• Home
  • Lifestyle
  • Ternyata Mengonsumsi Saos Tomat Bisa Membahayakan Kesehatan Loh

Ternyata Mengonsumsi Saos Tomat Bisa Membahayakan Kesehatan Loh

Fidel W Senin, 08 Oktober 2018 09:06 WIB
Ternyata Mengonsumsi Saos Tomat Bisa Membahayakan Kesehatan Loh / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: BEBERAPA orang memang suka menambahkan saus tomat ke dalam makanan yang dikonsumsinya. Rasa manis dan asam tentunya memberikan cita rasa tersendiri terhadap makanan yang mereka makan.

Beberapa makanan fast food seperti ayam goreng tepung atau kentang memang sangat nikmat jika disantap dengan saus tomat. Saus tomat dinilai sebagai sebuah bumbu yang paling sederhana dan sangat mudah ditemukan untuk memberikan rasa nikmat pada makanan.

Namun, sebagian masyarakat tidak mengetahui, apakah mengonsumsi saus tomat menyehatkan untuk tubuh atau justru malah berbahaya bagi kesehatan. Sebagaimana diketahui, gula dan natrium yang ada di dalam saus tomat merupakan kombinasi yang paling menakutkan.

Dua bahan ini bisa menjadi beracun dan dapat menyebabkan komplikasi serius dalam jangka panjang. Tanpa disadari, Anda mungkin telah menempatkan tubuh Anda dalam risiko besar.

Beberapa orang percaya saus tomat terbuat dari tomat segar dan matang, alhasil itu bisa menjadi alternatif yang lebih baik. Meski demikian, ada bahaya kesehatan yang tersembunyi tertentu yang terkandung dalam kemasan botol saus tomat favorit Anda.

Sebagaimana dilansir Times of India, Senin (8/10/2018), satu sendok makan saus tomat mengandung kadar gula yang lebih tinggi daripada biskuit atau cokelat. Untuk menambah rasa manis dari tomat tajam, sirup jagung fruktosa, yang sangat buruk untuk usus ditambahkan ke dalam campuran saus.

Bahan-bahan ini dapat menyebabkan peningkatan kadar insulin dan peningkatan berat badan dalam jangka panjang. Tak hanya itu, untuk menambahkan rasa lezat, maka MSG ditambahkan ke dalam campuran saus tomat. Banyak perusahaan menambahkan bumbu alami dengan menggunakan MSG yang cukup berbahaya untuk menyebabkan komplikasi terkait asma dan kerusakan otak.

Saus tomat mengandung sekira 160 mg natrium, yang membuat persentase lebih dari yang dibutuhkan dari jumlah yang direkomendasikan sehari-hari. Selama diproses pabrik, saus tomat mengandung persentase karbohidrat yang tinggi, lemak tidak sehat yang sangat buruk bagi tubuh. Itu juga dilengkapi dengan berbagai jenis garam, cuka dan antioksidan dan bubuk bawang.

Saus tomat pun tak luput dari penggunaan garam untuk memperkaya rasanya. Tapi sebagian besar saus yang siap dipasarkan menggunakan berbagai garam dengan kadar berlebih. Penggunaan berlebih ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kolesterol.

Selain itu, tidak ada ekstrak sayuran sehat lainnya di dalam saus tomat. Saus tidak benar-benar mengandung serat atau protein yang baik untuk tubuh Anda. Bahkan jumlah pasta tomat asli yang digunakan dalam saus tomat sangat sedikit dan akan membuat banyak orang terkejut.

Rasa nyata yang Anda dapatkan bukanlah tomat tetapi perasa tambahan. Bahkan pasta tomat mengandung konsentrat likopen, yang sangat sulit dicerna oleh usus. Saus tomat mungkin mencetak poin tinggi pada uji rasa tetapi garis bawahnya, ada begitu banyak kerusakan yang ditimbulkan tubuh jika Anda rutin mengonsumsinya.
Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:saos tomat
Komentar
Rabu, 20 Feb 2019 12:06Berita Sumut

HUT ke -5, RSU Royal Prima Sudah Melantai di Bursa Efek Indonesia

Dalam rangka peringatan hari ulang tahunnya yang ke-5 tahun, Rumah Sakit Umum (RSU) Royal Prima Medan, terus melakukan pembenahan dan memaksimalkan pelayanan untuk masyarakat di Sumatera Utara.

Rabu, 20 Feb 2019 11:53Berita Sumut

Komplotan Pencuri Mobil Diringkus Polisi

Unit Reskrim Polsek Delitua meringkus tiga kawanan pelaku pencurian kendaraan jenis mobil. Ketiga tersangka dilaporkan mencuri mobil Mitsubishi L 300 milik Robinta Sembiring Depari yang terparkir di depan warung kopi Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Lau Ci

Rabu, 20 Feb 2019 11:37Berita Sumut

Heboh di Kisaran Timur, Permen Buat Anak Tidur Berjam-jam

Camat Kisaran Timur Irwandi menghimbau kepada seluruh warganya untuk membeli jajanan anak khususnya jajanan jenis permen (bombon) yang banyak di jual di pasaran. Pasalnya ada jenis permen yang dijual di pasaran setelah di konsumsi mengakibatkan anak dapa

Rabu, 20 Feb 2019 10:09Berita Sumut

Pusaka Indonesia Duga Djarum Eksploitasi Anak untuk Promosi Rokok

Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) menuding pihak perusahaan rokok Djarum di duga telah melakukan eksploitasi terhadap setidaknya 23.000 anak usia 6-15 tahun yang mengikuti audisi beasiswa Djarum.

Rabu, 20 Feb 2019 09:54Ekonomi

Rupiah Terus Menguat di Level Rp14.040/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin menguat di pembukaan perdagangan hari ini. Rupiah kini berada di level Rp14.000-an per USD.

Rabu, 20 Feb 2019 09:39Lifestyle

Sekian Tahun Berlalu, Akhirnya Angkat Bicara, Deddy Corbuzier Ungkap Alasannya Bercerai

Deddy Corbuzier dikenal sebagai sosok yang jarang membicarakan kehidupan pribadinya di depan publik. Namun dalam sebuah acara, ayah satu anak itu justru membeberkan alasannya bercerai dengan Kalina Oktarani.

Rabu, 20 Feb 2019 09:24Lifestyle

Ingin Tau Suasana Dapur Gedung Putih AS, Yuk Intip Rahasinya

Anda tentu sudah tidak asing dengan sebutan White House atau Gedung Putih. Ya, kediaman enam lantai dengan luas tanah yang besar ini adalah pusat dari cabang eksekutif pemerintahan Amerika Serikat (AS). Tak hanya digunakan sebagai tempat kerja, Gedung Put

Rabu, 20 Feb 2019 09:09Lifestyle

Seks Bisa Jadi Penyelamat Pernikahan Kamu, Berikut 5 Alasannya

Bisa dibilang hubungan seksual menjadi unsur penting dalam keintiman dan keharmonisan sebuah rumah tangga. Seks adalah hal yang menyenangkan dan bisa menjadi penentu hubungan Anda.

Rabu, 20 Feb 2019 08:54Ekonomi

Harga Emas Meroket ke Level Tertinggi

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi selama 10 bulan terakhir.

Rabu, 20 Feb 2019 08:39Nasional

Viral, Peristiwa E-Tilang Menggelitik Warga Net

Penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau e-tilang di Kota Solo, Jawa Tengah, membuat para pengguna jalan panik. Sistem baru tersebut telah menjerat beberapa pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.

Rabu, 20 Feb 2019 08:24Lifestyle

Viral, Kakak Rela Jual Adik Kandungnya Sendiri

Sebagai kakak beradik, sudah sepantasnya Anda saling menyayangi satu sama lain. Pasalnya kakak maupun adik adalah orang terdekat yang bisa membantu segala macam kesulitan yang sedang Anda hadapi.

Rabu, 20 Feb 2019 08:12Ekonomi

Perang Dagang AS-China Mereda Buat Dolar Melemah

Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan 19 Februari 2019. Kurs dolar AS justru melemah saat investor optimis perang dagang AS-China akan mereda.

Rabu, 20 Feb 2019 07:57Bola

Messi Tak Berkutik Lawan Lyon

Barcelona harus meraih hasil kurang menjanjikan ketika melakoni leg pertama babak 16 Besar Liga Champions musim 2018-2019. Melawan Olympique Lyon, "Blaugrana" julukan Barca harus puas bermain 0-0 hingga laga usai.

Rabu, 20 Feb 2019 07:32Bola

Pertandingan Liverpool vs Bayern Munich, Sama Kuat

Bermain di depan pendukung yang memadati Anfield membuat Sadio Mane dan kolega memulai laga dengan lebih percaya diri. Serbuan perdana Liverpool datang dari sayap kanan, di mana Alexander-Arnold mengirim umpan silang ke kotak penalti Bayern, namun bola be

Rabu, 20 Feb 2019 07:17Berita Sumut

Perayaan Imlek di Sekolah Global Prima Meriah

Perayaan Tahun Baru Cina yang ke 2570 berlangsung meriah di Sekolah Global Prima National Plus. Kegiatan tahunan yang dilaksanakan ini, bertujuan untuk mengintegrasikan rasa toleransi antar suku di lingkungan sekolah global prima.

Rabu, 20 Feb 2019 07:02Berita Sumut

Polisi Bantah Terjadi Penyekapan Asisten Rumah Tangga Asal Kupang di Medan

Beredar isu penyekapan asisten rumah tangga asal Kupang, Nusa Tenggara Timur bernama Cindy ,20, di Jalan Aceh Baru, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumut, dibantah Pihak kepolisian, Selasa (19/2/2019).