• Home
  • Nasional
  • Dirikan Kantor Polisi Bersama Indonesia-China di Ketapang, Jabatan AKB Sunario Dicopot

Dirikan Kantor Polisi Bersama Indonesia-China di Ketapang, Jabatan AKB Sunario Dicopot

Fidel W Senin, 16 Juli 2018 07:13 WIB
Kantor Polisi Bersama antara china dan Polres Ketapang, Kalimantan Barat / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti fenomena Kantor Polisi Bersama yang dijalin dalam kerja sama Polres Ketapang, Kalimantan Barat dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (China) Provinsi Jiangzu Resor Suzhou.

Poengky menganggap apa yang dilakukan Ajun Komisaris Besar Sunario sebagai Kapolres Ketapang sudah melampaui kewenangannya. Hal tersebut bisa dinilai sebagai tindakan salah kaprah dalam proses kerjasama antar negara.

"Perjanjian untuk kerjasama institusi Polri dengan Kepolisian negara-negara lain bukan dilakukan antar kapolres, melainkan oleh Kapolri atau pejabat dari divisi yang ditunjuk Kapolri," kata Poengky saat dihubungi, Minggu (15/7).

Fenomena kantor bersama polisi China-Indonesia di Ketapang menjadi sorotan publik setelah viral video yang menunjukkan plakat kesepakatan yang ditunjukkan Ajun Komisaris Besar Sunario yang kini telah dicopot dari jabatan Kapolres Ketapang.

Sunario telah mengklarifikasi bahwa plakat tersebut merupakan contoh yang akan diberikan oleh pihak kepolisian Shuzou setelah kerja sama dengan Polres Ketapang nantinya terjalin.

Menurutnya, kerja sama antara Polres Ketapang dan kepolisian Shuzou belum terjalin hingga saat ini. Sunario mengaku pihaknya menolak ajakan kerja sama kepolisian Shuzou karena menunggu persetujuan Mabes Polri.

Plakat tersebut, lanjut dia, hanya sebagai contoh yang diberikan oleh pihak kepolisian Shuzou saat melakukan kunjungan ke PT BSM, Kamis (12/7).

"Sekarang plakat ini ada di Polres Ketapang, karena kesepakatan antara kedua belah pihak itu belum ada atau kami tolak," kata Sunario.

Poengky tak bisa memperkirakan motif di balik kerja sama yang dijalin polisi China di Ketapang. Namun ia mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang langsung mencobot jabatan Sunario saat mengetahui kasus itu.

"Kapolres Ketapang sudah dicopot dan diproses oleh Propam (Profesi dan Pengamanan) Polri. Jadi Propamlah yang melakulan pemeriksaan untuk mengetahui motifnya," ucap dia.

Poengky menganggap sudah seharusnya rencana kerja sama keduanya batal dilakukan lantaran dalam prosesnya telah mengalami kekeliruan.

"Polri bisa dan boleh bekerja sama dengan luar negeri, tapi harus ada MOU atau kesepakatan yang ditandatangani Kapolri dengan Kepala Kepolisian negara yang melakukan kesepakatan. (Jadi) ya batal dong. Tidak mungkin bisa ada kerja sama jika prosesnya salah," kata Poengky.

Poengky berharap agar kasus tersebut dapat menjadi perhatian secara nasional dan menjadi peringatan kepada seluruh anggota Kepolisian untuk menaati peraturan yang ada.

Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane pun mengangap rencana pendirian kantor bersama itu sebuah langkah yang salah kaprah dan tidak bisa ditoleransi.

Bagi dia, kerja sama antara Polri dengan kepolisian negara lain dalam pembangunan kantor polisi seharusnya tidak menggunakan plang nama atau label yang menunjukkan keberadaan kepolisian negara lain di wilayah kedaulatan NKRI.

"Ini sebuah langkah intervensi negara lain ke Indonesia. Intervensi polisi China terhadap Polri. Ini tidak boleh dibiarkan," ujar Neta.

Neta pun mengambil contoh kerja sama antara Polri dan kepolisian Jepang dalam pembangunan sejumlah kantor polisi percontohan seperti di Bekasi, Jawa Barat. Menurutnya, plang atau label yang digunakan di markas tersebut hanya menampilkan Polri.

"Polisi Jepang kerja sama dengan Polri membangun kantor polisi percontohan di berbagai daerah di Indonesia, tapi Jepang tidak memakai label atau plakat polisi Jepang di sana. Plakat tetap polri," tuturnya.

Neta menganggap persoalan kantor bersama polisi China-Indonesia di Ketapang sebagai persoalan serius. Dia mendesak DPR mengusut tuntas kejadian tersebut dengan memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Komisi III DPR perlu mengusut kasus ini dan memanggil Kapolri untuk menjelaskan kasus ini," kata Neta.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Ajun Komisaris Besar Sunariokantor bersama polisi china dan indonesia
Komentar
Selasa, 22 Jan 2019 07:10Bola

Chievo Tak Mampu Taklukkan Juventus Saat di Jamu

Bermain di hadapan sendiri membuat para pemain Juventus lebih nyaman saat memulai pertandingan. Tak ayal ketika pertandingan baru berjalan 13 menit, tim berjuluk Bianconeri itu langsung unggul dengan cepat melalui aksi Douglas Costa.

Senin, 21 Jan 2019 23:31Lifestyle

Warga Net Bersedih, Usai Dengan Kabar Kematian Si "Dia"

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama Boo. Ya, Boo adalah seekor anjing Pomeranian laki-laki yang dinobatkan sebagai anjing terlucu di dunia. Tubuhnya yang kecil berwarna kekuningan serta potongan bulunya yang dicukur unik, menambah kesan lucu y

Senin, 21 Jan 2019 23:27Nasional

Gempa 4,3 SR Guncang Sulawesi Tenggara, Senin Malam

Gempa bumi berkekuatan 4,3 Magnitudo mengguncang di Timur Laut Kendari dan Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (21/1/2019) malam.

Senin, 21 Jan 2019 22:43Nasional

Kenapa Ustaz Abu Bakar Ba'asyir Belum Berkenan Tanda Tangan Kesetian Pancasila...?

Ustaz Abu Bakar Ba'asyir untuk menandatangani kesetiaan pada Pancasila belum berkenan. Menurut Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo, Endro Sudarsono merupakan, hak pribadi.

Senin, 21 Jan 2019 22:29Internasional

Pria India Penyusup Kebun Bintang di "Cabik Cabik' Singa

Seekor singa menyerang dan menerkam pria di India,hingga tewas Pasalnya, dia memanjat tembok kebun binatang di Negara Bagian Punjab, utara India.

Senin, 21 Jan 2019 22:22Berita Sumut

Oknum Polri Doyan Narkoba Sama Dua temannya di tangkap Polres Belawan

Seorang pria, oknum petugas kepolisian, M ,40, bertugas di Pancurbatu, dan dua orang temannya D ,40, serta I ,49, dibekuk petugas Polsek Medan Labuhan saat 'pesta' sabu sabu disalah satu rumah.

Senin, 21 Jan 2019 22:10Berita Sumut

Ngaku Anggota Bawaslu Diamankan Polisi

Seorang pria berinisial SN ,31, warga desa pondok Bungur kecamatan rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, bikin geger dan gerah anggota Bawaslu kecamatan Rawang maupun komisioner Bawaslu kabupaten Asahan, pasalnya Sofyan Nasution mengaku ngaku anggota Bawasl

Senin, 21 Jan 2019 20:23Berita Sumut

Ketua Umum Partai Demokrat Kunjungi Kisaran Dalam "SBY Tour The Toba Seulawah"

Mantan Presiden Republik Indonesia ke VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga merupakan ketua umum Partai Demokrat bersama Ani Yudhoyono serta putra bungsunya Edhi Baskoro yang kerab disapa dengan panggilan Ibas dan sejumlah pimpinan Partai Demokrat

Senin, 21 Jan 2019 20:09Berita Sumut

Wakil Wali Kota Apresiasi Kodam I/BB Bantu Normalisasi Sungai Bedera

Pemko Medan jajaki kerjasama dengan Kodam I/BB dalam hal penanganan banjir di daerah aliran Sungai Bedera. Kerjasama ini dilakukan untuk membantu Pemko Medan dalam menormalisasi Sungai Bederah yang selama ini merupakan salah satu penyumbang banjir di Kota

Senin, 21 Jan 2019 20:05Berita Sumut

Pangdam I/BB : Prajurit Disiapkan Untuk Menjaga dan Melindungi Negaranya

Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah berkunjung kembali ke Satuan wilayah Medan dalam kunjungannya tersebut ada beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh Prajurit sebagai berikut

Senin, 21 Jan 2019 19:41Berita Sumut

Pangdam I/BB: Komando Satuan Agar Betul Betul Mengecek Setiap Prajurit di Lapangan

Komandan Satuan agar betul-betul mengecek setiap prajuritnya di lapangan yang disampaikan dalam pengarahannya Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah pada kegiatan Kunjungan Kerja ke Mahubdam I/BB pada Senin (21/1 2019) Jalan Karya Wisata Ujung No. 28,

Senin, 21 Jan 2019 19:38Berita Sumut

Niat Istirahat di Warung, Supir Angkot Ini Meninggal Mendadak

Niat hati ingin melepaskan lelah setelah membawa penumpang, supir angkot bernama Simson Kacaribu ,48, mendadak tewas di warung langganannya di Jalan Jamin Ginting Km 13,2 Lingkungan II, Kelurahan Laucih, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (21/1/2019).

Senin, 21 Jan 2019 19:18Berita Sumut

Pemprovsu Dukung Pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu yang akan dilaksanakan di Kampus USU Februari mendatang. Diharapkan, acara tersebut dapat mempersatukan masyarakat Melayu yang ada di daer

Senin, 21 Jan 2019 19:04Opini

Debat Capres, Mau Sepanas Apa?

Bagi mereka yang berpendapat bahwa proses debat sudah berkualitas, sepertinya tidak perlu diusik lagi. Biarlah, mereka sudah puas. Saya ingin sedikit mengusik mereka yang masih menganggap debat capres/cawapres kurang greget. Saya berpikir, memang mau segr

Senin, 21 Jan 2019 18:40Berita Sumut

Polisi Grebek Lokasi Pembuatan Uang Palsu di Belawan, Tersangka Berhasil Kabur

Personil polisi dari Polsek Medan Belawan menggerebek lokasi pembuatan uang palsu yang berada di kawasan Jalan Jawa Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan, Senin,(21/01/2019). Namun pelaku berisnil Zul berhasil melarikan diri.

Senin, 21 Jan 2019 18:23Berita Sumut

Bupati Sergai Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman lanto 3 pejabat administrator di Aula Sultan Serdang, Komplek kantor Bupati di Sei Rampah, Senin (21/1/2019). Hadir juga pada acara pelantikan Sekdakab Sergai Drs Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepa