• Home
  • Lifestyle
  • Sudah Kirim Lamaran ke Perusahaan Tapi Gak Direspon? Yakin, Kalau Berkasmu Lengkap?

Sudah Kirim Lamaran ke Perusahaan Tapi Gak Direspon? Yakin, Kalau Berkasmu Lengkap?

Fidel W Jumat, 14 September 2018 09:42 WIB
mencari kerja / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Melamar pekerjaan adalah langkah awal seseorang untuk bisa bekerja di kantor idaman. Maka, proses pelamaran kerap diibaratkan sebagai masa penjajakan, yang akan ditindaklanjuti ke jenjang berikutnya, yakni fase interview.

Salah satu situ yang situs mediasi antara perekrut dan pencari pekerja, LinkedIn, biasanya menjadi tolak ukur. Baik baik perusahaan nasional maupun internasional.

Dilansir dari Business Insider, Kamis (13/9/2018), Marc Diskstein dan Evangelia Leclaire membagikan beberapa kesalahan umum yang orang-orang buat saat melamar pekerjaan.

1. Hanya menuliskan jabatan pekerjaan saja


"Ini adalah kesempatan yang bagus untuk menunjukkan personal brand Anda, yang biasanya bukan prioritas bagi mereka yang membuat jabatan pekerjaan," kata Dickstein.

Daripada mengatakan bahwa Anda hanya seorang software engineer, katakanlah bahasa pemrograman atau bidang apa yang Anda khususkan.

2. Rangkuman dalam profil tidak menjelaskan tentang passion


Apa yang dicari di LinkedIn, atau apa yang membedakan Anda dengan yang lainnya

Banyak orang yang tidak mau menulis ringkasan. Menurut Dickstein itu adalah masalahnya.

"(Ringkasan Anda) Harus menunjukkan gairah dan kegembiraan Anda tentang apa pun yang dilakukan -dan ingin lakukan," kata Dickstein.

3. Foto yang tidak professional


"Jika profil LinkedIn Anda kosong dan gambar Anda terlihat seperti potongan dari foto grup dari pernikahan keluarga, pasti perekrut akan melewatinya," ujar Leclaire.

Dickstein mengatakan, Anda tidak perlu menyewa seorang fotografer profesional, tetapi pastikan kepala Anda terlihat, latar belakangnya sederhana, wajah ditunjukkan dengan jelas, dan Anda mengenakan pakaian bisnis kasual.

4. Tidak menjelaskan bagaimana keunggulan dalam pekerjaan sebelumnya

Beralih ke bagian pengalaman, Anda akan memerlukan lebih dari sekadar nama perusahaan dan jabatan Anda. "Nama perusahaan lama Anda dan jabatan Anda tidak secara efektif menggambarkan pencapaian Anda," kata Dickstein.

"Perekrut ingin memahami tantangan apa yang Anda hadapi dan taktik yang Anda gunakan," tambahnya.

5. Tidak ada rekomendasi


Temukan beberapa rekan kerja, baik dulu maupun sekarang, dan tawarkan untuk memperdagangkan beberapa rekomendasi.

"Catatan itu harus mencerminkan bukan hanya apa yang Anda lakukan di tempat kerja, tetapi bagaimana Anda melakukannya, terutama ketika Anda bekerja sama dengan orang lain," kata Dickstein.

6. Tidak mengunggah post terbaru


Kim Infanti, direktur eksekutif di Kantor Alumni Universitas Syracuse, mengatakan bahwa Anda harus memposting sesuatu minimal satu kali dalam seminggu.

Anda juga mungkin ingin mencoba menulis artikel untuk memamerkan keahlian Anda pada topik yang diberikan. Artikel-artikel ini bisa mendapatkan ribuan orang yang melihat.

7. Tidak memiliki apa pun di profil Anda yang menunjukkan Anda memiliki hobi atau minat


Jalan terbaik untuk memperlihatkan hobi dan minat Anda adalah dengan memposting kegiatan Anda sehari-hari.

8. Tidak memanfaatkan fitur pencarian di LinkedIn


Manfaatkan berbagai opsi pencarian yang Anda miliki di LinkedIn, yang memungkinkan Anda untuk mencari orang atau pekerjaan berdasarkan lokasi, industri, perusahaan, dan banyak filter lainnya.

9. Tidak membangun hubungan dengan perekrut


Membangun dan memelihara hubungan dengan beberapa perekrut. Ajukan pertanyaan tentang prioritas dan apa yang menjadi fokus.

"Jelajahi bagaimana Anda dapat membantu, menambah nilai, dan menetapkan harapan tentang seberapa sering Anda akan menyentuh basis," ujarnya.
Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:Melamar pekerjaantips melamar pekerjaan
Komentar
Jumat, 21 Sep 2018 13:11Berita Sumut

Komunitas Vespa Kawal Mahasiswa Pertanian dari Kampus III Menuju Kampus II

Komunitas Vespa Matahari Scuter ikut ambil bagian dengan berparade dari kampus III Jalan Harmonika Baru mengawal calon mahasiswa fakultas pertanian yang berjumlah 226 orang menuju kampus II di Jalan Setia Budi Pasar II Tanjung Sari Medan.

Jumat, 21 Sep 2018 13:00Berita Sumut

Pertamina Run For Charity 6,1 KM Bantu Pendidikan di Belawan

Mewujudkan kepedulian terhadap sesama, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I menyelenggarakan kegiatan sosial yang dikemas dengan kompetisi lari bertema Pertamina MOR I Run For Charity. Menempuh jarak 6,1 KM, seluruh peserta diwajibkan

Jumat, 21 Sep 2018 11:43Berita Sumut

Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto Lantik Brigjen Pol Mardiaz Jadi Waka Poldasu

Kepala kepolisian Polda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Agus Andrianto, S.H secara resmi melantik Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut).

Jumat, 21 Sep 2018 11:39Nasional

Wakasad : Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur Berwawasan Kebangsaan

Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change sekaligus berwawasan kebangsaan

Jumat, 21 Sep 2018 11:35Berita Sumut

Optimalkan Perekaman Penduduk, Disdukcapil Sumut Selenggarakan Bimtek

Optimalkan perekaman data penduduk di Sumatera Utara (Sumut), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sumut menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pendaftaran penduduk dan pengelolaan administrasi kependudukan bagi aparatur kabu

Jumat, 21 Sep 2018 11:34Berita Sumut

P3S UMI Medan Diisi dengan Ceramah Wawasan Kebangsaan

Pengenalan Program Pendidikan dan Studi (P3S) kepada mahasiswa baru Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan di Kampus II Jalan Setia Budi Pasar II Tanjung Sari Medan, Jumat (21/9) setelah diawali dengan ibadah, P3S dibuka secara resmi oleh Rektor UMI

Jumat, 21 Sep 2018 11:31Berita Sumut

Kapoldasu Besuk Lima Mahasiswa terluka Bentrok DPRDSU

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto,SH menjenguk mahasiswa yang mengalami luka akibat unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut

Jumat, 21 Sep 2018 11:26Berita Sumut

Titik Panas Mulai Terpantau di Sumut BBMKG

Satu titik panas (hotspot) di provinsi Sumatera Utara (Sumut), kembali ditemukan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG).

Jumat, 21 Sep 2018 11:12Berita Sumut

Muspika Kec Bandar bersama APSI dan masyarakat Gotong Royong Perbaiki Jalan

Kota Perdagangan sebagai Barometernya Simalungun yang lebih dikenal Sampantao, Muspika bersama Instansi serta masyarakat mengadakan gotong royong memperpaiki jalan jalan dipusat kota sudah pada hancur dan berlubang dan sangat membahayakan bagi pengguna

Jumat, 21 Sep 2018 10:38Lifestyle

Konsumsi Teh di Pagi Hari Dapat Membahayakan Kesehatan

MASYARAKAT di sejumlah negara di Asia seperti Indonesia, India, dan Malaysia umumnya memulai hari mereka dengan secangkir kopi atau teh panas, sambil membaca koran dan menikmati sepotong roti panggang. Bagi sebagian orang, praktik seperti ini mungkin terl

Jumat, 21 Sep 2018 10:34Lifestyle

Inilah Tiga Zodiak yang Berpotensi Mengubah Dunia. Cek Disini, Apakah Kamu Salah Satunya?

BANYAK permasalahan yang menjadi perhatian negara-negara di dunia. Kemiskinan, kemacetan, pendidikan dan kesehatan masih perlu ditangani.

Jumat, 21 Sep 2018 10:22Lifestyle

Mau Melihat Jaring Laba-laba Raksasa? Datanglah ke Tempat Ini

BANYAK hewan yang dianggap menakutkan entah karena bentuknya, atau memang beracun. Salah satunya adalah laba-laba, selain karena bentuknya yang menakutkan banyak juga yang beracun.

Jumat, 21 Sep 2018 10:17Internasional

Untuk Ketiga Kalinya Shinzo Abe Pimpin LDP, Partai Berkuasa di Jepang

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Kamis menang untuk ketiga kali berturut-turut sebagai ketua Partai Demokrat Liberal (LDP) berkuasa.

Jumat, 21 Sep 2018 10:02Internasional

'Razia' Beragama, China Tutup Gereja Independen Terbesar

PENUTUPAN salah satu gereja independen terbesar di Beijing baru-baru ini dan tindakan keras terhadap jemaat di tempat lain di China, adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk menempatkan agama di bawah kendali Partai Komunis yang berkuasa, menurut pa

Jumat, 21 Sep 2018 09:54Internasional

Pilot Lupa Nyalakan Alat Pengatur Tekanan Udara, 30 Penumpang Alami Pendarahan

Kesalahan dari yang dilakukan pilot di kokpit menyebabkan lebih dari 30 penumpang pesawat Jet Airways India mengalami pendarahan dari telinga dan hidung mereka. Pilot dilaporkan lupa menyalakan alat pengatur tekanan kabin saat pesawat mengudara.

Jumat, 21 Sep 2018 09:51Nasional

Mahfud MD: Jika Hukum Ditegakkan, Lebih dari 50 Persen Persoalan Negara Dapat Diselesaikan

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD kembali menegaskan bahwa persoalan penerapan hukum di Indonesia saat ini amburadul, sehingga harus menjadi fokus perhatian seluruh pihak.