AMAN: KPK Harus Awasi Sektor Kehutanan

Fidel W Sabtu, 21 April 2018 08:05 WIB
kpk by viva.co.id
MATATELINGA, Jakarta: Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan pengawasan di sektor sumber daya alam, termasuk kehutanan. Sebab potensi korupsi di sektor tersebut cukup besar.

Hal tersebut disampaikan Direktur Advokasi AMAN, Erasmus Cahyadi usai bertemu Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/4).

"Jadi kami ingin ada suatu upaya yang luar biasa dari KPK, untuk bersama-sama dengan kami melihat isu korupsi di sektor sumber daya ini, termasuk hutan," kata dia.

Erasmus mengungkapkan salah satu celah korupsi di sektor kehutanan, yakni saat proses perizinan berjalan. Bahkan, untuk saat ini AMAN menengarai praktik korupsi di sektor sumber daya alam terjadi di tengah Pilkada serentak 2018.

"Kita lihat saja apa yang akan terjadi ke depan dari pertemuan hari ini," ujarnya.

Meski demikian, Erasmus mengakui belum mendapat data valid mengenai dugaan korupsi pemberian izin di sektor sumber daya alam untuk kepentingan Pilkada. Namun, dari informasi awal yang pihaknya kumpulkan ditemukan banyak indikasi pemberian izin tersebut untuk maju Pilkada.

"Jadi kami ingin bahwa informasi-informasi semacam ini kita dalami bersama, terutama oleh KPK. Kami sebagai organisasi masyarakat siap membantu KPK untuk memperdalam informasi-informasi terkait ini," kata dia.

Menurut Erasmus, pihaknya belum memberikan laporan resmi kepada KPK terkait dengan dugaan korupsi di sektor sumber daya alam, khususnya kehutanan. Dia menyebut kedatangannya ini hanya berdiskusi dan menyampaikan apa yang terjadi di lapangan, khususnya yang menimpa masyarakat adat, kepada KPK.

Salah satu hal yang disampaikan AMAN adalah intimidasi yang kerap diterima oleh masyarakat adat dalam setiap pembangunan di ruang hidup mereka. Erasmus mencontohkan hal tersebut terjadi di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan dan di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyambut baik kedatangan kelompok masyarakat tersebut. Saut mengatakan, AMAN bisa dijadikan mitra lembaga antirasuah untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi di sektor sumber daya alam.

"Bentuknya apakah kita akan membuat sebuah kegiatan yang memungkinkan mereka bisa mengimbangi cara berpikir teman-teman di ICW misalnya. Sehingga kalau ngelapor ke kami itu detail. Tadi ada permintaan begitu," kata Saut.

Saut menyebut kelompok masyarakat adat ini bukan orang-orang yang tak memahami dan menolak pembangunan. Mereka, juga bukan kelompok yang tak paham tentang pembangunan ekonomi.

Menurut Saut, yang ingin disampaikan oleh kelompok tersebut adalah bagaimana pembangunan tak merusak kearifan lokal masyarakat adat di seluruh Indonesia dan menyelaraskan pembangunan tersebut demi kehidupan yang berkesenimbungan.

"Nah kemudian bagaimana nilai-nilai itu tetap ada, pembangunan tetap jalan. Itu yang perlu disampaikan pesannya. Kita tidak menolak pembangunan," ujar Saut. (osc)

Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:amankehutananKPKsumber daya alam
Komentar
Minggu, 27 Mei 2018 17:35Berita Sumut

Sihar: PSMS Perlu Stadion yang Lebih Bagus

Tingginya atmosfer para pencinta PSMS Medan menunjukkan perlunya stadion baru bagi markas satu-satunya klub yang mewakili Sumatera Utara di kancah tertinggi kompetisi sepakbola nasional itu.

Minggu, 27 Mei 2018 17:16Berita Sumut

Oukup Tetap Beroperasi Kafe & Pakter Tuak Sajikan Live Music

Meskipun Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi telah mengeluarkan Surat Edaran No. 503/4789 tanggal 9 Mei 2018 tentang Penutupan Sementara Tempat Usaha Hiburan dan Rekreasi pada Hari-hari Besar Keagamaan, namun masih juga ditemukan sejumlah pengusaha

Minggu, 27 Mei 2018 17:00Berita Sumut

MUI Medan Gelar Safari Ramadhan di 43 Mesjid

Banyak cara yang bisa dilakukan agar ibadah puasa tetap berjalan nikmat dan lancar, salah satunya mengisinya dengan berbagai kegiatan islami seperti dalam Safari Ramadhan.

Minggu, 27 Mei 2018 16:45Berita Sumut

Tim Pemantauan Asmara Subuh Amankan 12 Sepeda Motor Tanpa Surat

Sebanyak 18 pengendara sepeda motor terjaring dalam penertiban yang dilakukan Tim Pemantauan Asmara Subuh di Jalan Ring Road, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (27/5). Dari jumlah itu, 12 sepeda motor terpaksa diamankan karena pengendara

Minggu, 27 Mei 2018 16:30Berita Sumut

Begal Apes, Diteriaki Rampok Lalu Terjatuh Lantas Masuk Bui

Seorang pelaku pria spesialis pelaku jambret berinisial MD berhasil diamankan personel Polsek Medan Kota. Warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Nasional, Kota Medan itu diringkus karena sepeda motor yang ia kendarai terjatuh pascadikejar petugas Opsnal Unit

Minggu, 27 Mei 2018 16:15Berita Sumut

Lurah dan Kepling Harus Kenal Wilayah dan Dinamika Masyarakatnya

Setiap lurah dan kepala lingkungan wajib mengenal wilayah dan dinamika yang berkembang di masyarakat. Koordinasi antara kepala lingkungan, lurah, dan camat harus terus berjalan.

Minggu, 27 Mei 2018 16:00Berita Sumut

Dengan Safari Ramadhan, Pemko Medan Pererat Tali Silaturahmi dengan Masyarakat

Safari Ramadhan yang secara rutin digelar Pemko Medan setiap tahunnya menjadi sebuah ajang silaturrahmi serta wadah mendekatkan diri dengan warga masyarakat Kota Medan di 21 kecamatan, demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kota Medan Ir. Syaiful Bahri keti

Minggu, 27 Mei 2018 14:15Berita Sumut

Kapolsek Sunggal Turun Pantau Kegiatan Asmara Subuh, 12 Unit Motor Ditindak

Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna bersama unsur kepolisian dari Polrestabes Medan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemko Medan turun langsung melakukan Pemantauan Asmara Subuh di Wilayah Hukum Polsek Sunggal, Minggu 27/5/2018).

Minggu, 27 Mei 2018 14:00Berita Sumut

Tujuh Orang Perempuan dan Tujuh Anak Sekolah Diamankan

Operasi Pekat Toba 2018 Jajaran Polres Pelabuhan Belawan dengan jumlah personil berjumlah kurang lebih 40 orang dipimpin Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Ernial, Sabtu (26/05/2018) sekira pukul 14.30 wib

Minggu, 27 Mei 2018 13:45Berita Sumut

Usai Tabrak Ruko, Supir Truk Lari Takut Dimassa

Akibat rem blong, mobil kontainer (truk) BK 8754 AC menabrak sebuah rumah ruko milik warga di jalan Yos Sudarso Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (26/05/2018) malam.

Minggu, 27 Mei 2018 13:33Lifestyle

Puasa Bikin Bibir Kering? Kamu Bisa Mengatasinya Dengan Tips Berikut Ini

Bulan puasa ditambah panasnya cuaca kerap membuat bibir menjadi kering. Tak hanya itu, bibir juga menjadi pecah-pecah. Menurut Cindy Luken, pendiri label lipstik asal Australia, ada beragam alasan mengapa bibir mudah kering.

Minggu, 27 Mei 2018 13:19Lifestyle

Kenali Kebudayaan Daerah Yang Kamu Kunjungi Untuk Memudahkan Dapat Teman Kencan

Berwisata ke luar negeri berarti mempelajari kebudayaan baru. Yang sedang mencari pasangan kemungkinan besar bisa bertemu dengan jodohnya, asalkan mau mengikuti aturan berkencan di negara tersebut.

Minggu, 27 Mei 2018 13:04Berita Sumut

Gelar Operasi Pekat, Tim Gabungan di Deliserdang Boyong 5 Pasangan Mesum

Tim gabungan dari Polres Deliserdang, Kodim 0204/DS dan Satpol PP menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah tempat hiburan malam dan hotel, Minggu (27/5/2018) dinihari. Dalam operasi gabungan ini, tim mengamankan 5 pasangan bukan suami ist

Minggu, 27 Mei 2018 12:49Lifestyle

Atur Jadwal Libur Panjang Lebaran Ke Menara 'Miring' di Roma? Why Not

Barangkali, salah satu misteri terbesar di dunia adalah mencari alasan logis tentang apa yang menyebabkan menara miring Pisa, bisa selamat dari serbuan gempa bumi.

Minggu, 27 Mei 2018 12:34Internasional

Gunung Kilauea Semburkan Api Setinggi 11 Ribu Kaki

Observatorium Gunung Api Hawaii menyatakan serangkaian letusan dari Kilauea menyemburkan abu hingga setinggi 11 ribu kaki atau 3,3 kilometer, berdampak pada masyarakat yang tinggal di sisi barat daya.

Minggu, 27 Mei 2018 12:19Berita Sumut

Grebek Basis Peredaran Narkoba di Tanjung Morawa, Polisi Ringkus Bandar dan Belasan Pembeli

Tim gabungan dari Satres Narkoba Polres Deliserdang dan Polsek Tanjung Morawa menggrebek kawasan yang menjadi basis peredaran narkoba di Tanjung Morawa, Minggu (27/5/2018). Hasilnya, petugas mengamankan dua orang bandar narkoba dan belasn pembelinya.