• Home
  • Lifestyle
  • Tak Semua Makanan dengan Kemasan Plastik Aman Digunakan. Periksa Tanda-tandanya

Tak Semua Makanan dengan Kemasan Plastik Aman Digunakan. Periksa Tanda-tandanya

Fidel W Rabu, 12 September 2018 12:08 WIB
Tak Semua Makanan dengan Kemasan Plastik Aman Digunakan. Periksa Tanda-tandanya / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Tak semua bahan plastik ternyata aman digunakan untuk kemasan makanan. Beberapa jenis plastik mengandung bahan kimia yang dapat bereaksi saat kontak langsung dengan makanan.

Jika makanan itu dikonsumsi tubuh, maka dapat berbahaya bagi kesehatan. Risiko bahaya ini bisa dikurangi dengan mengetahui ciri-ciri plastik yang aman digunakan untuk kemasan makanan.

Apa saja penanda plastik yang dapat dijadikan acuan? Berikut beberapa di antaranya:

1. Memiliki tanda food grade

Plastik yang bisa digunakan untuk kemasan makanan harus memiliki tanda food grade berupa simbol garpu untuk makanan, dan simbol gelas untuk minuman. Tanda ini biasanya terdapat di bagian bawah plastik atau di kemasan plastik tersebut.

Menurut Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB, Akhmad Zaindal Abidin, plastik yang memiliki tanda food grade terbuat dari bahan yang aman untuk makanan dan tubuh serta telah melalui uji yang ketat. Bahan ini tetap aman ketika kontak dengan makanan dan tahan panas.

"Yang food grade tentu paling aman. Tanda dari pemerintah itu garpu, berarti bisa untuk kemasan makanan. Kalau plastik untuk kemasan elektronik atau barang makanan itu lebih longgar dan tidak ada simbol itu," kata Akhmad dalam media workshop tentang penggunaan styrofoam, Jakarta, Kamis (18/1).

Plastik yang tergolong dalam foodgrade biasanya terbuat dari polietilena (PE), poliprofilina (PP), polistirena dikenal juga dengan styrofoam, dan berbagai kemasan minuman.

2. Tidak kotor

Menurut Akhmad, plastik kemasan makanan yang baik digunakan tidak terkontaminasi dengan kotoran yang dapat dilihat dengan mata seperi cat atau noda. Akhmad menjelaskan sebenarnya kotoran ini dapat dicuci dengan air dan sabun. Semakin sering dicuci, kandungan kimia bakal semakin berkurang.

"Boleh di cuci karena plastik itu tidak larut dalam air jadi tidak masalah. Makin sering dicici, kotoranbya semakin sedikit," tutur Akhmad.

Akhmad bahkan menyebut beberapa kemasan plastik justru dianjurkan dimasak dalam air panas terlebih dahul agar residunya semakin berkurang dan tidak berpindah pada makanan.

3. Bisa digunakan berkali-kali

Akhmad menjelaskan plastik kemasan makanan dapat digunakan berkali-kali selama masih memiliki bentuk yang baik. Hal ini lantaran plastik tidak memiliki waktu kadaluarsa.

"Banyak yang menyebut beberapa plastik cuma digunakan sekian kali. Sebagai ahli saya menyatakan bahwa pandangan itu keliru. Justru pemakaian pertama kali lebih berbahaya karena zat kimia yang berpindah masih banyak. Yang dipakai berikutnya semakin sedikit dan semakin aman, kecuali kalau masuk kotoran dari luar," kata Akhmad.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:bahan kimiakemasan plastikmakanan kemasan plastik
Komentar
Minggu, 20 Jan 2019 23:45Lifestyle

Buat Destinasti Baru, Dewata Bali Pikat Wisatawan Domestik dan Mancanegara

Jika berbicara mengenai tempat wisata di Bali, tentunya tidak lepas dari Pantai Kuta yang mendapat pengakuan dari dunia internasional akan keindahan dan daya tarik wisatawan. Pantai Kuta memang telah menjadi destinasi wisata mainstream. Wisatawan yang dat

Minggu, 20 Jan 2019 23:30Ekonomi

Mau Sukses di Usia Milenial, Yuk Intip Tips Bisnis Suksesnya

Bisnis selalu menjadi hal yang menarik untuk dibicarakan. Bukan hanya kalangan tua saja, namun bisnis juga banyak menarik minat para generasi milenial.

Minggu, 20 Jan 2019 23:20Bola

Mantan Pelatih Manchester United, Jose Mourinho Ungkapkan "Kekesalannya"

Mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho, mengaku kesal melihat perlakukan berbeda yang ditunjukkan publik terhadap dirinya dengan dua kiper lain di Liga Inggris, yakni Jurgen Klopp dan Josep Guardiola. Meski sama-sama melatih tim yang kuat, Mourin

Minggu, 20 Jan 2019 23:13Berita Sumut

Wagubsu Harapkan Semangat Anak Sumut di Bidang Film Bangkit

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah menghadiri Gala Premier film Orang Kaya Baru (OKB) untuk Kota Medan yang diadakan di bioskop XXI Ring Road City Walks, Jalan Ring Road Medan, Minggu (20/1/2019). Kota Medan merupakan kota kedua yang d

Minggu, 20 Jan 2019 23:08Berita Sumut

Wali Kota Medan Pimpin Prosesi Pernikahan Purna Praja Dharma Astha Brata

Wali Kota Medan Drs. H T Dzulmi Eldin, S. M.Si, M.H bertindak sebagai Inspektur Prosesi pimpin Upacara Prosesi Pernikahan Purna Praja Dharma Astha Brata atas nama Muhammad Aidiel Putra Pratama, S.STP, MAP dengan dr. T. Amalia Maulidina Johan di MICC Jalan

Minggu, 20 Jan 2019 23:04Berita Sumut

13 Unit Papan Reklame Bermasalah Kembali Ditumbangkan Pemko Medan

Demi meningkatkan nilai keindahan Kota Medan, Pemko Medan melalui Tim Gabungan kembali melanjutkan aksinya dalam menertibkan papan reklame yang bermasalah di seputaran ruas jalan yang ada di Kota Medan, Jumat (18/1/2019) dini hari. Papan reklame yang dibo

Minggu, 20 Jan 2019 22:59Nasional

Minggu Produktif di SPKKL Kupang

Kupang, 20 Januari 2019 (Humas Bakamla RI)---Beberapa personel Stasiun Pemantauan Keamanan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang terlihat sibuk dengan beragam aktivitas di Kantor SPKKL Kupang, Jl. M. Praja, Namosain, Alak, Kota Kupang Prov. Nusa Tenggara Timur,

Minggu, 20 Jan 2019 20:42Berita Sumut

Polsek Percut Sei. Tuan Berbagi Dalam Program DDS1092

Menindak Lanjuti Program Polrestabes Medan, Berbagi Program DDS1092 negara pun hadir ditengah - tengah masyarakat, kapolsek Percut Sei.Tuan menindak lanjuti kegiatan tersebut dengan kegiatan melakukan kegiatan sambang, DDS1092, Binluh, kepada masyarakat P

Minggu, 20 Jan 2019 19:40Berita Sumut

Toko Iphone Dibobol Kawanan Maling

Sejumlah kawanan maling beraksi di Toko Iplug, dengan menggasak seluruh harta benda yang ada di dalamnya, di jalan Ahnad Yani mexan kelurahan kesawan kecamatan medan Barat Sabtu kemarin (19/1/2019).

Minggu, 20 Jan 2019 19:25Lifestyle

Sangkin Tergila - Gilanya, Wanita ini Rela Pergi Sampai ke Turki

Shisha menjadi alat sosial yang terbilang mewah. Tidak sembarang orang bisa menikmati "rokok" yang satu ini.

Minggu, 20 Jan 2019 19:10Internasional

Viral di Medsos, Remaja ini Picu Kemarahan Warga AS, Usai Katakan "ini"

Video sekelompok remaja di Washington DC, sebagian besar mengenakan topi bertuliskan 'Make America Great Again', yang memperolok pria dari suku asli memicu kritik di media sosial.

Minggu, 20 Jan 2019 18:55Nasional

Kembali Ngevlog, Presiden Jokowi Rindukan Hal ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyempatkan diri untuk berbincang bersama Youtuber Indonesia. Sebelumnya, Jokowi pernah tampil di saluran YouTube milik Ria Ricis dan Raffi Ahmad. Kali ini, ia pun muncul di saluran YouTube milik Boy William dalam ko

Minggu, 20 Jan 2019 18:40Nasional

Presiden Jokowi Hadiri Haul Syekh Abdul Qodir Al Jaelani

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara dzikir akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Abdul Qodir Al Jaelani di Pondok Pesantren Al Baghdadi, Rengasdengklok, Karawang, Sabtu (19/1/2019) malam.

Minggu, 20 Jan 2019 18:25Nasional

Sontak Viral di Medsos, Gadis Kecil ini Rayakan Ulang Tahun Ayahnya di balik Jeruji Besi

Kasih sayang anak ke orangtua, begitu pula sebaliknya tergambar dalam video viral ini. Meski sang ayah berada di dalam penjara, anak yang masih berusia di bawah 7 tahun itu memberikan seuntai kebahagiaan di ulang tahun ayahnya itu.

Minggu, 20 Jan 2019 18:10Lifestyle

Fikiran Penat Seharian, Lakukan 4 Hal ini Untuk Menenangkannya

Ketika menghadapi masalah, tingkat kecemasan dan stres seseorang akan bertambah. Bahkan dirinya bisa menyalurkan perasaan tersebut dengan emosional. Seorang influencer kebugaran, Danette May memiliki kiat untuk meredakan stres yang tak hanya bermanfaat ba

Minggu, 20 Jan 2019 18:04Berita Sumut

Poldasu Tak Ragu Tembak Pelaku Kejahatan Jalanan dan Narkoba

Kepala Kepolisian Polda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto mengaku serius dalam menangani kasus kejahatan jalanan dan narkoba. Hal itu kata dia dilakukan, karena pelaku kedua kejahatan tersebut dianggap sangat merugikan masyarakat