Waspada! Mengupil Dapat Menyebabkan Kematian

Fidel W Kamis, 11 Oktober 2018 14:54 WIB
Waspada! Mengupil Dapat Menyebabkan Kematian / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: MENGUPIL mungkin menjadi kebiasaan buruk yang dilakukan sebagian besar masyarakat di dunia. Tentunya hal ini bukanlah sebuah hal yang higienis dan terlihat menjijikan bagi beberapa orang. Seseorang bahkan bisa menjadi ilfeel bila melihat Anda melakukan hal tersebut.

Meski demikian, mengupil bukan saja terlihat menjijikan, namun memiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Kebiasaan ini bisa menyebarkan bakteri berbahaya yang menyebabkan pneumonia.

Sebuah penelitian baru yang dipublikasikan di European Respiratory Journal, menunjukkan bahwa penularan dapat terjadi melalui kontak fisik antara hidung dan tangan. Para ahli merekomendasikan agar orang tua menjaga mainan dan tangan anak-anaknya agar tetap bersih untuk membantu melindungi buah hatinya untuk menghindari penyebaran bakteri.

Seorang peneliti klinis di Liverpool School of Tropical Medicine dan Royal Liverpool Hospital , dr Victoria Connor mengatakan bahwa Infeksi pneumokokus adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Diperkirakan bahwa hal ini bertanggung jawab atas 1,3 juta kematian anak-anak di bawah lima tahun setiap tahunnya.

"Orang tua dan orang-orang dengan penyebab lain dari gangguan kekebalan, seperti penyakit kronis, juga berisiko tinggi terkena infeksi pneumokokus. Pemahaman kami saat ini tentang transmisi pneumococcus sangatlah buruk, jadi kami ingin melihat bagaimana penyebarannya di masyarakat," tegas dr Victoria, sebagaimana dilansir dari The Sun, Kamis (11/10/2018).

"Memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana bakteri menyebar akan memungkinkan bagaimana penularan dapat dikurangi, sehingga ada pencegahan infeksi pneumokokus yang lebih besar," lanjutnya.

Para peneliti menemukan bahwa bakteri dapat berpindah dari tangan ke hidung dengan cara mengambil, mencolek atau hanya menggosok hidung mereka dengan punggung tangan.

"Mungkin tidak realistis untuk membuat anak-anak berhenti memegang, menusuk dan menggosok hidung mereka. Namun, tak perlu khawatir, kehadiran bakteri kadang-kadang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat mengurangi peluang mereka untuk sakit di kemudian hari. Alhasil hingga saat ini tidak apakah benar mengurangi penyebaran pneumococcus pada anak akan memberikan hal terbaik," lanjutnya.

Tapi, orang tua harus tetap waspada, pasalnya penelitian ini menunjukkan bahwa tangan yang kotor dapat menyebarkan radang paru-paru. Ini mungkin sangat berbahaya ketika anak melakukan kontak dengan kerabat atau lansia dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

"Dalam situasi ini, memastikan kebersihan tangan yang baik dan pembersihan mainan mungkin akan mengurangi transmisi, dan mengurangi risiko terkena infeksi pneumokokus seperti pneumonia." tuntasnya.
Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:mengupil
Komentar
Senin, 18 Feb 2019 22:37Berita Sumut

Centra Kerajinan Batok Kelapa Desa Tinggi Raja Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Kerajinan tangan dari limbah kelapa berupa batok kelapa ternyata dapat meningkatkan pendapatkan ekonomi keluarga, hal ini di buktikan oleh Khairul pengerajin batok kelapa yang berada di dusun V desa Tinggi Raja Kecamatan Tinggi Raja Asahan, olah karya yan

Senin, 18 Feb 2019 22:18Berita Sumut

Massa HMI Sempat Memanas di Depan Kampus UMSU

Sejumlah mahasiswa berbagai elemen diantaranya himpunan mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa kembali di kampus kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Senin (18/2/2019). Dimana, mereka mengecam tindakan kriminalisasi dan arogansi ya

Senin, 18 Feb 2019 22:10Berita Sumut

Kenapa Paripurna DPRD Medan di Batalkan

Rencana rapat paripurna DPRD Kota Medan dilaksanakan,tentang tanggapan/Jawaban Kepala Daerah Kota Medan terhadap pendapatan Nota Pengantar DPRD Kota Medan, atas Inisiatif DPRD Medan dengan Ranperda Kota Medan tentang Sistem Pengendalian dan Pengawasan P

Senin, 18 Feb 2019 22:02Lifestyle

Terkait Mimpi, Masyarakat Tionghoa Miliki Tafsir Khusus Terhadap Maknanya, Berikut Faktanya

SEMUA orang pasti pernah bermimpi, terkadang mimpi datang dengan gambaran yang indah, namun tak menutup kemungkinan bisa berubah menjadi menakutkan. Seseorang tidak bisa mengatur mimpinya, mereka hanya mampu menafsirkan apa arti dalam mimpinya.

Senin, 18 Feb 2019 21:53Berita Sumut

Pangdam I/BB Hadiri Acara NgeGas Bareng Poldasu 2019

Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah menghadiri acara NgeGas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut 2019 di Mapolda Sumut Sabtu (16/2/2019)

Senin, 18 Feb 2019 21:47Lifestyle

Haru Nan Pilu, Seorang Ibu Viral Usai Tega Tinggalkan Anaknya di Dalam Mobil

Baru - Baru ini netizen dikejutkan dengan viral seorang ibu di Bandung, Jawa Barat yang meninggalkan buah hatinya tidur di dalam mobil. Dia sendiri, sibuk berbelanja di pusat perbelanjaan ke 23 Paskal.

Senin, 18 Feb 2019 21:32Lifestyle

Ingin Minum - Minuman yang Menyehatkan Bagi Tubuh, Berikut Minumannya

Anda pasti sering dengar ungkapan 'Kamu harus banyak minum air'. Seberapa banyaknya tergantung setiap orang, namun secara umum, tetap terhidrasi menghasilkan banyak manfaat kesehatan. Termasuk tingkat energi yang lebih tinggi dan fungsi otak yan

Senin, 18 Feb 2019 21:17Nasional

Presiden Jokowi Percepat Kenaikan Harga Gula

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pihaknya akan mempercepat kenaikan harga pembelian gula di tingkat petani oleh Bulog. Di mana saat ini masih sedang dibahas pada rapat terbatas (ratas).

Senin, 18 Feb 2019 20:49Ekonomi

Konten Hoax Sekarang Bisa di Diteksi Pakai Google Loh, Berikut Caranya

Dengan maraknya internet saat ini, berita hoaks semakin menyebar di berbagai platform baik website ataupun media sosial. Menurut trainer dari Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Nurfahmi Budiarto hoaks atau berita bohong untuk diketahui terdapat dua hal yak

Senin, 18 Feb 2019 20:39Berita Sumut

Edy Rahmayadi : Hasil Assessment Eselon II di Sumut Masih Jauh dari Harapan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa hasil assessment eselon II di lingkungan kerja Pemprovsu masih sangat rendah. Bahkan ada yang nilainya sangat jauh dari harapan.

Senin, 18 Feb 2019 19:50Berita Sumut

Kasus Karamnya KM Sinar Bangun, Berkas Kadishub Samosir P21

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) akhirnya menyatakan berkas milik Kadishub Samosir Nurdin Siahaan lengkap (P21). Nurdin merupakan salah seorang tersangka dalam kasus karamnya KM Sinar Bangun pada tahun 2018 lalu.

Senin, 18 Feb 2019 18:47Berita Sumut

Langgar Aturan, 243 PTS di Indonesia Ditutup Pemerintah

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ‎menutup 243 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. PTS yang ditutup umumnya melakukan pelanggaran dan mengeluarkan ijazah palsu.

Senin, 18 Feb 2019 18:38Berita Sumut

Pemko Medan Siap Dukung KPU Sukseskan Pemilu 2019

Ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik didampingi sejumlah komisioner mendatangi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH di rumah dinas Jalan Sudirman Medan, Senin (18/2). Selain bersilaturahmi, kedatangan mereka untuk menyampaikan persiapan yang tela

Senin, 18 Feb 2019 18:18Berita Sumut

Eldin Ultimatum OPD Laksanakan Program Kerja APBD di 2019

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengingatkan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan untuk segera melaksanakan seluruh program kerja. Sebab, saat ini sudah memasuki pertengahan bulan Pebruari, sehingga seluruh pr

Senin, 18 Feb 2019 18:02Bola

PS Polres Taput Kurang 'Sportif' Piala Poldasu Cup

Laga memperebutkan Piala Kapoldasu di zona dua, sedikit mengecewakan. PS Polres Taput yang seharusnya bertanding melawan PS Polres Tapasel di Stadion Naposo Kota Sidimpuan sore ini Senin (18/2), gagal dilaksanakan karena ketidakhadiran PS Polres Taput.

Senin, 18 Feb 2019 17:59Berita Sumut

Dua Maling Motor Nyaris Tewas Dipukuli Warga

Dua orang maling motor yang beraksi di kawasan Jalan Ringroad menjadi bulan-bulanan warga, Senin (18/2) dinihari. Bahkan keduanya bisa saja tewas jika tidak diamankan oleh tim Patroli Polsek Sunggal.