• Home
  • Nasional
  • Diminta Kembali ke Khittah, NU Malah Berpolitik di Dua Kaki

Diminta Kembali ke Khittah, NU Malah Berpolitik di Dua Kaki

Fidel W Minggu, 19 Agustus 2018 09:53 WIB
nu berpolitik di dua kaki / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Suara Nahdlatul Ulama (NU) diprediksi bakal terbelah pada Pemilu 2019 akibat politik dua kaki dan pengaruh lobi. Namun, keberadaan Ma'ruf Amin, Rais Aam PBNU, di sisi Jokowi dinilai tetap bisa mempertahankan suara kaum nahdliyin.

"NU dugaan saya kemungkinan akan terjadi pembelahan suara. Ada sebagian ke Jokowi dan sebagian ke Prabowo. Ditambah lagi Sandi [Sandiaga Uno] effect sudah mulai mempengaruhi dukungan NU dan Golkar," ungkap Direktur Eksekutif Vox Pol Center Pangi Syarwi Chaniago, Minggu (18/8).

Menurutnya, sejak lama Ketua Umum Pengurus Besar NU Said Aqil Siradj memiliki komunikasi yang baik dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Meskipun pada kenyataannya ada Rais Aam PBNU sebagai cawapres Jokowi.

"NU nampaknya akan memainkan politik dua kaki dan serba sulit bagi NU untuk menolak silarurahim dari Prabowo-Sandi," kata Pangi.

Selain politik dua kaki, keberadaan dua jenis NU dinilainya menyulitkan mobilisasi massa secara masif. Yakni, NU sturktural dan NU kultural.

"Jadi tidak mudah memang dimobilisasi ke satu kandidat," ucapnya.

Salah satu buktinya, kata Pangi, adalah saat Pilpres 2004. Saat itu, KH Hasyim Muzadi, bekas Ketua Umum PBNU yang menjadi cawapres bagi Megawati Soekarnoputri, tetap kalah dari pasangan SBY-Jusuf Kalla.

Terpisah, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Adi Prayitno meragukan suara NU akan terbelah. Menurutnya, sejauh ini NU masih satu suara kepada Jokowi-Ma'ruf.

"NU sejauh ini kemungkinan besar masih ke Ma'ruf. Sementara yang sedikit kecewa efek curhat Mahfud [MD] belum tentu ke Prabowo, mungkin saja abstain," terang Adi.

"Karena masih banyak di NU di akar rumput yang tak ingin NU terlampau jauh masuk ranah politik. Karena sudah sejak lama NU kembali ke khittah yang meninggalkan dunia politik," ungkap dia.

Sementara, keduanya sama-sama bersepakat bahwa suara Muhammadiyah akan solid mendukung Partai Amanat Nasional (PAN).

"Muhammadiyah terkesan oposisi termasuk PAN. Sementara NU lebih banyak mendapat sharing power dari Jokowi ketimbang Muhammadiyah," dalih Pangi.

Sebelumnya, Said Aqil mengaku organisasinya tidak berpolitik.

"NU itu tidak berpolitik, tapi punya bobot politis, bobotnya berat sekali. Bukan partai politik, tapi punya bobot politis," ujarnya

Ketua (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan organisasinya berfokus ke lembaga dakwah dan keagamaan, tak akan terlibat politik praktis dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

"Muhammadiyah sebagai lembaga dakwah dan keagamaan, posisi kami tidak masuk ke politik praktis," kata dia, Jakarta, Senin (13/8) malam.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:nupemilu 2019 serentakpolitik dua kaki nu
Komentar
Jumat, 21 Sep 2018 11:43Berita Sumut

Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto Lantik Brigjen Pol Mardiaz Jadi Waka Poldasu

Kepala kepolisian Polda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Agus Andrianto, S.H secara resmi melantik Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut).

Jumat, 21 Sep 2018 11:39Nasional

Wakasad : Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur Berwawasan Kebangsaan

Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change sekaligus berwawasan kebangsaan

Jumat, 21 Sep 2018 11:35Berita Sumut

Optimalkan Perekaman Penduduk, Disdukcapil Sumut Selenggarakan Bimtek

Optimalkan perekaman data penduduk di Sumatera Utara (Sumut), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sumut menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pendaftaran penduduk dan pengelolaan administrasi kependudukan bagi aparatur kabu

Jumat, 21 Sep 2018 11:34Berita Sumut

P3S UMI Medan Diisi dengan Ceramah Wawasan Kebangsaan

Pengenalan Program Pendidikan dan Studi (P3S) kepada mahasiswa baru Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan di Kampus II Jalan Setia Budi Pasar II Tanjung Sari Medan, Jumat (21/9) setelah diawali dengan ibadah, P3S dibuka secara resmi oleh Rektor UMI

Jumat, 21 Sep 2018 11:31Berita Sumut

Kapoldasu Besuk Lima Mahasiswa terluka Bentrok DPRDSU

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto,SH menjenguk mahasiswa yang mengalami luka akibat unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut

Jumat, 21 Sep 2018 11:26Berita Sumut

Titik Panas Mulai Terpantau di Sumut BBMKG

Satu titik panas (hotspot) di provinsi Sumatera Utara (Sumut), kembali ditemukan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG).

Jumat, 21 Sep 2018 11:12Berita Sumut

Muspika Kec Bandar bersama APSI dan masyarakat Gotong Royong Perbaiki Jalan

Kota Perdagangan sebagai Barometernya Simalungun yang lebih dikenal Sampantao, Muspika bersama Instansi serta masyarakat mengadakan gotong royong memperpaiki jalan jalan dipusat kota sudah pada hancur dan berlubang dan sangat membahayakan bagi pengguna

Jumat, 21 Sep 2018 10:38Lifestyle

Konsumsi Teh di Pagi Hari Dapat Membahayakan Kesehatan

MASYARAKAT di sejumlah negara di Asia seperti Indonesia, India, dan Malaysia umumnya memulai hari mereka dengan secangkir kopi atau teh panas, sambil membaca koran dan menikmati sepotong roti panggang. Bagi sebagian orang, praktik seperti ini mungkin terl

Jumat, 21 Sep 2018 10:34Lifestyle

Inilah Tiga Zodiak yang Berpotensi Mengubah Dunia. Cek Disini, Apakah Kamu Salah Satunya?

BANYAK permasalahan yang menjadi perhatian negara-negara di dunia. Kemiskinan, kemacetan, pendidikan dan kesehatan masih perlu ditangani.

Jumat, 21 Sep 2018 10:22Lifestyle

Mau Melihat Jaring Laba-laba Raksasa? Datanglah ke Tempat Ini

BANYAK hewan yang dianggap menakutkan entah karena bentuknya, atau memang beracun. Salah satunya adalah laba-laba, selain karena bentuknya yang menakutkan banyak juga yang beracun.

Jumat, 21 Sep 2018 10:17Internasional

Untuk Ketiga Kalinya Shinzo Abe Pimpin LDP, Partai Berkuasa di Jepang

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Kamis menang untuk ketiga kali berturut-turut sebagai ketua Partai Demokrat Liberal (LDP) berkuasa.

Jumat, 21 Sep 2018 10:02Internasional

'Razia' Beragama, China Tutup Gereja Independen Terbesar

PENUTUPAN salah satu gereja independen terbesar di Beijing baru-baru ini dan tindakan keras terhadap jemaat di tempat lain di China, adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk menempatkan agama di bawah kendali Partai Komunis yang berkuasa, menurut pa

Jumat, 21 Sep 2018 09:54Internasional

Pilot Lupa Nyalakan Alat Pengatur Tekanan Udara, 30 Penumpang Alami Pendarahan

Kesalahan dari yang dilakukan pilot di kokpit menyebabkan lebih dari 30 penumpang pesawat Jet Airways India mengalami pendarahan dari telinga dan hidung mereka. Pilot dilaporkan lupa menyalakan alat pengatur tekanan kabin saat pesawat mengudara.

Jumat, 21 Sep 2018 09:51Nasional

Mahfud MD: Jika Hukum Ditegakkan, Lebih dari 50 Persen Persoalan Negara Dapat Diselesaikan

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD kembali menegaskan bahwa persoalan penerapan hukum di Indonesia saat ini amburadul, sehingga harus menjadi fokus perhatian seluruh pihak.

Jumat, 21 Sep 2018 09:47Nasional

Almisbat Adakan Lomba Potong Tempe Setipis Kartu ATM

Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar perlombaan potong tempe setipis ATM di Kantor Badan Pengurus Nasional (BPN) Almisbat, Tebet Barat VIII, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).

Jumat, 21 Sep 2018 09:31Nasional

Malam Ini, Pasangan Capres-Cawapres Akan Ambil Nomor Urut di Tugu Proklamasi

Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah resmi ditetapkan sebagai calon presiden-wakil presiden di Pemilihan Umum 2019. Hal itu dilakukan Kamis malam kemarin setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menggelar rapat pleno. Mereka bakal ber