Kepedulian Komunitas Padang Kota Bengkuang

Amr/rel Selasa, 14 Agustus 2018 06:00 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Jakarta:  Kota Padang terkenal dengan Kota Bengkuang. Tidak hanya daerah penghasil bengkuang, Kota Padang juga menjadi pusat penjualan bengkuang di Sumatera Barat, bahkan hampir setiap jalan protokol maupun persimpangan disesaki para pedagang bengkuang.  Namun, saat ini identitas sebagai Kota Bengkuang hanya tinggal kenangan. Bengkuang tidak lagi menjadi komoditi unggulan bagi warga Kota Padang. Tak heran, jumlah petani bengkuang selalu merosot setiap tahun dan para penjual bengkuang sudah sulit ditemui.



Beranjak dari kondisi tersebut, sekelompok masyarakat di Padang Sumatera Barat, tergerak untuk mendirikan "Komunitas Padang Kota Bengkuang" dibawah Koordinator Bapak Azmal AZ. Meski baru berdiri sebulan, komunitas ini sudah banyak melakukan berbagai gebrakan di wilayah Sumatera Barat.



Koordinator Komunitas Padang Kota Bengkung Bapak Azmal menyampaikan bahwa bengkuang diketahui memiliki banyak keunggulan. Selain dapat mengobati 34 penyakit, produk dari bengkuang ini dapat menghasilkan 30 jenis makanan, seperti yang telah dikembangkan oleh Komunitas Padang Kota Bengkuang bersama UMKM binaannya.

 Dalam rangka memperingati HUT Kota Padang ke-349 dan HUT Kemerdekaan RI ke-73, Komunitas Padang Kota Bengkuang pada hari Jumat 10 Agustus 2018 lalu membagikan sedikitnya 9 ribu porsi rujak berbahan dasar buah bengkuang kepada masyarakat umum secara gratis di tiga titik Kota Padang, yakni Masjid Raya Sumbar, Masjid Al Azhar Air Tawar dan Masjid Baiturrahman Tabing.

Azmal juga mengatakan bahwa saat ini julukan Padang sebagai Kota Bengkuang bukan lagi sebagai icon, namun melainkan hanya sekadar selogan. Sebab, para petani dan produktivitas bengkuang sudah mulai berangsur hilang.  "Lenyapnya gaung icon Padang Kota Bingkuang, diperkirakan sejalan dengan atau lebih dahulu dari tidak adanya lagi atau raibnya keberadaan patung Bengkuang di kawasan Basko Mall Air Tawar," ungkapnya

Ditambahkan oleh Azmal bahwa Komunitas Padang Kota Bingkuang dengan memanfaatkan facebook telah menjaring beragam masukan berupa komentar masyarakat atau netizen tentang icon Kota Padang Kota Bingkuang.  "Generasi belakangan sudah tidak mengenal lagi icon dimaksud. Justru yang muncul adalah icon lainnya tanpa membawa embel-embel sedikitpun Kota Bengkuang-nya.

"Gerakan yang bertemakan rujak bengkuang rajut silaturahmi warga Padang itu, sebagai bentuk upaya mengembalikan icon Padang sebagai kota bengkuang," ujarnya.

Lebih lanjut Akmal menyampaikan bahwa kenapa tempatnya harus di Masjid dan melibatkan jemaah ?  Alumni Fakuktas Pertanian Unand Padang itu menuturkan bahwa Jum'at itu adalah hari penuh berkah dan Masjid sekaligus menjadi tempat silaturahmi representatif antar sesama umat Islam dalam jumlah (jemaah) besar. "Sehingga, adalah tepat jika dalam silaturrahmi ini disertakan pula jamuan berupa makan rujak," katanya.

"Kita tidak susah lagi harus mendatangi warga satu per satu untuk makan bareng. Apalagi, kita memang mensetting makan barengnya dengan jumlah warga yang sangat banyak. Masjid salah satu tempatnya. Yang penting acara/kegiatan yang kita lakukan positif," jelasnya.

Dengan acara seperti ini, diharapkan banyak lahir ide-ide pemikiran, gagasan dan kegiatan tindaklanjut dari makan rujak bareng tersebut. "Intinya, icon Padang Kota Bingkuang hendaknya bisa populer kembali," harapnya.

Di sisi lain Akmal mengharapkan dengan aksi ini bisa menggerakkan Pemda untuk menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang penetapan peringatan 'Hari Bengkuang'.  "Kami menginginkan adanya keluarnya Perda yang berisikan adanya memperingati Hari Bengkuang. Dan di dalam Perda itu nanti dibunyikan adanya keberpihakan kepada petani bengkuang," tuturnya.

Dengan adanya 'Hari Bengkuang' diharapkan bisa meningkatkan keberpihakan Pemda kepada petani, termasuk dengan menyalurkan bantuan bibit bengkuang, pupuk, serta pemasaran bengkuang. Minimnya produktivitas bengkuang saat ini disebabkan banyaknya petani yang beralih ke jenis tanaman lain.

Ia beralasan perlu adanya Perda terkait bengkuang, hal ini mengingat minimnya produktivitas bengkuang yang ada di Kota Padang. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa banyak petani yang beralih ke tanaman lain. Diakuinya, saat ini koordinasi pihaknya dengan Pemerintah Kota Padang terkait munculnya Perda tentang Hari Bengkuang tersebut telah sampai dalam pengiriman transtaf. "Kemudian, surat itu juga telah ditindaklanjuti ke Dinas Pangan," katanya
Editor: Amrizal

T#g:Kota BengkungMatatelingaPanglima TNIPuspen TNITerkinipedagang Bengkung
Komentar
Senin, 22 Apr 2019 09:30Ekonomi

Bergerak 2 Arah Rupiah Pagi Ini ke Rp14.062/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak dua arah (mixed) pada pembukaan perdagangan pagi ini

Senin, 22 Apr 2019 09:15Ekonomi

Usai Long Weekend, IHSG Menguat Tipis ke Level 6.511

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan pagi ini pasca-libur panjang

Senin, 22 Apr 2019 09:00Bola

Jadi Pahlawan, Zidane: Benzema Striker Terbaik Dunia

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengaku sangat terpukau dengan aksi Karim Benzema ketika timnya mengalahkan Athletic Bilbao

Minggu, 21 Apr 2019 23:45Lifestyle

Begini Reaksi Deddy Corbuzier, Usai Ditantang Lucinta Luna

Lucinta Luna tiba-tiba saja murka di Insta Story dengan mentag akun Instagram milik Deddy Corbuzier.

Minggu, 21 Apr 2019 23:30Bola

Hantam 4-0, Everton Permalukan Manchester United

Everton memetik kemenangan telak dengan skor 4-0 kala menjamu Manchester United di Goodison Park dalam laga lanjutan Liga Inggris 2018-2019

Minggu, 21 Apr 2019 23:15Nasional

Gelar Coblos Ulang, Prabowo-Sandi Tetap Menang

Memiliki jumlah suara terbanyak di Banten pada hitungan versi quick count, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Minggu, 21 Apr 2019 23:00Bola

Begini Pembelaan Valverde Usai Coutinho Kembali Dicemooh Penggemar Barcelona

Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho, kembali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari penggemar di Stadion Camp Nou di laga kontra Real Sociedad,

Minggu, 21 Apr 2019 22:45Nasional

Jokowi-Ma'ruf 54,03%, Prabowo-Sandi 45,97% di Hasil Akhir Quick Count Konsepindo

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Minggu, 21 Apr 2019 22:30Nasional

Polisi Bekuk Pelaku Pembakaran Surat Suara

im Gabungan Polda Jambi bersama Polres Kerinci akhirnya berhasil mengungkap kasus pembakaran kotak surat suara pemilihan umum di TPS 1, 2, dan 3 Desa Koto Padang

Minggu, 21 Apr 2019 22:15Bola

Tak Puas Juara Liga Italia 2018-2019, Massimiliano Allegri Bidik Scudetto

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, tak mau cepat berpuas diri usai mengantar Si Nyonya Tua merengkuh gelar juara Liga Italia 2018-2019

Minggu, 21 Apr 2019 22:00Nasional

Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban, Indonesia Kecam Serangan Bom di Sri Lanka

Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka. Serangan bom yang terjadi, Minggu (21/4/2019) sekira pukul 09.00 waktu setempat

Minggu, 21 Apr 2019 21:30Nasional

Di 2 TPS, KPU Tangsel Gelar Pemungutan Suara Ulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersiap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU)

Minggu, 21 Apr 2019 21:15Lifestyle

Belum Tentu Dimiliki Pria, Berikut 5 Kelebihan Ini Dimiliki oleh Wanita

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini turut pula didasari oleh jenis kelamin

Minggu, 21 Apr 2019 21:00Nasional

Tinggi Kolom Abu Vulkanis 3.000 Meter, Gunung Agung Terus Alami Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 18.56 Wita.

Minggu, 21 Apr 2019 20:45Nasional

Terus Bergeming, Kini Giliran Anggota KPPS di Sulut Meninggal Dunia

Pasca-Pemilu Serentak 2019, banyak anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa wilayah di Indonesia meninggal dunia karena kelelahan usai menjalankan tugas.

Minggu, 21 Apr 2019 20:35Nasional

Tim Relawan Jokowi - Ma'ruf Amin Gelar Sukuran

Menyambut kemenangan pasangan calon 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar acara syukuran. Acara syukuran dilakukan dengan potong tumpeng