• Home
  • Nasional
  • Hingga Koma, Kasatreskrim Polres Wonogiri Dikeroyok, ini Kronologinya

Hingga Koma, Kasatreskrim Polres Wonogiri Dikeroyok, ini Kronologinya

Mtc Sabtu, 11 Mei 2019 22:35 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA, Wonogiri: Peristiwa pengeroyokan yang dialami Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani, masih kuat membekas di ingatan Astri, warga Sudimoro RT 001/RW 007, Tremes, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.



Astri bahkan belum mampu melupakan bau anyir darah sang perwira polisi yang menggenang di teras rumahnya pada Rabu 8 Mei 2019 pukul 11.00 WIB. Di teras itu, massa menganiaya Kasatreskrim secara membabi buta. Hingga Sabtu (11/5/2019) siang, bercak darah itu terpantau masih ada.

"Pengeroyokannya sekitar satu menit," ucap Astri, Sabtu.

Dia mengisahkan pada Rabu malam terbangun dari tidur karena anak balitanya menangis. Saat itu, dia mendengar suara gaduh di jalan Sidoharjo-Jatisrono depan rumahnya. Putri kecil Astri terbangun dan menangis tersedu. Perempuan 28 tahun itu bergegas membelai sang anak agar tangisnya mereda.

Setelah putrinya tertidur, Astri keluar rumah melihat situasi depan rumahnya. Sesampainya di jalan raya, dia kaget ada ribuan orang memenuhi area sekitar stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dekat rumahnya. Banyak yang membawa balok kayu dan benda lainnya.

Lantas dia kembali masuk rumah. Karena penasaran, Astri melihat keramaian depan rumahnya dari jendela. Tiba-tiba sekelompok orang yang jumlahnya mencapai puluhan menganiaya seorang laki-laki di teras rumahnya.



Astri ingin menolong lelaki itu, tetapi dia tak berdaya karena takut. Kemudian datang lima orang, salah satunya Feri warga sekitar, meminta massa berhenti.

"Aja main pukul ngana kuwi. Ditonton sik kuwi sapa! (Jangan main pukul begitu. Dilihat dulu itu siapa!)," ucap Feri, penjual makanan hik, sebagaimana dituturkan ulang oleh Astri.

Mendengar ucapan Feri, sekelompok orang yang kebanyakan mengenakan pakaian hitam menghentikan aksi tak manusiawi itu. Mereka lalu membawa Kasatreskrim menepi di emperan rumah Astri. Salah satu dari mereka mengecek identitas sang polisi.

Setelah identitas Aditia Mulya Ramdhani diketahui, salah satu orang mengetuk pintu rumah Astri. Astri membukakan pintu dan orang itu meminjam kursi untuk mendudukkan Aditia. Astri yang melihat dari celah pintu menyaksikan darah tak berhenti mengucur dari kepala sang polisi.

"Lalu saya ambilkan minuman untuk korban. Waktu itu korban masih sadar. Dia duduk di kursi sekitar lima sampai 10 menit ditemani warga yang menolong. Selama itu pula tidak ada satu pun orang dari massa yang menolong," ulas Astri.

Beberapa waktu berselang, sebuah minibus tiba di lokasi. Aditia diminta masuk mobil. Korban lantas berdiri lalu berjalan sempoyongan menuju mobil. Sesaat sebelum sampai mobil Aditia terjatuh. Dia memaksa diri menyeret badannya agar bisa menuju mobil.

Warga yang melihat hal itu lalu membantunya masuk mobil. Pada saat yang sama, kata Astri, mobil polisi tiba bersama personel lain yang mengendarai sepeda motor. Aditia dipindah ke mobil polisi lalu dibawa ke rumah sakit.



Beberapa jam berlalu suasana mencekam. Sekelompok orang tak dikenal bertahan di sekitar lokasi. Astri keluar rumah sendirian dan menemukan jam tangan, KTP, dan NPWP milik Aditia. Polisi mengolah lokasi kejadian hingga beberapa kali. Astri menyerahkan barang-barang milik Aditia itu kepada polisi.

Sebelumnya diberitakan, keluarga AKP Aditia Mulya Ramdhani berencana memindahkan Kasatreskrim Polres Wonogiri itu ke rumah sakit di Singapura sebagai alternatif pengobatan menyusul kondisi Aditia yang masih koma akibat luka parah di kepala.

AKP Aditia dikeroyok sekelompok orang saat berupaya menghalau massa anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) supaya tidak bentrok dengan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo (SH Winongo) di kawasan Sudimoro, Sidoharjo, Wonogiri, Rabu malam hingga Kamis (9/5/2019) dini hari. Saat kejadian, Aditia mengenakan pakaian sipil dan terpisah dari rekan-rekannya.

Aditia dirawat di ruang ICU Rumah Sakit (RS) dr. Oen Solo Baru, Sukoharjo. "Sekarang masih dalam observasi tim medis di sini. Termasuk rencana pemindahan ke rumah sakit di Singapura. Mohon doanya saja," kata istri Aditia, Dewi, saat berbincang dengan wartawan di RS dr. Oen Solo Baru, Jum'at (10/5/2019).

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:blibliKasatreskrim Polres WonogiriKasatreskrim Polres Wonogiri di KeroyokMatatelingaotkpengeroyokanTerkiniWonogiri
Komentar
Senin, 27 Jan 2020 00:05Nasional

Johny Indo, Aktor Yang Juga Mantan Preman Meninggal Meninggal Dunia

Aktor kawakan yang juga mantan preman, Johny Indo meninggal dunia, Minggu (26/1/2020). Anaknya Maritini Luisa alias dokter Eva yang kini ditahan Polda Jawa Timur karena jadi tersangka kasus dugaan investasi bodong aplikasi Memiles, diizinkan pulang untuk

Minggu, 26 Jan 2020 23:55Nasional

Remaja Putri Penjual Koran Ini Miliki Sifat Dermawan

Remaja putri yang berjualan koran di Perempatan Panggung, Kota Solo, Jawa Tengah, ini mendapat perhatian publik setelah viral di media sosial. Menurut warganet pengguna akun Wibowo Putri, remaja putri tersebut bernama Anisa.

Minggu, 26 Jan 2020 23:45Nasional

Ini 12 Mahasiswa Aceh yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh mencatat ada 12 mahasiswa asal provinsi itu sekarang berada di Wuhan, China dan terisolasi karena akses keluar-masuk kota sudah ditutup menyusul mewabahnya virus korona. Mereka berada di China dalam rangka pendidikan.

Minggu, 26 Jan 2020 23:30Internasional

Info Terbaru! Korban Virus Corona di AS Makin Bertambah

Info terbaru, jumlah korban yang terjangkit virus corona di Amerika Serikat (AS) terus bertambah. Pada Minggu (26/1/2020), Divisi Pengendalian Penyakit Menular Badan Kesehatan Orange County (HCAOC), California, mengatakan telah mengonfirmasi adanya korban

Minggu, 26 Jan 2020 23:15Nasional

Antisipasi Penyebaran Virus Korona, Perdagangan Satwa Liar Harus Dihentikan

Antisipasi penyebaran virus korona yang telah menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia memang membuat banyak pihak waspada. Virus yang bermula dari sebuah pasar di kawasan Wuhan, China, telah merenggut nyawa 56 orang dan ribuan lainnya terinfeksi.

Minggu, 26 Jan 2020 22:50Nasional

Antisipasi Banjir, 14 Wilayah Ini Berpotensi Hujan Lebat hingga 29 Januari

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan 14 wilayah akan dilanda hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir pada 27 hingga 29 Januari. Cuaca ini disebabkan oleh dua faktor.

Minggu, 26 Jan 2020 22:35Nasional

Mahasiswa Aceh di Wuhan-China Terisolasi Karena Virus Corona

Mahasiswa Aceh yang sedang menuntut ilmu di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China diinformasikan terisolasi akibat virus corona yang sedang menyerang negeri Tirai Bambu tersebut.

Minggu, 26 Jan 2020 22:17Lifestyle

Apakah Masker Bedah Bisa Cegah Penyebaran Virus Korona?

Ada ketakutan tersendiri bagi sebagaian besar warga masyarakat terutama yang akan bepergian ke luar negeri. Di tengah wabah mematikan virus korona Wuhan di China yang menewaskan sedikitnya 26 orang dan membuat ratusan lainnya jatuh sakit.

Minggu, 26 Jan 2020 22:02Internasional

Ada Jasa Pacar Bayaran untuk Perayaan Imlek di Singapura

Ada-ada saja ide orang untuk mendapatkan keuntungan. Berbagai peluang bisnis baru pun tiba-tiba bermunculan menjelang Hari Raya Imlek. Salah satunya jasa pacar bayaran yang tengah booming di kalangan milenial Singapura.

Minggu, 26 Jan 2020 21:42Ekonomi

Sejumlah Emiten Menerbitkan Obligasi Global Berdenominasi Dolar AS

Sejumlah emiten menerbitkan obligasi global berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS), Pada awal tahun ini. Sebut saja PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Minggu, 26 Jan 2020 21:00Nasional

Kontak Senjaya Jayapura, Dua Anggota KKB Tewas

Dikabarkan dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas, dalam kontak senjata dengan aparat keamanan TNI/Polri di Kampung Jupara, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Minggu, 26 Jan 2020 20:18Bola

Polresta Deli Serdang FC Gasak Inalum FC Paritohan 4-0

Polres Deliserdang FC berjumpa dengan Inalum FC Paritongan dalam pertandingan Piala Inalum Cup 2020, Sabtu (25/1/2020).

Minggu, 26 Jan 2020 19:17Berita Sumut

Mau Uang Kerja, Kok Maling, Pria Tanjung Sari Bonyok

Mau uang kerja, ini lah ucapan yang dilontarkan sejumlah warga kepada terduga JUT ,36, warga Jl Tanjung Sari, Medan ini. Pasal nya, JUT dituduh melakukan pencurian mobil Mitshubisi L300 pik up milik, Buktina ,48, warga Kec. Tiga Lingga, Kab. Dairi, Sumate

Minggu, 26 Jan 2020 19:02Berita Sumut

Sat Narkoba Polres Simalungun, Tindak Lanjuti Informasi Peredaran Narkoba di LP dan Lakukan Tes Urine

Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu, serius untuk menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumatera Utara tentang pemberantasan Narkoba dengan menurunkan Satuan Reserse Narkoba guna melakukan pemeriksaan warga binaan Blok Enggang

Minggu, 26 Jan 2020 18:47Lifestyle

Ketua dari Perampok Pasukan China Kota, Kabarnya Meninggalkan Dunia Selamnya

Johny Indo merupakan ketua dari Perampok Pasukan China Kota alias Pachinko. Ia mendapat julukan Robin Hood Indonesia lantaran hasil rampok yang didapatkannya, dibagi-bagikan kepada masyarakat kurang mampu.

Minggu, 26 Jan 2020 18:32Berita Sumut

Gubernur Sumut Sebut Pesantren Berperan Membangun Akidah Bangsa

Setiap instansi pendidikan memiliki tanggungjawab untuk membangun generasi penerus bangsa. Termasuk pondok pesantren yang juga berperan membangun akidah bangsa.