• Home
  • Nasional
  • Kolaborasi Dengan Kemenlu, Bakamla RI Sosialisasikan MoU Common Guidelines

Kolaborasi Dengan Kemenlu, Bakamla RI Sosialisasikan MoU Common Guidelines

Amr/rel Kamis, 09 November 2017 19:31 WIB
Matatelinga.com
MATATELINGA, Jakarta:   Bakamla RI selaku Focal Poin pada MoU Common Guidelines untuk Indonesia, memerlukan informasi dari masyarakat secepatnya apabila telah terjadi penangkapan oleh pihak Malaysia kepada nelayan Indonesia yang berada di wilayah yang belum ditentukan batas wilayahnya, sehingga Bakamla RI dapat berkoordinasi langsung dengan MMEA selaku Focal Poin dari Malaysia.
 
Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Kerja Sama Bakamla RI Sandi, S.H., M.H., dalam hal ini diwakili Kasi Kerja Sama Multilateral dan Organisasi Internasional Bakamla RI Hudiansyah Is Nursal, S.H., MILIR, sebagai nara sumber pada kegiatan sosialisasi yg difasilitasi oleh Direktorat  Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri, beserta Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Sumut, di ruang pertemuan DKP Prov Sumut, Belawan, kemarin.
 
Dihadapan para undangan yaitu elemen Pemerintahan di Belawan, Asosiasi Nelayan di Belawan dan Langkat serta dihadiri langsung oleh para nelayan yg berdomisili di Belawan dan Langkat, Hudiansyah membeberkan tentang MoU CG agar diketahui bersama, bahwa perlindungan terhadap nelayan di wilayah yang belum ditentukan batas maritimnya/Unresolved Maritime Boundary Areas merupakan perhatian bagi Indonesia dan Malaysia. Hal ini menjadi dasar bagi kedua negara untuk menandatangani MoU on Common Guidelines Concerning Treatment of Fishermen by Maritime Law Enforcement Agencies of Malaysia and the Republic of Indonesia (MoU CG) pada tanggal 27 Januari 2012.
 
Pada MoU CG tersebut, lanjutnya, kedua negara sepakat untuk tidak saling tangkap apabila menemukan nelayan berada dan beraktifitas di wilayah yang belum ditentukan batas maritimnya. Tindakan yang diambil hanya dengan melakukan pengusiran, kecuali terhadap nelayan yang menggunakan alat tangkap yang dilarang yaitu dengan bahan peledak, kimia dan listrik.
 
Hudiansyah juga menyampaikan tentang hak-hak mereka apabila berada di wilayah yang belum ditentukan batas maritimnya tersebut, serta menghimbau agar nelayan dan masyarakat yang mengetahui informasi terkait penangkapan nelayan oleh pihak Malaysia diwilayah tersebut segera melaporkan ke Bakamla RI sehingga dapat berkoordinasi dengan Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA). Selain itu, terkait dengan sosialisasi MoU CG ini yang dirasakan kurang oleh para nelayan, Bakamla RI juga menghimbau seluruh instansi terkait khususnya di Belawan serta asosiasi nelayan untuk secara aktif turut serta mensosialisasikan MoU CG ini sehingga masyarakat memahami dan mengerti hal-hal apa saja yang diatur dalam MoU CG yang merupakan hak mereka.
 
Pada kesempatan dialog dengan masyarakat nelayan kali ini, Bakamla RI dan Kemenlu juga menginformasikan perkembangan-perkembangan implementasi MoU CG. Hal-hal yang menjadi perhatian para nelayan akan menjadi bahan pertemuan Review Meeting MoU CG selanjutnya. Lebih lanjut juga diinformasikan bahwa Indonesia akan mendorong disepakatinya Common Best Practices yg merupakan aturan teknis bersama  bagi aparat penegak hukum dalam rangka pelaksanaan implementasi MoU ini.
 

(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:BakamlaMataPanglima TNIMatatelinga
Komentar
Kamis, 26 Apr 2018 10:33Ekonomi

OJK Wajibkan Bank Sistemik Miliki Convertible Bond Untuk Penerbitan Surat Utang

Bank yang masuk dalam kelompok bank berdampak sistemik bakal menerbitkan surat utang atau obligasi yang dapat diperhitungkan sebagai modal (convertible bond). Penerbitan surat utang tersebut dilakukan guna memenuhi aturan OJK yang mengadaptasi aturan inte

Kamis, 26 Apr 2018 10:28Berita Sumut

1.491 Personil Gabungan Bakal Tindak Pelanggar Lalulintas Selama Operasi Patuh Toba 2018

Polda Sumatera Utara sejak hari ini, 26 April 2018 hingga 9Mei 2018 akan menggelar Operasi Patuh Toba 2018. Dalam operasi ini, sebanyak 1.491 personil gabungan akan menindak setiap pelaku pelanggaran berlalulintas di wilayah hukum Polda Sumut.

Kamis, 26 Apr 2018 10:24Ekonomi

Mendag: Jangan Jual Beras Di Atas HET

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengakui harga beras di beberapa daerah rata-rata masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) pada awal bulan ini, di antaranya Yogyakarta, Lampung, dan Riau.

Kamis, 26 Apr 2018 10:10Ekonomi

Faktor Global Dan Tekanan Domestik Semakin Memperlemah Nilai Rupiah

Gejolak nilai tukar rupiah diperkirakan bakal berlanjut sepanjang kuartal kedua tahun ini. Selain faktor global, tekanan dari domestik diperkirakan bakal membuat rupiah melemah.

Kamis, 26 Apr 2018 10:06Ekonomi

IHSG Diprediksi Kian Anjlok Akibat Hasil Obligasi AS Menanjak

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (26/4). Aksi jual akan mewarnai pergerakan indeks akibat kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS) bertenor 10 tahun.

Kamis, 26 Apr 2018 09:56Ekonomi

Ingin Pengurangan Pajak PPh, Darmin Sarankan Investasi Di Bawah 500 Milyar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menargetkan meluncurkan aturan insentif pajak bagi pengusaha dengan investasi di bawah Rp500 miliar pada akhir bulan ini. Insentif pajak tersebut akan berbentuk pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) at

Kamis, 26 Apr 2018 09:44Berita Sumut

Soal Tudingan Mahasiswa, Kapolda Sumut Tegaskan Polri Tetap Netral di Pilkada Sumut

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Paulus Waterpauw membantah tudingan Presidium Dewan Mahasiswa Sumatera Utara yang menyebutkan institusinya tidak netral dalam pelaksanaan Pilgubsu. Paulus menegaskan bahwa Polri dipastikan akan

Kamis, 26 Apr 2018 09:40Internasional

Kim Jong-un Pantau Langsung Pemulangan Jasad Turis China Korban Kecelakaan Kereta Di Hwanghae Utara

Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, memantau langsung proses pemulangan jasad turis China korban kecelakaan bus akhir pekan lalu.

Kamis, 26 Apr 2018 09:00Berita Sumut

Warga Sumut Sambut Semangat Edy Bangun Stadion Utama

ascaterpilihnya Sumatera Utara sebagai tuan rumah bersama Provinsi Aceh, masyarakat Sumut menyambut hangat semangat calon Gubernur Edy Rahmayadi untuk memenuhi kebutuhan sebagai daerah pelaksanaan PON 2024.

Kamis, 26 Apr 2018 08:40Berita Sumut

Kepergok Curi Baterai Truk, Martin Babak Belur

Martin alias Ronald (28), warga Jalan Pancing 1, Lorong 1 ( Gang Melinjo) , Desa Sampali, Kec Percut Sei Tuan babak belur diamuk warga. Pasalnya pemuda ini kepergok mencuri baterai truk yang terparkir di pinggir Jalan Cemara, Desa Sampali, Kec Percut

Kamis, 26 Apr 2018 08:20Berita Sumut

SBY Senang Dengan Edy Rahmayadi

Partai Demokrat diyakini akan mendeklarasikan dukungannya kepada Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Eramas) pada Pilgubsu 2018.

Kamis, 26 Apr 2018 07:03Berita Sumut

Dzulmi Eldin: Mewujudkan Medan Zero Waste City

Guna mewujudkan Medan Zero Waste City diharapkan semua lini agar dapat berperan, akademisi, praktisi dan juga masyarakat secara luas juga harus berpartisipasi

Kamis, 26 Apr 2018 06:48Aceh

Disenyalir, Masih Ada Tiga Jenazah di Lokasi Ledakan

Dilaporkan masih ada tiga jenazah korban terjebak di sekitar sumur minyak ilegal yang meledak di Desa Pasir Putih, Ranto Pereulak, Aceh Timur

Kamis, 26 Apr 2018 06:33Lifestyle

Wanita Yang Sunat, Lebih Sensitif Dalam Berhubungan Seks

Melakukan sunat pada perempuan rupanya dianjurkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Ada manfaatnya yang dirasakan setiap kaum hawa, terutama dapat meningkatkan libido

Kamis, 26 Apr 2018 06:18Nasional

Panglima TNI : Apel Bersama Menunjukkan Kesamaan Gender di Institusi TNI-Polri

Panglima TNI : Apel Bersama Menunjukkan Kesamaan Gender di Institusi TNI-Polri

Rabu, 25 Apr 2018 22:33Berita Sumut

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXII

Pemerintah Kabupaten Karo menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXII, di Halaman Kantor Bupati Karo, Kabanjahe