• Home
  • Nasional
  • AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis

AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis

Mtc/rel Sabtu, 17 Agustus 2019 14:28 WIB
Hand Over
AJI JAKARTA
MATATELINGA, Jakarta : Sejumlah jurnalis mengalami kekerasan dan intimidasi oleh aparat kepolisian saat meliput massa pengunjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR Jakarta, Jumat (16/8/2019). Sedikitnya enam jurnalis mengalami kekerasan.

Demikian siaran pers AJI Jakarta, Sabtu (17/8/2019) yang menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi saat para pengunjuk rasa yang diamankan di Gedung TVRI sedang digiring ke mobil tahanan polisi. Sejumlah reporter dan fotografer kemudian mengambil gambar foto dan video.



Salah satu jurnalis SCTV, Haris dipukul di bagian tangan saat merekam video melalui ponselnya. Sebelumnya dia dilarang dan dimarahi ketika merekam menggunakan kamera televisi.

"Kamu jangan macam-macam, saya bawa kamu sekalian," katanya menirukan ucapan polisi.

Haris menyatakan dirinya wartawan, namun polisi tak menghiraukan. Pelaku pemukulan mengenakan baju putih dan celana krem, diduga dari satuan Resmob. Beberapa polisi yang berjaga diketahui berasal dari Polres Jakpus. Korban lainnya, jurnalis foto Bisnis Indonesia, Nurul Hidayat. Dia dipaksa menghapus foto hasil jepretannya. Menurutnya, pelaku mengenakan pakaian bebas serba hitam, berambut agak panjang, dan ada tindikan di kuping.



Fotografer Jawa Pos Miftahulhayat juga terpaksa menghapus foto di bawah intimidasi polisi. Dia diancam akan dibawa polisi bersama para demonstran yang diangkut ke mobil.

Begitu pula jurnalis Vivanews, Syaifullah yang mengalami intimidasi serupa. Polisi meminta rekaman video miliknya dihapus. Dia juga diancam akan diangkut polisi jika tak menghapus video.

Reporter Inews, Armalina dan dua kameramen juga mengalami intimidasi oleh oknum aparat berbaju putih. Salah seorang petugas bahkan berteriak, "Jangan mentang-mentang kalian wartawan ya!".



Salah seorang wartawan media online ditarik bajunya dan dipaksa menghapus foto. Melihat kejadian itu, kru Inews tidak berani melawan kesewenangan aparat dan terpaksa menghapus videonya. Kasus kekerasan terhadap jurnalis bukan kali ini saja terjadi. Tindakan melanggar hukum yang dilakukan aparat penegak hukum bukan hanya mencederai kebebasan pers, tapi juga mempermalukan institusi Polri di hadapan publik.

AJI Jakarta, kata Ketuanya Asnil Bambani mendesak aparat kepolisian menghentikan intimidasi dan kekerasan tersebut karena jelas-jelas melanggar UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 8 UU Pers menyatakan dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum. Merujuk pada KUHP dan Pasal 18 UU Pers, pelaku kekerasan terancam hukuman dua tahun penjara atau denda Rp500 juta.



Kasus kekerasan jurnalis oleh aparat kepolisian juga bertentangan dengan Nota Kesepahaman antara Dewan Pers dengan Polri Nomor 2/DP/MoU/II/2017. Pasal 4 ayat 1 menyebutkan para pihak berkoordinasi terkait perlindungan kemerdekaan pers dalam pelaksanaan tugas di bidang pers sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Kami mendesak aparat kepolisian menghentikan kasus kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis serta mengusut tuntas kasus ini," kata Asnil Bambani.

Selain itu, AJI Jakarta juga meminta para pemimpin redaksi secara aktif melaporkan kasus kekerasan yang dialami jurnalisnya ke pihak kepolisian.



"Kami meminta para pemimpin masing-masing media untuk melaporkan kekerasan dan intimidasi yang dialami jurnalis tersebut ke Propam Mabes Polri terkait pelanggaran etik dan ke Polda Metro Jaya untuk proses hukum," ujar Asnil.

Atas intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis, AJI Jakarta menyatakan:

1. Mengecam keras tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis yang meliput pengunjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR.
2. Mendesak aparat kepolisian menangkap pelaku hingga diadili agar mendapat hukuman seberat-beratnya, sehingga kasus serupa tidak terulang kembali.
3. Meminta para pemimpin media massa untuk ikut melaporkan kasus kekerasan yang dialami jurnalisnya ke pihak kepolisian.
4. Mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus-kasus kekerasan jurnalis sebelumnya, karena hingga kini belum ada kasus yang tuntas diadili di pengadilan.

Mtc/re;
Editor: James P. Pardede

T#g:AJI JakartapemukulanTerkiniwartawan
Komentar
Sabtu, 21 Sep 2019 17:30Ekonomi

Perdagangan Emas Hantam Naik Rp 7000 Menjadi Rp763.000 per gram

Pada perdagangan, Sabtu (21/9/2019), harga emas Antam naik Rp7.000 menjadi Rp763.000 per gram dari harga sebelumnya Rp756.000 per gram

Sabtu, 21 Sep 2019 17:06Berita Sumut

Komplotan Bajing Loncat di Pintu Tol Mabar 2 Diringkus

Satu dari dua bajing loncat yang beraksi di dekat pintu Tol Mabar 2, pada Rabu (18/9/2019) lalu, akhirnya diringkus satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan

Sabtu, 21 Sep 2019 15:19Berita Sumut

Kapolrestabes Medan Hadiri HUT ke 54 Yonif Raider 100/PS

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto,SIK,SH,MSi menghadiri HUT Ke 54 Yonif Raider 100/PS yang dilaksanakan di Lapangan Mako Yonif Raider 100/PS

Sabtu, 21 Sep 2019 14:59Berita Sumut

Aset Alumni SMP N Sirait Uruk Porsea 1 Milyar Lebih

Sejak diberitakan, alumni SMP negeri Sirait Uruk Porsea kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara, semakin banyak memberikan perhatiannya dengan ikut menjadi anggota.

Sabtu, 21 Sep 2019 13:48Berita Sumut

Polsek Medan Kota Tangkap Dua Pecandu Sabu

Petugas unit reskrim Polsek Medan Kota meringkus dua orang pecandu narkotika sabu, Jumat (13/9/2019) sekitar pukul 17.30 WIB.

Sabtu, 21 Sep 2019 13:10Berita Sumut

Ungkap Raibnya Uang Rp 1,6 M Milik Pemprovsu, Polisi Akui Kekurangan Alat Bukti

Polisi mengaku masih kesulitan mengungkap kasus hilangnya uang Rp 1,67 miliar milik Pemprov Sumut di parkiran Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan. Polisi mengaku masih kekurangan alat bukti.

Sabtu, 21 Sep 2019 12:22Berita Sumut

Soekirman Harap Sergai Bisa Jadi Kawasan Bebas Plastik Seperti Zanzibar

Apa yang menarik mengunjungi Zanzibar, Afrika? Satu hal yg impressive, menjelang landing announcement Pramugari Pesawat Qatar Airways" para penumpang sekalian, Pemerintah Zanzibar melarang adanya sampah plastik, barang siapa yang membuang sampah plas

Sabtu, 21 Sep 2019 11:55Berita Sumut

Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk, Satu Rumah Ludes

Satu unit rumah permanen yang berada di tengah pemukiman padat penduduk di Jalan Setia Budi, Lingkungan VIII, Gang Gilingan Padi, Kelurahan Medan Sunggal dilalap sijago merah, Sabtu (21/9/2019).

Sabtu, 21 Sep 2019 11:40Berita Sumut

Perangkat Daerah Harus Tingkatkan Soliditas & Sinergitas Bangun Kota Medan

Dalam rangka menjaga serta meningkatkan sinergitas dan soliditas, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menggelar jamuan makan malam bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sumut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) / Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)

Sabtu, 21 Sep 2019 11:25Berita Sumut

Pemko Medan, TNI, Polri dan Elemen Masyarakat Bersihkan Kawasan Danau Siombak

Pemko Medan menggelar Aksi Bersih Tingkat Kota Medan dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2019 di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (21/9). Selain di seputaran Danau Siombak, aksi bersih-bersih ini juga di

Sabtu, 21 Sep 2019 11:10Berita Sumut

Buron Sejak 2014, Eks Camat Galang Ditangkap di Kediamannya

Tim gabungan dari Kejati Sumatera Utara bersama Intel Kejari Deli Serdang meringkus mantan Camat Galang, Hadisyam Hamzah, terpidana kasus korupsi pengadaan lahan untuk Proyek Pembangunan Gardu Induk PT PLN Pikitring, 275/150 KV tahun 2008-2009 lalu. Dalam

Sabtu, 21 Sep 2019 10:50Ekonomi

Pertamina Diganjar CSR Nusantara Awards 2019

Program CSR (Posyandu Anak Mantap Mama Sehat Ayah Tenang) di Lingkungan Kampung Nelayan, Kelurahan Belawan I, Kota Medan diganjar penghargaan Nusantara CSR Awards 2019 kategori Pengembangan Desa Wisata.

Sabtu, 21 Sep 2019 08:45Aceh

Tiga Anggota Abu Razak, Kelompok Kriminal Bersenjata Nyerahkan diri

Setelah dilumpuhkan oleh pihak kepolisian dengan baku tembak kelompok kriminal bersenjata (KKB), akhirnya tiga anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Abu Razak menyerahkan diri ke polisi, dua ke Polres Bireuen dan seorang ke Polres Aceh Timur

Sabtu, 21 Sep 2019 08:30Nasional

Panglima TNI : ADMM Plus Refleksikan Upaya Strategis Untuk Bangun Rasa Saling Percaya Dan Saling Menghormati

Kerja sama pertahanan yang dibentuk oleh negara anggota ASEAN Defence Minister Meeting (ADMM) Plus merefleksikan upaya strategis untuk membangun rasa saling percaya

Sabtu, 21 Sep 2019 08:15Internasional

Video Reporter TV Minta Komentar Orang Mati, Viral

Memicu reaksi menggelikan, meme dan lelucon dari warganet. Sebuah video lama seorang reporter televisi Amerika Serikat (AS) kembali muncul di Twitter dan menjadi viral

Sabtu, 21 Sep 2019 08:00Bola

Arsenal Bakal Kedatangan Dua Amunisi Baru

Di awal Liga Inggris musim 2019-2020 Arsenal bisa dikatakan tampil kurang menggigit