• Home
  • Nasional
  • Din Syamsuddin Himbau Jangan Sembarangan Mengatasnamakan Umat Islam Terlebih di Momen Pilkada

Din Syamsuddin Himbau Jangan Sembarangan Mengatasnamakan Umat Islam Terlebih di Momen Pilkada

Fidel W Rabu, 11 Juli 2018 06:45 WIB
Din Syamsuddin menyinggung penggunaan istilah 'umat Islam' oleh sejumlah kelompok tertentu / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama (UKP DKAP) Din Syamsuddin menyinggung penggunaan istilah 'umat Islam' oleh sejumlah kelompok tertentu. Pengklaim sebagai wakil umat itu pun makin santer digunakan jelang Pilpres 2019.


Din meminta tak ada pihak yang asal mengklaim terkait pengatasnamaan umat Islam dalam memperjuangkan kepentingan. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu berpendapat adu klaim dalam arena politik sebenarnya bukan hal yang baru. Namun akan menjadi generalisasi dan reduksionis ketika klaim itu dipakai sembarangan.

Ia pun mencontohkan penggunaan istilah umat Islam dengan realita bangsa Indonesia saat ini.

Dari sekitar 200 juta lebih penduduk muslim yang ada di Indonesia, Din memperkirakan hanya setengah yang bergabung dengan partai politik dan ormas berhaluan Islam. Sementara itu, sekitar 70 juta darinya ia taksir berada di level organisasi berskala nasional.

Din lantas menyatakan sekitar 100 juta muslim yang tak bergabung dalam partai atau ormas Islam itu juga bagian dari umat Islam.


"Jadi ketika ada sekelompok orang yang mengatasnamakan umat Islam, tadi saya berpendapat (memang baik-baik saja) tetapi perlu diketahui itu belum mewakili umat Islam," ujar Din yang mengaku tahu angka-angka itu dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) di mana ia menjabat Ketua Dewan Pembina.

Din mengaku melihat gejala tersebut belakangan ini. Gejala itu bisa menguat ketika pemilu berlangsung.

"Jangan terjebak klaim-klaiman dan akhirnya memecah belah di antara kita," imbuhnya.

Din bahkan menilai muslim yang bekerja di partai atau ormas non-Islam bisa jadi bekerja lebih keras ketimbang mereka yang berada di partai atau ormas Islam. Padahal menurutnya mereka yang ada di sana sedang berdakwah dengan kadar kesulitan yang lebih tinggi.

"Jadi kalau ada yang bergabung di partai-partai lain itu jangan dikira mereka tidak berdakwah. Justru dakwahnya bisa lebih sulit dari ulama, dai, yang berada dikatakanlah di partai Islam atau kelompok yang menyebut dirinya Islam," pungkasnya.

Sebelumnya imbauan mendinginkan suasana panas terkait Pilpres 2019 pun disampaikan dai asal Bandung, Abdullah Gymnastiar saat berdakwah di Masjid Istiqlal, Jakarta, 8 Juli 2018. Pria yang karib dengan sapaan Aa Gym itu menyorot sapa-sapaan sinis yang mendikotomi pendukung capres jelang Pilpres 2019 yakni 'kecebong' dan 'kampret'.

"Allah memuliakan kita menjadi manusia. Jangan memanggil dengan gelaran-gelaran yang buruk," katanya.

Sebutan kecebong dan kampret kerap ditemui di media sosial. Sebutan itu mengidentifikasikan kelompok pendukung politik tertentu.

Menurut Aa Gym, selain dilarang memanggil sesama manusia dengan gelar yang buruk, larangan lainnya adalah tidak boleh mengolok, mengejek, atau meremehkan orang yang berbeda sikap.

Sementara itu di Serang, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten AM Romly meminta para tokoh dan pemuka agama agar tak turut membuat panas kondisi masyarakat jelang tahun politik.

"Di tengah suhu politik yang semakin memanas, para tokoh agama dan tokoh masyarakat hendaknya dapat mengingatkan dan membimbing masyarakat agar tidak melakukan perbuatan tercela, sehingga merusak kerukunan dan kedamaian," kata Romly di Serang, Banten, Selasa (10/7) seperti dikutip dari Antara.

Romly mengatakan, diantara perbuatan tercela sehingga merusak kerukunan dan kedamaian saat ini seperti penyebaran berita palsu, kabar bohong (hoaks) fitnah, ujaran kebencian, adu domba saling hujat dan perseteruan.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Din SyamsuddinTerkiniUtusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama AntaragamaUmat Islam
Komentar
Kamis, 20 Sep 2018 19:15Berita Sumut

Menpar dan Gubernur Sumut Harapkan Kekompakan

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap kekompakan masyarakat dan seluruh pihak yang berada di kawasan Danau Toba, untuk memajukan sektor pariwisata. Hal itu disampaikan pada kegiatan Peluncu

Kamis, 20 Sep 2018 19:07Berita Sumut

Korupsi Alkes, Eks Dirut RSUD Djoelham Binjai Diganjar 5 Tahun Penjara

Dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus korupsi alat kesehatan, eks Direktur Utama (Dirut) RSUD Djoelham Binjai, dr Mahim Siregar dihukum 5 tahun penjara. Selain itu, dia juga dihukum membayar denda Rp 100 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Kamis, 20 Sep 2018 18:45Berita Sumut

Penyidik Ditreskrimum Polda Sumut Dilatih Khusus Tangani Tindak Pidana Pemilu

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda sumut menyiapkan penyidiknya untuk menangani pidana pemilu. Pelatihan khusus ini langsung dibuka Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto pada Kamis (20/9/2018).

Kamis, 20 Sep 2018 18:25Berita Sumut

Dinas Kebersihan & Pertamanan Gotong Royong Seputaran Pintu Tol Bandar Selamat

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan menggelar gotong royong di Jalan Letda Sujono, persisnya seputaran Pintu Tol Bandar selamat, Kamis (20/9). Gotong royong dilakukan dalam upaya mendukung suksesnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasion

Kamis, 20 Sep 2018 18:00Berita Sumut

Nelayan Takut Melaut, Ikan Teri yang Jadi Ikon Kota Medan Langka

Ikan teri nasi dan ikan teri tokang hasil tangkan nelayan yang menjadi Ikonnya kota Medan hilang di pasaran. Jika ada itupun harganya cukup mahal tidak terjangkau masyarakat kecil.

Kamis, 20 Sep 2018 17:45Berita Sumut

Ijeck: Seluruh Masyarakat Sumut Harus Peroleh Hak Pilihnya di Pemilu 2019

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah mengatakan bahwa para pelaku sentra aktivitas kegiatan pemilu, termasuk Disdukcapil, KPUD dan Bawaslu harus bersinergi untuk mengupayakan setiap masyarakat memperoleh dan menggunakan hak pilihnya

Kamis, 20 Sep 2018 17:30Berita Sumut

Wagub Ijeck Serahkan Santunan kepada 1000 Anak Yatim

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menyerahkan santunan kepada 1000 anak yatim dari panti asuhan di Kota Medan dan sekitarnya, Kamis (20/9) di Masjid Agung Medan. Pemberian santunan tersebut dalam rangka peringatan 10 Muharram 1440

Kamis, 20 Sep 2018 17:15Berita Sumut

Aksi Rusuh di DPRD Sumut Juga Lukai Seorang Jurnalis

Aksi unjuk rasa dua kelompok massa yang berakhir bentrok di DPRD Sumut juga mencederai salah seorang Wartawan harian terbitan Medan, Kamis (20/9). Wartawan bernama Dimas Kahfi itu terluka di bagian tangan setelah terkena lemparan batu koral saat melakukan

Kamis, 20 Sep 2018 17:00Berita Sumut

Dekatkan Diri ke Masyarakat, Kodim 0201/BS Luncurkan Aplikasi e-Babinsa

Kodim 0201/BS meluncurkan aplikasi e-Babinsa. Aplikasi ini memiliki fungsi untuk semakin mendekatkan Babinsa di jajaran Kodim 0201/BS dengan masyarakat. Selain itu, aplikasi ini dibuat dalam rangka meningkatkan kinerja Babinsa dan meningkatkan sinergitas

Kamis, 20 Sep 2018 16:36Berita Sumut

Wakil Wali Kota Hadiri Deklarasi Bersama Pemilu Damai

Wakil Wali Kota Mdan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri sekaligus menyaksikan Deklarasi Bersama Pemilu Damai di Pendopo Lapangan Merdeka Medan, Kamis (20/9). Acara ini digelar sebagai bentuk komitmen dan pernyataan partai politik (parpol) peserta Pemil

Kamis, 20 Sep 2018 16:30Berita Sumut

Mencekam, Aksi Dua Massa di DPRD Sumut Berakhir Bentrok, Sejumlah Mahasiswa Terluka

Aksi unjuk rasa dua kelompok massa yang pro dan kontra terhadap Presiden Jokowi di DPRD Sumut berakhir bentrok. Kedua massa dan polisi terlibat bentrokan. Akhirnya sejumlah pengunjuk rasa terluka dan ada juga yang diamankan.

Kamis, 20 Sep 2018 16:00Berita Sumut

Panglima TNI Ziarah ke Makam Jenderal Besar Soeharto

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M. dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna,

Kamis, 20 Sep 2018 15:41Berita Sumut

Kemajuan Industri Butuh SDM yang Unggul

Indonesia mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berlimpah. Namun Indonesia belum belum mempunyai tekhnologi dan juga belum mempunyai dukungan investasi yang besar untuk mengelolanya.

Kamis, 20 Sep 2018 15:16Berita Sumut

Tim Monitoring Kelurahan Pelaksanaan UP2K Sumut Kunjungi Binjai

Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) merupakan salah satu gerakan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan keluarga, guna memenuhi kebutuhan masyarakat melalui kelompok usaha ekonomi produktif, yang bertujuan untuk memberdayakan kelu

Kamis, 20 Sep 2018 15:03Berita Sumut

Binjai Borong Penghargaan Hari Keluarga Nasional Tingkat Sumut

Pemko Binjai berhasil memborong sejumlah penghargaan pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional ke 25 di tingkat provinsi Sumatera Utara, berlangsung di Pantai Pondok Permai kecamatan Padang Cermin kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (19/09). Pengharga

Kamis, 20 Sep 2018 14:48Berita Sumut

3 Papan Reklame Bermasalah Kembali Ditumbangkan

Satu persatu papan reklame bermasalah ditumbangkan. Kamis (20/9) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB, giliran papan reklame bermasalah di Jalan Imam Bonjol, persisnya sudut Jalan Perdana (depan Plaza CIMB Niaga) yang dibongkar. Pembongkaran dilakukan kar