• Home
  • Nasional
  • KPPRI dan KPPI Angkat Bicara Terkait Nasib Yang Menimpa Etnis Rohingya

KPPRI dan KPPI Angkat Bicara Terkait Nasib Yang Menimpa Etnis Rohingya

Abdullah Kamis, 14 September 2017 06:59 WIB
Matatelinga.com
MATATELINGA, Jakarta: Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI), IKaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), dan Maju Perempuan Indonesia angkat bicara terkait situasi terakhir yang menimpa warga etnis Rohingya di Myanmar. Dalam pernyataan bersamanya, mereka menyampaikan keprihatinan terhadap pengungsi Rohingya, terutama kaum perempuan dan anak-anak yang telah mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik maupun seksual, ancaman pembunuhan anak-anak di dalam berbagai kasus.

Oleh karena itu, dalam keterangannya mereka mengapresiasi dukungannya terhadap penyelesaian krisi Rohingya. "Bagaimana pun, kami sangat memberikan perhatian terhadap kejahatan kemanusiaan dan kejahatan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Rohingya sampai hari ini," kata GKR Hemas, selaku Koordinator Presidium KPP RI di Media Center Gedung Nusantara III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Dalam kesempatan itu, Ratu Hemas yang juga anggota DPD RI asal Jogjakarta itu, didampingi Koordinator MPI yang juga anggota Fraksi PPP DPR RI Lena Maryana Mukti, dan Ketua Umum DPP KPPI Dwi Septiarwati Djafar.

Melanjutkan pernyataannya, Ratu Hemas menuturkan bahwa berdasarkan data UNHCR, kekerasan terakhir terjadi pada 25 Agustus terhadap lebih dari 300 ribu pengungsi Rohingya ke Bangladesh.

"Ini berarti sekitar 20 ribu orang mengungsi ke Bangladesh setiap harinya, sementara itu sekitar 600 ribu warga Rohingya masih terjebak di area terpencil dan hutan sejak kampung mereka dibakar," bebernya lagi.

Sedang Lena Maryana mengatakan, organisasi yang terdiri dari KPP RI, KPPI dan MPI bersama-sama menyampaikan keprihatinan terhadap pengungsi Rohingya, terutama perempuan dan anak-anak yang telah mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik maupun ancaman seksual.

"Juga ancaman pembunuhan terhadap anak-anak di dalam berbagai kasus, harus menjadi perhatian serius pemerintahan Myanmar," tegas Wakil Ketua Komisi IX DPR itu.

Dalam pernyataan sikap bersama yang dibacakan Dwi Sepriawati, mereka mendesak pemerintahan Myanmar yang dipimpin Aung San Suu Kyi agar mengambil langkah-langkah yang salah satunya memfasilitasi akses bantuan kemanusiaan oleh badan bantuan yang bekerja di camp pengungsian di Bangladesh dan perbatasan negara bagian Rakhine.

"Terutama untuk bantuan darurat bagi perempuan dan anak-anak yang terpaksa meninggalkan rumah mereka dan tidak mempunyai apa-apa," kata Dwi lagi.

Kaukus gabungan ini juga meminta pemerintah Myanmar memberikan keamanan dan keselamatan bagi perempuan dan anak-anak yang saat ini dalam perjalanan dari Myanmar dan meminimalkan ancaman kekerasan, terutama kekerasan seksual.

"Juga melakukan pencegahan kekerasan berbasis gender dan menjamin bantuan darurat berdasarkan prinsip-prinsiphak asasi manusia. Mendirikan pusat krisis, rehabilitasi, dan penyembuhan traumatis," pintanya.


(Mtc/Aam)
Editor: Amrizal

T#g:DPR RIDPR-RIKPPRI dan KPPI Angkat BicaraMataMatatelinga
Komentar
Selasa, 23 Jan 2018 09:30Berita Sumut

Gondrong Kribo, Si Pengedar Narkoba Diringkus Polisi

Riki Richardo (23) alias Si Gondrong Kribo, warga Jalan Paitan Gang Dame Lingkungan III kelurahan Sidomukti Asahan, harsu nurut saat digelandang Kapolsek Kota Kisaran Iptu Rianto,SH, Senin (22/1/2018) sekira pukul 17.30 wib.

Selasa, 23 Jan 2018 08:05Nasional

Panglima TNI : Prajurit Mengemban Tugas Menjaga Kehormatan Bangsa

Tugas prajurit TNI yang tergabung di Satgas Kontingen Garuda memiliki misi-misi kebangsaan meliputi aspek politik, diplomasi dan budaya, dalam mengemban tugas menjaga kehormatan bangsa dan negara.

Selasa, 23 Jan 2018 07:50Berita Sumut

Puluhan Penderita Kusta Datangi Polsek Belawan

Puluhan penghuni Rumah Sakit Kusta Kelurahan Belawan Si Canang Kecamatan Medan Belawan mengadu ke Polsek Medan Belawan pada Senin(22/1/2018) sore sekitar pukul 17.00 wib karena tabungan impaknya hilang dicuri.

Selasa, 23 Jan 2018 07:35Nasional

Satgas Yonkomposit TNI Ikuti Latihan ORC bersama di Sudan

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) di bawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. sebagai Dansatgas, mengikuti Latihan Kesiapan Pengecekan Operasional bersama

Selasa, 23 Jan 2018 07:17Berita Sumut

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman : Jaga Persaudaraan dan Selalu Kompak Meski Kita Beda Pilihan

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman didampingi Wabup darma Wijaya menghadiri acara penepung tawaran sekaligus doa bersama bagi calon jamaah Umrah bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) DR. Ir. H. T. Erry Nuradi, M.Si bertempat di rumah pen

Selasa, 23 Jan 2018 07:02Nasional

Prajurit TNI Gelar Kegiatan Cimic dengan Anak-Anak Sekolah di Lebanon

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indonesian Battalion (Indobatt)

Selasa, 23 Jan 2018 06:50Nasional

Satgas Kesehatan TNI Evakuasi Pasien Ke RSUD Agats

Personel Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) terus melaksanakan pengobatan terhadap anak-anak yang terkena campak dan gizi buruk. Mereka dirawat di Puskemas yang tersebar di beberapa Distrik Kabupaten Asmat. Sementara itu, pasien

Selasa, 23 Jan 2018 06:35Berita Sumut

Polsek Helvet Bekuk 8 Tersangka Sindikat Jaringan Peredaran Ekstasi

Bermula dari gelar razia di Jalan T. Amir Hamzah Medan, Personel reskrim Polsek Medan Helvetia mengungkap kasus peredaran pil ekstasi

Selasa, 23 Jan 2018 06:20Berita Sumut

MTQ Ke 51 di Masjid Taqwa Sukses, FOSMAT Membawa Kecamatan Medan Polonia Yang Terbaik

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ) ke-51 Tingkat Kecamatan Medan Polonia, berlangsung sukses di halaman depan Masjid Taqwa Polonia, Lingkungan I Kelurahan Polonia

Selasa, 23 Jan 2018 06:05Berita Sumut

Beredar, Kapolres Simalungun Bakal Kena Sanksi

Terkait sikap arogan Kapolres Simalungun AKBP M. Liberty Panjaitan, terhadap masyarakat beredar bakal terkena sanksi disiplin

Senin, 22 Jan 2018 18:00Berita Sumut

Bupati Karo Resmikan Kantor Camat Brastagi

i: Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH resmikan gedung baru Kantor Kecamatan Berastagi, pada Senin (22/01) di komplek perumahan Korpri Desa Guru Singa. Peresmian kantor camat Berastagi ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Karo Terkelin Brahman

Senin, 22 Jan 2018 17:36Berita Sumut

Sumut Siap Laksanakan Pilkada Serentak 2018

Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara menyatakan siap melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018, demikian kata sambutan Gubsu yang dibacakan Asisten Administrasi Pemerintahan Setdaprovsu Jumsadi Damanik pada rapat kunjungan kerja komisi

Senin, 22 Jan 2018 17:00Berita Sumut

Jalan di Kawasan Habornas Butuh Perhatian Pemerintah

MATATELINGA, Tobasa: Warga Habornas, Kabupaten Toa Samosir diminta hati-hati jika melintasi jalan sepanjang Silaen menuju Habornas atau sebaliknya. Hal ini terkait banyaknya bahu jalan yang longsor tergerus air dan juga karena bahu jalan mengalami perge

Senin, 22 Jan 2018 16:55Ekonomi

Mentan Optimis Harga Beras Segera Stabil

Menteri Pertanian Amran Sulaiman optimistis harga beras di Tanah Air akan stabil, meskipun ada panen dengan luas tanam sekitar 2 juta hektare selama sebulan tujuh hari.

Senin, 22 Jan 2018 16:45Berita Sumut

Di Balige, Kades Buka Jalan di Kawasan Hutan Lindung Pakai Dana Desa

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya Bakar diminta untuk menindak tegas para pelaku perusak hutan lindung Siboruon yang berada di Desa Siboruan Kecamatan Balige Toba Samosir. Hal ini dikatakan ketua NGO Topan-AD Ir. Rinaldi H. saat

Senin, 22 Jan 2018 16:42Internasional

Swalayan Bebas Kasir Hanya Ada di Amazon Go

Tren cara belanja baru tanpa harus direpotkan dengan pembayaran di kasir atau diikuti oleh penjaga swalayan, Amazon.com Inc segera meluncurkan pasar swalayan bebas kasir pada Senin, (22/01/2018) setelah diuji coba selama lebih dari setahun.