• Home
  • Nasional
  • Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi, Fadli Zon: Sukses di Bisnis Belum Tentu Sukses di Politik

Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi, Fadli Zon: Sukses di Bisnis Belum Tentu Sukses di Politik

Fidel W Sabtu, 08 September 2018 10:39 WIB
Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi, Fadli Zon: Sukses di Bisnis Belum Tentu Sukses di Politik
MATATELINGA, Jakarta:  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tak ambil pusing dengan terpilihnya pengusaha Erick Thohir menjadi Ketua Kampanye Nasional pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Fadli mengklaim mendapat informasi bila Erick tak terlalu senang dipilih menjadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf lantaran baru selesai memimpin gelaran Asian Games 2018.

"Saya dengar dia [Erick Thohir] sebenarnya tidak terlalu happy, karena dia baru sejak abis (Asian Games) mungkin cape atau apa gitu ya. Itu yang saya dengar. Jadi agak setengah memaksa juga katanya," kata Fadli di rumah Prabowo Subianto, Jakarta, Jumat (7/9).

Fadli menduga Jokowi memilih Erick untuk memikat pemilih muda pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Menurut Fadli, Erick sosok yang berpengalaman di dunia bisnis dan merupakan sahabat dari bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno.

Namun, kata Fadli, meskipun Erick sukses di bidang bisnis belum tentu berhasil di ranah politik. Erick sebelum masuk di kubu Jokowi-Ma'ruf tak memiliki latar belakang politik. Pemilik saham di Inter Milan itu besar di bisnis dan olahraga.

"Ya kami lihat saja kan. Kan beliau ahli di bidang bisnis belum tentu ahli di bidang poltik," ujarnya.


Tak Rombak Timses

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR itu menyebut dipilihnya Erick sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf tak merubah struktur Tim Pemenangan Prabowo-Sandi. Fadli mengatakan pihaknya sudah sepakat dengan nama-nama yang terkumpul saat ini.

"Kami sudah form lah dengan yang ada. Nama-namanya sudah masuk nanti, kombinasilah ada orang muda, ada emak-emak, ada macam-macamlah," kata Fadli.

Fadli menegaskan keberadaan Erick tak berpengaruh apapun terhadap kekuatan koalisi Prabowo-Sandi. Menurutnya, yang paling menentukan adalah sosok calon presiden dan wakil presiden yang bertarung.

"Yang bertanding bukan tim sukses, yang bertanding kandidat," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi menunjuk pengusaha Erick sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional. Erick merupakan pengusaha yang banyak berkecimpung di dunia olahraga maupun media.

Dia pun tak memiliki latar belakang politik sebelum masuk dalam kubu Jokowi-Ma'ruf. Erick juga tak mewakili partai pengusung Jokowi-Ma'ruf.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Erick ThohirErick Thohir jadi ketua timses jokowiFadli zonPartai gerindra
Komentar
Jumat, 19 Apr 2019 21:56Berita Sumut

Beredar Lagi Video Kecurangan Pemilu di Tapteng, Bawaslu akan Hitung Ulang Suara

Setelah beredarnya video kecurangan proses Pemilihan Umum di Kabupaten Tapanuli Tengah, warganet kembali dihebohkan dengan video lainnya yang terjadi di kecamatan yang berbeda.

Jumat, 19 Apr 2019 21:15Nasional

Jokowi-Ma'ruf 54,99% dan Prabowo-Sandi 45,01% di Real Count KPU 3%

Situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus memperbaharui perolehan suara Pilpres 2019. Setidaknya, hingga pukul 19.45 WIB

Jumat, 19 Apr 2019 21:00Nasional

Pasca Keluarkan "Surat Cinta" BPN Tepis Isu Perpecahan Dengan SBY

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade

Jumat, 19 Apr 2019 20:45Berita Sumut

Ikut Amankan Pemilu 2019, Kapolres Binjai Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat

Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto mengucapkan terimakasih kepada masyarakat

Jumat, 19 Apr 2019 20:30Nasional

Diperiksa Tim Dokter, Begini Kondisi Sandiga Uno

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiga Uno memeriksa kondisi kesehatannya

Jumat, 19 Apr 2019 20:15Bola

Kepindahan Eden Hazard Tinggal Menghitung Hari

Real Madrid tampaknya sebentar lagi bakal mengumumkan kedatangan satu pemain bintang di bursa transfer musim panas 2019 nanti

Jumat, 19 Apr 2019 20:00Internasional

Siswi Bangladesh Dibakar Hidup-Hidup Usai Laporkan Pelecehan Seksual

Nusrat Jahan Rafi, seorang remaja berusia 19 tahun tewas pada 10 April, lima hari setelah dia disiram bensin

Jumat, 19 Apr 2019 18:50Berita Sumut

Kodam I/BB Apresiasi Serka Nur Habibah Lubis Sebagai Babinsa Kowad Pertama di Jajaran Korem 032/Wbr

Kodam I/Bukit Barisan memberikan apresiasinya kepada Sersan Kepala Nur Habibah Lubis yang merupakan Bintara Pembina Desa (Bibinsa)

Jumat, 19 Apr 2019 17:35Berita Sumut

Kapolda: Terimakasih Warga Sumatera Utara

Pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada 17 April kemarin, telah berlangsung dengan damai dan kondusif. Bahkan, antusias masyarakat untuk mengikuti pesta demokrasi tersebut, juga terbilang begitu tinggi.

Jumat, 19 Apr 2019 17:30Nasional

Prabowo Subianto Dapat Hadiah dari Para Habaib & Kiyai

Dalam acara sujud syukur kemenangan terdapat sebuah ucapan yang menarik dari calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto

Jumat, 19 Apr 2019 17:26Berita Sumut

Berkumpul di Mesjid Al-Jihad, Ribuan Warga Sumut Gelar Syukuran Kemenangan Prabowo-Sandi

Ribuan warga Sumatera Utara memadati Mesjid Al-Jihad Jalan Abdullah Lubis Medan seusai menggelar Ibadah Shalat Jumat, (19/4/2019). Mereka berkumpul dalam rangka syukuran atas kemenangan Prabowo-Sandi.

Jumat, 19 Apr 2019 17:15Nasional

Jokowi Ingin Bertemu Prabowo!

PDI Perjuangan (PDIP) mengapresiasi langkah calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)

Jumat, 19 Apr 2019 17:00Nasional

Tabung Gas 3 Kg Kembali Meledak, 4 Tukang Bakso Jadi Korbannya

Empat orang menjadi korban gas melon berukuran tiga kilogram, yang alami kebocoran di salah satu rumah kontrakan di Jalan Cigelereng, Kota Bandung, pada Jum'at (19/4/2019).

Jumat, 19 Apr 2019 16:45Ekonomi

5 Blok Migas di Lelang

Pemerintah melelang lima wilayah kerja (WK) migas konvensional tahap I 2019. Sejak dibuka tanggal 21 Februari 2019 lalu

Jumat, 19 Apr 2019 16:30Internasional

Pria ini Rela Potong Jarinya Usai Salah Pilih Partai

Seorang peserta pemilihan umum di India mengatakan bahwa dia telah memotong jari telunjuknya setelah menyadari dia telah memberikan suaranya kepada partai politik yang salah.

Jumat, 19 Apr 2019 16:15Nasional

Real Count Hanya untuk Publikasi, Bukan Hasil Pemilu, Tegas KPU!

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menegaskan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) atau real count KPU