• Home
  • Nasional
  • Kapuspen TNI : TNI Kirim Tim Kesehatan ke Kampung Pedam Distrik Okbibab

Kapuspen TNI : TNI Kirim Tim Kesehatan ke Kampung Pedam Distrik Okbibab

Amr/rel Senin, 22 Januari 2018 07:24 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Jakarta:  Tim Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) diantaranya terdiri dari 7 (tujuh) orang dokter spesialis yaitu spesialis anak, penyakit dalam, penyakit kulit dan obsgyn, yang saat ini sedang melaksanakan pengobatan wabah penyakit campak, difteri dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, mulai bergerak ke pedalaman Kampung Pedam Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (21/1/2018).
 


Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (21/1/2018).
 
Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah menyampaikan bahwa, bencana wabah penyakit yang terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, ternyata terjadi juga di wilayah-wilayah Kabupaten lainnya yang ada di ujung timur wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
"Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., telah memerintahkan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit, untuk segera mengambil langkah-langkah secepat mungkin melalui pengiriman Satgas Kesehatan TNI dalam rangka menyelamatkan dan memberikan bantuan kepada warga di Distrik Okbibab," ujar Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah.
 


Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah mengatakan bahwa informasi yang diterima dari satuan jajaran TNI di Kodam XVII/Cenderawasih, sudah ada sekitar 27 masyarakat terdiri dari 4 (empat) dewasa dan 23 balita di Kampung Pedam Distrik Okbibab terserang wabah penyakit difteri dan gizi buruk.  "Saat ini, Tim Kesehatan TNI yang ada di Timika telah bertolak ke Distrik Okbibab untuk menanggulangi wabah tersebut," ujarnya.
 
Lebih lanjut Kapuspen TNI menjelaskan bahwa pada tanggal tanggal 20 Januari 2018, tim pendahulu dari Korem 172/VWY berjumlah 12 orang, yang terdiri atas 3 (tiga) anggota Koramil dipimpin oleh Sertu Leo Kantu, 2 (dua) Dokter RSUD Kabupaten Pegunungan Bintang, 4 (empat) perawat dan 2 (dua) Ahli Gizi beserta Hubertus (Kabid P2PL/ Ketua Tim) telah berangkat menuju Distrik Okbibab menggunakan Pesawat Pilatus. "Tim pendahulu sudah bergerak ke Distrik Okbibab, namun karena jarak, cuaca, medan dan juga signal yang sulit sehingga komunikasi tidak bisa lancar," ucapnya.
 
Menurut Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, tidaklah mudah menuju ke sasaran Kampung Pedam Distrik Okbibab, karena harus menggunakan Pesawat Kecil atau Heli dan berjalan kaki yang memerlukan waktu cukup lama "Medannya sangat sulit, jarak tempuh dari Oxibil (Ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang) ke Distrik Okbibab menggunakan Pesawat Pilatus sekitar 25 menit, sedangkan jarak tempuh dari Distrik Okbibab ke Kampung Pedam akan ditempuh selama sekitar satu hari jalan kaki," jelasnya.

(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:MatatelingaPanglima TNIPuspen TNIgizi buruk
Komentar
Jumat, 19 Okt 2018 12:00Berita Sumut

Sanggar Kecabai Asahan Raih Juara III Lomba Seni Budaya Kominfo Sumut

Dalam rangka melestarikan kebudayaan asli daerah,Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi telah melakukan pembinaan pada sejumlah sanggar kesenian yang ada di Asahan, salah satunya sanggar kesenian tradisional “Kecabai”, yang tel

Jumat, 19 Okt 2018 11:45Lifestyle

Ini Dia Manfaat Makan Ikan, Salah Satunya Bisa Tingkatkan Kecerdasan

Himbauan ini tentunya bukan tanpa alasan. Kita semua tahu bahwa dengan mengonsumsi ikan, banyak manfaat yang bisa didapat. Salah satunya adalah kecerdasan otak karena kandungan yang ada di daging ikan.

Jumat, 19 Okt 2018 11:39Lifestyle

Hai Sob! Jangan Lakukan Hal Ini Pada Anjing

ANJING adalah hewan yang sangat dekat dengan manusia. Hewan berkaki empat ini memiliki kemampuan untuk membaca isi hati serta memiliki keterikatan emosional dengan manusia.

Jumat, 19 Okt 2018 11:32Nasional

Diduga Teroris, Densus 88 Tembak Warga Tanjungbalai

Warga Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), mendadak geger setelah penangkapan dua terduga teroris oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Gang Jumpul, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Tanjungbalai. Warga sekitar mendadak geger se

Jumat, 19 Okt 2018 11:28Nasional

Jokowi Himbau Korban Gempa Manfaatkan Dana Bantuan untuk Bangun Rumah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memangkas prosedur pencairan dana bagi masyarakat yang menjadi korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tidak tanggung-tanggung dari 17 prosedur disederhanakan hanya menjadi 1 prosedur yang harus dipenuhi.

Jumat, 19 Okt 2018 11:26Nasional

Polisi Lakukan Reka Ulang Peluru Nyasar di Lapangan Tembak

Pejabat kepolisian menyebut rekonstruksi di Lapangan Tembak untuk melihat jarak lapangan tembak hingga mengakibatkan peluru menyasar ke gedung DPR.

Jumat, 19 Okt 2018 11:17Nasional

KPK Bantu Polri Tangkap Dirut PT Aero Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Subsidi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu jajaran Polri menangkap Direktur Utama PT Aero Support International, M Rusli (MR), yang sudah diburu sejak 2014. Rusli sendiri merupakan tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dana subsidi penerbangan Pemerintah

Jumat, 19 Okt 2018 11:12Internasional

Terkait Kasus Jamal Khashoggi, Barat Tak Berani Sanksi Saudi. Ini Alasannya

PRESIDEN AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan "hukuman berat" bagi Arab Saudi jika terbukti membunuh wartawan veteran Jamal Khashoggi, yang hilang setelah berkunjung ke kantor Konsulat Saudi di Istanbul.

Jumat, 19 Okt 2018 11:04Internasional

Anjem Choudary Bebas, Inggris Perketat Pengawasan

PARA pejabat keamanan Australia merasa khawatir dengan dibebaskannya salah seorang ulama Inggris, Anjem Choudary (51), yang dituduh sering menyampaikan pesan kebencian. ABC mendapat laporan bahwa pihak berwenang Australia akan memantau dari dekat pembebas

Jumat, 19 Okt 2018 11:01Internasional

Putin Sebut Rusia Siap Gunakan Senjata Hipersonik Bulan Depan

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, bahwa senjata hipersonik Rusia, hulu ledak New Avangard hypersonic glider akan siap digunakan dalam beberapa bulan mendatang. Putin mengklaim bahwa Rusia adalah negara pertama di dunia yang mengembangkan teknolog

Jumat, 19 Okt 2018 07:04Nasional

Para Kepala Kantor Bakamla di Daerah Simak Kebijakan Pembangunan ASN dalam Rakor Monev

Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat, Tengah dan Timur, serta 14 Kepala SPKKL dan 2 Kepala Stasiun Bumi Bakamla berkumpul dalam rapat monev yang digelar Subdit Monitoring dan Evaluasi Direktorat Kebijakan Kamla. Rapat memasuki hari kedua dengan pembahas

Jumat, 19 Okt 2018 06:00Nasional

Satkes Kogasgabpad Bantu Imunisasi 112 Siswa SD di Sumbawa Barat

Satuan Kesehatan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Satkes Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nusa Tenggara Barat, Subsektor Sumbawa Barat, ikut membantu Puskesmas Poto Tano melaksanakan Imunisasi kepada 112 siswa siswi SDN Tuananga, Desa Tuananga, K

Jumat, 19 Okt 2018 05:52Nasional

Pesawat Negara Sahabat Angkut Bantuan Kemanusiaan ke Palu

Pesawat angkut militer negara sahabat bersama pesawat TNI AU melaksanakan pengangkutan bantuan kemanusian untuk korban gempa dan tsunami ke Palu di Posko Satgas TNI AU Dharmapalu Lanud Dhomber Balikpapan

Kamis, 18 Okt 2018 21:45Berita Sumut

Doorr...Doorr....Warga Kelurahan Kapias Berhamburan Keluar

Warga masyarakat yang bermukim di jalan Jumpul lingkungan VI kelurahan Kapias Pulau Buaya kecamatan Teluk Nibung Tanjung Balai

Kamis, 18 Okt 2018 20:02Berita Sumut

Gilang Mendrofa dan Janice Jeconiah Terpilih Sebagai Mr & Ms UNPRI 2018

Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Gilang Mendrofa dan mahasiswi dari Fakultas Psikologi (UNPRI) Janice Jeconiah terpilih sebagai Mr & Ms UNPRI 2018, dalam acara UNPRI Fiesta dan Dies Natalis UNPRI ke – 17, di Medan In

Kamis, 18 Okt 2018 19:37Nasional

Kapolri dan Panglima Dampingi Presiden ke Lokasi Gempa NTB

Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., bersama Panglima TNI mendampingi Presiden RI dalam kunjungan kerja guna penyerahan buku tabungan bantuan stimulan pembangunan rumah Korban Gempa NTB dan meninjau Risha, Riko dan Rika di Kabup