• Home
  • Nasional
  • Anies-Sandi Imingi Persija Stadion 'Old Trafford', Hingga Kini Belum Terealisasi

Anies-Sandi Imingi Persija Stadion 'Old Trafford', Hingga Kini Belum Terealisasi

Fidel W Sabtu, 15 September 2018 10:27 WIB
Stadion 'Old Trafford' Janji Anies-Sandi, Tak terealisasi / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: Masih segar dalam ingatan Rachmat Fazry tentang janji pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI Jakarta 2017 akan membangun stadion bertaraf international layaknya Old Trafford, markas klub elite Manchester United.

Sebagai Jakmania, sebutan suporter Persija Jakarta, Fazry sudah tak sabar menanti pemimpin Ibu Kota mewujudkan janji bangun stadion agar klub kesayangannya punya markas.

"Persija harus punya kandang sendiri, jangan numpang mulu. Pindah-pindah terus, ini tim sepakbola apa jasa ekspedisi? Setiap main kandang mondar-mandir mulu. Pembangunan stadion haruslah jadi," kata warga Pejaten, Jakarta Selatan itu.

Stadion dimaksud akan dibangun di Taman Bersih, Manusiawi dan Berwibawa (BMW), Jalan Danau Sunter Barat, Jakarta Utara. Tapi, Fazry gusar karena sudah 11 bulan Anies memimpin, belum ada tanda-tanda pengerjaannya.

"Harus dijelaskan seterang-terangnya bagaimana, apa yang membuat pembangunan stadion itu lama?" tanya Fazry.

Dia merasa aneh, klub sekelas Persija milik kota sebesar Jakarta, "luntang-lantung" tak punya markas.

Persija berdiri sejak 28 November 1928, basisnya di Jakarta. Setelah Lapangan Ikada dibangun Monas, Persija berkandang di Stadion Menteng lalu pindah ke Stadion Lebak Bulus. Pasca-Stadion Lebak Bulus digusur pada 2015, klub berjuluk Macan Kemayoran tak punya rumah lagi.

Persija harus sewa stadion lain di luar Jakarta untuk bermain, seperti Stadion Patriot, Bekasi atau Stadion Pakansari, Bogor. Para pendukungnya termasuk Fazry harus meluang waktu, mengeluarkan biaya lebih untuk ke luar kota menyaksikan langsung klub kebanggaannya berlaga.

Pada 17 November 2016, dalam sebuah kampanye di Cakung, Jakarta Timur, Anies-Sandi menjanjikan membangun stadion untuk warga Ibu Kota.

"Stadionnya nanti bertaraf internasional. Rumputnya seperti di Manchester United (Old Trafford). Tempat duduknya bakal seperti di Jerman, Bayern Munchen," kata Sandi.

Anies lalu menyambung omongan pasangannya, "kami melihat stadion ini dalam konteks membangun kemitraan karena ada potensi bisnis cukup besar, peluang mendapatkan investor cukup besar."

Setelah terpilih dan memimpin Jakarta, Anies-Sandi mengatakan stadion "Old Trafford" itu akan dibangun di Taman BMW. Stadion BMW sebenarnya sudah dicanangkan pada era gubernur Fauzi Bowo, tapi tak terealisasi.

Pemerintahan Anies-Sandi bertekat mewujudkannya sesuai janji kampanye. Desain Stadion BMW Sport City sudah ada.

"Desainnya tadi sudah disampaikan cukup menarik, ini mimpinya bukan stadion terbaik di Indonesia, tapi stadion terbaik di Asia," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin 23 April 2018.

Pemprov DKI sepakat menamakan stadion itu dengan Jakarta International Stadium. Kebutuhan anggaran diperkirakan Rp4,7 triliun.

"Tidak memakai dana APBD tapi digunakan kemitraan dengan badan usaha," kata Sandi dalam acara uji publik kerja sama pemerintah daerah dan badan usaha (KPDBU) stadion sepak bola Jakarta, di Balai Kota DKI, Jumat 4 Mei 2018.

Sandi sudah memiliki konsep pembangunanya. Di stadion itu, kata dia, nantinya akan dibangun juga masjid tiga lantai dengan ballroom yang bisa disewa. Di sekitar masjid dibangun kios OKE Oce Mart dan kafe diisi pelaku UMKM.

Kemudian dibangun juga 320 rumah susun untuk warga berpendapatan rendah. Sekitar stadion juga akan didirikan hotel berbintang, klub olahraga dan apartemen, lengkap jalur pedestrian, skate park dan jalur khusus sepeda.

Singkat kata, stadion tersebut menggunakan konsep multievent arena. Bisa digunakan buat olahraga hingga konser besar.

Namun, itu masih di atas kertas. Pembangunannya sampai sekarang belum ada progresnya. Dan di tengah sejuta harapan warga DKI menanti terwujudnya stadion, Sandiaga justru mengundurkan diri dari jabatan wakil gubernur Jakarta.

Sandi mundur pada Agustus 2018 untuk maju di Pilpres 2019, mendampingi Prabowo Subianto. Pasca-Sandi mundur, bagaimana kelanjutan pembangunan stadion?

Pada Selasa 11 September lalu, Okezone menyambangi lahan 26 hektare area pembangunan Jakarta International Stadium. Sepi, tak ada aktivitas pengerjaan di situ. Hanya terlihat baliho kusam yang telah bolong bertulis

"Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa di Lokasi Ini Segera Dibangun Stadion Internasional BMW".

Di beberapa titik hanya terlihat tumpukan material bangunan seperti batako, ubin, pasir, pecahan batu yang berserakan, puing sisa reruntuhan bangunan, potongan kayu, hingga kasus bekas yang telah robek. Tak terlihat alat berat layaknya pengerjaan proyek besar.

"Dulu ada alat berat di sini untuk nguruk tanah agar rata," ujar Komandan Pos Penjagaan di lokasi, Iis Triawan.

Menurutnya bahan material yang ada di situ bukan untuk pembangunan stadion. Itu untuk proyek lain milik Suku Dinas Bina Marga (SDBM) Jakarta Utara. Mereka hanya memanfaatkan lokasi tersebut untuk penyimpanan aset.

Kapan dibangun?

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan pembangunan Stadion Jakarta International menggunakan sistem kerja sama pemerintah daerah dan badan usaha (KPDBU), tidak dengan APBD.

Tapi, skema dan mekanisme KPDBU itu sedang dirancang oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta. Karena skemanya belum siap, maka pembangunanya belum bisa dilakukan.

"Sekarang sedang diproses bersama Dinas PTSP," kata Ratiyono kepada Okezone.

Rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan yang sebelumnya dijadwalkan Oktober 2018, menurut Ratiyono kemungkinan besar bergeser karena mekanisme KPDBU hingga kini belum selesai.

PT Pembangunan Perumahan ( PT PP) sudah menawarkan diri menjadi mitra pengerjaan proyek pembangunan stadion. Tapi, kata Ratiyono, Pemprov DKI belum mengabulkan karena masih menunggu siapnya skema sistem kerja sama.

"Semua masih diproses, jadi belum diputuskan," ujarnya.

Kapan skema KPDBU selesai?

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta, Edy Junaidi mengatakan pihaknya sedang membahas perubahan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 22 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan KPDBU dalam Penyediaan Infrastruktur yang sudah ditetapkan pada 28 Maret 2018.

Edy menargetkan dalam dua pekan ke depan rancangan skema KPDBU selesai. Pada, Rabu 26 September 2018, rencananya dikeluarkan Pergub baru sehingga SKPD akan bisa memulai kerja sama dengan pihak ketiga untuk membangun infrastruktur.

"Mudahan-mudahan nanti dalam 2 minggu selesai," kata Edy yang enggan menjelaskan isi mekanisme rancangan KPDBU.

Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:janji anies sandi belum terwujudstadion janji anies sandistadion tak dibangun
Komentar
Selasa, 23 Okt 2018 18:30Berita Sumut

Oknum Polisi Penista Agama Diserahkan Ke Kejari Asahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menerima pelimpahan tahap dua berupa tersangka dan barang bukti kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad melalui akun media sosial (medsos) Facebook dengan tersangka Aipda Saperio Sahputra Perangin-angin Pinem (4

Selasa, 23 Okt 2018 18:10Nasional

TNI Bersihkan Area Likuifaksi di Balaroa

Kegiatan clearing lokasi di Balaroa bertujuan untuk menghilangkan rasa trauma masyarakat, karena kalau kita biarkan rumah-rumah masih hancur, masyarakat yang datang untuk melihat akan merasa trauma berkepanjangan.

Selasa, 23 Okt 2018 17:55Berita Sumut

Walikota Medan Diharapkan Dukung Pedagang Pasar Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Deputi Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Umardin Lubis, minta dukungan penuh Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi agar seluruh tenaga kerja baik formal maupun informal yang ada di Kota Medan pes

Selasa, 23 Okt 2018 17:30Berita Sumut

Ijeck Minta Target 10.500 Hektar Peremajaan Perkebunan Sawit Rakyat Terwujud

Target peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018 seluas 10.500 hektar diharapkan segera terealisasi. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) dan stakeholder terkait diminta bersinergi dan berkolaborasi melakukan upaya per

Selasa, 23 Okt 2018 17:07Berita Sumut

Poldasu Secepatnya Limpahkan Sukran Tanjung ke Jaksa

Kasus Sukron J Tanjung yang ditangani oleh Penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut secepatnya dilimpahkan ke Kejaksaan. Sebab, berkas mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) itu telah dinyatakan lengkap (P-21).

Selasa, 23 Okt 2018 17:00Berita Sumut

Kendalikan Peredaran Narkoba, Napi Lapas Tanjung Gusta Dihukum Mati

Egah Halim, narapidan Lapas Tanjung Gusta Medan diganjar pidana mati dari majelis hakim PN Medan. Ia terbukti mengendalikan narkotika jenis pil ekstasi dari dalam Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan.

Selasa, 23 Okt 2018 16:59Nasional

TNI Gelar Lomba Menggambar Bagi Anak-Anak Pengungsi Sulteng

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Kodam XIV/Hasanuddin dipimpin Lettu Inf Sahang dan Batalyon Infanteri Para Raider 432/Waspada Setia Jaya (Yonif Para Raider 432/WSJ) Divisi 3/Kostrad dipimpin Kapten Inf Nur Cahyo, men

Selasa, 23 Okt 2018 16:54Nasional

TNI Bantu Bangun Rumah Warga di Desa Senayan Sumbawa Barat

Pasca bencana gempa berkekuatan 7.0 skala richter pada 5 Agustus 2018 lalu, tidak hanya menghancurkan bangunan maupun infrastruktur yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat, namun juga sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat ikut terkena da

Selasa, 23 Okt 2018 16:44Berita Sumut

PNS TNI Wilayah Medan Ikut Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat

Sebanyak 56 orang PNS TNI Wilayah Medan mengikuti seleksi Ujian Dinas Tk I dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat Tingkat Sarjana di Aula Transito Ajendam Jalan Abdul Manaf Lubis, Gaperta Medan

Selasa, 23 Okt 2018 16:36Berita Sumut

Istri Seharusnya Disayangi, Oknum PNS Dinas Kehutanan Sumut Malah Menganiaya

Unit Reskrim Polsek Patumbak melakukan penangkapan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kehutanan Sumut, berinisial ND ,54, warga Jalan Bajak V Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas.

Selasa, 23 Okt 2018 16:20Berita Sumut

Hubungan Kerjasama Jepang dan Sumut Diharapkan Meningkat

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah berharap kerjasama antara Jepang dan Sumut akan terus meningkat di masa depan, khususnya yang berkaitan dengan teknologi. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri acara 60 Tahun Hubungan Diplomati

Selasa, 23 Okt 2018 16:00Berita Sumut

Polisi Tahan Penyimpan Senpi Tersangka Pembunuh Satu Keluarga din Tanjung Morawa

Pihak kepolisian akhirnya berhasil menangkap tersangka ke 4 pelaku pembunuhan sekeluarga di Tanjung Morawa terhadap Manager PT Domas bernama Muhajir ,49,, istrinya Suniati ,50, dan anaknya Solihin ,12, warga Gang Rasmi, Dusun III Tanjung Morawa, pada Sela

Selasa, 23 Okt 2018 15:45Bola

PSSI AKhirnya Tunjuk Bima Sakti Latih Timnas

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya memutuskan tidak lagi memakai jasa Luis Milla untuk melatih Timnas sepakbola Indonesia. Keputusan ini dibuat karena pelatih berkebangsaan Spanyol ini tak kunjung datang untuk perpanjangan kontrak.

Selasa, 23 Okt 2018 15:30Berita Sumut

Wali Kota Gelar Jamuan Makan Malam Dengan Peserta Bulan PRB

Wali Kota Gelar Jamuan Makan Malam Dengan Peserta Bulan PRB

Selasa, 23 Okt 2018 15:15Berita Sumut

Gubernur Edy Lepas Pemberangkatan 2000 ton Bantuan Logistik Korban Bencana Alam Sulawesi Tengah

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menjadi Pembina Apel Siap Siaga Bencana dan Pemberangkatan Logistik 2000 ton bantuan masyarakat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (23/1

Selasa, 23 Okt 2018 15:00Berita Sumut

Hujan Seharian, Halaman Kantor Bank di Belawan Terendam Banjir

Hujan yang mengguyur Kota Belawan seharian ini merendam Bank Mandiri Cabang Belawan, Selasa (23/10/2018).. Akibatnya ratusan nasabah yang akan bertransaksi menjadi resah karena tak bisa masuk.