• Home
  • Lifestyle
  • Pohon Keramat di Bali Habis di Lalap si Jago Merah, Anak Indigo: Penunggunya Marah

Pohon Keramat di Bali Habis di Lalap si Jago Merah, Anak Indigo: Penunggunya Marah

Mtc Kamis, 11 Juli 2019 22:29 WIB
Hand Over
Ilustrasi
MATATELINGA: Kabar mengejutkan dari tanah Bali. Sebuah pohon yang dikeramatkan tiba-tiba saja terbakar. Kejadian ini sontak membuat warga Bali kaget dan penasaran juga apa alasan pohon tua tersebut dilahap si jago merah.



Diketahui, pohon pulai yang berada di kawasan Pura Luhur Beten Bingin, Banjar Jumpayah, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, itu terbakar habis batang hingga akarnya. Menurut beberapa sumber, kejadian itu terjadi pada Kamis dini hari, 11 Juli 2019.

Namun, laporan kebakaran pohon setinggi 30 meter itu diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung sekira pukul 05.45 waktu Bali. Petugas pun kemudian lantas menghentikan kobaran api dan sekitar satu jam setelah penanganan, api tersebut berhenti membakar pohon yang dikramatkan tersebut.

Terkait dengan kabar ini, wartawan coba meminta tolong pada perempuan indigo Furi Harun untuk menerawang apa yang sebetulnya terjadi pada pohon tua tersebut. Apa penyebab pohon tersebut terbakar dan bagaimana nasib penunggu pohon itu?

Furi menjelaskan, menurut penerawangannya, pohon tersebut memang sudah sangat tua dan dikeramatkan. Itu kenapa penunggu pohon tersebut bukan makhluk biasa. Furi Harun menuturkan, si penghuni pohon tersebut adalah spirit suci dan sosoknya sangat besar.



"Kalau ditanya siapa makhluk penunggu pohon pulai yang terbakar itu, aku ngeliatnya sosoknya besar dan spirit suci. Kemudian sifat si makhluk itu mengayomi," terang Furi Harun pada wartawan, Kamis (7/11/2019).


Lantas, bagaimana nasib spirit itu setelah tau 'tempat tinggalnya' terbakar?

Furi menyatakan, penunggu pohon itu marah dan tidak menyukai insiden tersebut. Dengan adanya kejadian ini, Furi yakin kalau para pemangku dan tokoh agama di pura itu akan dengan segera meminta maaf karena insiden tersebut.

"Benar, pohon tersebut memang ada penunggunya dan karena peristiwa kebakaran ini, si makhluk itu marah. Tapi, saya yakin kalau pemangku dan tokoh agama di sana akan langsung melakukan serangkaian upacara untuk meminta maaf," ungkapnya.

So, apa alasan pohon tersebut terbakar? Apa karena alasan mistis atau ada faktor lain?

Berdasar penerawangan Furi, pohon tersebut terbakar karena kelalaian manusia! Jadi, sebelum pohon keramat itu hangus terbakar, ada pihak yang membakar dupa tepat di bawah akar pohon. Nah, apinya itu membakar ranting dan peristiwa kebakaran itu terjadi.



"Jadi, pohon pulai yang berada di kawasan Pura Luhur Beten Bingin itu terbakar karena kelalaian manusia. Tidak ada hal mistis yang menyebabkan pohon tersebut terbakar," tambah Furi.

(Mtc/Okz)
Editor: Fajar

Sumber: Okezone

T#g:blibliMatatelingaPohon KeramatTerkiniBalimatatelinga.commatatelinga comterbakar
Komentar
Sabtu, 20 Jul 2019 06:45Nasional

Driver Ojol Dapat Orderan Mistis , Viral

Video memperlihat seorang driver ojek online (Ojol) yang diduga berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, kesurupan saat setelah menjemput orderan fiktif

Sabtu, 20 Jul 2019 06:30Bola

Tundukkan Senegal 1-0, Timnas Aljazair Juara Piala Afrika 2019

Timnas Aljazair menjadi juara Piala Afrika 2019 setelah mengalahkan Senegal dengan skor 1-0 di partai puncak

Sabtu, 20 Jul 2019 06:15Nasional

AHY: Saya Siap Jadi Menteri

Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemilu 2019 Partai Demokrat

Sabtu, 20 Jul 2019 06:01Berita Sumut

Kejati Sumut Tetapkan 3 Tersangka Kasus TSS dan TRB Madina

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menetapkan 3 tersangka kasus korupsi Tapian Siri-siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB) Mandailing Natal. Hal tersebut dismaapikan pada Press Conference dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke-59

Sabtu, 20 Jul 2019 06:00Bola

Bennacer Jadi Pemain Terbaik Piala Afrika 2019

Timnas Aljazair berhasil keluar sebagai juara Piala Afrika 2019 usai menaklukkan Senegal di partai puncak dengan skor tipis 1-0

Sabtu, 20 Jul 2019 05:10Berita Sumut

Ketua IAD Wilayah Sumut : Kita Harus Mengurangi Penggunaan Plastik

Keprihatinan atas pemanasan global dan predIkat Indonesia sebagai salah satu negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejari Medan, Kejari Belawan dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumut menggelar ac

Jumat, 19 Jul 2019 23:00Nasional

Kombes Argo Yuwono: Hasil Tes Urine Nunung Positif Narkoba

Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Jul 2019 22:45Nasional

Berlangsung Dramatis, Pengamanan Jama'ah Haji Asal Indonesia yang Diduga Tersesat, Viral

eorang jama'ah haji asal Indonesia diduga tersesat di Tanah Suci, Makkah

Jumat, 19 Jul 2019 22:30Nasional

lagi, Kini Giliran Papua di Guncang Gempa 3,4 SR

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,4 mengguncang Kabupaten Teluk Bintuni

Jumat, 19 Jul 2019 22:15Nasional

Kembali Terjaring, Kini Giliran Komedian Nunung Diciduk Polisi

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Jul 2019 22:00Internasional

Telan Ekstasi, Bocah 3 Tahun Kritis

Seorang gadis berusia tiga tahun yang sedang berlibur di Ibiza harus berjuang hidup setelah dilaporkan mengonsumsi narkoba jenis pil ekstasi

Jumat, 19 Jul 2019 21:45Bola

Bayern Munich Bidik Leroy Sane

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, berharap Leroy Sane tak pergi pada bursa transfer musim panas ini

Jumat, 19 Jul 2019 20:46Nasional

Aster Panglima TNI : Aksi Bela Negara Tingkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat

Kegiatan aksi bela negara yang dilaksanakan saat ini adalah salah satu program yang bertujuan untuk membantu pemerintah guna meningkatkan ketahanan pangan di masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat Kabupaten Cianjur.

Jumat, 19 Jul 2019 20:31Berita Sumut

Putri Indonesia Pariwisata Kagumi Batik dan Songket Medan

Putri Indonesia Pariwisata 2018, Wilda Octaviana Situngkir mengunjungi Maharani Galeri di Jalan Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Medan Baru

Jumat, 19 Jul 2019 20:16Berita Sumut

Pekerja Kecebur Kedalam Kuali Besar, Badannya Melepuh Seluruhnya

Seorang pekerja perebusan Ikan Teri di pergudangan perikanan Gabion Belawan masuk ke dalam wajan /Kualu besar yang dipergunakan perebusan Ikan Teri

Jumat, 19 Jul 2019 20:01Berita Sumut

Wali Kota Apresiasi Penghijauan Yang Diinisiasi Kejari Medan & Belawan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan H M Husni menanam 25 bibit pohon trembesi dan mahoni di Taman Cadika Pramukia, Jalan Karya Wisata