Waspada Tahi Lalat Baru Bisa Pertanda Kanker

jms Kamis, 02 November 2017 15:40 WIB
internet
Tahi lalat (Foto : dw.com)
MATA TELINGA-Kita perlu mewaspadai Jika pada satu ketika tumbuh tahi lalat baru dibagian tubuh kita, maka kebanyakan dari kita tak begitu ambil pusing dengan hadirnya bercak kecil hitam itu. Namun dari sisi medis, munculnya tahi lalat baru di kulit patut dicermati karena bias saja menjadi pertanda munculnya penyakit kanker.

Seperti dilansir salah satu media Inggris, hasil penelitian para ahli dalam jurnal bertajuk Plos One, disebutkan bahwa para ahli medis telah melakukan survei terbaru pada 1700 orang dewasa di Inggris tentang perilaku mereka saat mengetahui ada tahi lalat baru yang muncul di tubhuhnya. Hasilnya, para responden itu sebagian besar mengabaikan dan tak mencermati dengan teliti tahi lalat tersebut. Mereka sama sekali tak tergerak untuk memeriksakan dirinya ke dokter atau ahli kanker.



Survei yang didanai oleh badan amal Cancer Research Inggris tersebut dilakukan oleh tim peneliti dari University College London dan dipimpin oleh Dr Katriina Whitaker, seorang peneliti senior di Negara tersebut. Mereka yang menjadi objek penelitian adalah orang-orang berusia 50 tahun atau di atasnya yang diberikan daftar 17 gejala-gejala yang timbul pada dirinya setelah munculnya tahi lalat baru. Para responden itu diminta menunjukkan gejala-gejala yang mereka alami dalam kurun waktu tiga bulan belakangan.

Mereka diharapkan pendapatnya apakah gejala yang mereka rasakan pada tubuhnya itu membuat mereka berpikir atau berusaha mencari penjelasannya dari dokter atau ahli medis.

Sejumlah daftar tanda-tanda munculnya kanker yang disodorkan pada respponden antara lain adalah; adanya perubahan tampilan pada tahi lalat tersebut, terjadi perubahan pada kebiasaan buang air besar, adanya perubahan yang terasa kandung kemih, mengalami batuk atau suara serak, menderita sakit berkepanjangan, merasa sulit menelan sesuatu, terjadi perubahan pada berat badan, adanya rasa nyeri, ada benjolan, dan mengalami pendarahan.



Menurut hasil survei tersebut, kebanyakan orang tidak menghubungkan gejala-gejala tersebut sebagai tanda-tanda penyakit kanker. Malah yang mereka curigai adalah gejala penyakit lain seperti arthritis, kista, infeksi, dan faktor usia tua.

"Ini mungkin karena orang-orang ketakutan dengan penyakit dan enggan untuk menyebutkannya, mereka berpikir tidak mungkin ada kanker pada dirinya, ujar Dr Katriina Whitaker.

Sementara daftar gejala lainnya yang tidak ada hubungannya dengan kanker yang disodorkan kepada responden yaitu sesak napas, pusing, sakit kepala, sakit tenggorokan, perasaan kurang nyaman di pikiran, merasa lelah atau kurang bertenaga, dan rasa nyeri di dada.

Para responden memandang gejala-gejala ini sebagai sesuatu yang tidak membahayakan. Namun dari 53 persen responden yang dilaporkan punya pengalaman dengan penyakit kanker, hanya dua persen saja dari mereka yang benar-benar mencari solusinya kepada pihak medis.Mtc/bs/Xn
Editor: James P Pardede

T#g:kankertahi lalat
Komentar
Senin, 24 Sep 2018 18:10Berita Sumut

Sistem Informasi Gistaru Diluncurkan untuk Tingkatkan Kualitas Tata Ruang

Untuk meningkatkan kualitas rencana tata ruang di Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional telah meluncurkan Sistem Informasi Geografis Tata Ruang (Gistaru) yang memungkinkan setiap orang dapat mengakses rencana tata ruang

Senin, 24 Sep 2018 17:56Berita Sumut

Lagi, Pos Lantas dan Papan Reklame di Medan Belawan Ditertibkan

Pemko Medan kembali melanjutkan penataan di Kecamatan Medan Belawan dengan menurunkan tim gabungan, Senin (24/9). Papan reklame bermasalah dan bangunan kios tanpa izin yang di bangun di atas parit maupun pinggiran rel kereta api yang selama ini membuat ke

Senin, 24 Sep 2018 17:39Berita Sumut

Karo Humas Setdaprovsu: Mari Sukseskan MTQN XXVII di Sumut

Seluruh masyarakat dan pihak terkait diajak untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXVII tahun 2018 yang akan digelar 4-13 Oktober 2018 di Medan dan Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Karena, MT

Senin, 24 Sep 2018 17:05Berita Sumut

Harga Cabai Mulai Pulih, Sumut Berpeluang Deflasi

Sempat bertahan diatas 35 ribu per kg lebih dari sepekan, harga cabai merah mulai berangsur mengalami pemulihan. Kini cabai merah dijual sekitar Rp 30 ribu per kg. Ada penurunan yang sangat tajam dibandingkan harga menjelang akhir pekan lalu yang sempat b

Senin, 24 Sep 2018 16:40Berita Sumut

PKK Binjai Dibekali Peningkatan Kesadaran Bela Negara

Peningkatan kesadaran bela negara diharapkan mampu meningkatkan dan memantapkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesadaran bela negara, dengan tujuan agar nilai-nilai bela negara menjadi landasan sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, be

Senin, 24 Sep 2018 16:25Berita Sumut

100 Pelaku Usaha Ikut Sosialisasi Pengiriman Paket

Lebih dari 100 pelaku usaha di Sumatera Utara (Sumut) mengikuti kegiatan PT Pos Indonesia Regional 1 terkait Sosialisasi Regulasi Pengiriman Paket Domestik dan Internasional di komplek Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Senin (24/9).

Senin, 24 Sep 2018 16:10Berita Sumut

KPK Harap Pemko Medan Jadi Pilot Project Penyelanggaraan Katalog Elektronik

Penerapan sistem Katalog Elektronik sangat penting guna mengantisipasi tindak penyimpangan dalam mengadakan barang dan jasa pemerintah, karena melalui sistem ini produk-produk yang dipasarkan adalah produk yang memiliki kualitas dan harga yang sudah memil

Senin, 24 Sep 2018 15:55Berita Sumut

PK5 Pasar Sikambing Ditertibkan, Arus Lalu Lintas Langsung Lancar

Tim gabungan yang dikomandoi Satpol PP Kota Medan menertibkan pedagang kaki lima (PK5) di seputaran Pasar Sei Sikambing Jalan Kapten Muslim Medan, Senin (24/9) pagi. Selain memicu terjadinya kemacetan arus lalu lintas, kehadiran PK5 selama ini membuat k

Senin, 24 Sep 2018 15:30Berita Sumut

Demo di DPRD Sumut, Ratusan Mahasisw Kecam Aksi Arogansi Polisi

Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Medan berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Senin (24/9). Kali ini, ratusan mahasiswa yang mengenakan jas almamaternya mengecam aksi arogan yang dilakukan petugas kepolisian terhadap aksi mahasiwa p

Senin, 24 Sep 2018 15:15Berita Sumut

Ternyata Perempuan Medan Sangat Antusias Berpolitik

Kendala - kendala yang dihadapi calon legislatif (caleg) dalam mengikuti ranah politik terungkap dalam Pelatihan Politik Potensial Calon Legislatif Dan Calon Kepala Daerah Di Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Su

Senin, 24 Sep 2018 15:00Berita Sumut

Belasan Kali Beraksi, Kawanan Begal Sadis Ini Akhirnya Diringkus Polisi

Tim Pegasus Polsek Sunggal meringkus kawanan begal sadis yang kerap beraksi di Medan. Dalam pengungkapan ini, polisi meringkus 9 orang tersangka dan 10 unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan.

Senin, 24 Sep 2018 13:40Berita Sumut

100 Perwakilan WBP Rutan Labuhan Deli Ikuti Kegiatan Evaluasi

Sedikitnya100 perwakilan WBP dari Rutan Klas II B Labuhan Deli mengikuti kegiatan evaluasi pelayanan hak-hak WBP, Senin (24/9) siang

Senin, 24 Sep 2018 13:23Berita Sumut

Minta Mafia Tanah Disikat Habis, Seribuan Petani Demo Polda Sumut

Mapolda Sumatera Utara didatangi seribuan petani yang berasal dari berbagai daerah, Senin (24/9). Massa yang tergabung dalam Komite Tani Menggugat (KTM) meminta polisi menyikat habis para mafia tanah yang kini merajalela.

Senin, 24 Sep 2018 12:24Berita Sumut

Napi Dekyan Bayar Rp 50 Juta/Minggu Buat Oknum Sipir

Fakta baru terungkap dalam perkembangan penyidikan kasus jaringan narkoba yang melibatkan napi dan sipir di Lembaga Pemasyarakat Lubukpakam, Deliserdang. BNN menemukan fakta bahwa tersangka Dekyan, napi di lapas Lubukpakam kerap menyetor sejumlah uang per

Senin, 24 Sep 2018 12:09Berita Sumut

Disebut-sebut Tampar Suporter PSMS, Ini Penjelasan Edy Rahmayadi

Gubernur Sumatera Utara yang juga Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi disebut-sebut menampar seorang suporter PSMS Medan menyaksikan pertandingan PSMS Medan melawan Persela Lamongan di Stadion Teladan, Jumat (21/9). Aksinya menampar itu pun terekam dan bereda

Senin, 24 Sep 2018 11:45Nasional

Bersama Warga, Prajurit TNI Bersihkan Puing-Puing Masjid Yang Rusak Akibat Gempa

Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) masih terus melakukan upaya-upaya dalam rangka membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.