MARHABAN YA RAMADHAN
  • Home
  • Nasional
  • Ketika Cadar Harus 'Bermetamorfosis' Menjadi Masker

Ketika Cadar Harus 'Bermetamorfosis' Menjadi Masker

Fidel W Kamis, 17 Mei 2018 11:40 WIB
Photo ilustrasi by pinterest.co.uk
MATATELINGA, Jakarta: Rentetan serangan teror yang terjadi di beberapa daerah belakangan ini cukup menimbulkan berbagai kekhawatiran dan masalah baru di kalangan masyarakat. Salah satunya, muncul stigma negatif terhadap perempuan yang menggunakan cadar.

Meski demikian, seorang anggota komunitas perempuan bercadar bernama Niqab Squad, Sul (28) beranggapan kekhawatiran yang timbul di tengah masyarakat tersebut tidak berlebihan.

Menurutnya, stigma tersebut muncul atas dasar antisipasi dan ketakutan masyarakat terhadap sejumlah peristiwa teror yang terjadi belakangan ini.


Oleh sebab itu, dirinya dan teman-temannya pun berusaha memahami ketika ada stigma negatif yang dilemparkan pada dirinya.

"Biasanya kalau sudah kayak gitu, kita dianjurkan untuk memakai masker sebagai pengganti cadar. Jadi masyarakat tidak terlalu negative thinking," ujarnya.


Dari pengalamannya sendiri, Sul merasa tidak pernah mendapat perlakuan yang tidak baik dari masyarakat karena ia menggunakan cadar.

Ia hanya menyebut terkadang dilakukan pemeriksaan wajah oleh petugas keamanan saat akan masuk ke tempat-tempat tertentu seperti bandar udara.

"Paling waktu mau masuk bandara, itu kita diperiksa dulu wajahnya, dan yang memeriksa pun petugas yang perempuan. Cuma begitu saja, dilihat wajahnya, lalu sudah," tuturnya.

Meski demikian, ia mengaku beberapa temannya yang lain sempat medapatkan tatapan sinis dari orang-orang di sekitar mereka karena menggunakan cadar, terutama pascateror bom yang terjadi dalam pekan ini.

Hari Minggu (13/5) kemarin terdapat tiga serangan bom bunuh diri yang meledak di tiga gereja di Surabaya.

Malam harinya, bom meledak di salah satu kamar di Rusunawa Wonocolo, Sidoardjo. Diduga kuat bom meledak tak sengaja saat hendak dirakit oleh pelaku. Teror bom berlanjut hari Senin (14/5), saat Markas Polrestabes Surabaya jadi sasaran bom bunuh diri. Pada hari Rabu (16/5), Mapolda Riau pun diserang oleh terduga kelompok teroris yang menyebabkan satu polisi gugur.

Selama insiden rentetan teror itu, tak jarang bermunculan kabar tentang temuan benda mencurigakan di sejumlah tempat. Beberapa di antaranya turut melibatkan perempuan bercadar.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin sempat meminta perempuan pengguna cadar memahami kondisi sebagian masyarakat saat ini yang mungkin memiliki pandangan tertentu menyusul terjadinya serangan bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur selama dua hari terakhir.

"Tentu bagi pengguna cadar itu sendiri, agar betul-betul bisa memahami situasi dan lingkungannya karena sekarang sebagian masyarakat kita ada semacam keresahan atau kekhawatiran, atau mungkin bahkan kecurigaan terhadap mereka-mereka yang menggunakan cadar," kata Lukman di kantornya, Selasa (15/5). (DAL)
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:cadarmaskerniqabseranganstigmateror
Komentar
Minggu, 26 Mei 2019 07:01Aceh

Kemarau Panjang, Seratusan Masyarakat Aceh Salat Minta Hujan

Masyarakat menunaikan salat istisqa atau salat meminta hujan di salah satu area persawahan Kemukiman Lamlhom Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar,Sabtu (25/5/2019) lantaran sepanjang tiga bulan terakhir mereka mengalami kemarau panjang.

Minggu, 26 Mei 2019 06:47Berita Sumut

Berbagi di Bulan Ramadan, Nawal Menyambangi Kaum Duafa

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumut Nurlela menyambangi beberapa keluarga kaum d

Minggu, 26 Mei 2019 06:32Berita Sumut

Muatan Sayur Kol, sekaligus 35 Kg Sabu Diselundupkan Dari Aceh ke Jakarta

Para jaringan Narkoba melakukan penyeludupan narkoba, untuk sampai kaki tangannya dan pada pecandunya. Namun, tercium oleh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) upaya penyelundupan 35 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta.

Minggu, 26 Mei 2019 06:17Berita Sumut

Tim Pegasus Polsek Kutalimbaru Ungkap Pelaku Melalui CCTV

Tim Pegasus Polsek Kutalimbaru mengamankan satu pelaku pencuri CCTV pada Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.

Minggu, 26 Mei 2019 06:02Berita Sumut

Kapolrestabes: Tetap Jaga Kesehatan Masih Banyak Tugas Kita, Meski GNKR Tak Jadi Demo

MATATELINGA, Medan:  Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Sumatera Utara tidak jadi datang ke Polda Sumut untuk melakukan aksi unjuk rasa pada Sabtu (25/5/2019).[adsense]Informasi Matateli

Sabtu, 25 Mei 2019 19:12Berita Sumut

Soal Tulisan Menghujat Presiden di Papan Totem SPBU Marelan, Polisi Periksa 7 Saksi

Polisi telah memeriksa 7 orang saksi terkait tulisan yang menghujat Presiden Joko Widodo di papan totem display LED milik SPBU Pertamina di Jalan Marelan IV Kota Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (23/5/2019) malam.

Sabtu, 25 Mei 2019 16:47Berita Sumut

Selama Ramadhan, Dua Kelompok Pemuda di Belawan Berkali-kali Terlibat Bentrok

Selama bulan Ramadhan 1440 H, dua kelompok pemuda yang masih 1 Kelurahan terlibat bentrok. Bahkan bentrokan itu menggunakan senjata tajam dam saling lempar batu.

Sabtu, 25 Mei 2019 16:01Berita Sumut

Berharap Jumlah TKI Berkurang, Nawal Minta Para Ibu Aktif Ikuti Program PKK dan PPPA

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nawal Edy Rahmayadi berharap jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja ke Luar Negeri (LN), khususnya para kaum ibu bisa berkurang. Selain berisiko, masih banyak yang bisa dilakukan

Sabtu, 25 Mei 2019 15:21Berita Sumut

Empat Hari Nikmati Hasil Kejahatannya, Pelaku Jambret ini Akhirnya Terkapar Dipelor Polisi

Tim opsnal Reskrim Polsek Kota Kisaran meringkus seorang pelaku jambret pada Sabtu 25 Mei 2019 sekira pukul 01.00 Wib. Pelaku berinisial RH alias Rudi(32) warga dusun IV desa Sidomulyo kecamatan Pulo Bandrin Asahan terpaksa dilumpuhkan karena berusaha mel

Sabtu, 25 Mei 2019 14:48Berita Sumut

Wisata Pantai Barat Natal Belum Dikelola Maksimal

Objek wisata pantai sepanjang Pantai Barat, Mandailing Natal belum dikelola maksimal. Kawasan wisata pantai ini sangat berpotensi untuk menarik minat wisatawan datang ke kawasan ini diluar hari-hari besar seperti libur Lebaran, Natal atau Tahun Baru. Pant

Sabtu, 25 Mei 2019 14:38Berita Sumut

Peringati Hari Waisak, Ratusan Umat Buddha Perdagangan Adakan Pawai Lilin

Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2563 BE/2019 yang jatuh pada tanggal 19 mei lalu, ratusan umat Buddha yang ada di sekitaran Kota Perdagangan melakukan pawai lilin dengan berjalan kaki pada hari Selasa (21/05) dimulai pukul 19.00 wib. Rute pawai

Sabtu, 25 Mei 2019 14:12Berita Sumut

Nama Hakim PN Medan Dicatut Untuk Aksi Penipuan

Nama Erintuah Damanik, salah seorang hakim di Pengadilan Negeri Medan dicatut oleh orang tak dikenal untuk melakukan penipuan. Bahkan salah seoranhg advokat di Medan nyaris tertipu dengan ulah oknum yang mencatut nama Humas PN Medan itu.

Sabtu, 25 Mei 2019 13:37Opini

Mengawasi Pemanfaatan Dana Desa

Dana desa sering menjadi topik pembicaraan di berbagai situasi dan kesempatan. Karena topik tentang dana desa ini sangat seksi ketika diperbincangkan, apalagi kepala desanya tertangkap tangan menggunakan dana desa untuk peruntukan yang tidak sesuai dengan

Sabtu, 25 Mei 2019 13:26Berita Sumut

Pabrik Plastik di Desa Sampali Terbakar

Sebuah pabrik plastik di Jalan Jati Rejo, Dusun II, Desa Sampali, Percut Sei Tuan mendadak terbakar, Sabtu (25/5/2019) sekitar pukul 01.00 WIB. Pabrik itu diketahui milik pengusaha bernama Fendi (34) warga Jalan Sabarudin, Kelurahan, Sei Rangas, Kecamatan

Sabtu, 25 Mei 2019 11:27Berita Sumut

Aliran Listrik Padam Di Pusat Perbelanjaan Kota Kisaran

Kembali terjadi pemadaman aliran listrik di kota Kisaran, Sabtu (25/5/2019), kali ini terjadi di pusat perbelanjaan tradisional Pajak Inpres jalan jalan Dipo / Listrik, akibat terjadi pemadaman arus listrik banyak pedagang mengeluhkan kinerja pihak PLN UL

Sabtu, 25 Mei 2019 09:15Nasional

Tidak Benar Provokator di Masjid Petamburan Anggota BAIS TNI

Video viral https://youtu.be/cOFapD_1TzE dengan judul 'Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI Provokasi Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI'. Informasi/ tulisan yang terdapat pada video tersebut menjelaskan adanya oknum TNI memprovokasi massa d