• Home
  • Nasional
  • Kepala BNPB Ajak Semua Komponen Kurangi Risiko Bencana

Kepala BNPB Ajak Semua Komponen Kurangi Risiko Bencana

amr/rel Sabtu, 12 Januari 2019 16:09 WIB
Google
MATATELINGA, Jakarta:   Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo mengajak tokoh-tokoh masyarakat dan agama untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan pengurangan risiko bencana.



Doni mengatakan bahwa dengan pelibatan semua komponen, semua masyarakat dapat mengetahui dan semakin menyadari untuk mengurangi risiko bencana. "Jadi harus ada sebuah kepedulian tidak hanya pada tingkat pemerintah provinsi kabupaten, kota tetapi sampai dengan tingkat desa. Kita berharap kepala-kepala desa, kepala kampung, lurah memiliki pengetahuan risiko bencana saat ini," ucap Doni di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Jawa Barat pada Jumat (11/1/2019).

Setelah sholat Jumat siang tadi, Doni mencontohkan bahwa beberapa tokoh setempat tidak mengetahui bahwa di kawasan selatan Sukabumi merupakan kawasan rawan gempa dan tsunami.



"Seluruh tokoh masyarakat, terutama ulama, seminggu sekali saat kotbah atau pengajian, mengingat mayoritas masyarakat Jawa Barat ini beragama Islam, untuk menyisipkan 2 - 3 menit, perhatian kepada alam. Kita peduli alam, alam merawat kita."

"BNPB akan bangun emosi masyarakat agar setiap saat mereka memiliki kepedulian, misalnya pada musim hujan, kewaspadaan kita akan banjir dan tanah lognsor. Kemudian menjelang musim kemarau, dengan kebakaran hutan. Dan beberapa tempat yang telah diberikan analisis oleh sejumlah pakar, itu juga harus kita antisipasi. Dan bagamana masyarakat kita bisa lebih siap."

Doni menekankan bahwa mencegah jauh lebih mudah daripada kita melakukan penanganan. "Pencegahan jauh lebih murah dan mudah daripada saat melakukan penanganan," kata Doni Monardo yang didampingi oleh Kepala BMKG dan PVMBG, serta pejabat kementerian/lembaga di Desa Sirnaresmi.



Pada saat meninjau desa yang tertimpa longsor pada 31 Desember 2018 lalu itu, Doni menilai masyarakat yang tinggal di wilayah dengan  kemiringan 30 derajat tersebut perlu memperhatikan tanaman yang ditanam. Warga setempat banyak menanam tanaman sayuran dan padi. Bersamaan dengan kunjungan di kawasan longsor itu, Doni dan para komunitas menanam 10.000 bibit vetifer untuk jangka pendek, yang bisa membantu untuk mengurangi risiko bencana. Selain 10.000 bibit tersebut, BNPB juga menanam 2.500 bibit pohon campuran, seperti tanaman buah dan tanaman keras yang endemik di Jawa Barat.

Penanaman ini sebagai contoh konkret kepedulian terhadap alam sekita dengan harapan banyak masyarakat sadar. Doni mengatakan, "Karena kalau tidak diberikan sebuah pemahaman maka risiko terjadi bencana akan semakin banyak."

Doni menekankan pihaknya untuk lebih giat, ulet dan massif untuk mengajak semua komponen dalam pengurangan risiko bencana. Kepala BNPB yang didampingi sejumlah ahli kebumian menyampaikan bahwa kita semua untuk merawat alam maka alam akan merawat kita. Tanaman buah tadi seperti alpukat dan sukun, sedangkan tanaman keras berupa rasamala, manii, dan kidamar.

Sehubungan dengan penunjukkan sebagai Kepala BNPB, Doni mendapatkan perintah dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan penanggulangan bencana secara terintegrasi. Tadi malam (10/1), BNPB mengajak beberapa lembaga untuk menekankan pada informasi yang diberikan oleh para pakar, seperti di bidang vulkanologi, geologi, seismik, dan tsunami.

"Para pakar inilah yang harus kita ikuti. Pakar ini ibaratnya sebuah tim intelijen jadi ketika menghadapi ancaman, informasi intelijen itu sangat penting. Program-program yang berhubungan dengan masyarakat berorientasi pada informasi dari para pakar. Kalau kita tidak mengikuti hasil riset dan temuan mereka yang semakin akurat maka kita akan salah."

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika
(BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa puncak musim hujan di
wilayah Jawa Barat masih berlangsung hingga akhir Januari hingga Maret.
Pihaknya akan selalu memberikan informasi perkembangan yang penting,
misalnya dengan potensi cuaca ekstrim. Dwikorita menyampaikan bahwa
sangat penting untuk mengantisipasi bahaya di musim hujan ini, khususnya
di wilayah rawan banjir dan longsor. BMKG dan PVMBG bersinergi untuk
memberikan peringatan dini.

"Kami memberikan peringatan dini 3
6 hari sebelum terjadi cuaca ekstrim sehingga peringatan dini segera
kami kirimkan ke BPBD setempat agar mengkondisikan warga dalam 3 6
hari tersebut."

Jawa Barat merupakan kawasan yang memiliki
gerakan tanah yang tinggi. Seperti Sirnaresmi, desa ini termasuk kawasan
bertebing, bertanah gembur dan pemanfaatan tanah oleh warga yang kurang
sesuai. Faktor-faktor tersebut dapat memicu terjadinya longsor. Akibat
longsor di desa itu, 32 jiwa meninggal dunia dan 29 rumah tertimbun,
sedangkan luas area terdampak mencapai 10,6 hektar. Longsor tersebut
dipicu oleh curah hujan yang tinggi dan tanah yang labil.
Editor: Amrizal

T#g:bnpbbliblikepala BNPBLongsorMatatelingaTerkiniTraveloka
Komentar
Minggu, 20 Okt 2019 10:30Nasional

Undang Cibiran Warga Net, Dukun Ikut Amankan Pelantikan Presiden Viral

Viral di media sosial. Video Ki Sabdo Jagad Royo beraksi di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta

Minggu, 20 Okt 2019 10:00Nasional

Jangan Ketinggalan, ini Fakta Terkini Seleksi CPNS 2019

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dibuka Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) pada tahun ini

Minggu, 20 Okt 2019 09:30Lifestyle

Suka Terlena, ini Bahaya Menahan Buang Air Kecil

kebiasaan menahan buang air kecil sangatlah buruk, seseorang berisiko mengalami infeksi saluran kemih

Minggu, 20 Okt 2019 09:00Bola

Liga Spanyol 2019-2020, Sabtu 19 Okober 2019, ini Hasil Laganya

Laga lanjutan matchday kesembilan Liga Spanyol 2019-2020. Sejumlah pertandingan yang seru dan menarik tersaji semalam

Minggu, 20 Okt 2019 08:30Nasional

Kini Giliran Pulau Morotai Juga Dilanda Gempa

Guncang Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Gempa dengan magnitudo 4,7

Minggu, 20 Okt 2019 08:00Berita Sumut

Soal Polemik Surat Edaran Gubsu, Kabiro Hukum Pemprovsu "Menang Banyak "

Polemik Surat Edaran (SE) Gubsu Edy Rahmayadi soal izin pemeriksaan dan pemanggilan lembaga penegak hukum ternyata membuat gerah Kepala Biro Hukum Pemprovsu Andy Faisal sebagai pihak yang mengusulkan dan mengkonsep surat tersebut.

Minggu, 20 Okt 2019 07:05Nasional

Detik Detik Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia

Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 terpilih dalam pesta demokrasi sebelumnya Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin hari ini dilantik. Pengukuhan sekaligus pengambilan sumpah jabatan berlangsung dalam Rapat Paripurna MPR RI di Gedung Nusa

Minggu, 20 Okt 2019 06:15Bola

Pertandingan Pertama Mempertemukan antara Lazio kontra Napoli

Menariknya, pertandingan-pertandingan yang dimainkan oleh tim-tim yang menghuni posisi atas klasemen Liga Italia saat ini. Pertandingan pertama mempertemukan antara Lazio kontra Napoli.

Minggu, 20 Okt 2019 06:00Berita Sumut

Surat Edaran Gubernur Bakal Jadi Ancaman Terjadinya Polemik di Sumut

Surat Edaran (SE) yang diterbitkan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, perihal kewajiban aparatur sipil negara (ASN) meminta izin pada Gubernur sebelum memenuhi panggilan aparat penegak hukum, bakal menjadi ancaman yang nantinya akan menuai polemik. M

Sabtu, 19 Okt 2019 23:55Lifestyle

Imbas Masalah Sang Suami, Zaskia Sungkar Kehilangan Pekerjaan

Berimbas pada pekerjaan sang istri, Zaskia Sungkar kakak Ipar Teuku Wisnu itu rmengaku kehilangan salah satu proyeknya

Sabtu, 19 Okt 2019 23:45Bola

Bermain Imbang Akhiri Laga Tottenham Hotspur vs Watford

Laga kesembilan Liga Inggris 2019-2020. Tottenham Hotspur hanya mampu bermain imbang 1-1 kala menjamu Watford

Sabtu, 19 Okt 2019 23:30Bola

Taklukkan Newcastle United, London Biru Petik Poin Penuh

Bermain sebagai tuan rumah di Stadion Stamford Bridge, Si London Biru harus menunggu hingga menit 73

Sabtu, 19 Okt 2019 23:15Nasional

Lagi, Maluku Diguncang Gempa Magnitudo 5,1

Dinyatakan tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Gempa dengan magnitudo 5,1 mengguncang Maluku

Sabtu, 19 Okt 2019 23:00Internasional

Denmark Open 2019, Ahsan/Hendra Tantang Marcus/Kevin di Final

Usai kalahkan unggulan keempat asal Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonodam di semifinal Denmark Open 2019

Sabtu, 19 Okt 2019 22:45Lifestyle

Terkuak, Marion Jola Idap Penyakit

Dalam video berdurasi 13 menit. Marion Jola bercerita mengenai masa kecilnya melalui sebuah saluran YouTube

Sabtu, 19 Okt 2019 22:30Nasional

17 Kepala Negara Hadiri Pelantikan Presiden RI Besok

Ada 17 orang tamu undangan kepala negara sahabat serta duta besar (dubes) sebanyak 168 hadiri pelantikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi serta Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin