• Home
  • Lifestyle
  • WOW! Durian Tembus Pasar Internasional, ini Faktanya

WOW! Durian Tembus Pasar Internasional, ini Faktanya

Mtc Jumat, 18 Januari 2019 23:10 WIB
GOOGLE
Selama ini banyak wisatawan mancanegara yang tidak mengetahui bahwa produk es krim durian yang mereka temukan saat melancong ke Singapura, Korea Selatan, Australia, atau Jepang, ternyata diekspor dari Medan, Sumatera Utara.
MATATELINGA: Selama ini banyak wisatawan mancanegara yang tidak mengetahui bahwa produk es krim durian yang mereka temukan saat melancong ke Singapura, Korea Selatan, Australia, atau Jepang, ternyata diekspor dari Medan, Sumatera Utara.



Hal tersebut dibenarkan oleh Yusfahri selaku Kepala subdivisi program Dinas Pertanian dan Hortikulutra Sumatera Utara. Setidaknya terdapat 10 negara seperti Jepang, Korea Selatan, China, Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina, Australia, dan Brasil yang secara rutin mengimpor durian dari Provinsi Sumatera Utara. Aktivitas perdagangan ini bahkan telah berlangsung berlangsung sejak tahun 2012.

Nah, dari 10 negara tersebut, Malaysia menjadi negara pengimpor durian terbesar diikuti Jepang, Vietnam, Brasil, dan Thailand. Berdasarkan data yang dikeluarkan pada tahun 2017, Malaysia mengimpor sekitar 901,21 kilogram durian, Jepang mengimpor 480,17 kg, Vietnam 371,90 kg, Brasil 284,20 kg, dan Thailand 240,60 kg.

Yusfahri mengatakan, durian yang diekspor itu sudah diproses karena sebagian besar akan dibuat menjadi olahan es krim. Dia mengatakan, sejumlah negara Asia dan Amerika Selatan juga telah menunjukkan minat mereka untuk mengimpor durian dari Sumatera Utara.



Namun mengingat ketersediaannya yang tebatas, sejauh ini Sumatera Utara hanya dapat memenuhi permintaan dari 10 negara tersebut.

"Kami kewalahan menerima pesanan. Masalahnya adalah stok yang kami miliki, sebagian besar juga dipasarkan di dalam negeri," kata Yusfahri, sebagaimana dikutip Okezone dari AsiaOne, Jumat (18/1/2019).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, durian dari Sumatera Utara memang memiliki rasa yang khas dibandingkan durian dari daerah lain. Berkat aroma dan rasanya yang lebih lebih kuat, tak heran jika durian asal Sumatera Utara lebih populer di kalangan pencinta durian.

Perlu diketahui bahwa musim panen durian di Sumatera Utara berlangsung dua kali setahun yakni, pada awal dan pertengahan tahun. Badan tanaman provinsi mencatat, Sumatera Utara memproduksi sekitar 64.659 ton durian pada tahun 2017. Pada kuartal ketiga tahun lalu, mereka berhasil memproduksi sekitar 17.961 ton durian.



Saat ini, Sumatera Utara berada di peringkat kelima dalam hal produksi di Indonesia setelah Jawa Timur dengan total 227.952 ton, Jawa Tengah 91.385 ton, Sumatera Barat 74.540 ton, dan Jawa Barat 66.314 ton. Jika dijumlahkan, total produksi durian Indonesia pada 2017 mencapai angka 795.204 ton.

Menurut Yusfahri, pemerintah telah berusaha keras meningkatkan produksi durian di Sumatera Utara dengan mendisbitrusikan bibit durian ke sejumlah daerah.

Tahun lalu, misalnya, Dinas Pertanian dan Hortikultura Suamtera Utara telah mendistribusikan 3.000 bibit durian ke Kabupaten Padang Lawas, Asahan, dan Tapanuli Selatan. Pemerintah pusat juga mendanai distribusi 14.000 bibit di Kabupaten Langkat.



Sekretaris administrasi Kabupaten Dairi, Sebastianus Tinambuan mengatakan, daerahnya memang menjadi salah satu produsen durian terbesar di kawasan Sumatera Utara. Jumlahnya bisa mencapai 166.900 kwintal. Angka tersebut didapatkan dari hasil panen di 81.600 pohon durian yang tersebar di seluruh kabupaten. Masing-masing pohon diklaim dapat menghasilkan rata-rata 204.53 kg durian per musim.

Lukman, salah seorang pedagang durian asal Medan, ,mengatakan bahwa sebagian besar pelanggan setianya berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, bahkan ada juga yang berasal dari luar negeri. Saking tingginya permintaan konsumen, dalam sehari ia bisa menjual hingga 300 buah durian.

"Kadang-kadang, saya tidak bisa memenuhi semua permintaan pelanggan, terutama saat memasuki akhir pekan," kata Lukman yang menjajakan dagangannya di daerah Helvetia.

Setiap durian berkualitas terbaik dibanderol dengan harga berkisar antara Rp10.000 Rp25.000 (selama masa panen). Sementara di luar masa panen, Lukman menjualnya seharga Rp50.000 Rp70.000.



"Di sini harga tidak jadi masalah, asalkan rasanya enak," tutup Lukman.

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:blibliDurianMatatelingaPasar InternasionalTerkini
Komentar
Selasa, 26 Mar 2019 23:35Lifestyle

Benarkah Daun Kelor Mampu Tangkal Pelet? ini Kata Anak Indigo

Pembahasan daun kelor sebagai alat untuk melumpuhkan ilmu kebal penjahat menjadi perbincangan di media masa.

Selasa, 26 Mar 2019 23:15Berita Sumut

Mencekam, Dua Kelompok Pemuda Belawan Bentrok 1 Tewas

Dua kelompok Pemuda dari kawasan Gudang Arang Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan

Selasa, 26 Mar 2019 23:10Nasional

TNI dan Kemenko Kemaritiman Tanda Tangani Nota Kesepahaman Bersama

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (Kemenko Kemaritiman RI)

Selasa, 26 Mar 2019 23:05Nasional

Kazona Tengah Bakamla Serukan Tanggung Jawab Moral Personel Terhadap Institusi

Personil yang profesional memiliki tanggung jawab moral terhadap institusi dan bersedia bekerja keras

Selasa, 26 Mar 2019 23:00Nasional

Aspers Panglima TNI: Sejarah Perjuangan Bangsa Perlu Terus Digelorakan

Saat ini kebanggaan terhadap sejarah perjuangan bangsa secara nyata perlu terus ditanamkan dan digelorakan

Selasa, 26 Mar 2019 22:45Berita Sumut

Akhyar Hadiri Sertijab & Pisah Sambut Dandenpom I/5

Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengucapkan terima kasih kepada Letkol CPM Sudarsono atas jasa dan pengabdiannya

Selasa, 26 Mar 2019 22:30Nasional

Bakamla RI - Japan Coast Guard Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Keamanan Maritim

Bakamla dan Japan Coast Guard melakukan pembahasan draft Memorandum of Cooperation (MoC) di ruang rapat Podcast

Selasa, 26 Mar 2019 22:15Berita Sumut

Kementan Jamin Ekspor Kopi Lolos ke Berbagai Negara Luar

Setelah sukses melepas ekspor kubis di Berastagi bulan kemarin, sekarang Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, melepas ekspor 819,36 Ton kopi biji tujuan Rumania

Selasa, 26 Mar 2019 22:00Berita Sumut

Senilai Rp4,9 Triliun, Wagub Sumut Lepas Ekspor Kopi ke Berbagai Negara Luar

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah melepas ekspor kopi sebesar 65.347,10 ton atau senilai Rp4,901 triliun milik PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, Selasa (26/3/2019).

Selasa, 26 Mar 2019 21:45Berita Sumut

Kapolda Resmikan Pembangunan Polres Batu Batubara

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto meresmikan pembangunan gedung baru Polres Batubara.

Selasa, 26 Mar 2019 21:28Berita Sumut

Bupati Batubara Hibahkan Mobil Dinas Ke Kapolres Batubara

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menyaksikan penyerahan mobil dinas Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang dari dana hibah Pemkab Batubara. Penyerahan langsung dilakukan secara simbolis oleh Bupati Batubara H Zahir, Selasa (25/3/2019).

Selasa, 26 Mar 2019 21:01Berita Sumut

Resmikan Pembangunan Mapolres Batubara, Kapolda Sumut Sampaikan Harapan Ini

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto meresmikan pembangunan gedung baru Polres Batubara. Ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda dan selanjutnya oleh Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang serta Bupati Batubara H Zahir.

Selasa, 26 Mar 2019 20:15Berita Sumut

Terjerat OTT, 4 Pengurus P3TM Dituntut 3 Bulan Penjara

Sidang kasus OTT yang melibatkan pengurus Pasar Marelan akhirnya sampai pada pembacaan tuntutan. Dalam tuntutan yang dibacakan Penuntut Umum Kejatisu, Abdul Hakim Sorimuda Harahap dihadapan majelis hakim yang diketuai Abdul Qadir, menuntut Ketua P3TM pasa

Selasa, 26 Mar 2019 19:42Berita Sumut

Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah, Dakwaan Terhadap Tengku Awaluddin Tak Cermat

Salah seorang terdakwa kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah Grant Sultan lahan Tol Tanjungmulia Hilir, Tengku Awaluddin Taufiq, mengaku menjadi korban rekayasa hukum yang dipaksakan. Pasalnya, dakwaan yang dituduhkan jaksa penuntut umum (JPU) kepadany

Selasa, 26 Mar 2019 19:15Berita Sumut

Duh, Ternyata Korban Kakek Cabul di Multatuli Sebanyak 9 Orang Bocah

Ternyata korban kakek cabul berinisial PS (56) warga Jalan Multatuli Medan tidak hanya tiga orang anak tetangganya. Polisi mengembangkan kasus ini dan menemukan fakta baru korban pencabulan pria ini ternyata berjumlah 9 orang.

Selasa, 26 Mar 2019 19:00Berita Sumut

Kampanyekan Salah Satu Capres di Medsos, Oknum Pegawai PTPN IV Dituntut 6 Bulan Penjara

Seorang oknum pegawai di PTPN IV bernama Ibrahim Martabaya dituntut dengan pidana 6 bulan penjara lantaran mengkampanyekan salah satu pasangan calon presiden di akun Facebook miliknya. Dia juga dituntut membayar denda sebesar Rp5 juta subsider 1 bulan kur