• Home
  • Lifestyle
  • Saat Berpuasa, Ini yang Terjadi pada Lambung dan Kerongkongan

Saat Berpuasa, Ini yang Terjadi pada Lambung dan Kerongkongan

Mtc Senin, 27 Mei 2019 06:45 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA: Berpuasa Ramadan sebulan lamanya akan membawa pengaruh besar pada kondisi tubuh manusia. Jika dilakukan dengan benar, banyak ilmu medis membenarkan kalau puasa ini akan membuat tubuh jauh lebih sehat.



Tapi, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan selama puasa. Khususnya dalam hal pemilihan makanan dan minuman saat berbuka dan sahur. Anda juga harus tahu kalau saat berpuasa, dua organ tubuh ini mengalami kondisi yang tak biasa.

Seperti yang dikatakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Dr. Ari Fahrial Syam, SpPD, saat berpuasa, terjadi peningkatan asam lambung yang dapat menyebabkan gejala gangguan maag. Keadaan ini biasanya berlangsung hanya pada satu pekan puasa pertama dan gejala ini kemungkinan tidak dirasakan lagi pada minggu-minggu berikutnya. Itu karena tubuh mulai menyesuaikan dengan perubahan.

Pada orang yang sehat, keadaan ini dapat diatasi dengan pilihan makanan yang tepat pada saat berbuka dan sahur, serta kegiatan yang tidak menyebabkan terjadinya peningkatan udara di dalam lambung, serta peningkatan asam lambung.

"Adapun pada orang yang memang terdapat gangguan lambung sebelumnya, puasa akan memperberat kondisi sakit lambungnya jika tidak diobati dengan tepat. Namun, jika sakit lambungnya diobati, mereka yang mempunyai sakit lambung tadi dapat melakukan ibadah puasa seperti orang normal umumnya," kata dokter Ari pada Okezone melalui pesan singkat belum lama ini.

Selama berpuasa, asupan makanan dan minuman juga harus menjadi perhatian, terutama pada penderita pencernaan sebelumnya. Mereka yang memiliki kondisi ini sebaiknya menghindarkan diri dari makanan yang menyebabkan atau memperberat gejala sakit maag.

Makanan tersebut antara lain: makanan yang banyak mengandung gas dan terlalu banyak serat, seperti sawi, kol; buah-buahan tertentu misal nangka, pisang ambon; dan makanan berserat tertentu seperti kedondong atau buah yang dikeringkan.



"Minuman yang mengandung gas seperti minuman bersoda juga mesti dihindari. Lalu, hindari minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung antara lain kopi, sari buah sitrus, atau susu full cream," jelasnya.

Tidak hanya itu, Anda juga disarankan untuk menghindari makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung. Karena hal ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung.

Makanan tersebut antara lain makanan berlemak, kue tar, coklat, dan keju. Selama Ramadan Anda juga disarakan untuk menghindari makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, yaitu makanan yang mengandung cuka dan pedas, merica, dan bumbu yang merangsang.

Dokter Ari menambahkan, makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan juga mesti dihindari. Makanan ini seperti alkohol, cokelat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.

Selain makanan dan minuman di atas, ada beberapa sumber karbohidrat yang harus dihindari bagi penderita sakit maag saat puasa, antara lain beras ketan, mi, bihun, bulgur, jagung, ubi, singkong, tales, dan dodol.



Aktivitas fisik dan makanan harus diperhatikan

Bukan hanya makanan yang mesti diperhatikan, tapi juga aktivitas fisik. Kegiatan yang meningkatkan gas di dalam lambung juga harus dihindarkan, antara lain makan permen khususnya permen karet dan rokok. Rokok sudah terbukti dapat menyebabkan pelemahan klep bawah kerongkongan dan memperlambat pengosongan lambung serta memperburuk luka yang terjadi pada lambung.

Selain itu yang perlu diperhatikan, sambung dokter Ari, saat berbuka cukup dengan minuman yang manis dan 3-5 buah kurma setelah salat Maghrib dan setelah salat bisa mengonsumsi makanan besar dengan tetap memberhatikan jumlah makanan dan macam makanan yang dikonsumsi.

"Kita musti ingat, puasa membuat asupan makanan dibatasi dan ini terbukti malah membuat tubuh jauh lebih sehat," tegasnya.

Oleh karena itu, jumlah makan malam mesti tetap sama seperti kita makan malam dan bukan menggeser jumlah makan siang dikonsumi saat malam saat setelah kita berbuka puasa. Begitu pula saat sahur hindari makanan yang sulit dicerna dan yang terpenting juga kualitas makanan yang dikonsumsi saat sahur.

"Kadang kala, karena terburu-buru, kita hanya menghangatkan makanan saat berbuka tanpa memperhatikan kualitas makanan tersebut. Ini yang bakal menjadi salah satu pencetus masalah kesehatan selama puasa," pungkasnya.

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:blibliDampak BerpuasaHikma BerpuasaMatatelingaTerkini
Komentar
Rabu, 26 Jun 2019 09:15Ekonomi

Jatuhnya Bursa Saham AS, Harga Emas Naik

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mengalami kenaikan. Hal tersebut dipicu oleh jatuhnya pasar saham Amerika Serikat (AS).

Rabu, 26 Jun 2019 09:00Bola

Siapa Calon Pemenang Ballon dOr Menggantikan Dua Bintang sepak Bola Dunia

Eks gelandang Timnas Portugal, Paulo Futre, yakin Bernardo Silva adalah penerus yang tepat untuk Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ketika Ronaldo dan Messi pensiun

Rabu, 26 Jun 2019 08:45Nasional

Kunjungan Imigrasi Kelas II, SPKKL Tual Tunjukkan Surveillance System

Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Tual Bakamla menunjukkan kemampuan surveillance system yang dimiliki, saat mendapat kunjungan jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual, di Kantor SPKKL Tual

Rabu, 26 Jun 2019 08:30Berita Sumut

Gubernur Sumut Hadiri Halalbihalal Alumni Smansa

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menghadiri Halalbihalal Forum Silaturahmi Lintas Angkatan Smansa Medan (FSLASM), di Wisma Benteng, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa sore (25/6/2019). Diharapkan forum silaturahmi dapat menjadi sarana bagi an

Rabu, 26 Jun 2019 08:15Berita Sumut

Gubernur: Republik Ini Ada di Pundak Kalian

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memberikan motivasi kepada ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Masyarakat Sumatera Utara (FMMSU) di Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Jalan Willem Iskandar, Pasar V, Percut Sei

Rabu, 26 Jun 2019 08:00Berita Sumut

Edy Rahmayadi Sambut Baik Tawaran Pembangunan Aerotrain di Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyambut baik tawaran pembangunan Indonesia Aerotrain atau kereta layang generasi baru di Sumut. Apalagi, hal tersebut dapat mendukung transportasi massal di daerah ini.

Rabu, 26 Jun 2019 07:00Nasional

Komandan PMPP TNI Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Sekjen PBB urusan Pasukan Perdamaian

Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian TNI (PMPP TNI) Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus menerima kunjungan kehormatan United Nation Under Secretary General Peacekeeping Operation (UN USG PKO)- Wakil Sekretaris Jenderal PBB Urusan Pasukan Pemelihara

Rabu, 26 Jun 2019 06:00Nasional

Seamlet Tew Bakamla Paparkan Tren Penyelundupan hingga Teknologi Surveillance

Enam negara yang menjadi peserta dalam kegiatan South East Asia Maritime Law Enforcement Initiative (SEAMLEI) Technical Expert Workshop (TEW), mendapatkan ilmu baru. Mulai dari tren penyelundupan, sampai dengan teknologi surveillance, yang di bawakan lang

Selasa, 25 Jun 2019 20:36Nasional

Kasal Beri Sambutan Pengantar Pada Pembukaan Konferensi Internasional ICRC 2019

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan sambutan pengantar pada acara pembukaan Konferensi Internasional Committee of Red Cross (ICRC) Dalam Misi Perdamaian

Selasa, 25 Jun 2019 20:21Berita Sumut

Bea dan Cukai Sumut Gagalkan Penyeludupan 40 Ton Rotan Ke Malaysia

Dalam rangka oprasi Laut terpadu, Jaring Sriwijaya 2019 kapal patroli BC 10002 menangkap kapal KM Bintang Kejora bermuatan rotan mentah sebanyak 40 ton yang akan diseludupan ke Malaysia

Selasa, 25 Jun 2019 20:06Berita Sumut

Akhyar Terima Kunjungan Dubes Kanada

Wakil Wali Kota Medan Ir. H Akhyar Nasution, MSi menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kanada Peter Mac Arthur di Balai Kota

Selasa, 25 Jun 2019 19:51Nasional

TNI-USPACOM Laksanakan Konferensi FPC Latma Gema Bakti di Jakarta

Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan United States Indo-Pacific Command (USINDOPACOM) mengadakan pertemuan Final Planning Conference Gema Bhakti 2019 (FPC GB 19) pada tanggal 24 s.d. 27 Juni 2019 di Hotel Raffles, Mega Kuningan, Jakarta.

Selasa, 25 Jun 2019 19:36Ekonomi

KPPU Dorong Pemerintah Sumut Buat Regulasi Persaingan Usaha

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong Pemerintah Sumatera Utara (Provsu) untuk membuat regulasi dalam menunjuk salah satu pengusaha yang mengakibatkan terjadinya praktek monopoli.

Selasa, 25 Jun 2019 19:22Berita Sumut

Ibu Rumah Tangga Tewas di Bunuh Kawanan Perampok Beraksi di Kediamannya

Sorang IRT, Rita ,37, meregang nyawa setelah perampok menyatroni kediamnya yang berada di Desa Mompang, Kec Barumun, Kab Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara pada Selasa (25/6/2019) dinihari.

Selasa, 25 Jun 2019 19:07Berita Sumut

Survei Verifikasi II KARS RSUD Dr. R.M. Djoelham Binja

Selaku owner (pemilik) RSUD Dr RM Djoelham Binjai, Walikota Binjai, H. Muhammad Idaham, SH, M.Si didampingi Asisten I Otto Harianto, SH beserta Dirut RSUD Dr RM Djoelham, dr Sugianto Sp.OG. menyambut kehadiran tim surveyor survei verifikasi II KARS Gandau

Selasa, 25 Jun 2019 18:52Berita Sumut

Tak Kooperatif, PN Kisaran Jebloskan Rahmadsyah Sitompul ke Rumah Tahanan

Pengadilan Negeri Kisaran akhirnya mengalihkan status penahanan Rahmadsyah Sitompul (33) dari tahanan kota menjadi tahanan negara. Ketua Sekber Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi di Batubara itu dinilai tidak kooperatif dan menghambat proses