• Home
  • Nasional
  • Hidup Sebatang Kara, ini Cerita Haru Mbah Kusnari yang Hidup di Temani Kucing - Kucingnya

Hidup Sebatang Kara, ini Cerita Haru Mbah Kusnari yang Hidup di Temani Kucing - Kucingnya

Mtc Jumat, 11 Januari 2019 07:30 WIB
google
Setelah puluhan tahun hanya tinggal di lorong rumah dua saudaranya, Mbah Kusnari (83) akhirnya bisa memiliki tempat tinggal nyaman sejak awal 2019 ini. Bareng lima kucingnya, Mbah Kusnari kini menghabiskan masa tuanya di kediaman barunya.
MATATELINGA, Jepara: Setelah puluhan tahun hanya tinggal di lorong rumah dua saudaranya, Mbah Kusnari (83) akhirnya bisa memiliki tempat tinggal nyaman sejak awal 2019 ini. Bareng lima kucingnya, Mbah Kusnari kini menghabiskan masa tuanya di kediaman barunya.



Sampai paruh baya, Mbah Kusnari menghabiskan kesehariannya di wilayah Mayong Jepara. Usai suaminya meninggal, dia memilih menetap berdekatan dengan saudara-saudaranya di Kendengsidialit, Welahan Jepara. Tidak mau merepotkan, dia hanya menempati sebuah lorong di antara rumah dua keponakannya, yang kemudian viral di media sosial akhir September 2018.

Begitu mengetahui kondisi Mbah Kusnari, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung meluncur ke Jepara. Ganjar bertamu ke lorong yang hanya ada kasur buluk, tatanan batubata sebagai ranjang, lemari, dan tumpukan-tumpukan kain.

"Pindah mawon ten panti nggih Mbah, ten mriki kan peteng, mboten wonten lampune, nak udan yo bocor (pindah ke panti saja ya Mbah, di sini kan gelap, tidak ada lampunya, kalau hujan juga bocor). Tak damelke kamar ten ngajeng pripun? (Tak buatin kamar. Di depan, bagaimana?)" kata Ganjar yang diiyakan Mbah Kusnari, pada Oktober tahun lalu.

Proses pembangunan pun disiapkan Ganjar. Karena tidak mungkin menggunakan anggaran APBD, dana zakat di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pun digunakan. Terlebih BAZNAS juga sangat aktif dalam pembiayaan renovasi rumah tak layak huni (RTLH), setiap renovasi per rumah menerima bantuan sebesar Rp10 juta.

[adesne]

"Alhamdulillah sampun dados, saget tilem angkler. Maturnuwun Pak Ganjar (Alhamdulillah sudah jadi, tidurnya bisa pulas. Terima kasih Pak Ganjar)," kata Mbah Kusnari saat ditemui di rumahnya yang baru, Kamis (10/1/2019).

Memang tidak besar, kediaman Mbah Kusnari itu berukuran 3 x 5 meter persegi. Namun bisa nyaman untuk ditempati seorang diri. Untuk mengusir suntuk, Mbah Kusnari sengaja merawat lima ekor kucing. Kediaman tersebut dibangun di depan rumah dua saudaranya yang lorongnya sempat didiami Mbah Kusnari.

"Iso dinggo konco. Nak esuk makani pitik karo manuk gone genduk (bisa dibuat teman. Kalau pagi, memberi makan ayam dan burung di rumah keponakan)," katanya.

Seluruh dinding bangunan tersebut dari batu bata dan conblock, dilengkapi satu jendela ukuran 0,5 x 1 meter dan pintu kayu berukuran 1 x 1,80 meter. Di dalamnya terdapat almari dan ranjang tidur dengan kasur kapuk. Untuk menghindari dingin plester semen, lantai diberi vynil plastik.



"Total pembangunan selama 15 hari. Selain tukang tetangga juga ikut membantu, seperti yang dipesankan Pak Ganjar," kata Aji Purnomo (39) salah satu keponakan Mbah Kusnari.

Untuk kelengkapan mandi, cuci kakus, dibangun terpisah nempel di samping rumah Aji. Listrik juga dialirkan dari sana. "Yang penting Mbah Kusnari sekarang sudah punya tempat tinggal yang layak," katanya.

(Mtc/Okz)
Editor: Fjr

Sumber: Okezone

T#g:blibliMatatelingaMbah kusnariSebatang KaraTerkini
Komentar
Selasa, 22 Jan 2019 23:05Bola

Terungkap, Ini Kisah Akhir Cristiano Ronaldo Dalam Kasus Hukum yang Menjerat Dirinya

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, baru saja menjalani persidangan di Kota Madrid, Selasa (22/1/2019) waktu setempat, terkait kasus pajak yang sempat melilitnya.

Selasa, 22 Jan 2019 22:41Ekonomi

Impor 30.000 Ton Jagung Bisa di Batalkan, Jika Petani Lakukan Hal ini

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, jatah impor jagung pakan sebanyak 30.000 ton pada tahun ini bisa saja tidak dilakukan. Hal ini bila produksi dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan.

Selasa, 22 Jan 2019 22:36Nasional

Gempa 6,2 SR Guncang NTT

Hingga malam ini, guncangan gempa susulan masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Sumba Barat, Provinis Nusa Tenggara Timur, (NTT).

Selasa, 22 Jan 2019 22:17Lifestyle

Pilu Nan Malang: Bayi Terkubur Hidup - Hidup Selam 3 Pekan, ini Kondisinya Sekarang

Seperti halnya nasib sial yang bisa menimpa siapa saja, di mana saja, dan dalam bentuk apapun, begitu juga dengan keberuntungan. Keberuntungan dari Tuhan ini yang baru saja dialami oleh seorang bayi di India, yang bahkan belum genap berusia satu bulan.

Selasa, 22 Jan 2019 21:59Berita Sumut

Persit KCK Cabang XXXIV Dim 0207 Koorcab Rem 022 PD I/BB Jalin Silaturahmi

Penrem 022/PT. Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 022 PD I/Bukit Barisan, kembali melakukan aktivitasnya melaksanakan tugas dan kegiatan Persit Kartika Chandra Kirana dengan kegiatan pertemuan rutin dalam rangka menjalin silaturahmi dan menin

Selasa, 22 Jan 2019 21:33Berita Sumut

Pekerja Bangunan Ditangkap Karena Sabu

Pekerja bangunan berinisial R ,54, tak berkutik ketika disergap petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak, Senin (21/1/2019) malam. Sebab, dari pekerja bangunan, warga Pasar XII, Gang Terusan, Desa Mariendal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang terse

Selasa, 22 Jan 2019 21:15Berita Sumut

Surat Laporan dan Keberatan Sukran Tanjung Hilang

Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sukran Jamilan Tanjung SE MM mengaku kecewa dengan keteledoran jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) atas hilangnya surat laporan dan keberatan yang diserahkannya pertama kali ke Bagian Humas Poldasu pa

Selasa, 22 Jan 2019 20:56Berita Sumut

Pangdam I/BB: Memupuk Jiwa Korsa dan Ajang Tali Asih Silaturahmi

Memupuk jiwa korsa dan ajang tali silaturahmi yang disampaikan Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah didampingi Kasdam I/BB Brigjen TNI Hassanudin, S.I.P, M.M beserta Pamen Kodam I/BB pada saat olahraga bersepeda santai di sejumlah lokasi Kota Medan,

Selasa, 22 Jan 2019 20:46Berita Sumut

IRT Sembunyikan Narkoba Dalam Bra

RA alias Tuti ,26, warga dusun VII gang Selamat desa Suka maju kecamatan tanjung Tiram seorang ibu rumah tangga digelandang opsnal Reskrim Polsek Simpang Empat, pasalnya RK alias Tuti kedapatan menyimpan narkotika jenis sabhu di dalam “BRA” yang dikenakan

Selasa, 22 Jan 2019 20:41Berita Sumut

Hina Jokowi Dengan Kata-kata Ini di Medsos, Juara Duduk di Kursi Pesakitan

Juara Seherman alias Kembar (29) diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (22/1). Warga Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai) ini diadili karena menghina Pesiden Jokowi di laman Facebooknya.

Selasa, 22 Jan 2019 20:40Berita Sumut

Pelaku Perampokan Nyaris Tewas di Hajar Massa

Pelaku berimnisial RMM ,25, warga Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan ini terpaksa digotong beramai ramai dan dinaikkan keatas mobil patroli Polsek Medan Belawan akibat dihakimi warga karena merampok penumpang Bus di Simpang Si

Selasa, 22 Jan 2019 20:26Berita Sumut

Kapolrestabes Medan dan Kapolsek Patumbak Blusukan ke Rumah Warga

Dalam rangka Program 1092 Menyatu bersama dengan Masyarakat,Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi blusukan kerumah warga,Warung dan Komplek perumahan diwilayah hukum Polsek patumbak dengan gowes bersepeda.Kapolrestabes Medan disambu

Selasa, 22 Jan 2019 20:20Berita Sumut

Lelang Jabatan Eselon II Pemko Medan Belum Juga Dibuka

Sejak Oktober 2018 lalu terdapat beberapa posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) kosong lantaran ditinggal pensiun.

Selasa, 22 Jan 2019 20:16Berita Sumut

Kompipak Demo Poldasu, Usut Dugaan Korupsi di Dinas PU Asahan

uluhan mahasiswa dan LSM yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pemuda Islam Pejuang Anti Korupsi (KOMPIPAK) melakukan unjukrasa di Mapoldasu, Selasa (22/1/2019)

Selasa, 22 Jan 2019 20:10Nasional

Soal Baasyir, Presiden Tegaskan akan Tetap Taat Hukum

Presiden Joko Widodo memberikan penjelasan tentang pertimbangan aspek kemanusiaan untuk Ustaz Abu Bakar Baasyir. Kepala Negara menegaskan bahwa dirinya tidak akan bertindak dengan menyalahi prosedur hukum dalam proses yang dilakukan soal Ustaz Abu Bakar B

Selasa, 22 Jan 2019 20:06Berita Sumut

Tim Gabungan Tertibkan 22 Unit Papan Reklame Bermasalah

Pembongkaran papan reklame bermasalah kembali dilakukan oleh Tim Gabungan Pemko Medan. Tim Gabungan terus melakukan penertiban terhadap papan reklame bermasalah di sejumlah ruas titik yang ada di Kota Medan