• Home
  • Lifestyle
  • Pawang Hujan ini Beberkan Cara Menangkal Hujan Agar Tidak Turun

Pawang Hujan ini Beberkan Cara Menangkal Hujan Agar Tidak Turun

Mtc Jumat, 11 Januari 2019 22:32 WIB
google
Ilustrasi
MATATELINGA: Di musim hujan, banyak hal harus diperhitungkan matang-matang. Termasuk bepergian dan juga memilih hari pernikahan agar cuaca cerah.



Namun selain menentukan tanggal mengikuti cuaca, banyak pula yang percaya dengan jasa pawang hujan. Hal inilah yang disyukuri oleh pria asal Semarang bernama Santoso Joko Purnomo yang berprofesi sebagai pawang hujan.

Pria yang akrab disapa Joko Mentek itu sudah belasan tahun menekuni profesi sebagai pawang hujan. Para pengguna jasanya pun tak hanya berasal dari Kota Semarang, tapi juga luar Pulau Jawa, seperti Sumatra dan Kalimantan.

"Saat ini saya sudah kontrak dengan salah satu perusahaan rokok. Kebetulan dia ada event musik di berbagai daerah, seperti Lahat, Lampung, Subang, Jakarta, bahkan Banjarmasin," ujar Joko saat berbincang dengan Semarangpos.com di kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang, Kamis, (10/1//2019).

Joko menambahkan menjadi pawang hujan sebenarnya bukanlah cita-citanya. Sebelum menjadi pawang hujan, pria berusia 57 tahun itu sempat bekerja sebagai karyawan BUMN di PT PLN. Namun, ia memutuskan mengundurkan diri dari PLN setelah akan dimutasi ke Bali atau Kalimantan. Setelah itu, ia pun bekerja di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang.



"2006 lalu saya memutuskan berhenti dari PMI. Sudah enggak kuat. Setiap hari antar jemput jenazah. Ibaratnya, setiap kali pergi diiringi tangisan orang. Itu membuat saya sedih," cerita Joko.

Pasca-berhenti dari PMI, Joko mulai menekuni profesi sebagai pawang hujan. Awal kariernya bermula saat diminta salah satu kolega menjadi pawang hujan pada acara seni di Semarang.

"Teman saya itu tahu kalau sejak dulu saya memang punya kemampuan pawang hujan dan kebetulan berhasil. Sejak saat itu banyak yang pakai jasa saya," tutur Joko.

Sejak acara itu, Joko mulai kerap mendapat panggilan menjadi pawang hujan. Klien warga Perum Korpri, Sambiroto, Tembalang, itu beraneka ragam, mulai dari pejabat pemerintah, akademisi, hingga artis ibu kota yang menggelar pertunjukkan di Semarang, seperti pedangdut Via Vallen pada acara Gebyar Samsat di area CFD Jl. Pahlawan, 26 November lalu.

"Saya enggak punya kemampuan khusus. Kemampuan ini saya peroleh secara turun temurun dari kakek. Ritualnya juga enggak neko-neko, enggak butuh kembang sesaji atau jimat. Cukup berikhtiar dengan cara begadang selama 1x24 jam sebelum acara," imbuh Joko.



Geser awan

Joko mengaku sebenarnya dirinya tidak bisa menghentikan atau bahkan menolak hujan. Hujan, menurutnya hanya mampu dikendalikan oleh Sang Pencipta.

"Saya itu hanya berusaha mengendalikan awannya. Jadi kalau pas ada acara awannya terlihat mendung, saya geser ke tempat lain. Kalau menghentikan, apalagi menolak [hujan] jelas enggak bisa. Itu kuasa Gusti Allah," jelas Joko.

 Kendati demikian, banyak klien yang tetap percaya dengan kemampuan Joko menghentikan hujan. Bahkan untuk menggunakan jasa Joko, mereka tak segan memberi bayaran hingga jutaan rupiah.

Untuk acara nikahan, Joko biasanya mendapat bayaran Rp1,25 juta setiap harinya. Namun, untuk acara berskala besar, seperti konser musik atau event lainnya, Joko mematuk tarif sekitar Rp1,5 juta per bulan.

"Alhamdulillah, ini mungkin jalan rezeki saya. Kebetulan banyak kliennya yang percaya sehingga diberi kemudahan. Setiap bulan, kalau pas sepi order ya bisa dapat Rp10 juta per bulan. Kalau pas ramai seperti sekarang ini, syukur-syukur bisa mengantongi Rp20 juta per bulan," pungkas Joko.

(Mtc/Okz)
Editor: Fjr

Sumber: Okezone

T#g:blibligaya hidupMatatelingaPawang HujanTerkini
Komentar
Selasa, 26 Mar 2019 23:35Lifestyle

Benarkah Daun Kelor Mampu Tangkal Pelet? ini Kata Anak Indigo

Pembahasan daun kelor sebagai alat untuk melumpuhkan ilmu kebal penjahat menjadi perbincangan di media masa.

Selasa, 26 Mar 2019 23:15Berita Sumut

Mencekam, Dua Kelompok Pemuda Belawan Bentrok 1 Tewas

Dua kelompok Pemuda dari kawasan Gudang Arang Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan

Selasa, 26 Mar 2019 23:10Nasional

TNI dan Kemenko Kemaritiman Tanda Tangani Nota Kesepahaman Bersama

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (Kemenko Kemaritiman RI)

Selasa, 26 Mar 2019 23:05Nasional

Kazona Tengah Bakamla Serukan Tanggung Jawab Moral Personel Terhadap Institusi

Personil yang profesional memiliki tanggung jawab moral terhadap institusi dan bersedia bekerja keras

Selasa, 26 Mar 2019 23:00Nasional

Aspers Panglima TNI: Sejarah Perjuangan Bangsa Perlu Terus Digelorakan

Saat ini kebanggaan terhadap sejarah perjuangan bangsa secara nyata perlu terus ditanamkan dan digelorakan

Selasa, 26 Mar 2019 22:45Berita Sumut

Akhyar Hadiri Sertijab & Pisah Sambut Dandenpom I/5

Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengucapkan terima kasih kepada Letkol CPM Sudarsono atas jasa dan pengabdiannya

Selasa, 26 Mar 2019 22:30Nasional

Bakamla RI - Japan Coast Guard Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Keamanan Maritim

Bakamla dan Japan Coast Guard melakukan pembahasan draft Memorandum of Cooperation (MoC) di ruang rapat Podcast

Selasa, 26 Mar 2019 22:15Berita Sumut

Kementan Jamin Ekspor Kopi Lolos ke Berbagai Negara Luar

Setelah sukses melepas ekspor kubis di Berastagi bulan kemarin, sekarang Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, melepas ekspor 819,36 Ton kopi biji tujuan Rumania

Selasa, 26 Mar 2019 22:00Berita Sumut

Senilai Rp4,9 Triliun, Wagub Sumut Lepas Ekspor Kopi ke Berbagai Negara Luar

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah melepas ekspor kopi sebesar 65.347,10 ton atau senilai Rp4,901 triliun milik PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, Selasa (26/3/2019).

Selasa, 26 Mar 2019 21:45Berita Sumut

Kapolda Resmikan Pembangunan Polres Batu Batubara

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto meresmikan pembangunan gedung baru Polres Batubara.

Selasa, 26 Mar 2019 21:28Berita Sumut

Bupati Batubara Hibahkan Mobil Dinas Ke Kapolres Batubara

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menyaksikan penyerahan mobil dinas Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang dari dana hibah Pemkab Batubara. Penyerahan langsung dilakukan secara simbolis oleh Bupati Batubara H Zahir, Selasa (25/3/2019).

Selasa, 26 Mar 2019 21:01Berita Sumut

Resmikan Pembangunan Mapolres Batubara, Kapolda Sumut Sampaikan Harapan Ini

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto meresmikan pembangunan gedung baru Polres Batubara. Ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda dan selanjutnya oleh Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang serta Bupati Batubara H Zahir.

Selasa, 26 Mar 2019 20:15Berita Sumut

Terjerat OTT, 4 Pengurus P3TM Dituntut 3 Bulan Penjara

Sidang kasus OTT yang melibatkan pengurus Pasar Marelan akhirnya sampai pada pembacaan tuntutan. Dalam tuntutan yang dibacakan Penuntut Umum Kejatisu, Abdul Hakim Sorimuda Harahap dihadapan majelis hakim yang diketuai Abdul Qadir, menuntut Ketua P3TM pasa

Selasa, 26 Mar 2019 19:42Berita Sumut

Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah, Dakwaan Terhadap Tengku Awaluddin Tak Cermat

Salah seorang terdakwa kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah Grant Sultan lahan Tol Tanjungmulia Hilir, Tengku Awaluddin Taufiq, mengaku menjadi korban rekayasa hukum yang dipaksakan. Pasalnya, dakwaan yang dituduhkan jaksa penuntut umum (JPU) kepadany

Selasa, 26 Mar 2019 19:15Berita Sumut

Duh, Ternyata Korban Kakek Cabul di Multatuli Sebanyak 9 Orang Bocah

Ternyata korban kakek cabul berinisial PS (56) warga Jalan Multatuli Medan tidak hanya tiga orang anak tetangganya. Polisi mengembangkan kasus ini dan menemukan fakta baru korban pencabulan pria ini ternyata berjumlah 9 orang.

Selasa, 26 Mar 2019 19:00Berita Sumut

Kampanyekan Salah Satu Capres di Medsos, Oknum Pegawai PTPN IV Dituntut 6 Bulan Penjara

Seorang oknum pegawai di PTPN IV bernama Ibrahim Martabaya dituntut dengan pidana 6 bulan penjara lantaran mengkampanyekan salah satu pasangan calon presiden di akun Facebook miliknya. Dia juga dituntut membayar denda sebesar Rp5 juta subsider 1 bulan kur