• Home
  • Nasional
  • KPK Himbau Masyarakat Agar Tak Terpengaruh Politik Uang

KPK Himbau Masyarakat Agar Tak Terpengaruh Politik Uang

Fidel W Rabu, 27 Juni 2018 09:22 WIB
pilkada serentak 2018 / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau masyarakat mewaspadai calon kepala daerah yang menggunakan politik uang, untuk mempengaruhi calon pemilih pada saat hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Sebab jika hal itu terjadi, maka pemimpin yang muncul bisa dipastikan tidak bakal sesuai dengan harapan.

"Jadi kepada pemilih juga kami himbau tidak memilih sama sekali yang mencoba menggunakan politik uang untuk pengaruhi atau membeli suara dari pemilih," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (26/6).

Febri berharap masyarakat harus mempraktikkan proses politik yang bersih dalam Pilkada Serentak 2018. Dengan demikian maka masyarakat bisa mendapatkan pemimpin yang berkualitas.

"Karena itu proses yang bersih tanpa politik uang, dan suara agar tidak dijual dengan sejumlah uang untuk kepentingan sesaat. Itu juga menjadi syarat penting agar dihasilkan pemimpin yang benar-benar berkualitas nantinya," kata Febri.

Di samping itu, kata Febri, jika politik uang tidak terjadi maka biaya yang dikeluarkan peserta buat berkompetisi dalam pilkada serentak niscaya tidak membengkak. Jika demikian, lanjut Febri, diharapkan bisa menekan niat atau kesempatan para kepala daerah korupsi karena tidak perlu susah payah mengembalikan modal kampanye yang terlampau besar.

"Kalau proses pemilihan kepala daerahnya benar biaya politik proporsional, sehingga tidak ada motivasi atau pemicu untuk korupsi saat menjabat," ujarnya.

Menurut catatan KPK, sampai sampai saat ini terdapat 95 kepala daerah yang tersandung kasus korupsi dan pencucian uang. Febri mengatakan mereka tersebar di 22 provinsi di Indonesia dengan jabatan Gubernur, Bupati, Walikota atau Wakil.

"Terdapat 108 kasus korupsi dan pencucian uang, terbanyak di Jawa Barat 12, Jawa Timur 11, dan Sumatera Utara sembilan. Sedangkan modus korupsi yang paling dominan adalah penyuapan," ujar Febri.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga mengingatkan masyarakat supaya tidak memilih calon kepala daerah yang menjadi tersangka kasus korupsi, pada pilkada serentak 2018. Menurut Saut, hal itu menjadi bukti kalau calon itu tidak beres dan berpotensi merugikan masyarakat serta negara.

"Tapi pasangannya akan lain dan tentu KPK tidak dalam posisi mengomentari," kata Saut.

Saut menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai calon kepala daerahnya masing-masing. Menurutnya, pemilih bakal mencari informasi terkait rekam jejaknya.

"Biar publik yang menilai dengan mempelajari dan mencari info detail tentang calon, tentang apa yang bersangkutan sampaikan, track record, portofolionya yang bersangkutan sudah pernah buat apa," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terjebak dalam politik uang. Hal itu karena bakal berdampak negatif.

"Jangan pernah mau masuk dalam jebakan politik uang yang bakal tidak mensejahterakan apalagi menggembirakan," ujarnya.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Pemilihan Kepala Daerah 2018KPKpilkada serentakPolitik Uang
Komentar
Minggu, 25 Agu 2019 22:02Berita Sumut

Sekda dan Rombongan Akan Segera Lakukan Upaya Perlindungan Terhadap TKW Asal Sumut

Sebagai mana yang diperintahkan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, untuk menangani TKW asal Sumut Meimeris Tumanggor, yang sakit di Penang, Malaysia, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sabrina dan rombongan telah mendarat di Penang, Minggu

Minggu, 25 Agu 2019 19:05Berita Sumut

Kompol M.Arifin : Perampokan M. Hasan Nasution Bukan di Wilkum Medan Timur

Kapolsek Medan Timur, Kompol Arifin mengklarifikasi munculnya pemberitaan di sejumlah media massa terkait peristiwa perampokan yang terjadi di Jl. Madong Lubis

Minggu, 25 Agu 2019 18:50Berita Sumut

Anggota DPRD Minta Izin Warga Komplek JIP Tak Bayar PBB

Keresahan warga tidak kunjung disahuti, bertahun-tahun usulkan, anggota DPRD Medan memohon izin kepada Pemko Medan agar masyarakat di Komplek Johor Indah Permai (JIP) Medan untuk tidak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Minggu, 25 Agu 2019 18:35Aceh

Gelombang Air Laut Aceh Selatan, Seret Dua Mahasiswa USU

Dua orang mahasiaswa Universitas Sumatera Utara (USU), dikabarkan mengalami nasib naas, sekira pukul 9.45 WIB

Minggu, 25 Agu 2019 18:20Berita Sumut

Komisi III Mengajukan Penambahan Anggaran Event Agama & Kebudayaan

Sejumlah event keagamaan dan kebudayaan yang setiap tahun digelar di Kota Medan, Komisi III DPRD Kota Medan mengajukan penambahan anggaran di RAPBD Kota Medan 2020

Minggu, 25 Agu 2019 18:05Berita Sumut

Mari Sambut Wisatawan Dengan Kebersihan

Menyambut Danau Toba menjadi salah satu destinasi prioritas wisata kelas dunia, Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian menghimbau agar menerapkan hidup bersih

Minggu, 25 Agu 2019 17:50Berita Sumut

Gelar Reuni SMANSA Medan '79, Edy Rahmayadi Bicara Soal Kesetiaan

Bersama rekan seangkatan di SMA Negeri 1 (SMANSA) Medan, Angkatan 1979, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menggelar acara Reuni 40 Tahun Kebersamaan, di Berastagi Cotage, Karo

Minggu, 25 Agu 2019 17:35Berita Sumut

Warga Sumut di Penang Ucapkan Terimakasih kepada "Ayah Edy"

Gubsu Edy Rahmayadi instruksikan Sekdaprovsu Dr. Ir. Hj R. Sabrina M.Si menangani masalah Meimeris Tumanggor ,37, TKI Wanita kelahiran Tumbajae, Tapanuli Tengah yang saat ini dirawat di hospital Kerajaan Malaysia di Bukit Martajam Penang.

Minggu, 25 Agu 2019 17:20Berita Sumut

Tim Pegasus Polrestabes Medan Ringkus Dua Pelaku, Diduga Ikut Aniaya Kapolsek Patumbak

Dua pelaku kasus kekerasan dan penganiayaan terhadap Kapolsek Patumbak di Jalan Karya Gg Keluarga Desa Marindal I Kec. Patumbak Kab. Deli Serdang,pada Kamis ( 8/8/ 2019) lalu diringkus Tim Pegasus Polrestabes Medan ditempat persembunyiannya

Minggu, 25 Agu 2019 17:05Berita Sumut

Bangunan Gereja Bentuk Rumah Adat Batak Gorga

Peresmian Gereja Katolik Stasi ST. Yosef Silaen dihadiri ribuan jemaat dari berbagai daerah. Ribuan jemaat ini terdiri dari berbagai jemaat katolik dan undangan dari gereja-gereja lainnya

Minggu, 25 Agu 2019 16:50Berita Sumut

Wali Kota Harap APINDO Mampu Ciptakan Iklim Kerja Lebih Baik & Datangkan Investor

Kehadiran Kantor DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Medan yang baru diharapkan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH dapat menciptakan iklim kerja yang kondusif. Di samping itu juga menjadi spirit dan semangat baru bagi seluruh pengur

Minggu, 25 Agu 2019 16:35Berita Sumut

Wali Kota Lepas 3.000 Peserta Lomba Lari Medan 10K

Sebanyak 3.000 pelari mengikuti lomba lari bertajuk Medan 10K dan 5 2019 K di Jalan Balai Kota Medan

Minggu, 25 Agu 2019 16:20Berita Sumut

Dolok M Panjaitan dan Robinson Tampubolon Hadiri Peresmian Gereja Katolik

Pada peresmian Gereja Katolik St Santo Yosep Silaen pada Minggu, (25/8/2019) ikut dihadiri oleh Dolok M Panjaitan dan Robinson Tampubolon

Minggu, 25 Agu 2019 16:05Berita Sumut

Bahas P-APBD 2019, Perda dan R-APBD 2020 Hanya Sebulan

Luar biasa kerja keras anggota DPRD Medan di akhir periode yang tinggal menunggu hari. Sejak awal bulan Agustus kemarin hingga saat ini, para wakil rakyat di Medan "banting tulang" menyelesaikan tugasnya menyelesaikan Perda P-APBD 2019, beberapa

Minggu, 25 Agu 2019 15:13Berita Sumut

Komisi II Anggarkan Honor Untuk 427 Tenaga Operator Sekolah

Komisi II DPRD Medan menganggarkan honor sebesar Rp.600 ribu untuk 427 tenaga operator di seluruh sekolah dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kota Medan, untuk tahun 2020.

Minggu, 25 Agu 2019 14:08Berita Sumut

Hendra DS Pertanyakan Urgensi Alokasi Dana Rp 3 M

Hendra DS selaku anggota Komisi IV DPRD Medan mempertanyakan urgensi pengalokasian biaya pemeliharaan Stadion Teladan Rp 3 Miliar dan Stadion Kebun Bunga Rp 1,5 Miliar pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan pada APBD Kota Medan TA 2020