• Home
  • Nasional
  • Fadli Zon: Tas Sembako Jokowi Harus Dievaluasi

Fadli Zon: Tas Sembako Jokowi Harus Dievaluasi

Fidel W Selasa, 24 April 2018 08:16 WIB
fadli zon/kabar.news
MATATELINGA, Jakarta: Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menyindir lelang pengadaan tas sembako presiden yang menelan anggaran senilai Rp3 miliar. Fadli menyebut Jokowi menggunakan anggaran negara untuk kepentingan kampanye jelang pemilihan presiden 2019.

"Harus dievaluasi dong, jelas. Itu, kan, saya katakan ini presiden rasa capres ya. Jadi jangan sampai presiden tapi bertindak sebagai capres. Dia melakukan kampanye terselubung menggunakan uang negara, gitu. Jadi enggak boleh itu, dan harus dihentikan," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/4).

Sebagai Wakil Ketua DPR, Fadli menyatakan lembaga legislatif tidak mengetahui anggaran pengadaan tas sembako yang digagas Kementerian Sekretariat Negara itu.

Ia beralasan DPR tidak membahas satuan anggaran di dalam satuan kerja yang menggunakan APBN.

"Jadi kami tidak tahu, anggaran itu gelondongan. Tentu nanti di komisi terkait bisa ditanyakan," ujarnya.

Pengadaan tas sembako presiden diketahui dari situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Keuangan.

Proyek pengadaan senilai Rp3 miliar itu dibuat 20 April 2018 dan diadakan oleh Kementerian Sekretariat Negara.

Dalam situs LPSE, biaya pengadaan tas tersebut masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 dengan nilai pagu paket sebesar Rp3 miliar dan Harga Prakiraan Sendiri (HPS) Paket sebesar Rp600 juta.

Fadli mengkritik itu lantaran anggaran negara sangat penting untuk menutupi berbagai hal, salah satunya ketika terjadi bencana. Ia berkata DPR beberapa kali harus patungan untuk memberi bantuan kepada korban bencana lantaran anggaran negara tidak tersedia.

"Jadi tidak boleh lah itu dan harus dihentikan," ujar Fadli.

Terpisah, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari menyatakan bagi-bagi sembako yang dilakukan Jokowi tidak termasuk pelanggaran kampanye. Menurut Hasyim, bagi-bagi sembako merupakan wewenang Jokowi selaku presiden.

"Lha, wong dia presiden kok, dia kan presiden. Mau bantu wartawan beli kamera juga boleh," katanya di kantor KPU, Jakarta.

Hasyim mengamini bahwa Jokowi merupakan kandidat capres pada Pilpres 2019. Namun, saat ini Jokowi belum ditetapkan sebagai capres oleh KPU karena masa pendaftaran baru dibuka pada 4 Agustus dan masa kampanye baru dimulai pada 23 September.

Berbeda halnya jika Jokowi telah ditetapkan sebagai capres yang sudah resmi bakal berkontestasi di Pilpres 2019. Jokowi mesti berhati-hati dan harus memperhatikan aturan kampanye dari KPU yang hingga saat ini masih dalam tahap pembahasan dengan Komisi II DPR.

"Nah, yang perlu dihati-hati itu kalau nanti sudah jadi nyalon dan dia sudah ditetapkan jadi capres. Kalau sekarang kan pendaftaran capres aja belum," imbuh Hasyim. (wis)
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Fadli zonindonesiajokowiKampanyePemerintahpolitikSembakoTASuang negara
Komentar
Senin, 22 Okt 2018 07:05Bola

Huth: Kehadiran Kante Samgat Mempengaruhi Perfoma tim

Huth menyebutkan, kalau kehadiran Kante di dalam sebuah tim bisa sangat mempengaruhi performa tim tersebut. Hal itu dinilainya berbeda dengan keberadaan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di atas lapangan. Gelandang Chelsea, N’Golo Kante, dinilai oleh ma

Senin, 22 Okt 2018 06:56Berita Sumut

Jenazah Hendri Syahli Manurung Dimakamkan Di Air Joman Asahan

Jenasah Hendri Syahli Manurung ,27, warga Tanjung Balai, salah satu anggota teroris jaringan JAD kelompok Syaiful yang ditembak mati oleh Densus 88 Mabes Polri

Senin, 22 Okt 2018 06:35Bola

Lazio Mampu Meraih Kemenangan

Pada pertandingan, Lazio mampu meraih kemenangan dengan skor 2-0 kala bertandang ke markas Parma. Tim tuan rumah sebenarnya mampu menahan gempuran yang dilancarkan Lazio hampir di sepanjang pertandingan. Akan tetapi, pada menit ke-81 gawang Parma bobol ol

Minggu, 21 Okt 2018 21:08Berita Sumut

Wakil Walikota Medan Tegur Kontraktor Jembatan yang Ambruk

Wakil Walikota Medan Ir Ahyar Nasution menegur pihak kontraktor pembangunan jembatan titi ll Kelurahan si Canang Kecamatan Medan Belawan, karena tidak memiliki stap ahli dibidang pembangunan jembatan.

Minggu, 21 Okt 2018 21:02Berita Sumut

Gubernur Sumut Bersama MNSBDI Tanam 10.000 Pohon di Pantai Cermin

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama seribuan anggota Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) dari Sumut dan berbagai daerah di Indonesia, menanam 10.000 pohon di Pantai Desa Lubuk Saban, Kecamatan Pantai Cermin, Serdang

Minggu, 21 Okt 2018 20:57Nasional

Dubes LBBP RI Untuk Sri Lanka Sambut Prajurit KRI Usman Harun-359

Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia (Dubes LBBP RI) untuk Sri Lanka H.E. I Gusti Ngurah Adyksa menyambut kedatangan prajurit KRI Usman Harun-359 yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL saat singgah di Colombo Sri Lan

Minggu, 21 Okt 2018 19:19Berita Sumut

Tim Pegasus Polsek Patumbak Seser Sejumlah Wilayah Rawan Narkoba dan Judi

Tim Pegasus Polsek Patumbak yang langsung dipimpin Kapolsek AKP Ginanjar Fitriadi SH.SIK menyeser sejumlah kawasan rawan narkoba dan judi, Minggu (21/10) dinihari. Hasilnya, tiga orang pelaku narkoba serta lima unit mesin judi jackpot dan kendaraan tanpa

Minggu, 21 Okt 2018 18:40Berita Sumut

Sumut Tuan Rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional

Setelah menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-27, Sumatera Utara (Sumut) kembali terpilih menjadi tuan rumah kegiatan nasional yaitu Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) nasional. Kegiatan ini akan diselenggarakan d

Minggu, 21 Okt 2018 18:23Berita Sumut

Jembatan Kembali Ambruk, Warga Sicanang Mengaku Kecewa

Pasca amblasnya tanah di jembatan titi dua Sicanang, Sabtu (20/10/2018) kemarin membuat segala kegiatan warga Sicanang macet total. Hal ini terlihat pada Minggu, (21/10/2018) warga yang ingin bekerja dan berbelanja harus menaiki titi darurat yang terbuat

Minggu, 21 Okt 2018 18:06Berita Sumut

Gagal Merampok, Dua Pelaku Jambret Malah Sekarat Tabrak Trotoar Jalan

Apes benar nasib yang dialami kedua pelaku jambret ini. Gagal menjambret, keduanya malah sekarat masuk rumah sakit.

Minggu, 21 Okt 2018 17:30Nasional

Prajurit TNI Distribusikan Bantuan Logistik Untuk Warga di Lombok Timur

Prajurit TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1615-03/Sambelia yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpàdu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nusa Tenggara Barat (NTB), mendistribusikan bantuan logistik bahan makanan untuk warg

Minggu, 21 Okt 2018 17:15Berita Sumut

Pemprov Sumut Serius Jajaki Kerjasama dengan Jepang

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) serius menjajaki kerjasama dengan Jepang. Terutama untuk investasi di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pengelolaan sampah.

Minggu, 21 Okt 2018 17:00Berita Sumut

Eldin Apresiasi & Dukung Kopi Amal Peduli Palu, Donggala & Sigi

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Medan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh penggalangan dana yang dilakukan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan untuk

Minggu, 21 Okt 2018 16:47Berita Sumut

Ancaman Teroris Jelang Pemilu 2109, Kapoldasu : Jajaran Harus Turun ke Bawah

Tim Densus 88 Mabes Polri baru-baru ini berhasil mengungkap keberadaan teroris di Tanjungbalai, pada Kamis (18/10) lalu. Dalam penggerebekannnya itu, sebanyak dua orang terduga teroris berhasil ditembak mati, karena melakukan perlawanan kepada petugas saa

Minggu, 21 Okt 2018 16:15Berita Sumut

Festival Pesona Lokal Dukung Pengembangan Budaya & Kemajuan Pariwisata

Lebih dari 7.000 warga Kota Medan ikut memeriahkan Festival Pesona Lokal yang digelar di halaman Istana Maimun Medan, Minggu (21/10). Selain dimeriahkan dengan lomba karnaval budaya, event ini juga menampilkan fashion show Batik Medan hasil kreasi Ketua

Minggu, 21 Okt 2018 16:00Nasional

TNI Bersama ITB Dirikan Bangunan Serbaguna Untuk Pengungsi di Palu

Sebanyak 48 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 714/Sintuwu Maroso dipimpin Mayor Inf Arianto Maskare S. yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Penanggulangan Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Kota Palu, Sigi dan Dongg