbaik, mati atau hidup, bukan dengan mengharapkan kematian.

Nabi SAW bersabda:

لا يتمنين أحدكم الموت لضر أصابه فإن كان لا بد فاعلا فليقل اللهم أحيني ما كانت الحياة خيرا لي وتوفني إذا كانت الوفاة خيرا لي

Artinya, "Sungguh janganlah kalian berharap kematian karena bahaya yang menimpa. Bila tidak bisa menghindar, maka berdoalah, ya Allah hidupkanlah aku bila kehidupan lebih baik bagiku, matikanlah aku bila kematian lebih baik bagiku," (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Dalam penjelasannya atas hadits tersebut, Syekh Muhammad bin Abdil Hadi As-Sindi berkata:

قوله : (لا يتمنينّ أحدكم الخ) أي : لأنه كالتبرّي عن قضاء الله في أمر ينفعه في آخرته

Artinya, "Sabda Nabi, sungguh janganlah kalian mengharapkan kematian, karena sesungguhnya hal tersebut seperti terbebas dari kepastian Allah dalam perkara yang bermanfaat untuk akhiratnya," (Lihat Syekh Muhammad bin Abdil Hadi As-Sindi, Hasyiyah As-Sindi 'alal Bukhari, juz IV, halaman 50).

Dari keterangan hadits tersebut, para pakar fiqih merumuskan bahwa mengharapkan kematian karena musibah yang menimpa hukumnya makruh.

Seperti dilansir oleh wartawan, saat terkena cobaan, manusia tidak sepantasnya untuk berburuk sangka kepada Allah atau berputus asa, bisa jadi musibah yang menimpa merupakan sesuatu yang terbaik untuk dunia dan urusan akhiratnya. Bahkan bisa menghapus dosa-dosa yang lalu dan mensucikan kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat.



[adx]

Saat Nabi menyambangi laki-laki berusia senja yang tengah mengalami sakit panas, ia bersabda, "thahurun, insya Allah" (tidak apa-apa, insya Allah sakit ini mensucikan kesalahan-kesalahan).

Namun demikian, tidak selamanya berharap kematian merupakan hal yang buruk. Mengharapkan kematian hukumnya bisa menjadi sunah apabila karena tujuan yang baik, misalkan berharap mati syahid di jalan Allah, berharap mati di tiga kota suci (Makkah, Madinah dan Baitul Maqdis) atau karena khawatir terfitnah agamanya.

Disamakan dengan anjuran berharap mati di tiga kota suci, berharap mati di tempatnya orang-orang saleh.

Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami menegaskan:

وفي المجموع يسن تمنيه ببلد شريف أي مكة أو المدينة أو بيت المقدس وينبغي أن يلحق بها محال الصالحين

Artinya, "Di dalam Kitab Al-Majmu', sunah mengharapkan kematian di tempat mulia, yaitu Makkah, Madinah dan Baitul Maqdis, seyogianya disamakan juga dengan tiga tempat tersebut, tempatnya orang-orang saleh," (Lihat Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami, Tuhfatul Muhtaj, juz III, halaman 182).

Ada perbedaan istilah apakah berharap syahid atau mati di tempat suci termasuk mengharapkan kematian atau bukan. Menurut Syekh Sayyid Al-Bashri, mengharapkan kematian di tempat yang mulia sebenarnya bukan termasuk mengharapkan kematian, namun mengharapkan sifat atau kondisi tertentu saat kematian tiba.




[adx]

Syekh Ali Syibramalisi dan Syekh Abdul Hamid Al-Syarwani tidak menyetujui kemutlakan pendapat Syekh Sayyid Al-Bashri di atas, namun harus diperinci. Bila harapan tersebut dikhususkan dengan perjalanan atau tahun tertentu, semisal saat berihram haji atau umrah berharap mati di tanah suci dan tidak kembali ke tanah air, maka termasuk berharap kematian.

Bila harapannya dimutlakan, maka bukan termasuk berharap kematian, namun mengharapkan kondisi tertentu saat kematian tiba, seperti berdoa menjadi syahid atau berada di tanah suci saat ajal menjemput.

Dalam titik harapan yang dimutlakan ini, pada hakikatnya seperti doa-doa pada umumnya, yaitu berdoa diberi kondisi yang terbaik saat meninggal dunia. Seakan-akan ia berdoa "Bila engkau mematikanku, matikanlah aku sebagai syahid atau di Kota Makkah."

Sebagaimana doa yang diteladankan Nabi Yusuf "Matikanlah aku dalam keadaan Muslim dan susulah aku dengan orang-orang saleh."

Meski demikian, ulama-ulama tersebut sepakat bahwa berharap mati di tanah suci hukumnya sunah, mereka hanya berbeda sudut pandang dalam sebuah istilah "harapan kematian." Namun sepakat secara hukum, yaitu sunah.

Penjelasan demikian sebagaimana keterangan referensi di bawah ini:

قوله )يسن تمنيه ببلد إلخ) بالتأمل الصادق يظهر أن تمني الشهادة وتمني الموت بمحل شريف ليس من تمني الموت بل تمني صفة أو لازم له عند عروضه بصري أقول وهذا فيما إذا تمنى ذلك وأطلق وأما إذا تمنى ما ذكر وقيده بنحو سفر أو عام مخصوص فظاهر أنه من تمني الموت

Artinya, "Ucapan Syekh Ibnu Hajar, sunah berharap kematian di tempat mulia, dengan pemikiran yang benar, tampak jelas bahwa sesungguhnya berharap mati syahid dan mati di tempat mulia bukan termasuk mengharapkan kematian, tetapi mengharapkan sifat atau kondisi yang menetapi kematian saat ia tiba, keterangan dari Syekh Sayyid Al-Bashri. Aku (Syekh Syarwani) berkomentar, yang demikian ini bila berharap kematian dan memutlakannya. Adapun bila berharap mati sebagaimana demikian dan dibatasi dengan perjalanan atau tahun tertentu, maka jelas bahwa hal tersebut termasuk berharap kematian. Keterengan dari Syekh Ali Syibramalisi."

عبارة ع ش ولا يتأتى أن ذلك من تمني الموت إلا إذا تمناه حالا أو في وقت معين أما بدون ذلك فيمكن حمله على أن المعنى إذا توفيتني فتوفني شهيدا أو في مكة إلخ كما قيل به في الجواب عن قول سيدنا يوسف صلى الله وسلم على نبينا وعليه { توفني مسلما وألحقني بالصالحين } ا هـ .




[adx]

Artinya, "Teks lengkap pernyataan Syekh Ali Syibramalisi, hal yang demikian tidak dapat masuk kategori berharap kematian kecuali berharap mati saat itu atau pada waktu tertentu. Bila tidak demikian, maka mungkin diarahkan bahwa arti dari harapan tersebut adalah, bila engkau matikan aku, maka matikanlah sebagai syahid atau di kota Mekah, dan lain-lain, seperti diucapkan dalam jawaban doanya Sayyidina Yusuf, ya Allah, matikanlah aku sebagai muslim dan susulah aku dengan orang-orang saleh," (Lihat Syekh Abdul Hamid As-Syarwani,Hasyiyatus Syarwani 'ala Tuhfatil Muhtaj, juz III, halaman 182).

Demikian penjelasan mengenai hukum mengharapkan mati di kota suci. Pada kesimpulannya hukumnya sunah, namun tetap harus disertai dengan semangat untuk menjaga kualitas hidup menjadi lebih baik, bukan malah bersikap putus asa.

(Mtc/Okz)
Editor: Fajar

Sumber: Okezone

T#g:Berita IslamiblibliMatatelingaTanah SuciTerkiniTravelokawafatmatatelinga.commatatelinga com
Komentar
Senin, 03 Agu 2020 22:30Nasional

Barang Mewah Mantu Nurhadi Tak Luput Dari Perhatian KPK

Dugaan korupsi yang menyeret eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi terus diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Termasuk menantu Nurhadi, Riezky Herbiyono, yang juga merupakan tersangka di kasus ini, diusut terkait dengan kepemilikan barang mewah.

Senin, 03 Agu 2020 22:00Bola

Alisson Rasakan Musim Paling Melelahkan, Rebut Juara

Alisson tak menyangkal ia dan rekan-rekan telah terkuras secara fisik dan emosional demi mendapatkan gelar juara. Lebih dari itu, ia juga mengaku harus mengalami penantian panjang untuk mengamankan gelar Liga Inggris musim ini.

Senin, 03 Agu 2020 21:45Lifestyle

Demi Masa Depan Buah Hatinya, Rachel dan Edwin Menikah

Rachel Maryam dan suami Edwin Aprihandono meresmikan pernikahan atau isbat nikah di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Senin, 03 Agu 2020 21:30Nasional

Kali Ini Gempa Bumi Menguncang Sulawesi Utara

adan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam laman resminya yang dipantau media di Jakarta,

Senin, 03 Agu 2020 21:15Nasional

Peserta Lakukan Daftar Ulang CPNS Kemenkeu di Mulai

Persiapan SKB Rekrutmen CPNS Kemenkeu dimulai dari peserta yang harus melakukan daftar ulang Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada tanggal 1 sampai dengann 7 Agustus 2020 di website SSCN BKN.

Senin, 03 Agu 2020 21:00Internasional

Baku Tembak di Penjara Afghanista, 24 Tewas dan Puluhan Luka Luka

Setidaknya 24 orang tewas, akibat terjadi baku tembak antara militan Negara Islam (IS) dan pasukan keamanan Afghanistan yang pecah di sebuah penjara di Kota Jalalabad, timur Afghanistan

Senin, 03 Agu 2020 20:45Internasional

Dr. Li Meng Yan Bongkar, Virus Corona Dibuat di Laboratorium Militer

Berbicara selama wawancara langsung dengan Lude Press, Dr Li mengklaim dia tidak dianggap serius ketika melaporkan temuan tersebut kepada bosnya.

Senin, 03 Agu 2020 20:30Internasional

Pembunuhan 50 Sopir Taksi Oleh Dokter di India

Lebih dari 50 supir taksi dibunuh dan membuang mayat mereka di perairan yang dipenuhi buaya sebelum menjual taksi korbannya, oleh seorang dokter pembunuhan berantai.

Senin, 03 Agu 2020 20:00Berita Sumut

Pangdam I/BB, Menerima Audensi Pengurus PD II GM FKPPI Sumut

Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah MA,MSc menerima audensi Pengurus Daerah II Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putra Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri, di Lantai III Makodam Jalan Medan Binjai Km 7,5,

Senin, 03 Agu 2020 19:47Berita Sumut

Penyalah Guna Narkoba ditangkap Tekab Polsek Sunggal

Tekab Polsek Sunggal, pada Sabtu (1/8/2020) sekira pukul 15.30 wib, di Jalan. Gatot Subroto Kel. Sei Sekambing C 2 Kec. Medan Helvetia berhasil mengamankan dua orang berinisial RD (38) warga Jalan Ibus Kec. Medan Baru dan S alias E (47) warga Desa Sawit R

Senin, 03 Agu 2020 19:30Berita Sumut

Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Tetap Dilengkapi APD

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Asisten Pemerintahan Umum Setdako Medan Renward Parapat memimpin rapat Pembahasan dan Tindak Lanjut Serta Klarifikasi Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) RI No HK 01.07/MENKES/41

Senin, 03 Agu 2020 19:15Berita Sumut

Polsek Medan Kota Gerebek Gubuk Tempat Pesta Sabu di Multatuli Medan

Petugas Polsek Medan Kota menggerebek sebuah gubuk yang sering digunakan tempat mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Multatuli Lingkungan 2 Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun

Senin, 03 Agu 2020 19:00Berita Sumut

Semoga Sinergitas Pemko Medan & Yonkav 6/NK Lebih Erat dan Meningkat Lagi

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kasatpol PP Kota Medan HM Sofyan menghadiri Acara Lepas Sambut Komandan Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata

Senin, 03 Agu 2020 18:00Berita Sumut

Memasuki Masa Purna Bhakti, Sekdakab Asahan Berpamitan dan Berbagi Rezeki

Memasuki masa purna bhakti, Sekdakab Asahan Taufik ZA Siregar berpamitan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) se jajaran Pemkab.Asahan dalam apel gabungan yang dilaksanakan di halaman Pemkab Asahan, Senin (3/8/2020)

Senin, 03 Agu 2020 17:33Berita Sumut

Duh, IRT Ini Keciduk Seludupkan Sabu ke Tahanan Polsek Medan Barat

Seorang ibu rumah tangga (IRT) diringkus petugas Polsek Medan Barat karena kedapatan berusaha menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu pada saat hendak membesuk suaminya di RTP Polsek Medan Barat. Sabu-sabu itu diseliokan di kotak sabun yang dibawa pelak