• Home
  • Nasional
  • Kenapa Anak-Anak Jual Diri Melalui Medsos....?

Kenapa Anak-Anak Jual Diri Melalui Medsos....?

amr Sabtu, 12 Januari 2019 06:44 WIB
Google
MATATELINGA, Jakarta:  Bila kita melintas di  Kota Kota besra di Indonesia, bengitu banyak pemandangan yang kita lihat diantaranya  anak-anak  untuk meminta-minta di lampu merah hingga mengamen. Tetapi, yang lebih mengkhawatirkan adalah anak-anak ini digunakan sebagai objek pemuas nafsu.



Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak KPAI Ai Maryati Sholihah menyebut, anak-anak yang awalnya dieksploitasi oleh orang dewasa, lama-kelamaan menjadi terbiasa menjajakan diri. Bahkan, aksi jual diri ini nampaknya sudah "lumrah" di media sosial.

"Ada anak-anak yang membuat iklan sendiri untuk jual diri di media sosial. Karena mereka merasa lebih banyak mendapat keuntungan dibandingkan lewat muncikari," sebutnya seperti dilansir  Okezone.

Di Jakarta, salah satu contohnya bisa ditemukan di Apartemen Kalibata. Sementara kota besar lainnya adalah di Makassar. Alasannya, ternyata mereka mengaku ingin punya uang lebih, bukan untuk kebutuhan pokok, tapi mendukung gaya hidup yang mewah.



Sayangnya, perilaku ini sangat jarang masuk radar pengawasan orangtua. Orangtua pun kerap kecolongan dengan aksi anak-anak mereka yang bisa dibilang masuk dalam ranah prostitusi. Oleh karena itu, jika sudah terlanjur terjerumus, baik itu sengaja ataupun eksploitasi, harus direhabilitasi secara khusus.

"Mereka punya kekhususan dalam penanganan. Misalnya kekerasan seksual, kejahatan atau anak-anak yang alami bully-ing. Saat ini sedang kita kembangkan, anak-anak ini punya realitas berbeda yang dihadapi," katanya.

"Paling miris lagi, lemahnya penegakan hukum pada anak kerap dimanfaatkan lelaki hidung belang. Kalau memakai jasa seks pada anak dinilai bukan suatu kejahatan," tukas Ahmad.



Sekadar informasi, data End Child Prostitution and Trafficking (ECPAT) Indonesia menyebutkan, 30 persen dari 240.000 pekerja seks komersil adalah anak-anak. Tepatnya dengan jumlah sekira 72.000 anak-anak terjerumus dalam dunia prostitusi.

Sementara itu, Data Pelanggaran Anak 2028 yang dirilis oleh KPAI menyebutkan, jumlah korban trafficking dan eksploitasi anak 329 kasus dari 4.885 kasus. Jumlah tersebut masuk peringkat ke-6 dari 9 sub klaster yang ada. Usianya kisaran 13-18 tahun.A
Editor: Amrizal

Sumber: Okezone

T#g:KPAMatatelingaMedsosmucikariTerkinidemi uang jual dirigunakan Medsos jual dirijual diri
Komentar
Selasa, 26 Mar 2019 23:35Lifestyle

Benarkah Daun Kelor Mampu Tangkal Pelet? ini Kata Anak Indigo

Pembahasan daun kelor sebagai alat untuk melumpuhkan ilmu kebal penjahat menjadi perbincangan di media masa.

Selasa, 26 Mar 2019 23:15Berita Sumut

Mencekam, Dua Kelompok Pemuda Belawan Bentrok 1 Tewas

Dua kelompok Pemuda dari kawasan Gudang Arang Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan

Selasa, 26 Mar 2019 23:10Nasional

TNI dan Kemenko Kemaritiman Tanda Tangani Nota Kesepahaman Bersama

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (Kemenko Kemaritiman RI)

Selasa, 26 Mar 2019 23:05Nasional

Kazona Tengah Bakamla Serukan Tanggung Jawab Moral Personel Terhadap Institusi

Personil yang profesional memiliki tanggung jawab moral terhadap institusi dan bersedia bekerja keras

Selasa, 26 Mar 2019 23:00Nasional

Aspers Panglima TNI: Sejarah Perjuangan Bangsa Perlu Terus Digelorakan

Saat ini kebanggaan terhadap sejarah perjuangan bangsa secara nyata perlu terus ditanamkan dan digelorakan

Selasa, 26 Mar 2019 22:45Berita Sumut

Akhyar Hadiri Sertijab & Pisah Sambut Dandenpom I/5

Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengucapkan terima kasih kepada Letkol CPM Sudarsono atas jasa dan pengabdiannya

Selasa, 26 Mar 2019 22:30Nasional

Bakamla RI - Japan Coast Guard Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Keamanan Maritim

Bakamla dan Japan Coast Guard melakukan pembahasan draft Memorandum of Cooperation (MoC) di ruang rapat Podcast

Selasa, 26 Mar 2019 22:15Berita Sumut

Kementan Jamin Ekspor Kopi Lolos ke Berbagai Negara Luar

Setelah sukses melepas ekspor kubis di Berastagi bulan kemarin, sekarang Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, melepas ekspor 819,36 Ton kopi biji tujuan Rumania

Selasa, 26 Mar 2019 22:00Berita Sumut

Senilai Rp4,9 Triliun, Wagub Sumut Lepas Ekspor Kopi ke Berbagai Negara Luar

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah melepas ekspor kopi sebesar 65.347,10 ton atau senilai Rp4,901 triliun milik PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, Selasa (26/3/2019).

Selasa, 26 Mar 2019 21:45Berita Sumut

Kapolda Resmikan Pembangunan Polres Batu Batubara

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto meresmikan pembangunan gedung baru Polres Batubara.

Selasa, 26 Mar 2019 21:28Berita Sumut

Bupati Batubara Hibahkan Mobil Dinas Ke Kapolres Batubara

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menyaksikan penyerahan mobil dinas Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang dari dana hibah Pemkab Batubara. Penyerahan langsung dilakukan secara simbolis oleh Bupati Batubara H Zahir, Selasa (25/3/2019).

Selasa, 26 Mar 2019 21:01Berita Sumut

Resmikan Pembangunan Mapolres Batubara, Kapolda Sumut Sampaikan Harapan Ini

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto meresmikan pembangunan gedung baru Polres Batubara. Ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda dan selanjutnya oleh Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang serta Bupati Batubara H Zahir.

Selasa, 26 Mar 2019 20:15Berita Sumut

Terjerat OTT, 4 Pengurus P3TM Dituntut 3 Bulan Penjara

Sidang kasus OTT yang melibatkan pengurus Pasar Marelan akhirnya sampai pada pembacaan tuntutan. Dalam tuntutan yang dibacakan Penuntut Umum Kejatisu, Abdul Hakim Sorimuda Harahap dihadapan majelis hakim yang diketuai Abdul Qadir, menuntut Ketua P3TM pasa

Selasa, 26 Mar 2019 19:42Berita Sumut

Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah, Dakwaan Terhadap Tengku Awaluddin Tak Cermat

Salah seorang terdakwa kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah Grant Sultan lahan Tol Tanjungmulia Hilir, Tengku Awaluddin Taufiq, mengaku menjadi korban rekayasa hukum yang dipaksakan. Pasalnya, dakwaan yang dituduhkan jaksa penuntut umum (JPU) kepadany

Selasa, 26 Mar 2019 19:15Berita Sumut

Duh, Ternyata Korban Kakek Cabul di Multatuli Sebanyak 9 Orang Bocah

Ternyata korban kakek cabul berinisial PS (56) warga Jalan Multatuli Medan tidak hanya tiga orang anak tetangganya. Polisi mengembangkan kasus ini dan menemukan fakta baru korban pencabulan pria ini ternyata berjumlah 9 orang.

Selasa, 26 Mar 2019 19:00Berita Sumut

Kampanyekan Salah Satu Capres di Medsos, Oknum Pegawai PTPN IV Dituntut 6 Bulan Penjara

Seorang oknum pegawai di PTPN IV bernama Ibrahim Martabaya dituntut dengan pidana 6 bulan penjara lantaran mengkampanyekan salah satu pasangan calon presiden di akun Facebook miliknya. Dia juga dituntut membayar denda sebesar Rp5 juta subsider 1 bulan kur